20 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
September 29, 2026
in Khas
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

Awak Redaksi Beatriff Collective

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik, Mencari Kebebasan” (2026). Pada perilisan buku pertama, Beatriff Collective menggelar tur di sekitaran Pulau Lombok. Sementara, untuk perilisan buku kedua, menggelar tur di Jakarta dan sekitarnya yang bertajuk “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” pada 29 September hingga 3 Oktober 2026 di sejumlah kantong-kantong kesenian.

Direktur dan Pendiri Beatriff Collective, Gilang Sakti Ramadhan, mengatakan, “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” dilaksanakan dengan visi agar kelompok ini dikenal oleh publik yang lebih luas. Maka, menurut Gilang, salah satu aktivitas yang dapat mewujudkan visi tersebut adalah tur, dengan mengunjungi langsung calon-calon apresian. Calon-calon apresian itu, tidak perlu selalu berasal dari “orang kancah musik” atau “orang kancah buku”, siapapun boleh terlibat, siapapun bisa mendapat tempat. “Sedikit-sedikit pun tak apa, asalkan niatan untuk memperkenalkan Beatriff Collective harus dilakukan terlebih dahulu. Dengan semangat bekerja dengan senang, bermain sambil belajar, kami senantiasa bergerak. Tentu dengan pelan-pelan,” kata Gilang dalam siaran pers Beatriff Collective.

Lebih lanjut, dijelaskan oleh Gilang soal konsep dan basis kerja Beatriff Colletive sebagai media musik. Hari-hari ini di Lombok, kata Gilang, tidak banyak—jika bukan tidak ada—media musik yang menyediakan alternatif bacaan soal musik. Tulisan-tulisan yang tersiar hanya berpusar soal siaran pers, atau tanggapan “orang-orang musik” soal rilisan-rilisan baru. Dengan demikian, media musik seperti mengalami “kebekuan”. Terlalu sedikit alternatif bacaan soal musik untuk terlalu banyak musisi di Lombok. Percakapan-percakapan soal musik banyak, hanya saja jarang ada yang mau dan bersedia menampung hal-hal itu.

“Karena situasinya demikian, kami dirikanlah Beatriff Colletive. Visinya adalah membuka ruang kepada berbagai kalangan untuk menyampaikan (menuliskan) cerita, pandangan, dan pendapatnya soal musik. Visi itu membuat bobot tulisan yang dirilis di Beatriff Colletive, melalui kolom Verse, tidak selalu bersifat akademis—meskipun tak ditolak. Tulisan-tulisan yang dirilis lebih beragam, seluruh jenis tulisan diupayakan mendapat tempat,” ujar Gilang.

Dengan begitu, pembaca tulisan kolom Verse, ataupun buku-buku Beatriff Colletive tidak segmented, siapapun dapat terhubung dengan tulisan-tulisan itu. Dan diyakini bahwa tulisan-tulisan tersebut akan beresonansi dengan pembaca. Meskipun tulisan-tulisan yang dirilis cenderung pendek-pendek, tapi selalu mengandung poin-poin yang penting, serta dapat memantik isi pikiran orang-orang. “Para kontributornya ada yang memang bekerja sebagai penulis, ada pula yang tidak. Kami menerima seluruhnya,” terang Gilang.

Beatriff Collective memilih untuk merilis buku, karena rasa-rasanya, tidak terdapat ruang simpan yang lebih baik selain buku. Terlebih-lebih lagi, terlalu banyak distraksi di media sosial. Distraksi tersebut tidak kenal ampun, sehingga dipilihlah buku untuk mengabadikan (menyelamatkan) tulisan-tulisan dalam kolom Verse. “Perbedaannya adalah, jika tulisan-tulisan itu boleh diimajinasikan sebagai album, maka yang tersiar di Instagram Beatriff Collective adalah radio version. Sementara, yang ada di dalam buku adalah album version. Jadi, Anda sekalian bisa menemukan perbedaan antara yang tersiar di Instagram dengan yang terdapat di dalam buku,” ujar Gilang.

