30 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
July 20, 2026
in Khas
Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

KALA itu, pada hari keempat Ignite Fest, Kamis, 16 Juli 2026, kawasan di depan aula hingga halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) dipenuhi stan-stan pameran. Di hadapan warga sekolah, murid-murid baru untuk pertama kalinya mempresentasikan hasil karya mereka sebagai bagian dari perjalanan awal menjadi keluarga besar Kesbam.

Pameran tersebut merupakan salah satu rangkaian Ignite Fest Kesbam 2026, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Seluruh murid baru yang terbagi ke dalam 14 kelompok menampilkan hasil proyek mengolah barang bekas menjadi produk bernilai guna. Ada yang membuat pot bunga, tempat sampah, pajangan, keset, tas, tempat penyimpanan, hingga berbagai kerajinan lain. Setiap kelompok tidak hanya memamerkan hasil karya, tetapi juga mempresentasikan proses kreatifnya di hadapan tim penilai dan para pengunjung.

Suasana semakin hidup ketika warga sekolah mulai berkeliling mengunjungi setiap stan. Tidak hanya melihat hasil akhir, para pengunjung dan tim penilai juga mengajukan berbagai pertanyaan mengenai bahan yang digunakan, tingkat kesulitan, hingga manfaat produk dalam kehidupan sehari-hari. Masing-masing anggota kelompok bergantian menjadi presenter, menjelaskan konsep sekaligus menjawab pertanyaan dari tim penilai maupun pengunjung dengan percaya diri.

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Bagi sebagian murid baru, kegiatan ini menjadi pengalaman berbeda dibandingkan masa pengenalan lingkungan sekolah pada umumnya. Mereka tidak hanya menjadi peserta yang menerima materi, tetapi juga diberi ruang untuk berkarya, berdiskusi, menyelesaikan masalah bersama kelompok, lalu mempertanggungjawabkan hasilnya melalui presentasi.

Di salah satu stan, sebuah pot tanaman dengan desain bergambar sapi berhasil menarik perhatian banyak pengunjung. Pot tersebut dipadukan dengan tanaman hias sehingga dapat digunakan untuk mempercantik ruangan maupun halaman. Di stan lain, tampak berbagai kerajinan berbahan limbah tekstil disusun rapi, memperlihatkan bagaimana bahan-bahan yang tidak lagi digunakan dapat memiliki fungsi baru.

Sementara itu, beberapa kelompok lain menampilkan alat dan wadah hasil modifikasi dari bahan bekas. Mereka menjelaskan bagaimana proses perancangan dilakukan mulai dari menentukan konsep, memilih material, hingga menyusun produk agar memiliki nilai guna. Setiap presentasi berlangsung santai, tetapi tetap menunjukkan keseriusan para peserta dalam menyampaikan hasil kerja mereka.

Sesi penilaian karya dalam pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Salah seorang peserta, sebut saja Novi (bukan nama sebenarnya), mengaku sempat merasa gugup karena harus mempresentasikan hasil karya di depan guru dan banyak pengunjung.

“Melalui proyek ini, kami belajar bekerja sama, berdiskusi, dan berani menjelaskan hasil karya di depan banyak orang. Rasanya bangga karena apa yang kami buat mendapat apresiasi dari guru dan teman-teman,” ujarnya.

Ketua Panitia OSIS, Putu Dihari Purnama, mengatakan bahwa pameran sengaja dirancang agar murid baru memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Kami ingin Ignite Fest menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan. Pameran ini membuktikan bahwa setiap murid memiliki potensi yang berbeda. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar bahwa sekolah bukan hanya tempat menerima pelajaran, tetapi juga tempat mengembangkan kreativitas, keberanian, dan kolaborasi.”

Konsep tersebut sejalan dengan semangat Ignite Fest yang tahun ini menjadi wajah baru pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar. Untuk pertama kalinya, MPLS dikemas dalam bentuk festival bertajuk ‘Ignite Fest (Igniting Health-Heroes Generation Festival)’ yang berlangsung selama lima hari, 13–17 Juli 2026. Sebanyak 289 murid baru mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri sejak awal mereka memasuki dunia pendidikan di Kesbam.

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Nama Ignite dipilih sebagai simbol menyalakan semangat baru. Melalui slogan “Spark Your Light, Own Your Future”, setiap murid diajak menemukan potensi terbaik dalam dirinya sekaligus berani menentukan masa depan. Seluruh kegiatan juga berpijak pada tema “RAMAH (Responsif, Adaptif, Mandiri, Aktif, dan Harmonis) di Era Society 5.0”, yang menjadi nilai dasar dalam membentuk karakter murid baru.

Karena itulah, pameran bukan sekadar ajang memamerkan hasil karya. Di balik setiap produk terdapat proses berpikir, berdiskusi, berkolaborasi, hingga keberanian menyampaikan ide di hadapan orang lain. Semua pengalaman tersebut menjadi bekal awal yang bermakna tinimbang hanya mengenal ruang kelas atau tata tertib sekolah.

