24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
October 3, 2026
in Kuliner
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

elajar bersama Chef Simon Tailpied di acara Cooking Demonstration: Chicken Ballotine with Mushroom Farce rangkaian Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026 | Foto: AF Bali

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian dari keterampilan yang perlu dikuasai calon tenaga profesional di bidang kuliner. Hal tersebut dipelajari sekitar 40 mahasiswa Politeknik Pariwisata Bali melalui demonstrasi memasak bersama Chef Simon Tailpied pada Jumat (25/9).

Kegiatan bertajuk Cooking Demonstration: Chicken Ballotine with Mushroom Farce berlangsung di Poltekpar Bali, Jalan Dharmawangsa, Benoa, Badung. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026 di Bali yang diselenggarakan oleh Alliance Française Bali (AF Bali).

Chef Simon Tailpied sendiri merupakan juru masak asal Prancis yang telah lama membangun pengalaman profesionalnya di bidang hospitality dan kuliner di Indonesia. Ia menempuh pendidikan Hotel & Catering dengan spesialisasi kitchen di École Hôtelière Sainte-Thérèse di La Guerche-de-Bretagne, Prancis, sebelum melanjutkan pendidikan Bachelor dan Master di bidang Hotel Management dan International Tourism Hospitality Management di Vatel Nîmes.

Chef Simon Tailpied di acara Cooking Demonstration: Chicken Ballotine with Mushroom Farce rangkaian Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026 | Foto: AF Bali

Pengalamannya di dunia kuliner mencakup sejumlah posisi di Jakarta, termasuk sebagai Head Chef dan Executive Sous Chef. Pengalaman tersebut membuat sesi di Poltekpar Bali tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenal teknik memasak, tetapi juga melihat bagaimana keterampilan dapur diterapkan dalam lingkungan kerja profesional.

Program Penguatan di Luar Kelas

Bagi Poltekpar Bali, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk memperluas pengalaman mahasiswa di luar pembelajaran di kelas. Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes., Direktur Politeknik Pariwisata Bali, mengatakan bahwa paparan terhadap teknik memasak dari praktisi internasional dapat membantu mahasiswa mengenal masakan Prancis sekaligus membuka perspektif mereka terhadap teknik kuliner global.

“Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam mengenal masakan Prancis, sekaligus memberi kesempatan untuk mengeksplorasi teknik-teknik global dan melakukan pertukaran budaya. Paparan internasional seperti ini penting untuk memperluas perspektif mahasiswa dalam menghadapi industri, sehingga pembelajaran mereka tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas,” ujar beliau.

Chef Simon Tailpied di acara Cooking Demonstration: Chicken Ballotine with Mushroom Farce rangkaian Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026 | Foto: AF Bali

Menurutnya, pengalaman seperti ini juga dapat menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa sebelum menjalani program magang, baik di dalam maupun luar negeri. Poltekpar Bali memiliki program magang yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kerja langsung, termasuk melalui program ARIF (Apprentissage Restauration Indonesia-France).

Dua mahasiswa Poltekpar Bali, Ailsa Fitra Amanda dan Leony Tita Dwi Anggraheni, sebelumnya telah mengikuti program magang di Prancis melalui ARIF. Pengalaman tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana kerja sama pendidikan dan pertukaran antara Indonesia dan Prancis dapat membuka pengalaman profesional bagi mahasiswa.

Dari Ayam Menjadi Ballotine

Hidangan yang dipilih dalam demonstrasi ini adalah Chicken Ballotine with Mushroom Farce, yaitu olahan ayam yang dibentuk menjadi gulungan dan diisi dengan mushroom farce, atau isian berbahan dasar jamur. Teknik ini membutuhkan ketelitian sejak tahap persiapan karena ayam perlu dibentuk dan digulung dengan rapi agar isian tetap berada di dalam dan hasil akhirnya memiliki bentuk yang baik.

Chef Simon memperlihatkan tahapan tersebut kepada peserta secara langsung. Setelah bagian ayam dipersiapkan, isian jamur ditempatkan di bagian tengah sebelum ayam digulung dan dibentuk menjadi ballotine. Proses berikutnya membutuhkan perhatian pada bentuk dan kematangan agar bagian luar dan bagian dalam matang dengan baik.

Belajar bersama Chef Simon Tailpied di acara Cooking Demonstration: Chicken Ballotine with Mushroom Farce rangkaian Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026 | Foto: AF Bali

Bagi mahasiswa kuliner, proses tersebut memberikan gambaran bahwa satu hidangan dapat melibatkan beberapa keterampilan sekaligus. Ketelitian saat mempersiapkan bahan, kemampuan menjaga bentuk, serta pengaturan proses memasak menjadi bagian yang sama pentingnya dengan rasa akhir hidangan.

Cooking demo kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik penyajian. Setelah hidangan selesai dimasak, peserta mendapat kesempatan untuk melihat bagaimana Chicken Ballotine dipotong dan disusun di atas piring. Mereka juga berkesempatan melakukan plating dengan memperhatikan komposisi dan tampilan hidangan sebelum disajikan.

Sesi ditutup dengan degustation, ketika peserta mencicipi hidangan yang telah dibuat bersama. Pengalaman mencicipi tersebut menjadi bagian penting dari proses belajar karena mahasiswa dapat melihat hubungan antara teknik pengolahan, tekstur, rasa, dan tampilan dalam satu hidangan.

