21 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
July 20, 2026
in Khas
Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

KALA itu, pada hari keempat Ignite Fest, Kamis, 16 Juli 2026, kawasan di depan aula hingga halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) dipenuhi stan-stan pameran. Di hadapan warga sekolah, murid-murid baru untuk pertama kalinya mempresentasikan hasil karya mereka sebagai bagian dari perjalanan awal menjadi keluarga besar Kesbam.

Pameran tersebut merupakan salah satu rangkaian Ignite Fest Kesbam 2026, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Seluruh murid baru yang terbagi ke dalam 14 kelompok menampilkan hasil proyek mengolah barang bekas menjadi produk bernilai guna. Ada yang membuat pot bunga, tempat sampah, pajangan, keset, tas, tempat penyimpanan, hingga berbagai kerajinan lain. Setiap kelompok tidak hanya memamerkan hasil karya, tetapi juga mempresentasikan proses kreatifnya di hadapan tim penilai dan para pengunjung.

Suasana semakin hidup ketika warga sekolah mulai berkeliling mengunjungi setiap stan. Tidak hanya melihat hasil akhir, para pengunjung dan tim penilai juga mengajukan berbagai pertanyaan mengenai bahan yang digunakan, tingkat kesulitan, hingga manfaat produk dalam kehidupan sehari-hari. Masing-masing anggota kelompok bergantian menjadi presenter, menjelaskan konsep sekaligus menjawab pertanyaan dari tim penilai maupun pengunjung dengan percaya diri.

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Bagi sebagian murid baru, kegiatan ini menjadi pengalaman berbeda dibandingkan masa pengenalan lingkungan sekolah pada umumnya. Mereka tidak hanya menjadi peserta yang menerima materi, tetapi juga diberi ruang untuk berkarya, berdiskusi, menyelesaikan masalah bersama kelompok, lalu mempertanggungjawabkan hasilnya melalui presentasi.

Di salah satu stan, sebuah pot tanaman dengan desain bergambar sapi berhasil menarik perhatian banyak pengunjung. Pot tersebut dipadukan dengan tanaman hias sehingga dapat digunakan untuk mempercantik ruangan maupun halaman. Di stan lain, tampak berbagai kerajinan berbahan limbah tekstil disusun rapi, memperlihatkan bagaimana bahan-bahan yang tidak lagi digunakan dapat memiliki fungsi baru.

Sementara itu, beberapa kelompok lain menampilkan alat dan wadah hasil modifikasi dari bahan bekas. Mereka menjelaskan bagaimana proses perancangan dilakukan mulai dari menentukan konsep, memilih material, hingga menyusun produk agar memiliki nilai guna. Setiap presentasi berlangsung santai, tetapi tetap menunjukkan keseriusan para peserta dalam menyampaikan hasil kerja mereka.

Sesi penilaian karya dalam pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Salah seorang peserta, sebut saja Novi (bukan nama sebenarnya), mengaku sempat merasa gugup karena harus mempresentasikan hasil karya di depan guru dan banyak pengunjung.

“Melalui proyek ini, kami belajar bekerja sama, berdiskusi, dan berani menjelaskan hasil karya di depan banyak orang. Rasanya bangga karena apa yang kami buat mendapat apresiasi dari guru dan teman-teman,” ujarnya.

Ketua Panitia OSIS, Putu Dihari Purnama, mengatakan bahwa pameran sengaja dirancang agar murid baru memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Kami ingin Ignite Fest menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan. Pameran ini membuktikan bahwa setiap murid memiliki potensi yang berbeda. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar bahwa sekolah bukan hanya tempat menerima pelajaran, tetapi juga tempat mengembangkan kreativitas, keberanian, dan kolaborasi.”

Konsep tersebut sejalan dengan semangat Ignite Fest yang tahun ini menjadi wajah baru pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar. Untuk pertama kalinya, MPLS dikemas dalam bentuk festival bertajuk ‘Ignite Fest (Igniting Health-Heroes Generation Festival)’ yang berlangsung selama lima hari, 13–17 Juli 2026. Sebanyak 289 murid baru mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri sejak awal mereka memasuki dunia pendidikan di Kesbam.

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Nama Ignite dipilih sebagai simbol menyalakan semangat baru. Melalui slogan “Spark Your Light, Own Your Future”, setiap murid diajak menemukan potensi terbaik dalam dirinya sekaligus berani menentukan masa depan. Seluruh kegiatan juga berpijak pada tema “RAMAH (Responsif, Adaptif, Mandiri, Aktif, dan Harmonis) di Era Society 5.0”, yang menjadi nilai dasar dalam membentuk karakter murid baru.

