20 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Muammar Qadafi Muhajir | Kelambu

Muammar Qadafi Muhajir by Muammar Qadafi Muhajir
May 31, 2026
in Puisi
Puisi-puisi Muammar Qadafi Muhajir | Kelambu

Muammar Qadafi Muhajir

Kelambu

Suatu hari, aku bicara dengan kelambu
Dia berkeluh kesah tentang
malam itu doa-doaku
tidak sengaja tersangkut di ketiaknya
Ia bilang ia khilaf dan karena ibu
tidak mau mencucinya lagi,
Mungkin ia sebentar lagi bakal ditinggalkan
oleh kasur, bantal, dan aku
Dan barangkali juga setan
yang demen meninduriku malam jumat

“Tenanglah, kamu tidak tergantikan
Aku yang bakal tergantikan
oleh suruk waktu leha-lehaku
sedangkan kau mungkin harus menyuguhkan
malam perpisahan yang gamblang
dengan purnama atau api lilin kecil
yang mencair di matamu”

Malam ini, kelambu berjanji melepaskan
mimpi-mimpiku yang berteduh diketiaknya
Ia sebenarnya masih ingin berteman
mimpi-mimpiku yang rewel dan belia
Mengajaknya minum kopi, mengejek
nyamuk dan menertawai bau keringatku

Tapi kini mimpi-mimpiku sudah harus pergi
Kelambu kian meregangkan pelukannya
yang lembab malam ini
Esok hari, mereka bakal lari
dan aku akan mengejarnya
sampai dapat

Dompetku

Pagi ini, dompetku
mengumpat terlalu semrawut
Katanya aku menafkahinya dengan uang recehan
yang bahkan bisa kabur
lewat lubuk saku celanaku
yang menyimpan misteri dan bau jabat tangan,
semerbak yang tak bisa diingat
secara baik dan terhormat

Dompetku mengingatkan bahwa bulan lalu
ia kenyang makan uang pinjaman
dan beberapa hari ini ada uang kertas
yang cair dari judi online

Tapi sejak dia diperkosa oleh
tangan yang bau pistol dan puntung peluru,
Ia meminta haknya
buang air besar selembar foto perempuan
dan ktp yang nomornya sudah kadaluawarsa
dalam antrian baru kartu keluarga

Dapur
Lapar yang tidak dirahasiakan
lidah selalu tersulut
di tungku ini :
yang terkapar di depan tanda serumu
yang melalak
yang dibolak-balikkan
dan tidak mungkin alpa berharap
kau lupa resep masakanmu
kemarin malam

Tanda serumu adalah kayu bakarku
Setiap aku harus menyalakan tungku,
mereka luput satu-satu

Ibu, apabila dapurmu sudah tua,
langit-langitnya terasa goyah
dan legam
Atapnya lubang
dan menunggu ditelisik hujan
tungkumu adalah altar pengorbanan
dan kau terus mengeraskannya dengan api
seperti mengeraskan hati dengan sepi,
belajar menyendiri dengan keadaan

Suatu saat nanti
aku akan melihat dapurmu jatuh sakit
lalu menjelma tiada
segala iba bagi ibu
segala abu dari ibu

Semut

Manusia itu semut
mereka merongrong kota-kota kosong
Kota yang subur dan tidak tuntas dibangun
selalu menuntut perpecahan
dari gelas kaca bening yang kapan hari
dicat warna-warni

Toh yang minum pun
tidak masalah selagi isinya
gula, air, dan bubuk kopi
dan keheningan yang berkelahi dengan hati

Kudeta selalu di mulai dari bawah tanah
Jika tidak, namanya demokrasi
atau demo dan kreasi
yang masyhur sesekali
yang ditertawakan lain kali
yang dilawan pikun dan lupa pura-pura
bahwa ada yang mengaku melawan lupa
tapi jaman bahkan tidak kenal dia siapa

Manusia itu semut
Presiden adalah ratu
Koloni adalah negara
Pohon adalah bumi
Tanah adalah semesta
dan penebangnya adalah Tuhan
yang bosan seperti bosannya
lagu Ebiet G. Ade

Barangkali di sana ada jawabnya
Barangkali di sana
ada harta dan ada takhta
dan ada kamu

.

Penulis: Muammar Qadafi Muhajir
Editor: Adnyana Ole

Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menata Luka, Merawat Jiwa  —Pengantar Buku ‘Laki-laki yang Menata Lukanya di Rak Buku’ karya Angga Wijaya

Next Post

Si Cantik dan TV | Cerpen  Ayu Ugie Pratiwi

Muammar Qadafi Muhajir

Muammar Qadafi Muhajir

Lahir di Baubau. Menulis puisi sejak SMP hingga SMA dan kini mahasiswa. Meraih berbagai penghargaan dalam penulisan puisi, antara lain juara I pada Sayembara Cipta Puisi kategori SMP/Sederajat Se-Sulawesi Tenggara yang diadakan Kantor Bahasa Sultra, 2015. Juara I Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional (peserta SMA dan Mahasiswa) yang dilaksanakan Laskar Sastra-UHO, Juara I Lomba Cipta Puisi KRAKATAU I Tingkat Nasional (Kategori SMA dan Mahasiswa), UGM.

