Pagi September 1965 di Suatu Desa Suara derit terdengar dari pintu rumah kakek di suatu desa yang sejukAnak-anak mengajak bermain...
Read moreDetails0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...
Read moreDetailsPuisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...
Read moreDetailsMemelihara Kesepian 1.letakkan kesepiandi tempat yang teduh. jauhkan dari suaraorang-orang yang terlalu bahagia. 2.beri makansetiap malam. sedikit kenangan.sedikit musik. jangan...
Read moreDetailsMother's Bakery Hari-hari terasa menghisap paracetamolPahitnya mengendap hingga ke ujung hatiBumi menyediakan sirup, namun maple pun sulit menyatukan yang retakIbu...
Read moreDetailsAir di Daun Talas seberapa waktu bertahanair di daun talas dapat menerimakenyataan demi kenyataan tarian anginlantai licin dan tetabuhan riuhtanpa...
Read moreDetailsMENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...
Read moreDetailsKUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...
Read moreDetailsTuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...
Read moreDetailsPelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...
Read moreDetailsYang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...
Read moreDetailsLINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...
Read moreDetailsJESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...
Read moreDetailssore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...
Read moreDetailsDOA UNTUK TETANGGA Di beranda kos, aku kerap duduk sendiri. Dalam hatimengucap doa. Aku berdoa, semoga semua tetanggadiberi rezeki yang...
Read moreDetailsSajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...
Read moreDetailsKelambu Suatu hari, aku bicara dengan kelambuDia berkeluh kesah tentangmalam itu doa-doakutidak sengaja tersangkut di ketiaknyaIa bilang ia khilaf dan...
Read moreDetailsCANGKIR TEH YANG MENUA kita masuki rumah baru, AC yang tidak dinginrapikan dapur dan kamar, bersihkan kamar mandi: "au, kita...
Read moreDetailsASIMTOTE sebentar nyala mataharidari pagimenyalak matakudan matamuselalu silau ada jeda tersembunyidi bibir sianglebih sunyidari celah renggang akan tetapi, bayangmemanjang satu...
Read moreDetailsMenggambar dengan Kalimat aku menulis satu garisia menyebut dirinya alisaku tambah satu kataia mengaku sebagai mata pelan-pelanhalaman itu mulai merasa...
Read moreDetailsDi Kampung Rawa di pagi yang memagut embun selatanjejak-jejak kaki tua terbenam pelanantara pasir lembut dan bisikan anginkutemukan nyanyian yang...
Read moreDetailsJamaras Hujan rintik di jalanan becek tak hentikan langkah untuk berikrarKampung itu menjadi saksi dua hati jatuh hati dengan hati-hatiSiapa...
Read moreDetailsDI CANDI GEDONG SONGO Di lereng bukittercurah sinar matahari siang di khatulistiwapada ubun-ubun anemiaterdapat stupa batu yang terlupakanmenghapuskan bayangannya dengan...
Read moreDetailsTAK PERLU MENUNGGU AKU DI GATSEMANI Aku datang dari Galilea dengan bau seluk Tasik Tiberias yang melekat di jubahkuDemi janji-janji...
Read moreDetailsIrama Nada Hujan aroma tanah selepas hujansisakan nafasnya yang gemetardingin pagikekecewaan yang bersandar yang tak pernah dicapai mataharitak berikan waktu...
Read moreDetailsMESEH LAWANG Nuju dinane anulampahe napak lawangannilar pekaranganngapti segere tan mari lali napak lawangane di arepanggane matureksasungkan tan pasangkanmeduuh aduh...
Read moreDetailsANTARA JAKARTA DAN SEOUL Aku tiba di negerimu yang terik di bulan Agustussaat Jakarta telah jauh kutinggalkan dalam larik-larik sajakSejenak...
Read moreDetailsMELINTASI LANGIT KALIMANTAN Pada puncak antara umur 20-an dan 30-an aku pernah lihatair anak sungai berwarna tanah liat merah mengalir...
Read moreDetailsPERAHU KATA Ingin kau tatap ombak dari tepi gunungterlintas segala pelayaran yang usai dan landaidaun kering terpantul cahayabatu pijak dipeluk...
Read moreDetailsLagu Terlewat Tak mengapa bila senyum itu bukan untukkuKarena tawa usai berpestaTapi cinta adakah meranaBila setapak pernah bersamaSemai akan tetap...
Read moreDetailsDari maskot Museum Bali menuju tari persembahan: kisah tentang karya yang sempat berhenti menari, komposisi musik yang diselamatkan, dan tubuh...
Read moreDetailsKITA hidup di zaman ketika manusia semakin mudah terhubung, tetapi belum tentu semakin mampu memahami satu sama lain. Teknologi mendekatkan...
Read moreDetails— Catatan Harian Sugi Lanus, 31 Oktober 2026 * SEMINGGU menjelang Hari Saraswati, Sabtu, 31 Oktober 2026, saya masih keluyuran...
Read moreDetails

SEBUAH kota tidak cukup hanya memiliki sejarah sastra, nama-nama besar, atau gedung-gedung yang sesekali menjadi tempat berlangsungnya perhelatan kebudayaan. Kota...
SELAMA dua hari, Taman Pecangakan, Negara, menjelma menjadi ruang perjumpaan bagi ribuan orang dengan beragam gagasan dan karya kreatif. Musik...
DI atas panggung di Bengaluru, dua tradisi pewayangan bertemu dalam satu cerita. Wayang boneka India membuka kisah, sementara wayang kulit...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co