Dadong dan 1946 | Cerpen Kadek Anggun Sentyawati
Lemari kayu tua itu bercat coklat gelap, berpintu kaca pada bagian atas, dan pada bagian bawah ditutup kain batik coklat ...
Read moreDetailsLemari kayu tua itu bercat coklat gelap, berpintu kaca pada bagian atas, dan pada bagian bawah ditutup kain batik coklat ...
Read moreDetailsKematian datang menjemput tanpa undangan, kadang tanpa tanda-tanda. Seperti roda, kehidupan terus berputar hingga menemukan batasnya. Jika bisa memilih, manusia ...
Read moreDetailsSuara telivisi yang sangat kencang terdengar dari salah satu sudut rumah. Terlihat seorang pria dengan kaos oblong dan celana pendek ...
Read moreDetailsDia membangunkan Rai, adik laki-lakiku yang terjatuh. Hari-hari selanjutnya dia menjadi tetanggaku. Keluargaku tinggal di kost-kostan. Satu pekarangan dengan tempat ...
Read moreDetailsSaya sudah bilang kepadanya bahwa Ganis tak ada di rumah, tapi dia tetap memaksa masuk. Dia bilang ingin menunggu di ...
Read moreDetailsMembaca Hamsad Rangkuti adalah membaca cerita dan gelagat warga yang sesekali banyol dan sekali yang lain penuh kejutan. Hamsad mungkin ...
Read moreDetailsSelepas menamatkan pendidikan di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Bali, tanpa pikir panjang Nanta langsung memulai langkahnya menjadi jurnalis ...
Read moreDetailsPagi ini tiupan angin meliuk-liuk seperti orang mabuk. Matahari terasa naik ke langit timur dengan gerakan amat perlahan, mungkin masih ...
Read moreDetailsI Bintang Lara adalah sosok yang pemberani dan jantan. Ia berani mem-vandal alias mencorat-coret tembok puri miliki Ida Anak Agung ...
Read moreDetails“Bli, tyang rela kalau Bli harus mencari istri baru demi mencari sentana, penerus keluarga ini. Tapi diolas, Bli, ceraikan tyang. ...
Read moreDetailsSeorang bayi telentang di kamar Elvis, kaki mungilnya menendang-nendang udara seolah-olah ingin melompat lalu lari dari ranjang. Tangisannya semakin nyaring ...
Read moreDetailsKisah-kisah di sebuah desa tani atau desa agraris, nyata atau imajiner, selalu menarik untuk dibaca dan didengar. Tokoh-tokohnya seakan datang ...
Read moreDetails“Selamat malam cinta. Ke mana saja kau selama ini?” Perempuan yang baru saja memasuki mahligai cintanya mempertanyakan cintanya. Ia merasa ...
Read moreDetailsHari ini saya akan bercerita tentang kucing. Kucing saya. Ia betina. Kucing yang telah saya hakimi. Cerita ini bermula ketika ...
Read moreDetailsTepat pukul setengah 5 sore, ia berjanji menemuiku di tepi pantai. Aku datangi pantai itu, tempat yang biasa kami datangi ...
Read moreDetails— Cerpen oleh Talapatra Ada sebuah sungai bernama Banyuraras. Ketika hujan Banyuraras beraliran besar dan keruh, dan ketika kemarau beraliran ...
Read moreDetailsBulan-bulan ini memang kurang bersahabat padaku. Entah kenapa aku merasakan ribuan beban menindih pikiranku. Aku sudah berupaya keras memecahkan beragam ...
Read moreDetailsMari sedikit berhahahihi. Itu pun kalau bisa membuat hahahihi. Melucu bukan bakat saya, memang. Tapi baiklah, kita mulai saja. Jadi ...
Read moreDetailsUdara menyelinap lewat celah jendela. Pagi itu begitu dingin, namun tak juga berhasil menghadang cucuran keringat pada sekujur tubuh lelaki ...
Read moreDetailsSetiap jiwa yang dilahirkan selalu memiliki sisi terang dan gelapnya masing-masing—tak terkecuali manusia. Jiwa-jiwa itu liar, dan memiliki jiwa berarti ...
Read moreDetailsKetika saya bertanya, mengapa mengambil idiom manisan dalam cerpennya, Desi menjawab bahwa manisan mengandung rasa manis yang menggiurkan. Lalu mengapa ...
Read moreDetailsDitejemahkan Juli Sastrawan dari buku: Cerita Rakyat Afrika SelatanPenulis: Elphinstone DayrellDiterbitkan: 1910Penerbit: Longmans, Green and Co., London, New York, Bombay ...
Read moreDetailsJoko Pinurbo lebih dikenal sebagai seorang penyair daripada seorang penulis prosa. Sebagian besar karyanya di bidang sastra lebih dominan menghasilkan ...
Read moreDetailsTiga hari berbaring di tempat tidur membuat kepalaku pusing. Aku masih ingat malam itu cuaca dingin menusuk jari-jemariku hingga bergetar. ...
Read moreDetailsDiterjemahkan oleh Juli Sastrawan dari A Story Without a Title karya Anton Chekhov Pada abad kelima, seperti sekarang, matahari terbit ...
Read moreDetailsDiterjemahkan oleh Juli Sastrawan dari cerpen berjudul God Sees The Truth, But Waits karya Leo Tolstoy dari Best Russion Short ...
Read moreDetailsKetika melihat peti mati-peti mati yang diangkut mobil itu melintas, bertumpuk-tumpuk, di jalan raya yang lengang, di antara gerimis dan ...
Read moreDetailsSeorang bayi yang baru lahir menangis, seorang anak dengan mata dan kulit berwarna coklat. Dia menangis dengan keras untuk menandakan ...
Read moreDetailsCinta, patah hati, dan kematian, tiga hal yang melekat dalam diri manusia. Sedangkan manusia merupakan pribadi yang sering mempersoalkan eksistensinya ...
Read moreDetails“Ayo, pesan apa saja. Bebas.” “Aku yang bayar.” “Pilih yang enak-enak.” ‘Hei, Mer, jangan bengong!” *** Made Gebi membuatku gelagapan. ...
Read moreDetailsADA cerita tentang wartawan yang kehabisan bensin di tengah perjalanan meliput berita. Sepeda motornya berhenti di pinggir jalan. Ia memeriksa...
Read moreDetailsYOGYAKARTA tak pernah sekadar menjadi nama di peta. Ia adalah sebuah janji. Sejak Ki Hadjar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa...
Read moreDetailsKEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...
Read moreDetails

SUDAH cukup lama saya ingin menuliskan kembali tiga kali perjalanan saya ke Ambon, Maluku. Setiap perjalanan memiliki tujuan yang berbeda....
APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...
MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co