Related Posts

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

by Chusmeru
June 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
0
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

Read moreDetails

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

by IRZI
June 13, 2026
0
Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

by Selendang Sulaiman
June 7, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

sore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

by Angga Wijaya
June 6, 2026
0
Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

DOA UNTUK TETANGGA Di beranda kos, aku kerap duduk sendiri. Dalam hatimengucap doa. Aku berdoa, semoga semua tetanggadiberi rezeki yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ama Gaspar

by Ama Gaspar
June 5, 2026
0
Puisi-puisi Ama Gaspar

Sajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...

Read moreDetails

Puisi-puisi Eddy Pranata PNP | Pusat Cahaya

by Eddy Pranata PNP
May 30, 2026
0
Puisi-puisi Eddy Pranata PNP | Pusat Cahaya

CANGKIR TEH YANG MENUA kita masuki rumah baru, AC yang tidak dinginrapikan dapur dan kamar, bersihkan kamar mandi: "au, kita...

Read moreDetails

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Hujan Malam

by Sholihul Mubarok
May 29, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Hujan Malam

ASIMTOTE sebentar nyala mataharidari pagimenyalak matakudan matamuselalu silau ada jeda tersembunyidi bibir sianglebih sunyidari celah renggang akan tetapi, bayangmemanjang satu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Salman Alade | Menggambar dengan Kalimat

by Salman Alade
May 24, 2026
0
Puisi-puisi Salman Alade | Menggambar dengan Kalimat

Menggambar dengan Kalimat aku menulis satu garisia menyebut dirinya alisaku tambah satu kataia mengaku sebagai mata pelan-pelanhalaman itu mulai merasa...

Read moreDetails

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

by Vito Prasetyo
May 23, 2026
0
Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

Di Kampung Rawa di pagi yang memagut embun selatanjejak-jejak kaki tua terbenam pelanantara pasir lembut dan bisikan anginkutemukan nyanyian yang...

Read moreDetails
Next Post
Si Cantik dan TV | Cerpen  Ayu Ugie Pratiwi

Si Cantik dan TV | Cerpen  Ayu Ugie Pratiwi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

KLAKSON
Esai

KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

by Hartanto
June 20, 2026
Barong yang Memakan Tuan | Cerpen Aksara Caramellia
Cerpen

Barong yang Memakan Tuan | Cerpen Aksara Caramellia

DARAH itu bukan milik kurban, melainkan milik kesabaran yang sudah lama membusuk di bawah tapel kayu pulai. Sejak kecil aku...

by Aksara Caramellia
June 20, 2026
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas
Puisi

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

by Chusmeru
June 20, 2026
Tembang Propaganda dan Atraksi Silat yang Memberi Warna pada Liuk Janger Kerobokan di Pesta Kesenian Bali 2026 —Sebuah Catatan
Ulas Pentas

Tembang Propaganda dan Atraksi Silat yang Memberi Warna pada Liuk Janger Kerobokan di Pesta Kesenian Bali 2026 —Sebuah Catatan

 “Mari kawan bersama kita bekerja, bersihkan lingkungan….”  ITU adalah penggalan tembang yang menjadi salah satu hal menarik dari pementasan kesenian...

by Kadek Surya Jayadi
June 20, 2026
Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026

Ini pergelaran tari Bali biasa, tetapi orang-orang yang hadir justru membludak. Maklum, pentas seni itu dibawakan oleh anak-anak dari Sekolah...

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya
Panggung

Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya

GEMERLAP cahaya panggung di Gedung Ksirarnawa mempertegas para penari tampil dengan karakter dan busana yang berbeda. Beragam busana itu tentu...

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik
Esai

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali
Khas

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan
Panggung

Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan

Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Anturan, terdapat sebuah ritual peruwatan yang masih hidup dan diwariskan secara turun-temurun. Namanya Bebayuhan Sanan...

by Nyoman Budarsana
June 19, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Sertifikat Ganda dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Terjawab  —Dokumen Negara Bisa Dipalsukan, Menutup Celah Mafia Tanah

DI tengah modernisasi layanan pertanahan dan penerapan sertifikat elektronik, kasus sertifikat palsu dan sertifikat ganda masih terus bermunculan. Fenomena ini...

by I Made Pria Dharsana
June 19, 2026
Logika Angka Kuno di Pesta Kesenian Bali
Bahasa

Logika Angka Kuno di Pesta Kesenian Bali

PESTA Kesenian Bali (PKB) tahun 2026 ini telah memasuki tahun ke-48. Atmosfernya sudah tampak lewat berbagai atribut luar ruang yang...

by I Made Sudiana
June 18, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co