Menemukan Cinta, Merasakan Patah Hati, dan Menangisi Kematian
Cinta, patah hati, dan kematian, tiga hal yang melekat dalam diri manusia. Sedangkan manusia merupakan pribadi yang sering mempersoalkan eksistensinya ...
Read moreDetailsCinta, patah hati, dan kematian, tiga hal yang melekat dalam diri manusia. Sedangkan manusia merupakan pribadi yang sering mempersoalkan eksistensinya ...
Read moreDetails“Ayo, pesan apa saja. Bebas.” “Aku yang bayar.” “Pilih yang enak-enak.” ‘Hei, Mer, jangan bengong!” *** Made Gebi membuatku gelagapan. ...
Read moreDetailsCerpen Rudyard KiplingDiterjemahkan dari cerita How The First Letter oleh Juli Sastrawan dari buku Just So Stories. _____ Dahulu kala ...
Read moreDetailsJalan Tantular, Renon Denpasar malam itu tampak sepi, sesekali pengendara roda dua melintas. Hanya beberapa bagian jalan diterangi lampu merkuri, ...
Read moreDetailsCerpen Florence W. WilliamsDiterjemahkan dari dari Old English Folk Tales oleh Juli SastrawanIlustrasi oleh Florence W. Williams ____ Si Ayam ...
Read moreDetailsDi jalan itu cuma ada seekor anjing. Hitam. Besar. Bulunya lebat. Ekornya buntung. Matanya tajam seperti mata pedang. Jalan ...
Read moreDetailsHampir pukul empat dini hari, Putu belum bisa pulas. Jikalau matanya terpejam, rasa geli menyengat di beberapa bagian kulit kepala. ...
Read moreDetailsBagiku sore adalah waktu terbaik untuk menikmati hidup di halaman belakang rumah. Sebab di bawah pohon pisang itulah, bersama Gening, ...
Read moreDetailsCermin itu memantulkan wajahnya dengan sempurna. Tiada yang kurang, semua nyata. Sebuah wajah yang cantik, agung, lembut tetapi juga berwibawa. ...
Read moreDetailsPada suatu malam, di salah satu rumah warga, yang sedang memperingati tahlilan 7 hari orang meninggal. Sebut saja keluarga Badrun, ...
Read moreDetailsPengantar Siapa Yahya Umar? Ia lahir di Bangkalan, Madura, 25 September 1968. Nama Yahya Umar—dikenal sebagai seorang wartawan lepas (freelance), ...
Read moreDetailsBegitulah ibuku membawa janin dalam kandungannya, meniggalkan tragedi penyemblihan di desa. Dalam cerita ini, aku tidak bisa menulis kemana ibu ...
Read moreDetailsMenerima kematian tidak semudah menerima surat cinta. Seperti yang tiga bulan terakhir ini kurasakan. Aku tidak bisa menerima sepenuhnya kematianku ...
Read moreDetailsDi masa pandemi ini, aku bertemu puisi yang paling muram ia tersungkur di trotoar Jalan Sudirman, Denpasar. Jalan besar yang ...
Read moreDetailsPengarang Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten (IBW Widiasa Keniten) adalah seorang sastrawan yang lahir di Griya Gelumpang, Karangasem, pada tanggal ...
Read moreDetailsPengarang Buku kumpulan cerpen berbahasa Bali yang berjudul Ngipiang Jokowi merupakan karangan seorang sastrawan yang bernama I Made Sugianto. I ...
Read moreDetailsJudul: Aud KelorPenulis: Carma CitrawatiPenerbit: Mahima Institute IndonesiaTahun: Cetakan Kedua, Maret 2020Tebal: iv + 125 halaman ISBN: 978-623-7220-18-3 _______ Buku ...
Read moreDetailsCerpen Wayan Martino Di sebuah desa kecil di balik Gunung A, tinggalah seorang pemuda tanggung, belia dalam usia, dewasa dalam ...
Read moreDetailsCerpen Putra Setiawan [] Suasana Krematorium Mumbul perlahan mulai sepi ditinggal pelayat. Satu per satu rekan almarhum Inez beranjak pergi ...
Read moreDetailsCerpen: Pandu Kalam Lima menit menjelang adzan, Marbot Li belum juga tiba di masjid. Jika ia mengulur waktu adzan hanya ...
Read moreDetailsCerpen: Kris Alexsandro Menjelang SMP, aku selalu dipaksa ibu dan ayah harus masuk SMP negeri yang favorit dengan ancaman tidak ...
Read moreDetailsCerpen: Ni Luh Puspa Pratiwi “Aku adalah perempuan terkutuk!” “Kita adalah kesalahan!” Perempuan itu masih termenung, memikirkan ke mana arah ...
Read moreDetailsCerpen: Satria Aditya Hari sudah nampak gelap, lampu-lampu di depan rumah sudah dimatikan. Beberapa anjing nampak berkeliaran seperti saling menyapa ...
Read moreDetailsCerpen: Luh Riasih “Aku sangat mencintaimu, apapun akan kulakukan untukmu!” Terdengar manis. Begitulah perasaan Gusti terhadap Dayu. Ketulusan besar Gusti ...
Read moreDetailsCerpen: Ni Made Ari Dwijayanthi Akhirnya kau memilih tubuhku sebagai jalan kematianmu. Bersama kidung-kidung warna dan bunga yang ditempatkan musim ...
Read moreDetailsCerpen: Carma Citrawati Aku bersumpah! Jika aku terkena penyakit yang tak bisa disembuhkan dan aku diajak ke dukun, aku akan ...
Read moreDetailsCerpen: Eka Prasetya HARI beranjak malam. Waktunya sudah tiba. Aku segera beranjak ke kulkas di sudut kamar. Membukanya. Kosong. Tidak ...
Read moreDetailsCerpen: Putri Budiastini Malam itu, tak ada suara. Terlihat lampu bohlam kuning, itulah satu-satunya penerangan di depan gerbang kontrakan. Cahayanya ...
Read moreDetailsJudul : Politik Kasur, Dengkur & KuburPenulis : I Made SuarbawaPenerbit : Mahima Institute IndonesiaCetakan Pertama: Oktober 2019 Berbicara mengenai gambar ilustrasi yang tergolong ...
Read moreDetailsJudul : Dongeng Bahagia dari Sebelah Telinga Penulis : Gunawan Tri AtmodjoPenerbit : DIVA PressTahun Terbit : 2019 ...
Read moreDetailsPADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...
Read moreDetailsSATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...
Read moreDetailsSejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...
Read moreDetails

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...
CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...
Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co