“Tur Mencari Kebebasan: Jakarta-Bogor-Tangerang” beroleh dukungan dari berbagai pihak, antara lain, Medium Book Store—Kelontong Poet-Tea, Kios Ojo Keos, Atelir Ceremai, Cikerti Connections, Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta, Gudskul Ekosistem, Komunitas Akarpohon, Konser Lombok, Explore Lombok, dan NTB Daily. Juga, insan-insan atau pihak-pihak yang turut membantu, tapi luput disebut. Gilang mengharapkan dukungan tersebut dapat memberi pengaruh untuk perkembangan kancah musik, khususnya di Lombok, lebih luasnya di Indonesia. Dan ia berutang terima kasih yang besar atas dukungan-dukungan tersebut.

“Sebagaimana yang diungkapkan dalam pengantar editor “Memahami Musik, Mencari Kebebasan”, di tengah tsunami informasi, gulat sengit AI versus insani, tulisan-tulisan dalam buku ini dapat dipulung. Barangkali, darinya, sidang pembaca dapat petik kerjap-kerjap resonansi. Agar hubungan insan (dengan) musik, industri atau bukan, panjang umur, sehat-sehat, with or without algoritma,” tandas Gilang.

Tentang Beatriff

Beatriff Collective adalah media musik kolektif yang berbasis di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang didirikan sejak 13 Januari 2024 oleh Gilang Sakti Ramadhan bersama sejumlah kawan. Saat ini, memiliki tiga program yang seluruhnya diambil dari istilah dalam musik. Yaitu, Verse, platform di Instagram yang menayangkan tulisan-tulisan seputaran musik, yang dirilis satu minggu sekali. Kemudian, Coda, yaitu diskusi interaktif dengan para pelaku musik mengenai pengalaman dan pikiran dan hal-hal lain yang masih berkutat dengan musik. Terakhir, Refrain, diskusi interaktif yang mencoba untuk merumuskan sejarah, arsip, dan perjalanan musik, khususnya di sekitaran Kota Mataram, Lombok. Dengan semangat bekerja dengan senang, bermain sambil belajar, Beatriff diharapkan dapat terus bergerak untuk barangkali memberikan sebiji zarah manfaat untuk pertumbuhan kancah musik khususnya di Pulau Lombok, dan lebih jauh di Nusa Tenggara Barat. [T]

Tags: BukuLombokmusik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

Next Post

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran
Bahasa

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

by Rusdy Ulu
October 19, 2026
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni
Esai

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU
Esai

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta
Ulas Rupa

Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta

DI Museum Bahari Jakarta, foto dan puisi mempertemukan kita dengan jejak sejarah Pulau Onrust, Cipir, dan Kelor. Melalui Pameran Foto...

by Emi Suy
October 19, 2026
Tak Sekadar Berlari, Mamaka Fun Run Vol. 3 Bawa Misi Edukasi Kesehatan Mental
Olahraga

Tak Sekadar Berlari, Mamaka Fun Run Vol. 3 Bawa Misi Edukasi Kesehatan Mental

KETIKA musik mulai diputar, tangan para peserta terangkat di atas kepala. Mereka bertepuk tangan mengikuti irama lagu “Gemu Fa Mi...

by Nyoman Budarsana
October 19, 2026
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata
Esai

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

by Angga Wijaya
October 19, 2026
Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra
Esai

Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra

SEBUAH tulisan di ruang publik pada hakikatnya adalah undangan terbuka untuk berdiskusi. Melalui tanggapan kritis yang disampaikan oleh IGA Darma...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Begadang: Saat Malam Kehilangan Malamnya
Ulas Musik

Begadang: Saat Malam Kehilangan Malamnya

ADA masa ketika malam adalah malam. Setelah matahari tenggelam, kehidupan perlahan menurunkan volumenya. Warung mulai menutup pintu, pasar berhenti berisik,...

by Ahmad Sihabudin
October 19, 2026
Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media
Esai

Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media

MALAM  itu saya menghubungi Aryantha Soethama melalui WhatsApp. Ia adalah penulis senior asal Bali yang mengawali kegiatan menulis sejak remaja,...

by Angga Wijaya
October 18, 2026
Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana
Esai

Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana

ARTIKEL I Made Sudiana, “Terminologi ‘Selam’ dan ‘Nyelam’ dalam Tradisi Bali” (NusaBali.com. 18/10/2029) mengangkat persoalan yang menarik: bagaimana kata-kata menyimpan...

by IGA Darma Putra
October 18, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co