25 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
in Khas
Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

Kemah Budaya Ajang Penguatan SDM Bali Unggul

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi itu sangat strategis dalam kegiatan pembinaan dan pengembangan budaya dalam konteks mewujudkan SDM Bali Unggul. Salah satu kegiatan ke arah itu adalah Kemah Budaya yang diselenggarakan oleh Kader Pelestari Budaya (KPB) Kabupaten Badung selama tiga hari, Senin – Rabu, 27 – 29 Juli 2026 bertempat di Banjar Menega  Desa Adat Jimbaran. Kemah Budaya ini diikuti 52 peserta melibatkan 13 SMA Negeri se-Kabupaten Badung.

Dari spanduk yang terpasang di tempat acara, Kemah Budaya ini sudah memasuki usia 15 tahun, nyaris seusia dengan umur mereka yang berkemah. Menarik dikulik, tema Kemah Budaya XV di Kabupaten Badung : “Sraddha Nirpachati” yang bermakna keteguhan hati yang tulus dalam memperkuat  keyakinan  luhur untuk  memperkuat  jati diri sebagai manusia Bali. Di bawah spanduk tertulis : “Tema  ini didedikasikan  kepada Ida Bagus Made Ari Segara” yang menggagas tema Kemah Budaya Kabupaten Badung Tahun 2026. Beliau adalah akademikus FIB Unud sekaligus kader pembina Budaya Provinsi Bali yang berasal  dari Gianyar. Sayangnya, beliau meninggal pada  Mei 2026, sebelum Kemah Budaya Badung digelar. Semoga beliau Manunggal ring Sangkan Paraning Dumadi.

Walaupun tema Kemah Budaya ini dikritik oleh Gusti Made Rai Dirga Arsana Putra, Bandesa Alitan Majelis Desa Adat (MDA)  Kecamatan Kuta Selatan, tidak mengurungkan niat remaja SMA ini untuk mundur setapak pun dari arena perkemahan. Menurutnya, sebaiknya tema menggunakan  Bahasa Bali, bukan Bahasa Kawi. Ia seraya mencontohkan ogoh-ogoh yang menjadi juara di Badung 2026, berjudul “Maguru Satua” dari Sekaa Teruna Tunas Mekar Banjar Umahanyar Penarungan Mengwi.

Terlepas dari kritik itu, saat Sarasehan Budaya yang berlangsung malam hari, 28 Juli 2026 ditengah dingin menyusup, peserta sangat antusias mengikuti. Bandesa Alitan MDA Kuta Selatan yang menjadi narasumber membeberkan sejarah Jimbaran hingga berdirinya Pura Ulun Swi  termasuk pantangan bagi mereka yang berkarya (sastra) tanpa mencantumkan nama sebagai pengarang.  Pernyataan itu memancing banyak pertanyaan  seputar tradisi dan keunikan Jimbaran dari peserta sebagai tanda tingginya rasa ingin tahu. Bandesa Alitan yang mantan Bandesa Jimbaran dengan cerdas menjawab pertanyaan peserta karena menguasai perkembangan sejarah Jimbaran sebelum  dan sesudah pariwisata booming hingga kini menjadi daerah destinasi wisata yang terkenal dengan kuliner ikan bakarnya. Ikan bakar Jimbaran tidak hanya ada di Bali, tetapi juga  di Jakarta dan Bandung.

Saya yang memandu diskusi, menambahkan kecenderungan karya seni (sastra) lama bersifat anonim karena karya itu dipandang milik komunal (bersama) sesuai dengan sifat masyarakat lama yang agraris. Saya mencontohkan lagu Ketut Garing, Dadong Dauh, Putri Cening Ayu, Meong-Meong. Semuanya tanpa pengarang. Agar tidak dicuri orang, Pemerintah Provinsi Bali dapat mendaftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI sebagai kekayaan nirbenda. Dengan cara itulah, seni budaya Bali diselamatkan dari plagiasi orang luar yang tidak bertanggung jawab.