Belajar dari Profesional

Kehadiran Chef Simon di Poltekpar Bali menjadi bagian dari upaya mempertemukan pendidikan vokasi dengan pengalaman langsung dari praktisi kuliner. Melalui demonstrasi seperti ini, mahasiswa dapat mengenal teknik dan praktik kerja yang dapat mereka temui ketika memasuki industri hospitality.

Dorottya Putri Gultom, salah satu mahasiswa yang mengikuti kegiatan, mengatakan bahwa ia menikmati cara Chef Simon menjelaskan setiap bahan dan proses secara rinci.

Para peserta Cooking Demonstration: Chicken Ballotine with Mushroom Farce rangkaian Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026 | Foto: AF Bali

“Saya sangat menikmati kegiatannya karena chef menjelaskan semua bahan yang digunakan dengan sangat rinci. Di akhir kami juga bisa mencicipinya, jadi kami bisa melihat dari proses yang dijelaskan seperti apa hasil akhirnya. Saya juga senang karena chef bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Dari sini saya bisa melihat bagaimana chef bekerja dengan efisien dan menguasai dapur,” ujar Dorottya.

Pengalaman serupa dirasakan Alexandra Joanna Aswinabawa. Menurutnya, cara Chef Simon menjelaskan setiap tahap membuat materi yang disampaikan lebih mudah dipahami, termasuk bagi peserta yang tidak berasal dari sekolah vokasi kuliner.

“Saya sangat amazed karena chef menjelaskan semuanya dengan sangat detail dan straight to the point. Saya bukan dari vocational school, jadi cara beliau menjelaskan membuat materi yang disampaikan sangat jelas dan mudah dipahami,” kata Alexandra.

Bagi mahasiswa, kesempatan bertemu langsung dengan chef dan melihat proses memasak dari dekat memberikan pengalaman yang berbeda dari sekadar mempelajari resep. Mereka dapat mengamati cara kerja di dapur, bertanya mengenai teknik yang digunakan, mencoba menyajikan hidangan, dan kemudian mencicipi hasilnya.

Hasil karya para peserta Cooking Demonstration: Chicken Ballotine with Mushroom Farce rangkaian Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026 | Foto: AF Bali

Rendez-vous Rasa 2026 menjadi salah satu bentuk pertukaran pengetahuan gastronomi antara Prancis dan Indonesia. Gastronomi tidak hanya diperkenalkan melalui makanan yang selesai disajikan, tetapi melalui proses, keterampilan, dan orang-orang yang membuatnya.

Kegiatan di Poltekpar Bali menjadi kegiatan kedua dalam rangkaian Rendez-vous Rasa 2026 di Bali, setelah A Taste of French: The Art of Cheese pada 24 September. Rangkaian berikutnya akan berlanjut dengan French for Hospitality: Taste, Talk & Connect di LSPR Bali pada 28 September, kemudian kegiatan pastry, film, dan cheese tasting & pairing hingga 3 Oktober 2026.

Informasi lengkap mengenai rangkaian kegiatan tersedia di www.rendezvousrasa.com.[T]

Sumber/Penulis: Rilis/Rusdy Ulu
Editor: Jaswanto

Tags: AF BaliAlliance Française BaliChef Simon TailpiedPoliteknik Pariwisata BaliRendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

Next Post

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan

by Rusdy Ulu
October 8, 2026
0
Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan

BAGI orang Indonesia, keju bukan makanan yang hadir setiap hari di meja makan. Karena itu, ketika dua belas peserta berkumpul...

Read moreDetails

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938

by Wahyu Mahaputra
September 28, 2026
0
Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938

CUKUP dengan uang tiga ribu rupiah saja, segelas penuh minuman es santan yang creamy dan menyegarkan sudah bisa mengalir di...

Read moreDetails

Maklor dan Cilor, Jajanan Jadul yang Bertahan di Tikungan Jalan Merak Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
September 4, 2026
0
Maklor dan Cilor, Jajanan Jadul yang Bertahan di Tikungan Jalan Merak Singaraja

MATAHARI pagi belum genap sejengkal naik ketika sebuah gerobak biru berhenti di pinggir Jalan Merak, Singaraja. Di belakangnya, truk-truk besar...

Read moreDetails

Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

by Nyoman Budarsana
September 1, 2026
0
Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

UDARA pagi terasa panas ketika rangkaian Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 memasuki penghujung acara. Usai menutup festival,...

Read moreDetails

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

by Tri Nugroho Adi
August 9, 2026
0
Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

"BU, kulo mung mbekto kuluban godhong kates nggih? Lha ya mung niku sing wonten teng  nggriyo ." (Bu, saya hanya...

Read moreDetails

Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

by Jaswanto
June 17, 2026
0
Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

“BECEK lagi, becek lagi,” keluh istri saya setiap kali menghadiri hajatan di kampung—entah pernikahan, tujuh bulanan, kematian, sedekah bumi, khitanan,...

Read moreDetails

Serangga dalam Piring Makan Kita

by Jaswanto
April 25, 2026
0
Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

Read moreDetails

Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
April 12, 2026
0
Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

MATAHARI baru saja mengintip di ufuk timur Kota Singaraja. Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WITA, namun denyut nadi di Jalan...

Read moreDetails

Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

by Jaswanto
April 2, 2026
0
Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

“BELAJAR jualan dari ibu.” Kalimat itu meluncur begitu saja dari sosok perempuan yang sedang berdiri di belakang lapak dagangannya. Pagi...

Read moreDetails
Next Post
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co