ASTRA menarik tangan ibunya, yang sedang jongkok. Sampah plastik yang dikumpulkan ibunya ia sisihkan. Ibu melepas cengkraman tangan Astra berusaha...
Read moreDetailsSETIAP tahun, orang-orang kota mendadak berubah menjadi makhluk spiritual. Mereka yang biasanya mengeluh soal panas, debu, tetangga berisik, dan harga...
Read moreDetailsLUH Sunari merasa tubuhnya berat. Semua yang tampak di sekelilingnya hitam. Pekat. Saat itulah sebuah bayang mendekat. Bayangan itu begitu...
Read moreDetailsAKU menatap layar laptop yang kosong. Luas, sunyi, dan membuat kepala terasa berdenyut. Kursor berkedip di pojok kiri atas dokumen,...
Read moreDetailsAku tidak merasa melanggar norma. Aku juga tidak sedang melakukan dosa. Aku hanya mengusahakan takdirku dengan meniru apa yang sering...
Read moreDetailsDI kepalaku masih terngiang-ngiang oleh frasa nomina sayur bening dan lele goreng yang keluar dari mulut Darmuji. Sepertinya, itu merupakan...
Read moreDetailsDi ujung timur Jawa, ada sebuah kota kecil bernama Karengan, tempat yang seperti berhenti pada usia tuanya. Jalanan sempit berlapis...
Read moreDetailsSUDAH seminggu lamanya bapak dan ibumu seperti orang asing satu sama lain. Di malam hari, bapakmu akan menghamparkan tikarnya di...
Read moreDetailsDi negeri itu, tanah tidak lagi disebut tanah. Ia disebut komoditas. Gunung tidak lagi dipandang sebagai punggung yang menyangga langit,...
Read moreDetailsMALAM itu hujan jatuh seperti untaian doa yang kehilangan alamatnya. Dari jendela rumah kecil di tepi hutan jati, seorang ibu...
Read moreDetailsNAMAKU Galang. Usiaku tiga puluh lima tahun. Dulu, aku seorang aktivis. Sekarang, aku hanya mantan sesuatu yang tak sempat selesai....
Read moreDetailsSUARA pintu diketuk membangunkanku dari tidur siang. Dengan lemas aku berdiri menuju arah pintu untuk membukakan seseorang yang ada di...
Read moreDetailsDI sebuah kota yang tumbuh setengah hati—antara ambisi menjadi metropolitan dan kebiasaan menjadi desa besar—tinggallah seorang pejabat tua bernama samaran...
Read moreDetailsWARTAWAN itu menghela napas dalam-dalam. Ia merasa gundah. Rumah yang ia tempati belasan tahun terakhir hanyalah kamar sempit. Bersama istri...
Read moreDetails“Sudah matang, Bu?” teriaknya. Itu pertanyaan pukul 05.30 pagi. Aku tahu persis jamnya karena sejak pindah ke kompleks perumahan ini,...
Read moreDetailsSESEORANG sedang menyalakan dupa ketika lantainya terasa bergerak sedikit ke kiri lalu ke kanan. Kayu-kayu usuk rumah ikut berderit. Mata...
Read moreDetailsDi Universitas Bumi Langit, tempat matahari sering kalah terang dari ego para dosennya, terletak sebuah fakultas yang namanya saja sudah...
Read moreDetailsSETIAP pagi, sebelum matahari benar-benar mengusir sisa gelap dari halaman rumah, Ayah sudah duduk di meja makan dengan buku catatan...
Read moreDetailsAKU pertama kali menggali kubur itu ketika usiaku sembilan tahun. Pagi itu tanah masih menyimpan dingin dari hujan semalam. Kakiku...
Read moreDetailsDUL percaya satu hal, bahwa seks adalah tanda kehidupan. Selama masih bisa, berarti ia belum selesai. Itulah sebabnya, pukul 04.10...
Read moreDetailsKakek tua itu duduk melamun seusai menyabit rumput. Menyandarkan tubuh ringkihnya di batang pohon asem nan rimbun. Keranjangnya sudah penuh...
Read moreDetailsSITA menyandarkan pipinya pada telapak tangan, membiarkan jari-jarinya bergerak lembut menyentuh kulit wajahnya yang masih hangat dari sentuhan sore hari....
Read moreDetailsTATIK, perempuan berumur limapuluhan dengan rambut yang selalu digelung dan wajah yang tampaknya sulit tersenyum. Ia jarang bicara, tapi sekali...
Read moreDetailsPUKUL delapan lewat sedikit ketika Jonas, pianis tetap di Café Lumina, duduk di bangkunya. Piano tua berlapis pernis hitam itu...
Read moreDetailsPERNIKAHAN kami tinggal seminggu lagi. Ada yang tidak berubah darinya, gemar merokok. Itu jadi beban pikiran bagiku. Tidak cukup sebungkus...
Read moreDetailsHUJAN sore itu turun dengan lembut, seperti jemari langit yang sedang mengusap luka bumi. Di bawah rinainya yang bening, seorang...
Read moreDetailsDARI kota Malang, Aga melanjutkan perjalanannya ke Semarang. Sebuah kota pergerakan yang tak kalah ramainya dengan kisah perjuangan menuju bangsa...
Read moreDetailsSIAPA yang tidak kenal dengan Partinah? Pemilik tubuh aduhai dengan paras cantik bertabur wangi dunia. Kalau kalian bukan lelaki hidung...
Read moreDetailsTOKO jam itu selalu tutup setengah hari. Terletak di pojok Jalan Salemba, diapit warung kopi dan toko plastik, toko itu...
Read moreDetailsHUJAN tak kunjung turun, tapi langit tampak malas untuk bersinar sejak sore tadi. Warnanya abu-abu serupa kaus kaki yang sudah...
Read moreDetailsDALAM beberapa kali kunjungan dan penelitian kebahasaan di Desa Pedawa, Buleleng, saya kagum pada kekayaan tradisi desa Bali Aga yang unik ini. Salah...
Read moreDetailsLINIMASA saya di bulan Oktober dipenuhi dua kabar yang membuat dada sesak. Dua-duanya soal anak kecil yang ditinggal orang tuanya....
Read moreDetailsPENTAS teater tubuh berlangsung dua malam di Gedung Kesenian Cak Durasim Taman Budaya Jawa Timur, 1-2 November 2026. Malam pertama...
Read moreDetails

DI atas panggung di Bengaluru, dua tradisi pewayangan bertemu dalam satu cerita. Wayang boneka India membuka kisah, sementara wayang kulit...
SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...
CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co