Kegiatan Kemah Budaya yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti dengan antusias oleh peserta dari enam Kecamatan di Kabupaten Badung. Diisi dengan Keterampilan Budaya Bali : Ngulat Sengkui bagi laki-laki, membuat tamiang bagi perempuan, lomba berpakaian adat berpasangan ke Pura, Sarasehan Budaya, Lomba ngorta,  observasi lapangan dibagi tiga kelompok : Wawancara mendalam ke rumah tokoh masyarakat, Observasi  ke Pura Ulun Swi Jimbaran, dan Observasi ke Pantai Jimbaran. Menyaksikan mereka serius bertanya, mendengarkan, dan mencatat dalam observasi lapangan, mencerminkan kesungguhan belajar dengan kesadaran dan bermakna.  Dalam konteks pendekatan belajar, inilah yang disebut pembelajaran mendalam (deep learning aproach).

Antusiasme juga tampak saat mereka mendiskusikan dan merefleksikan hasil wawancaranya dalam kelompok. Dinamika kelompok hidup. Komunikasi berjalan santun.  Humanis. Parameter komunikasi dipraktikkan dengan baik. Etika dan estetika komunikasi mencerminkan kompetensi peserta. Secara keseluruhan, Kemah Budaya ini salah satu wadah  pembentukan SDM Bali Unggul sesuai dengan visi Nangun Sat Kerti Loka Bali. Seluruh peserta tampak bermental jengah malajah : semangat juang yang kuat, kompetitif, pantang menyerah, tidak mudah puas untuk memajukan diri. Semangat belajar sepanjang hayat.

Dari Kemah Budaya ini, banyak  hal yang didapat peserta. Pengalaman belajar yang baru, teman baru dari berbagai sekolah, membangun kekompakan kelompok, melatih kemandirian, kesempatan bertanya sebagai strategi belajar, bertemu tokoh adat dan budaya, mengenal lingkungan Jimbaran dengan dinamika dan tantangannya. Mereka juga mengenal sejarah Jimbaran masa lalu, kini, dan harapan nanti. Semua itu diperoleh peserta secara gratis ala pasraman. Duduk melingkar secara setara. Tanpa sekat antara yang dinobatkan sebagai narasumber dengan peserta. Model belajar demikian identik dengan cara Ki Hadjar Dewantara dalam tradisi Selasa Kliwonan yang digelar rutin setiap 35 hari di Perguruan Tamansiswa, tempo doeloe.

Kemah Budaya XV Badung ini dibuka dengan Tari Sekar Jepun dibawakan oleh peserta kemah mendapat sambutan hangat dari para undangan. Dalam sambutannya, I Komang Pande Daniawan selaku Koordinator Umum KPB (2026-2027) mengatakan Kemah Budaya XV ini diinisiasi untuk melunasi tiga janji Kader Budaya  :  Melestarikan budaya Bali, mendidik krama akan pentingnya  penguatan budaya, serta  menjaga nama baik diri dan lembaga. “Tiga janji utama saking Kader Pelestari Budaya inggih punika : ngelestariang budaya Bali, ngawerdiang krama  indik mabuatnyane pelestarian budaya, lan ngajegang parab  sane becik saking raga lan organisasi”, baos Daniawan sisya SMA Negeri 2 Kuta Utara.

Kristina, S.Pd. yang mewakili Koordinator Pembina KPB Bali, mengajak peserta dan undangan untuk bahu-membahu mengajegkan budaya Bali sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas menurut swadarma masing-masing. “Ketika masih SMA, dikukuhkan bersama 6 anggota sebagai KPB Provinsi Bali pada 2012, saya menanggung beban berat. Namun, saya nikmati prosesnya. Itulah yang menginspirasi saya untuk menjadikan kebudayaan sebagai dasar berpikir, berkata, dan bertindak. Kebudayaan mengalir dalam darah kita untuk mengambil keputusan strategis”,  demikian harapan Kristina sebagai senior kepada peserta  yang masih yunior duduk di bangku SMA.

Harapan Kristina, guru Biologi SMA Negeri 2 Kuta Selatan itu didukung oleh Drs. I Wayan Bengkur, petajuh Bandesa Desa Adat Jimbaran. “Kami mendukung kegiatan Kemah Budaya XV di Banjar Menega Jimbaran. Bila ada hal-hal yang diperlukan, silakan datang ke Sekretariat Desa Adat Jimbaran. Untuk memperkuat jati diri manusia Bali, kita perlu memperkuat budayanya. Kami akan all out untuk itu di tengah turbulensi budaya, lebih-lebih di Jimbaran kini.  Salam Budaya ; Lestarikan !”, tandas petajuh Bandesa Jimbaran mewakili Bandesa yang berhalangan hadir seraya membuka Kemah Budaya dengan Pemukulan Gong didampingi panitia dan Perwakilan Balai Pelestari Budaya Provinsi Bali.

