15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Caption

Putri Handayani by Putri Handayani
June 9, 2019
in Cerpen
Caption

Ilustrasi diolah dari lukisan IB Pandit Parastu

Cerpen: Putri Handayani

“Cinta tidak datang pada ia yang diam, cinta datang pada ia yang mengejar. Setuju semeton?”

Kemudian, jemarinya lincah mengetik banyak tagar agar semakin banyak yang membaca unggahannya. Sepasang matanya menyapu kata per kata agar bersih dari typo sebelum mengunggah gambar beserta caption itu di akun Instagram sebuah portal kabar tempatnya bekerja. Sejenak admin perempuan itu mendengus, memprediksi balasan apa yang akan diterimanya esok.

Semalaman admin perempuan itu tak bisa tidur nyenyak akibat memikirkan kejutan kecil apa yang akan dibacanya di salah satu gambar yang baru. Sedari pukul 6 dini hari, tangan kanannya secara otomatis meraih ponsel yang diletakkan di atas meja. Mengecek, ada ‘kabar’ apa kali ini. Tidak juga ada postingan baru. Ponsel diletakkan lagi. Sejam berikutnya, hal sama diulangi, hingga si perempuan terlelap tak sadar dengan ponsel di genggaman. Sebuah gambar dan caption baru akhirnya terunggah pada pukul 8 pagi.

Pukul 9 pagi admin perempuan terjaga. Spontan ia meraih ponsel yang tertimbun selimut. Membuka Instagram dan menemukan sebuah gambar layangan putus.

“Mengejar cinta seperti mengejar layangan putus. M e l e l a h k a n.”

Si admin perempuan tersenyum geli, sadar kodenya terbaca. Jempol kanannya membuka kolom komentar yang telah berjumlah ratusan itu. Dibacanya satu per satu, banyak yang sependapat, banyak pula yang menyanggah pernyataan si penulis caption. Ia cukup puas. Diletakkannya kembali ponsel itu di kasur, lalu ia bangkit dan melenggang ke kamar mandi.

Di kantor, admin perempuan bekerja dengan 2 admin pria lainnya. Mereka bertegur sapa seperti biasa tanpa saling bertanya hal janggal atau kode yang berarti. Makan bersama saat istirahat siang, bahkan bergosip bersama, semua dilalui bersama tanpa memasang raut curiga. Curiga barangkali hanya urusan diri sendiri dan hati masing-masing. Mereka bertiga adalah tipikal orang yang tidak banyak bicara soal kehidupan pribadi.

Di sisi lain, seorang admin pria – sebut saja admin pria pertama – rupanya beberapa minggu ini sedang gelisah. Belakangan ini, didapatinya portal kabar sudah seperti buku harian dengan gambar-gambar aneh dan caption yang seperti bersahutan. Tentu ia tahu siapa saja pelakunya, hanya ada 3 admin di portal kabar ini. Akan tetapi, ia memilih bungkam, bersikap seolah tidak menggubris keduanya sambil diam-diam menyalin caption-caption itu dalam note ponselnya.

“Akun portal berita saat ini sudah bergeser fungsinya. Tidak lagi mengabarkan kecelakaan, bencana, atau fenomena alam, tetapi hanya jadi pelampiasan curhat bagi para adminnya.” Tulis admin pria pertama untuk sebuah gambar yang diunggahnya kali ini.

Caption itu dibaca oleh admin perempuan. Alisnya mengernyit sambil mengira-ngira admin pria mana yang berceloteh sepedas itu. Dipikirannya terlintas wajah admin pria kedua. Rasa kesal tak terbendung lagi dari dadanya. Segala sumpah serapah terkulum di rongga mulut si admin perempuan pada admin pria kedua yang menurutnya iri pada kode-kode mereka. Sesegera mungkin ia membalasnya dengan tak kalah pedas.

“Dalam hidup, manusia akan selalu dihadapkan pada orang-orang dengan rasa iri di dadanya. Tag teman semeton yang suka iri!”

