14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Perjumpaan dengan Bayangan yang Hilang

Surya Gemilang by Surya Gemilang
September 15, 2019
in Cerpen
Perjumpaan dengan Bayangan yang Hilang

Foto ilustrasi: Pameran Tunggal Nyoman Erawan Shadow Dance 3 -- Monolog Rupa Dasa Muka, Festival Monolog Bali 100 Putu Wijaya, 28 Oktober 2017, di Bentara Budaya Bali (Foto: Rudi Waisnawa)

Cerpen: Surya Gemilang

____

Pagi ini saya tak bisa bercermin gara-gara bayangan saya menghilang. Di cermin, saya hanya melihat dinding putih serta tiruan lukisan The Scream yang menjadi latar belakang tubuh saya. Saya jadi amat kesusahan untuk berdandan, padahal saya mesti cepat-cepat berangkat ke sebuah kafe untuk berkencan.

Saat berjalan kaki menuju kafe, saya sempat berhenti di pinggir jalan untuk memeriksa selokan; di airnya, saya juga tak melihat bayangan diri saya. Saya sempat pula menatap kaca etalase sebuah toko lekat-lekat, tapi sama sekali tak saya dapati bayangan saya terpantul di sana. Begitu juga saat saya memandangi spion kendaraan-kendaraan yang diparkir di pinggir jalan pun mata orang-orang yang menyapa saya.

Apakah bayangan memang bisa pergi—dan kembali—sewaktu-waktu, sesuai kehendak sang bayangan? Apakah bayangan memiliki semacam masa kedaluwarsa atau semacam nyawa yang tak menjadi satu dengan nyawa yang menghidupi raga kita? Ah, persetan dengan bayangan. Apa yang membuat saya waswas sekarang bukanlah bayangan yang hilang, melainkan bagus atau tidaknya dandanan saya—dan untuk memastikan itu, saya harus memeriksa bayangan saya di cermin! Kalau dandanan saya jelek, bagaimana reaksi lelaki yang akan saya kencani itu?

Tidak, saya tidak sedang membicarakan soal cinta. Hanya kencan. Jadi, Anda tak bisa menghibur saya dengan kalimat, “Kalau lelaki itu memang mencintai Anda, ia tak akan mempermasalahkan dandanan Anda yang kacau.” Saya bahkan belum pernah berjumpa dengan lelaki tersebut; sejauh ini kami hanya berkomunikasi via aplikasi kencan.

Akhirnya saya tiba di depan kafe itu. Melalui kaca jendela yang amat besar, saya melihat lelaki yang akan saya kencani sudah menghuni salah satu meja. Wajah tampan itu sesuai dengan foto yang dipajangnya di aplikasi kencan.

Bagaimana jika dandanan saya jelek? Bagaimana jika, menurutnya, wanita yang ideal adalah wanita yang mempunyai bayangan?

Tahu-tahu saya mendengar ada yang tertawa. Rupanya tawa itu berasal dari seorang pria yang berdiri di samping pintu masuk kafe: si Doorman. Ia langsung membuang muka begitu saya membalas tatapannya, tanpa membuang tawanya.

“Apa yang lucu dari saya, heh?!”

Tawa si Doorman seketika lenyap. Ia menunduk dengan wajah pucat.

Saya mendekatinya. “Anda menertawakan saya, bukan?”

“Maaf, Nona. Maaf …. Saya memang tak terbiasa menahan tawa.” Suaranya bergetar.

“Apa yang lucu dari saya?”

 “Hmm … anu ….”

 “Apa dandanan saya lucu?!”

 Si Doorman mengangguk.

 “Terima kasih.”

 “Lho? Anda, kok, malah berterima kasih pada saya.”

 “Lupakan saja. Apa Anda bisa membantu memperbaiki dandanan saya?”

 “Ah, saya tak pernah mempelajari dandanan perempuan, Nona. Apa Nona tak bisa berdandan sendiri? Eh, kok, saya malah bertanya demikian, ya? Padahal jawabannya sudah jelas sekali.” Ia lantas tertawa, dan baru melanjutkan kalimatnya setelah saya menamparnya. “Maafkan tawa saya, Nona. Kalau Nona hendak memperbaiki dandanan, sebaiknya Nona pergi ke salon yang ada di sana.” Ia menunjuk ke suatu arah.

Begitu saya hendak menyeberang ke salon, sekonyong-konyong saya melihat mantan kekasih saya melintas di depan pintu salon tersebut bersama … diri saya sendiri. Itu pastilah bayangan saya! Ah, tapi benarkah itu bayangan saya? Atau sebenarnya itu adalah wanita lain yang kebetulan berpakaian sama seperti saya?

Baiklah, saya tidak akan berteriak, “Hei! Kembalikan bayanganku!” dan berlari ke arahnya—seperti yang semula saya rencanakan. Saya akan mengikuti mereka berdua diam-diam, ke mana pun mereka pergi, hingga saya mendapatkan kepastian soal “wanita” itu.

Saya mengikuti mereka dengan amat sabar, sabar, sabar, hingga saya begitu yakin bahwa ia adalah bayangan saya karena, saat mereka melintas di depan etalase sebuah toko, di kacanya saya tak melihat bayangan wanita itu di samping bayangan mantan kekasih saya! Bukankah bayangan memang tak mempunyai bayangan? Saya pun meneriaki mantan kekasih saya, sehingga ia dan bayangan saya berlari terbirit-birit.

