19 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali

Dewi Yulianti by Dewi Yulianti
July 29, 2026
in Pendidikan
Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali

Screenshot

DENPASAR | TATKALA.CO — Tim Penelitian Fundamental menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Formulasi Konsep Drama Tari Berbahasa Inggris Berbasis Kearifan Lokal dalam Konteks Pendidikan Karakter dan Pariwisata Budaya”, di Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, Selasa 28 Juli 2026. Penelitian ini diketuai oleh Prof. Dr. Ni Ketut Dewi Yulianti, S.S., M.Hum., M.Sn. bersama tim peneliti yang terdiri atas Ni Nyoman Kasih, SST., M.Sn., I Wayan Sutirtha, S.Sn., M.Sn., Dr. I.B.G. Surya P., M.Sn., Ni Made Wangi Pandandari, Ni Putu Nessa Shivana Pradnyani, I Kadek Artawan, dan I Made Agus Indra Putra.

Ketua peneliti Prof Dewi dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan FGD menjadi wadah untuk memperoleh masukan akademis sekaligus memperkuat formulasi penelitian yang mengangkat kekayaan budaya Bali sebagai fondasi pengembangan drama tari berbahasa Inggris yang mendukung pendidikan karakter dan pariwisata budaya.

FGD dihadiri oleh sejumlah akademisi, praktisi, serta tokoh masyarakat, di antaranya Prof. Dr. I Wayan P. Windia, S.H., M.Si., Dewa Made Tirta, S.Pd., M.Pd., I Nyoman Wija Widastra, I Wayan Sumeken (Perbekel Nagasepaha), I Made Suwinda, S.Pd. (Bandesa Desa Adat Munggu), I Made Sugianto (Perbekel Desa Kukuh), Gusti Ngurah Agung Surya Putra, S.E. (Prajuru Pura Samuan Tiga), serta I Ketut Suryartika (Pj. Perbekel Desa Paksebali), Ida Bagus Sugianto, S.S., (Penglingsir Griya Megati Jembrana), A.A. Raka Suastika (Bandesa Desa Adat Kusamba), dan I Ketut S. Sumardika (Bandesa Desa Adat Ked).

Dalam sambutannya, Kepala LPPM, Dr. I Ketut Garwa, menyampaikan rasa bangga karena penelitian ini mampu menghadirkan para bandesa adat dan perwakilan desa dari delapan kabupaten di Bali.

Menurutnya, keterlibatan para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan bahwa penelitian ini memiliki relevansi yang kuat dengan masyarakat dan menjadi langkah strategis dalam menggali serta mendokumentasikan kearifan lokal Bali. Ia  juga mengungkapkan bahwa penelitian mengenai drama tari berbahasa Inggris masih sangat jarang dilakukan.

Keunikan tema tersebut tentu menjadi salah satu alasan penelitian ini memperoleh pendanaan penelitian fundamental dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi. Oleh karena itu, beliau berharap FGD ini mampu menghasilkan berbagai masukan yang konstruktif untuk semakin menyempurnakan arah penelitian.

Pada sesi diskusi, Narasumber utama, Prof. Dr. I Wayan P. Windia, S.H., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada Ketua LPPM atas dukungannya terhadap penelitian fundamental ini. Beliau mengingatkan bahwa tujuan penelitian ilmiah adalah menemukan hal-hal yang belum diketahui sekaligus menjelaskan fenomena yang telah diketahui melalui pendekatan ilmiah yang tepat.

Oleh karena itu, dalam penyusunan laporan penelitian perlu diperjelas posisi penelitian, apakah bersifat eksploratoris maupun eksplanatoris, sehingga arah pembahasannya menjadi lebih sistematis. Masukan lainnya adalah perlunya memperkuat kajian mengenai unsur-unsur kebudayaan yang harus dilestarikan dan dikembangkan, serta menyusun tabel yang memuat seluruh objek kearifan lokal lengkap dengan judul dan lokasi penelitian. Hal tersebut dinilai akan mempermudah pembacaan hasil penelitian sekaligus memperjelas hubungan antara objek penelitian dengan tujuan pengembangan pendidikan karakter dan pariwisata budaya.

Dalam sesi pembahasan mengenai pendidikan karakter, narasumber utama kedua, Dewa Made Tirta, S.Pd., M.Pd. menekankan pentingnya mengintegrasikan konsep Moral Knowing, Moral Feeling, dan Moral Action dalam formulasi drama tari berbahasa Inggris.

Menurutnya, pendidikan karakter merupakan cara modern untuk menanamkan nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal kepada generasi muda sehingga nilai budaya tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman. Hasil penelitian hendaknya dikaitkan dengan lima nilai utama pendidikan karakter, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri dan kreatif, serta bernalar kritis.

Narasumber utama ketiga, I Nyoman Wija Widastra dalam sesi pembahasan tentang seni pertunjukan, menekankan pentingnya bahasa Inggris dalam seni pertunjukan. Pengalamannya tampil di berbagai belahan dunia membuatnya yakin bahwa karya drama tari berbahasa Inggris akan menjadi karya yang sangat menarik untuk mempromosikan budaya Bali di tingkat internasional.

Para narasumber lain yang berasal dari berbagai desa turut memberikan pemaparan berdasarkan potensi kearifan lokal di wilayah masing-masing. Perwakilan dari Desa Paksebali mengangkat tentang tradisi Dewa Masraman,  Bandesa Adat Kusamba mengenai tradisi Nyepi Segara yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda sejak tahun 2014.