Secara keseluruhan Kemah Budaya selama tiga hari di Jimbaran berjalan lancar. Sebelum penutupan, diumumkan Juara Lomba yang digelar selama Kemah berlangsung. Juara Umum 1 SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Juara Umum 2 SMA Negeri 1 Kuta Utara, dan Juara Umum 3 SMA Negeri 2 Kuta.  Kemah  ditutup oleh Dewa Eka selaku pembina. “Secara keseluruhan, Kemah Budaya XV di Kabupaten Badung berjalan lancar berkat panitia yang siaga dan solid bergerak. Saya berharap Kemah Budaya ke depan berdampak langsung dengan hasil karya nyata untuk pelestarian budaya khususnya di Badung. Selanjutnya, jalinan silaturahmi ini jangan sampai putus. Tingkatkan kolaborasi sebagai Kader Penggerak Budaya”, kata Dewa Eka seraya menyatakan Kemah Budaya XV Kabupaten Badung ditutup secara resmi.

Peserta Kemah Budaya XV Badung pulang membawa berita dan cerita indah berbaur sedih, mungkin. Namun, pengalaman berharga ini tetap milik mereka yang mengalami prosesnya. Pendidikan adalah proses menjadi. Tidak sekali jadi, Tidak lalah tabia, begitu digigit terasa pedasnya. Pendidikan adalah investasi jangka panjang, nikmatnya hasil setelah puluhan tahun. Begitulah, Pendidikan yang berkebudayaan dengan akar kuat berkat Kemah Budaya yang memberdayakan. Kemah Budaya adalah ajang penguatan SDM Bali Unggul.

Sayangnya, KPB belum terbentuk di semua Kabupaten/Kota se-Bali. KPB yang belum terbentuk adalah Buleleng, Bangli, Klungkung, dan Karangasem. KPB yang sudah terbentuk dan aktif bergerak adalah Badung, Denpasar, Tabanan, Gianyar, dan Jembrana. “Diperlukan mental baja dengan semangat menyala untuk pembentukan KPB di masing-masing Kabupaten/Kota. Apalagi organiasi ini bersifat independen. Diperlukan orang-orang yang sungguh-sungguh untuk mengabdi pada kebudayaan”, kata Kristina yang sudah 15 tahun berperan aktif sebagai KPB Provinsi Bali.

Salam Budaya ; Lestarikan !

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

Next Post

Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

Buku "Under the Spell of the Batur Volcano" Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Karnaval dan Kemacetan Sosial
Esai

Karnaval dan Kemacetan Sosial

ADA sesuatu yang terasa ganjil setiap kali bulan Agustus tiba. Bendera Merah Putih berkibar di depan rumah, umbul-umbul menghiasi gang,...

by Ahmad Fatoni
August 24, 2026
“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup
Ulas Rupa

“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup

PADA tahun 2023, terdapat sebuah pameran seni rupa yang mengangkat tentang laut dan ekosistemnya. Pameran tersebut berjudul “Surya Segara Rupa”...

by Savitri Sastrawan
August 24, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [6]: Algoritma sebagai Kurator yang Tak Pernah Membaca

ADA satu paradoks yang jarang diucapkan dalam diskusi tentang ekosistem sastra digital, bahwa kurator terbesar sastra Indonesia hari ini adalah...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih
Ekonomi

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih

PELAKSANAAN Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan...

by tatkala
August 24, 2026
Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas
Opini

Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dulu sering dianggap seperti menembus gerbang prestise akademik. Seleksinya ketat, persaingannya tinggi, dan keberhasilannya sering...

by I Kadek Adhi Dwipayana
August 24, 2026
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah
Ulas Pentas

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

by Yanik Parta
August 24, 2026
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan
Pendidikan

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo
Pop

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma
Esai

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
Telenovela
Esai

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

by Angga Wijaya
August 24, 2026
Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini
Kritik Seni

Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini

“Everybody In Bali Seems to be an artist” Kutipan itu persis terlontar 89 tahun lalu dari Miguel Covarrubias. Seorang seniman...

by Made Chandra
August 24, 2026
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co