Pembawa Senja
Cerpen: Geg Ary Suharsani . Subuh berlalu, sisakan anyir angin, jantung tak berdetak, ingatan mimpi buruk. keringat dingin mengalir - ...
Read moreDetailsCerpen: Geg Ary Suharsani . Subuh berlalu, sisakan anyir angin, jantung tak berdetak, ingatan mimpi buruk. keringat dingin mengalir - ...
Read moreDetails(Jatuh Cinta Sendirian) Teruntuk pembaca, aku tak tahu harus menulis di mana lagi. Cerita tentang kami seolah tak pernah habis. ...
Read moreDetailsDi sisi jenazah ibu, satu anak, di antara sepuluh anak yang menangis, bercerita tentang pisang: Ibu selalu menjinjing sesisir pisang ...
Read moreDetailsKOLEKSI JUDUL SAMPAI saat ini, sampai saat menulis esai ini, saya masih membuat cerita pendek atau cerita panjang yang dimulai ...
Read moreDetailsCerpen: Arya Lawa Manuaba Dukun itu berkata, hanya buah lango yang bisa mengobati sakitku yang sudah kronis. Sakitnya bukan kepalang. ...
Read moreDetailsCerpen: Ida Bagus Adnyana Hari Raya Nyepi masih satu minggu lagi. Biasanya di masa seperti ini, tiap bale banjar di ...
Read moreDetailsDi mana-mana tebalnya langit selalu sama, begitu juga jaraknya dengan bumi, baik dengan bumi bagian selatan maupun bagian utara. Yang ...
Read moreDetailsMusim ini adalah nasib buruk bagi kami. Di luar, angin begitu kencang. Dedaunan berbaring di sepanjang jalan, toko-toko tutup lebih ...
Read moreDetailsAdikku Nohan tak pernah berhenti mematuk-matukkan jemarinya ke layar ponsel. Bocah empat belas tahun itu sesekali menggoyang-goyangkan ponsel putihnya, lalu ...
Read moreDetailsSebulan sekali ia pergi ke Gianyar, ke Kantor Pos mengambil uang pensiunan. Bulan lalu, tumben ia datang terlambat. Biasanya pukul ...
Read moreDetailsDi hadapanku berdiri bangunan megah. Demikian indah. Penuh cahaya. Perasaanku sungguh damai. Awan berarak putih seputih kapas. Wajah orang-orang yang ...
Read moreDetailsAku sempoyongan digelandang warga. Mereka memukul dan menendang. Sri tampak terdiam di atas kasur dipan bambu itu. Diluar rumah Mbah ...
Read moreDetails“Begitu inginkah kau mendengar penggalan cerita itu? Tidakkah keinginan itu terhapus oleh waktu yang telah bertahun-tahun berlalu sejak terakhir kau ...
Read moreDetailsPULUNG menatap sobekan koran di hadapannya. Entah koran tertanggal berapa. Entah dari mana Pulung mendapatkannya. Sepanjang hari selalu dia sempatkan ...
Read moreDetails“Sebelum Tsai’Lun menemukan kertas, dan Johann Gutenberg menemukan mesin ketik, kekasihku, peradaban ini dibangun oleh segulungan kisah dongeng. Dan kali ...
Read moreDetailsJero, jero anak lanang, bagus genjing Wantah titiang widyadari, Ken Sulasih parab titiang Napi wenten ngambil busanan titiange Titiang nyadia ...
Read moreDetailsKetika awan biru tegak di puncak purnama, satu hal membujang ke dalam rumah yang selalu datang ke separuh malam, dan ...
Read moreDetailsSenja di bulan Februari. Di teras tak bernyawa, di bawah langit yang selalu memberi warna jingga, seorang wanita mengadu pilu. ...
Read moreDetailsSEBUAH antologi cerpen berbahasa Indonesia berpengarang orang Bali baru saja lahir. Resminya lahir pada 21 Agustus 2018 di Balai Bahasa ...
Read moreDetailsSUARA mesin grinder biji kopi, aroma biji kopi yang telah menjadi bubuk, lagu pop barat yang membosankan. Dan orang-orang yang ...
Read moreDetailsISAK tangis terdengar dari sel A Rumah Sakit Cipta Bakti. Tangisan semakin mendekat melintasi setiap lorong-lorong rumah sakit. Satu persatu ...
Read moreDetailsCerpen: Putu Oka Suardana KAWAN, suatu hari nanti kuingin kau untuk singgah di kotaku. Kotaku memang kecil, tidak seperti ...
Read moreDetailsCerpen: Muhamad Kusuma Gotansyah CERITA ini berlangsung lambat, seperti lift berisi delapan orang yang menjadi latar tempat cerita ini. ...
Read moreDetailsCerpen: Ahmad Anif Alhaki “Selamat pagi anak-anak!” Ibu Tejo memasuki kelas, dan mengagetkan para siswa yang tengah asyik bermain ...
Read moreDetailsCerpen: Aksan Taqwin Embe Setiapkali ia merapal nama ibunya, airmatanya mengalir deras berkelok melintasi kerutan di bawah kelopak mata sampai ...
Read moreDetailsIbu, kau seperti permata di hatiku Penerang jiwaku Peneduh lang..... Sial! Deadline pengumpulan naskah puisi tinggal dua hari ...
Read moreDetailsCerpen: Agus Wiratama ANGIN menghanyutkan aroma tanah yang berbeda. Air mata dan aroma busuk bercampur lalu disajikan oleh tarian ...
Read moreDetailsCerpen: Ni Putu Purnamiati “Ibu, pernah sesekali aku membuat bulir-bulir air matamu jatuh karena aku tak bisa membungkam mulutku ...
Read moreDetailsCerpen: Julio Saputra SELURUH rakyat Negeri Xiao Zhu berdemo di depan Istana Presiden di samping alun-alun kota. Ratusan ribu ...
Read moreDetailsCerpen: Komang Astiari SUNGGUH sebuah rutinitas yang tidak mengherankan. Selalu, pagi-pagiku aku sambut dengan girang, kegirangan karena menunggu kabar ...
Read moreDetailsKEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...
Read moreDetailsKITA yang terlampau serius atau memang ongkos sebuah industri adalah kekakuan kreatifitas. Barangkali unek-unek semacam ini yang berputar-putar di kepalaku...
Read moreDetails"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...
Read moreDetails

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...
MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...
KETIKA mengunjungi pameran ini, jangan kaget jika menemukan warisan budaya seperti tenun, batik, dan berbagai perhiasan yang beradaptasi dengan zaman,...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co