Akhirnya, mereka berdua masuk ke rumah mantan kekasih saya dan terdengar bunyi klak yang menandakan pintu dikunci dari dalam. Pintu yang dikunci bukanlah masalah buat saya; saya pun berlari kencang, melompat setinggi mungkin, dan menabrak kaca jendela rumahnya hingga pecah. Maka, mendaratlah saya di sebuah ruangan yang setiap sisi dinding, petak lantai, dan langit-langitnya terbuat dari cermin. Ini adalah ruangan segi sembilan yang tak pernah saya jumpai saban bertamu kemari sebelum-sebelumnya, saat saya dan mantan kekasih saya belum putus!

Anda tahu apa yang lucu? Di sini, saya melihat bayangan saya di mana-mana! Dan, keberadaan banyak bayangan itu membuat saya, entah kenapa, merasa sedemikian takut. Saya merasa mereka tampak seperti sepasukan musuh yang menyamar menjadi bayangan-bayangan saya, yang telah mengepung saya, yang bisa membunuh saya kapan saja.

Saya berpikir untuk melompat keluar dari ruangan ini melalui jendela yang saya gunakan untuk masuk. Namun, jendela itu telah lenyap. Begitu pula pecahan-pecahan kacanya yang tadi terserak di lantai dan menggores tubuh saya. Di titik di mana seharusnya jendela itu berada, kini hanya terlihat dinding-cermin yang rata!

Anda tahu apa lagi yang lebih lucu? Ternyata, dandanan saya sangat bagus! Semestinya saya langsung masuk ke kafe itu, dan pria yang akan saya kencani pasti sangat menyukai dandanan saya. Si Doorman pasti berbohong; ia pasti telah bekerja sama, sedemikian rupa, dengan mantan kekasih saya untuk menggiring saya kemari. Jelas saya telah dibodoh-bodohi!

Semestinya saya tak memedulikan bayangan saya yang hilang! [T]

Tags: Cerpen
Share111TweetSendShareSend
Previous Post

Film “Dua Garis Biru”, Edukasi dalam Adaptasi

Next Post

Mengangkat Kuliner Bali ke Dapur Mancanegara

Surya Gemilang

Surya Gemilang

Lahir di Denpasar, 21 Maret 1998. Antologi cerpen tunggal pertamanya berjudul Mengejar Bintang Jatuh (2015). Tulisan-tulisannya yang lain dapat dijumpai di lebih dari delapan antologi bersama dan sejumlah media massa.

Related Posts

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
0
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

Read moreDetails

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
0
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

Read moreDetails

Lelaku Daun Jati Terakhir | Cerpen Nur Kamilia

by Nur Kamilia
September 6, 2026
0
Lelaku Daun Jati Terakhir | Cerpen Nur Kamilia

MUSIM kemarau di kampung kami tidak datang dengan membawa angin kering atau debu jalanan yang mengepul. Ia datang lewat suara...

Read moreDetails

Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri

by Nanda Gayatri
September 5, 2026
0
Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri

GENDING. Namanya didendangkan berulang kali di sudut-sudut perkumpulan warga di kompleks perumahan tempat aku tinggal. Ada yang bilang ia adalah...

Read moreDetails

Surat dari Pulau Seberang | Cerpen Ari Murdimanto

by Ari Murdimanto
August 30, 2026
0
Surat dari Pulau Seberang | Cerpen Ari Murdimanto

Sahabatku, Di tempatku yang baru kini, jauh dari pelukan kabut tebal dan wangi dupa Hyang Dwipa, aku sering duduk terdiam...

Read moreDetails

Sosok Misterius  |  Cerpen Asmaran Dani

by Asmaran Dani
August 16, 2026
0
Sosok Misterius  |  Cerpen Asmaran Dani

WARGA di Jalan XXX dibuat gempar sosok lelaki yang seperti sedang melakukan meditasi selama berbulan-bulan. Lelaki itu menghabiskan waktu dengan...

Read moreDetails

Di Balik Kamar 28 | Cerpen Khairul A. El Maliky

by Khairul A. El Maliky
June 28, 2026
0
Di Balik Kamar 28 | Cerpen Khairul A. El Maliky

HUJAN di Surabaya malam itu turun bukan sekadar membasahi aspal, melainkan seolah ingin menghapus jejak darah yang tumpah di lantai...

Read moreDetails

Serabi Semar | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro

by Sri Romdhoni Warta Kuncoro
June 26, 2026
0
Serabi Semar | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro

SETELAH perang Baratayudha Jayabinangun rampung dan darah terakhir mengering di padang Kurusetra, Semar menanggalkan pakaian pamomong para ksatria. Ia tidak...

Read moreDetails

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

by Asmaran Dani
June 21, 2026
0
Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

Read moreDetails

Barong yang Memakan Tuan | Cerpen Aksara Caramellia

by Aksara Caramellia
June 20, 2026
0
Barong yang Memakan Tuan | Cerpen Aksara Caramellia

DARAH itu bukan milik kurban, melainkan milik kesabaran yang sudah lama membusuk di bawah tapel kayu pulai. Sejak kecil aku...

Read moreDetails
Next Post
Mengangkat Kuliner Bali ke Dapur Mancanegara

Mengangkat Kuliner Bali ke Dapur Mancanegara

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co