Admin pria kedua membacanya. Sadar ada yang tidak beres, ia lalu mencoba menetralisir suasana dengan tetap konsisten membalas kode di admin perempuan tanpa ikut campur dalam kegaduhan.

“Saat kau terlalu rapuh, pundak siapa yang tersandar? Tangan siapa yang tak melepas? Kuyakin aku…”

Sebuah video bertemakan sunset terunggah dengan beberapa potong lirik lagu milik Fiersa Besari.

Beberapa jam berlalu. Admin pria kedua kembali mengecek ponselnya, apakah ada balasan dari seberang. Ternyata ada. Potongan lirik lagu itu disambung, terunggah dengan sebuah potongan video matahari terbit di celah pegunungan.

“Bahkan saat kau memilih pergi meninggalkan aku. Tak pernah lelah menanti karena kuyakin kau akan kembali…”

Admin pria kedua tersenyum simpul.

Admin perempuan tersenyum puas di antara selimut tebal yang membalutnya. Tidak sabar menanti hari esok dan hari-hari selanjutnya untuk menebar kode yang lebih banyak. Sebuah permainan telah tercipta dalam pikiran mereka. Awalnya, semata hanya untuk berdamai dengan rasa bosan dari hiruk-pikuk pekerjaan, namun tampaknya mulai timbul rasa lain yang bernama nyaman. Hanya saja, rasa nyaman itu belum beralamat. Namun, si admin perempuan tahu alamat mana yang akan dituju.

Sementara, admin pria pertama bergidik sambil menahan perut mual membaca bualan demi bualan di layar ponselnya. Kesabarannya sudah tak tertahankan lagi. Ia berniat untuk membeberkan semuanya pada atasan saat rapat esok hari.

Sebelum ke kantor, admin pria pertama singgah dulu ke pom bensin karena tangki motornya kosong. Sambil menunggu petugas mengisi tangki bensinnya, pria itu refleks merogoh saku celana dan meraih ponselnya. Saking biasanya bekerja dengan ponsel, tangannya sudah terprogram tanpa aba-aba. Ponsel dinyalakan. Entah dari mana datangnya percikan api, ledakan pun tak terelakkan.

Di meja rapat, admin pria kedua dan admin wanita saling bertatapan. Admin pria kedua tersenyum, namun admin perempuan tidak membalasnya, malah menatapnya dingin. Admin pria kedua pun salah tingkah dan kebingungan. Padahal dalam permainan caption itu ia merasakan energi admin perempuan sangat dekat. Namun, kini sangat berbeda. Ia ingin memulai percakapan dan mengatakan yang sejujurnya soal si penulis caption yang saban hari diajaknya berduet, tapi tak ada sedikit pun nyali.

Dalam hati, admin perempuan sedang gelisah, mengapa admin pria pertama tidak kunjung tiba padahal sebentar lagi rapat dimulai. Ia melirik atasan yang sudah siap dengan laptop di hadapannya. Yang terpenting ternyata bukan rapat itu, melainkan sebuah kejujuran yang akan segera tersampaikan pada alamat yang tepat hari ini.

Alih-alih membunuh waktu, kedua admin itu sama-sama membuka ponsel. Pada layar masing-masing tersiar kabar dari portal tetangga tentang sebuah insiden ledakan di sebuah pom bensin yang menelan korban jiwa. Betapa terkejutnya si admin perempuan ketika tahu bahwa yang menjadi korban ledakan itu adalah admin pria pertama.

Pesan itu kehilangan alamatnya. [T]

Tags: Cerpen
Share20TweetSendShareSend
Previous Post

Membentengi atau Memperdaya Desa Adat?

