Hari Kedua Puluh Sembilan di Bulan April
Cerpen: Ida Ayu Wayan Sugiantari [] Ini hari kedua puluh sembilan di Bulan April, jam di dinding menunjukkan pukul satu ...
Read moreDetailsCerpen: Ida Ayu Wayan Sugiantari [] Ini hari kedua puluh sembilan di Bulan April, jam di dinding menunjukkan pukul satu ...
Read moreDetailsCerpen: Geg Ary Suharsani [] Aku mencakupkan tangan di ubun-ubun. Kenanga, cempaka dan teratai putih menyembul dari kedua ujung jemariku ...
Read moreDetailsCerpen: Widya Astuti [] Ni Sulasih mempercepat langkahnya. Sesekali dia menoleh ke belakang, memastikan tidak ada orang yang melihat atau ...
Read moreDetailsJudul : Politik Kasur, Dengkur & KuburPenulis : I Made SuarbawaPenerbit : Mahima Institute IndonesiaCetakan Pertama: Oktober 2019 Saya mengenal Made ...
Read moreDetailsSastra menurut Mursal Esten merupakan pengungkapan dari fakta artistik dan imajinatif sebagai manifestasi kehidupan manusia dan mayarakat melalui bahasa sebagai ...
Read moreDetailsCerpen: Surya Gemilang Namaku Arno Frisch, sebelum dipaksa berubah menjadi Paul. Pada awal 1997, suatu malam, ketika aku sedang tidur ...
Read moreDetailsCerpen: Livia Hilda / Ilustrasi: Made Dwita Kartini Ibu duduk menghadap laut di depan rumah seperti biasa. Di dekat kakinya ...
Read moreDetailsLuar biasa. Dua kata itu yang bisa menggambarkan secara general bagaimana perasaan saya setelah membaca sebuah buku bersampul biru tua ...
Read moreDetailsCerpen IDK Raka Kusuma I Dewa Manguri, dikawal empat orang prajurit berdiri di Pantai Kelingking. Keris terhunus di tangan kanannya. ...
Read moreDetailsCerpen Satria Aditya Dari siang sampai matahari tak memperlihatkan sinarnya, empat anak masih bermain-main dengan riangnya di atas rerumputan kering. ...
Read moreDetailsCerpen L Margi Hari ini Moli belum menyentuh makanan sama sekali. Dia hanya termenung sendirian di belakang pintu sambil menunggu ...
Read moreDetailsCerpen Susanti Dewi Malam itu adalah hari Sabtu. Wira, pacarku mengajakku untuk pergi makan malam di sebuah warung lalapan dekat ...
Read moreDetailsHiruk pikuk modernitas menjadi isnpirasi bagi penulis-penulis muda Bali. Dampak dari tajamnya laju modernitas ini menimbulkan rasa cemas, khawatir, krisis ...
Read moreDetailsA. Gambaran Umum Eka Kurniawan dalam lamannya menuliskan bahwa sebuah media sastra seharusnya lahir dari satu gagasan besar, dari kegelisahan, ...
Read moreDetailsJudul : Api KataPenulis : Kim Al Ghozali AMPenerbit : Basabasi, 2017ISBN : 9786023913336 Jumlah Halaman :107 ___ Kim Al ...
Read moreDetailsKisah Cinta dan Dongeng yang Dimakamkan adalah buku kumpulan cerpen karya I Putu Agus Phebi Rosadi. Buku ini diterbitkan oleh ...
Read moreDetailsCerpen Kim Al Ghozali “Halo... Halo... Siapa ini?” “Ini saya.” “Saya siapa?” “Ya saya. Apakah ini Tuhan?” ...
Read moreDetailsCerpen Dian Ayu Sore ini masih sama. Pantulan kaca menampilkan aku yang sedang asyik menyisir rambut. Perlahan. Helai demi helai. ...
Read moreDetailsCerpen I Wayan Kerti Bau harum menyeruak seisi kamar. Aroma wewangian serasa menusuk hidung. Suasana mistis terasa kental, menyemburatkan suasana ...
Read moreDetailsCerpen: Susanti Dewi Di sebuah kota, di Jalan Veteran, pohon-pohon menari di sepanjang jalan. Daun-daun jatuh berguguran dan meliuk-liuk terbang ...
Read moreDetailsJudul: Gadis Suci Melukis Tanda Suci di Tempat Suci (kumpulan cerpenPengarang: Made Adnyana OlePenerbit: Mahima Institute IndonesiaTerbit: Cetakan kedua 2019ISBN ...
Read moreDetailsJudul: Gadis Suci Melukis Tanda Suci di Tempat Suci (kumpulan cerpenPengarang: Made Adnyana OlePenerbit: Mahima Institute IndonesiaTerbit: Cetakan kedua 2019ISBN ...
Read moreDetailsCerpen: Surya Gemilang ____ Pagi ini saya tak bisa bercermin gara-gara bayangan saya menghilang. Di cermin, saya hanya melihat dinding ...
Read moreDetailsCerpen: Ayu Sugiharti Pratiwi ___ “Bli De, Bli De…” Sudah sejak bangun tidur Gek Istri menyebut-nyebut nama suaminya sambil memetik ...
Read moreDetailsJudul: Gadis Suci Melukis Tanda Suci di Tempat Suci (kumpulan cerpen)Penulis: Made Adnyana OlePengantar: Sugi LanusPenerbit: Mahima Institute Indonesia (cetakan ...
Read moreDetailsCerpen: Putri Handayani “Cinta tidak datang pada ia yang diam, cinta datang pada ia yang mengejar. Setuju semeton?” Kemudian, jemarinya ...
Read moreDetailsHari itu saya tahu ada anak baru mampir di SMK, dari Padang, negeri yang sering saya dengar setelah Gus Tf ...
Read moreDetailsCerpen: Arya Lawa Manuaba Sejak divonis tuli total dua tahun silam, mbah selalu mengaku mendengar suara genderang setiap hari. Padahal ...
Read moreDetailsJam satu dini hari. Aku ingin bertemu denganmu. Kepalaku sakit, Sri. Sakit yang menusuk, hingga ke hati. Wisnu lupa, betapa ...
Read moreDetailsCerpen Made Suarbawa Jabatan sebagai Pekaseh1 menjadikan Sadra bukan lagi petani biasa seperti tahun-tahun sebelumnya. Dia memiliki kesibukan menjalankan tugas ...
Read moreDetailsPADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...
Read moreDetailsSATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...
Read moreDetailsSejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...
Read moreDetails

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...
CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...
Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co