Perbekel Nagasepaha memaparkan tentang lukisan wayang kaca dan medungdung, Bandesa Desa Adat Munggu memaparkan tentang tradisi mekotek, Perbekel Desa Kukuh memaparkan tentang tradisi potong babi di palinggih bale panjang, Prajuru Pura Samuan Tiga memaparkan tentang Tradisi siat sampian, Penglingsir Griya Megati Jembrana memaparkan tentang kekerabatan griya Megati dengan umat muslim,  dan Bandesa Desa Adat Ked memaparkan tentang pura Lebatu yang merupakan tempat persinggahan spiritual Rsi Markandya.

FGD berlangsung secara interaktif dengan diskusi yang mendalam antara akademisi, pemerintah desa, desa adat, dan para pemangku kepentingan. Berbagai saran yang disampaikan akan menjadi bahan penyempurnaan penelitian, khususnya dalam merumuskan konsep drama tari berbahasa Inggris yang berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal Bali. [T]

Tags: ISI Balikearifan lokal
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

Next Post

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

Dewi Yulianti

Dewi Yulianti

Dr. N.K. Dewi Yulianti, S.S., M.Hum. adalah dosen

Related Posts

FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

by Dewi Yulianti
August 19, 2026
0
FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

DENPASAR | TATKALA.CO -- Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group...

Read moreDetails

Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

by tatkala
August 16, 2026
0
Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Udayana tahun 2026 melaksanakan serangkaian program kerja di Desa Sanding, Kecamatan...

Read moreDetails

Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

by tatkala
August 16, 2026
0
Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

KESEHATAN mental remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan atau sekolah. Keluarga memiliki peran penting dalam mengenali perubahan yang...

Read moreDetails

AWINDO Perkuat Legalitas UMKM Disabilitas, Pelatihan Dilanjutkan Pendampingan

by Angga Wijaya
August 14, 2026
0
AWINDO Perkuat Legalitas UMKM Disabilitas, Pelatihan Dilanjutkan Pendampingan

Asosiasi Wirausaha Inklusif Indonesia (AWINDO) memperkuat dukungan bagi pelaku UMKM disabilitas melalui training legalitas usaha. Kegiatan ini menjadi bagian dari...

Read moreDetails

Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

by Dede Putra Wiguna
August 7, 2026
0
Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

“HARI ini saya tidak sedang melihat sekelompok calon wisudawan. Saya sedang melihat sekumpulan wajah yang menyimpan cerita perjalanan yang berbeda-beda.”...

Read moreDetails

Lewat Digitalisasi dan “Green Tourism”, Mahasiswa Politeknik Negeri Bali Menghidupkan Potensi Desa Muncan, Karangasem

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Lewat Digitalisasi dan “Green Tourism”, Mahasiswa Politeknik Negeri Bali Menghidupkan Potensi Desa Muncan, Karangasem

BANYAK program pengabdian masyarakat berakhir sebagai seremoni. Datang, memberi pelatihan, lalu pulang. Namun, program Bina Desa yang digagas Badan Eksekutif...

Read moreDetails

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

by tatkala
June 25, 2026
0
Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

Read moreDetails

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

by Dede Putra Wiguna
June 15, 2026
0
Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

JARI-jari mereka bergerak cepat di atas layar gawai dan laptop. Di beberapa ruang kelas SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam),...

Read moreDetails

Storynomics Tourism Berbasis Kearifan Lokal —Catatan dari PkM Undiksha di Komunitas Wanayana Kayoman dan Sekolah Adat Manik Empul, Desa Pedawa

by tatkala
June 12, 2026
0
Storynomics Tourism Berbasis Kearifan Lokal —Catatan dari PkM Undiksha di Komunitas Wanayana Kayoman dan Sekolah Adat Manik Empul, Desa Pedawa

DESA Pedawa di Kecamatan banjar, Buleleng, yang dikenal dengan adat dan budaya yang unik kembali menjadi tujuan pengabdian akademik. Pada...

Read moreDetails

OSIS dan MPK SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Gelar Bakti Sosial di Yayasan Bali Baby Home dan Yayasan Sayangi Bali

by Dede Putra Wiguna
June 12, 2026
0
OSIS dan MPK SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Gelar Bakti Sosial di Yayasan Bali Baby Home dan Yayasan Sayangi Bali

Hari itu, Kamis, 11 Juni 2026, para siswa yang tergabung dalam OSIS dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) SMK Kesehatan Bali...

Read moreDetails
Next Post
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         
Khas

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris
Pendidikan

FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

DENPASAR | TATKALA.CO -- Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group...

by Dewi Yulianti
August 19, 2026
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026
Panggung

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak
Khas

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”
Panggung

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

PADA masa Orde Baru, sebuah karya sastra tidak begitu saja bisa diterbitkan. Ia harus bergulat dengan dunia pemikiran, terjebak dalam...

by Andre Syahreza
August 18, 2026
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta
Khas

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh
Esai

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
Indonesia yang Muncul di Beranda
Esai

Indonesia yang Muncul di Beranda

PADA 17 Agustus, saya merasa Indonesia tiba-tiba muncul di beranda media sosial.  Bukan Indonesia dalam bentuk peta yang biasa kita...

by Angga Wijaya
August 18, 2026
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi
Tualang

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung
Bahasa

Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung

PERNAHKAH Anda berhenti sejenak di depan papan nama sebuah lembaga pendidikan atau kursus dan memperhatikan semboyan mereka: "Membaca, Menulis, dan...

by I Made Sudiana
August 18, 2026
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika
Panggung

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co