Next Post

Menuju Puncak Lempuyang, Sehat Rohani-Jasmani, Mencari Anak Tangga Terakhir

Putri Handayani

Putri Handayani

Bernama lengkap Desak Ketut Putri Handayani. Lahir di Klungkung. Adalah penulis pemula yang punya niat besar untuk terus berkembang

Related Posts

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

Read moreDetails

Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin

by Ahmad Sihabudin
May 10, 2026
0
Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin

PAGI di Desa Batu Pangeran selalu datang dengan langkah pelan, seolah ia tahu bahwa tempat itu tidak suka tergesa-gesa. Langit...

Read moreDetails

Puting Beliung | Cerpen Supartika

by I Putu Supartika
May 9, 2026
0
Puting Beliung | Cerpen Supartika

Sial! Neraka dilanda puting beliung. Porak-poranda. Api neraka yang berkobar-kobar ikut tersapu puting beliung yang hebat itu. Angin membuat api...

Read moreDetails

Aku Kembali | Cerpen Kadek Windari

by Kadek Windari
May 4, 2026
0
Aku Kembali | Cerpen Kadek Windari

“Risa, aku sudah melihat hasil pengumuman itu,” ucap Bagus lirih, nyaris tenggelam dalam gemuruh angin senja. Aku menoleh, menatap wajahnya...

Read moreDetails

Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan

by Depri Ajopan
April 25, 2026
0
Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan

CAKEH yang baru dilarikan ke rumah Pak Ik merintih kesakitan. Anak perempuan berumur 14 tahun itu baru digigit ular kobra...

Read moreDetails

Guru Abdi | Cerpen I Made Sugianto

by Made Sugianto
April 12, 2026
0
Guru Abdi | Cerpen I Made Sugianto

PAGI baru menjelang, cahaya lembutnya merayap di balik pepohonan. Kadek Arya siap-siap berangkat mengajar ke sekolah. Tamat di Fakultas Sastra...

Read moreDetails

Jarum Jam yang Mekar seperti Biru Mawar: Dua Adegan | Cerpen Polanco S. Achri

by Polanco S. Achri
April 11, 2026
0
Jarum Jam yang Mekar seperti Biru Mawar: Dua Adegan | Cerpen Polanco S. Achri

buat A.Hayya, Pak Saeful, dan Teater AwalGarut, juga seorang perempuan I. Ibu memandang jauh; sepasang matanya menggambarkan suatu yang tak...

Read moreDetails

Dia Hidup Lagi | Cerpen Supartika

by I Putu Supartika
April 10, 2026
0
Dia Hidup Lagi | Cerpen Supartika

- Katakan dia akan hidup lagi! - Dia sudah mati! - Dia akan hidup! Bangunkan dia. - Jangan, jangan, dia...

Read moreDetails

Manusia Plastik | Cerpen I Nyoman Sutarjana

by I Nyoman Sutarjana
April 5, 2026
0
Manusia Plastik | Cerpen I Nyoman Sutarjana

ASTRA menarik tangan ibunya, yang sedang jongkok. Sampah plastik yang dikumpulkan ibunya ia sisihkan. Ibu melepas cengkraman tangan Astra berusaha...

Read moreDetails

Kampung Halaman Tidak Pernah Lupa, Termasuk Aib Kita | Cerpen Ahmad Sihabudin

by Ahmad Sihabudin
April 4, 2026
0
Kampung Halaman Tidak Pernah Lupa, Termasuk Aib Kita | Cerpen Ahmad Sihabudin

SETIAP tahun, orang-orang kota mendadak berubah menjadi makhluk spiritual. Mereka yang biasanya mengeluh soal panas, debu, tetangga berisik, dan harga...

Read moreDetails
Next Post
Menuju Puncak Lempuyang, Sehat Rohani-Jasmani, Mencari Anak Tangga Terakhir

Menuju Puncak Lempuyang, Sehat Rohani-Jasmani, Mencari Anak Tangga Terakhir

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan
Pendidikan

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan

KETUA MPR RI, Ahmad Muzani memberikan Kuliah Umum Kebangsaan kepada sivitas akademika Institut Mpu Kuturan (IMK) pada Jumat (15/5) sore....

by Son Lomri
May 15, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co