Palus Bukit Jambul | Cerpen Gde Aryantha Soethama
Malam turun menggigil ketika Gancang menggamit lengan Sukantun ke luar gubuk, berdiri di tengah sawah yang baru sepekan ditanami padi. ...
Read moreDetailsMalam turun menggigil ketika Gancang menggamit lengan Sukantun ke luar gubuk, berdiri di tengah sawah yang baru sepekan ditanami padi. ...
Read moreDetailsDalam sebuah perang yang penuh raguPersahabatan kadang muncul tak terdugadan abadi… SELAIN mewariskan puisi pendek tentang perang dan persahabatan, Kakek ...
Read moreDetailsPercayakah kau bahwa manusia tak pernah merasa puas. Selalu ingin lebih. Selalu tak merasa lengkap dengan apa yang dimiliki. Meskipun ...
Read moreDetailsTemanku, Nengah Sukerta, sangat menyukai keris. "Memiliki keris, lebih berharga dari mempunyai uang, membuat tidurku nyenyak!" Begitu kata Nengah Sukerta ...
Read moreDetailsDi samping karya, proses penciptaannya juga tidak kalah menarik. Kajian-kajian proses kreatif mengungkap bahwa suatu karya lahir dengan ceritanya tersendiri, ...
Read moreDetailsDeru motor mengacaukan pikiranku. Kuas yang tadinya ingin kuusapkan pada sketsa berbentuk bunga, malah menyapu zona langit. Aku berdecak. Kesal ...
Read moreDetails“Gugurkan saja!” Suara berat Danu memecah keheningan kala senja itu. Langit belum sepenuhnya menghitam. Guratan-guratan cakrawala yang kemerahan masih menghias ...
Read moreDetailsLemukih masih berselimut mendung. Gerimis terasa begitu dingin dalam hembusan angin. Darah terasa seperti getah, bergerak lambat mengikuti rima detak ...
Read moreDetailsSiwa menyiapkan semua keperluannya dengan tergesa-gesa untuk tugas sore ini di rumah sakit. Ia sangat cemas dan tertekan karena saat ...
Read moreDetails“Namaku Winda. Aku sedang hamil! Kau kenal Aditya? Ia pacarku, dan sekarang aku sedang mengandung anaknya! Kudengar kau pacaran dengannya!” ...
Read moreDetailsSudah hampir dua jam Gede Sura mondar-mandir di ruang tunggu rumah sakit. Sesekali dia duduk, kakinya tak henti-hentinya digerakkan, kemudian ...
Read moreDetailsBIBIR Luh Sekar dan Gusti Komang berpagutan. Asmara mereka begitu panas. Ini malam pertama mereka sebagai pasangan suami istri yang ...
Read moreDetailsBukankah hidup adalah sebuah pilihan, tapi mengapa hidup kerap kali menyuguhkan hal-hal yang tidak pernah dipilih sebelumnya? Setidaknya itulah yang ...
Read moreDetailsSejak subuh, kakek sibuk menebar jala untuk ikan-ikan yang berenang-renang mengitari jukung. Dengan lampu terang untuk menarik perhatian ikan, suara ...
Read moreDetails“Lalu satu malam, dua pria dewasa berduel. Duel itu berakhir dengan yang satunya terkapar dengan perut tersabit parang dan ususnya ...
Read moreDetailsDi hadapan cermin besar di kamarnya, seusai mandi, Dayu Inten melepas handuk yang meliliti tubuhnya. Dan, ia seperti kagum sendiri, ...
Read moreDetails"Mereka mungkin serupa Singa Nemea, Burung Simurgh, atau hewan-hewan mengerikan di Mitologi Nordik bahkan mungkin lebih buruk dari itu, hanya ...
Read moreDetailsPertemuan dan sekilas tentang Cindhil Saya mengenal Gunawan Maryanto lewat pertunjukan-pertunjukan Teater Garasi. Mendengar caranya mengucap dialog membuat saya merasa ...
Read moreDetailsPan Darma terbangun tengah malam setelah bermimpi buruk dengan keringat membasahi sekujur tubuhnya. Di sampingnya, istrinya masih tertidur pulas dengan ...
Read moreDetailsRumah sakit di kabupaten kecil itu heboh. Seorang dokter, suatu malam, tidur dan bermalam di ruang pasien. Ia bercerita bersama ...
Read moreDetailsPerkampungan mulai bergerak memenuhi waktu. Para ibu sejak pagi telah disibukan kandang babi, para bapak pergi ke tegalan dan mengurus ...
Read moreDetailsSingle parent? Sebuah peran yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Dulu aku selalu berpikir masih cukup banyak waktu yang kumiliki untuk ...
Read moreDetailsYayasan Mudra Swari Saraswati, lembaga nirlaba yang menaungi Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), dengan bangga kembali membuka Seleksi Penulis ...
Read moreDetailsMalang, 25 Juli 2021 Benny bangun tidur pagi-pagi buta, bahkan sebelum ayam jago berteriak-teriak berisik. Sebagai pemuda milenial dengan etos ...
Read moreDetailsSebelum matahari menyeringai, saat malam belum tanggal, Banaru menguji ketabahan istrinya. Pintu kamarnya terbuka. Dari celah pintu terlihat istrinya masih ...
Read moreDetailsLalu. Tiba-tiba Lina mengatakan ingin melupakan masa lalu. Tubuh saya nyeri mendengarnya. Ia terkesan sungguh-sungguh. Seperti menjadi sangat dewasa dalam ...
Read moreDetailsBerbicara mengenai Budi Darma, akan terasa kurang jika tidak membahas Orang-orang Bloomington yang diterbitkan perdana pada 1980—kumpulan cerpen yang beberapa ...
Read moreDetails“MAMA sudah tua ya Pa?” “Papa juga sudah tua, Ma. Semua orang akan menjadi tua, Sayang!” “Mama sudah tidak cantik ...
Read moreDetailsIni hari pertama aku pindah tugas. Sebagai wartawan harian, sebenarnya aku cukup betah di Jakarta dengan kebisingan kota yang nampak ...
Read moreDetails“Maafkan keadaan rumahku ini. Tak sebagus tempat tinggalmu.” Made temanku sewaktu SMP memulai perbincangan denganku. Ia tidak seberuntung diriku. Hidupnya ...
Read moreDetailsPADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...
Read moreDetailsSATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...
Read moreDetailsSejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...
Read moreDetails

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...
CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...
Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co