Ketua Panitia Guru, Kompiang Merta Yasa, S.Pd., juga menegaskan bahwa konsep festival dipilih agar murid baru menjalani MPLS dalam suasana menyenangkan. Dengan pendekatan lebih interaktif, proses adaptasi diharapkan berlangsung lebih alami sehingga peserta dapat mengenal lingkungan sekolah tanpa rasa canggung maupun tertekan.

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Menjelang berakhirnya kegiatan, satu per satu juri menyelesaikan penilaian di seluruh stan. Meski ada kelompok yang keluar sebagai pemenang, semangat kebersamaan tetap terasa di antara para peserta. Mereka saling mengunjungi stan lain, memberikan apresiasi, sekaligus bertukar cerita mengenai proses pembuatan karya masing-masing.

Pada akhirnya, pameran tersebut menjadi lebih dari sekadar proyek. Ia menjadi ruang perjumpaan pertama bagi para murid baru untuk menunjukkan bahwa setiap orang memiliki cara masing-masing dalam berkarya. Dari barang bekas yang disulap menjadi produk bernilai guna, lahir pula pelajaran tentang kepedulian terhadap lingkungan, kerja sama, komunikasi, dan keberanian tampil di depan publik.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Tags: PendidikanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Genesis: Rahim Bumi, Rahim Kehidupan —[Membaca Karya Keramik Ida Ayu Gede Artayani]

Next Post

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails
Next Post
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Perkara Anarkis dan Anarkistis
Bahasa

Perkara Anarkis dan Anarkistis

Pernahkah Anda berpikir bahwa kata anarkis dan anarkistis itu sama saja? Walaupun kedua kata anarkis dan anarkistis sudah banyak ditulis,...

by I Made Sudiana
August 30, 2026
Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?
Esai

Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?

SAYA memiliki seorang keponakan perempuan, ia kini memasuki umur 5 tahun. Beberapa bulan terakhir keponakan saya mulai belajar membaca, menggabungkan...

by Teguh Wahyu Pranata,
August 30, 2026
Surat dari Pulau Seberang | Cerpen Ari Murdimanto
Cerpen

Surat dari Pulau Seberang | Cerpen Ari Murdimanto

Sahabatku, Di tempatku yang baru kini, jauh dari pelukan kabut tebal dan wangi dupa Hyang Dwipa, aku sering duduk terdiam...

by Ari Murdimanto
August 30, 2026
Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas
Puisi

Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

Air di Daun Talas seberapa waktu bertahanair di daun talas dapat menerimakenyataan demi kenyataan tarian anginlantai licin dan tetabuhan riuhtanpa...

by Supali Kasim
August 30, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [8]: Ketika AI Ikut Menulis: Kata-kata Tanpa Manusia

SETIAP era memiliki ancamannya masing-masing terhadap proses berpikir yang dalam. Pada masa otoritarianisme, ancamannya adalah sensor. Negara menentukan apa yang...

by Andre Syahreza
August 30, 2026
Apa yang (Sebaiknya) Kita Bicarakan saat Membicarakan Masa Depan Transportasi Publik di Bali?
Esai

Apa yang (Sebaiknya) Kita Bicarakan saat Membicarakan Masa Depan Transportasi Publik di Bali?

KAMI duduk di ruangan auditorium. Di atas panggung, seorang moderator memandu diskusi dengan empat orang narasumber yang secara bergantian memaparkan...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 30, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Demo Kok Cepat Pulang? Jangan-Jangan Kita Gagal Paham Soal Demonstrasi

Ada yang kecewa setelah massa aksi AMPB dari Pati bubar. “Baru juga datang, kok sudah pulang?”  Komentar semacam itu berseliweran...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 30, 2026
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri
Pameran

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

by Satria Aditya
August 30, 2026
Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan
Esai

Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan

MAKANAN sehari-hari yang kita konsumsi tentu tidak hadir begitu saja di atas meja makan kita. Sepiring nasi tidak lahir begitu...

by Muhammad Farras Hanif
August 29, 2026
Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana
Ulas Rupa

Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana

PADA tulisan kali ini, saya ingin menekuni proses kreatif karya rupa Putu Fajar Arcana yang bagi saya cukup menarik. Pasalnya,...

by Hartanto
August 29, 2026
Telenovela
Esai

Sebelum Bali Dituduh Rasis, Ada Seorang Ibu yang Sedang Makan

SEBELUM Bali dituduh rasis, ada seorang ibu yang sedang makan. Kalimat itu mungkin terdengar terlalu sederhana untuk sebuah perkara yang...

by Angga Wijaya
August 29, 2026
Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar
Pendidikan

Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

DENPASAR | TATKALA.CO -- Duta Bahasa Provinsi Bali menyerahkan Model Pembelajaran Serasi (Strategi Berbasis Multimodal bagi Disabilitas Rungu untuk Menyusun...

by Rusdy Ulu
August 29, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co