Karena itulah, pameran bukan sekadar ajang memamerkan hasil karya. Di balik setiap produk terdapat proses berpikir, berdiskusi, berkolaborasi, hingga keberanian menyampaikan ide di hadapan orang lain. Semua pengalaman tersebut menjadi bekal awal yang bermakna tinimbang hanya mengenal ruang kelas atau tata tertib sekolah.

Ketua Panitia Guru, Kompiang Merta Yasa, S.Pd., juga menegaskan bahwa konsep festival dipilih agar murid baru menjalani MPLS dalam suasana menyenangkan. Dengan pendekatan lebih interaktif, proses adaptasi diharapkan berlangsung lebih alami sehingga peserta dapat mengenal lingkungan sekolah tanpa rasa canggung maupun tertekan.

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Menjelang berakhirnya kegiatan, satu per satu juri menyelesaikan penilaian di seluruh stan. Meski ada kelompok yang keluar sebagai pemenang, semangat kebersamaan tetap terasa di antara para peserta. Mereka saling mengunjungi stan lain, memberikan apresiasi, sekaligus bertukar cerita mengenai proses pembuatan karya masing-masing.

Pada akhirnya, pameran tersebut menjadi lebih dari sekadar proyek. Ia menjadi ruang perjumpaan pertama bagi para murid baru untuk menunjukkan bahwa setiap orang memiliki cara masing-masing dalam berkarya. Dari barang bekas yang disulap menjadi produk bernilai guna, lahir pula pelajaran tentang kepedulian terhadap lingkungan, kerja sama, komunikasi, dan keberanian tampil di depan publik.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Tags: PendidikanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Genesis: Rahim Bumi, Rahim Kehidupan —[Membaca Karya Keramik Ida Ayu Gede Artayani]

Next Post

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
0
Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

DI Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII tahun 2026 yang dipenuhi percakapan hangat pada Sabtu (18/7), para penyair...

Read moreDetails

Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
0
Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

LOMBA Menyanyi Lagu Pop Bali dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 berlangsung bak "perang bintang". Hampir seluruh...

Read moreDetails

BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

 “Hari ini kalian mungkin berpikir narkoba itu urusan orang lain. Padahal, yang dibutuhkan pengedar hanya satu celah, yaitu rasa penasaran.”...

Read moreDetails

Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SORAK-sorai ratusan murid baru memenuhi Aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sesekali tepuk tangan bergemuruh tatkala acara diselingi penampilan...

Read moreDetails

Lomba Cerpen Festival Seni Bali Jani 2026 Diikuti 172 Peserta, Juri Soroti Orisinalitas Karya di Era AI

by Nyoman Budarsana
July 18, 2026
0
Lomba Cerpen Festival Seni Bali Jani 2026 Diikuti 172 Peserta, Juri Soroti Orisinalitas Karya di Era AI

MINAT masyarakat terhadap dunia sastra kembali menunjukkan geliat yang menggembirakan. Lomba Menulis Cerpen dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ)...

Read moreDetails

Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru

MEMASUKI penyelenggaraan ke-48, Pesta Kesenian Bali (PKB) telah menempuh perjalanan panjang sebagai festival seni budaya terbesar di Pulau Dewata. Selama...

Read moreDetails

Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi

MENJELANG usianya yang mengarah pada setengah abad, Pesta Kesenian Bali (PKB) dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan. Festival seni terbesar...

Read moreDetails

Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme

DI tengah riuh tepuk tangan yang mengiringi setiap pementasan Pesta Kesenian Bali (PKB), ada pekerjaan lain yang berlangsung tanpa sorot...

Read moreDetails

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
0
Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

Read moreDetails

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
0
Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

Read moreDetails
Next Post
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Praticaya, Ketika Sang Dasamuka Berbalik Menatap Kita  —Catatan Baleganjur Duta Karangasem di Pesta Kesenian Bali 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Berikan Catatan Penting Mengenai Postur APBD serta Fenomena Pencatatan SiLPA
Pemerintahan

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Berikan Catatan Penting Mengenai Postur APBD serta Fenomena Pencatatan SiLPA

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan penting mengenai postur APBD serta fenomena pencatatan...

by tatkala
July 20, 2026
Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026
Ulas Pentas

Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

PARADE Monolog dalam Festival Seni Bali Jani 2016 yang digelar pada 14 Juli  di Gedung Ksirarnawa, dibuka pukul 17.00 Wita,...

by Satria Aditya
July 20, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

Siapa yang Berhak Menentukan Kebebasan Tubuh Perempuan? —-[Menanggapi Tulisan Surfian Rahmat AP]

SEJAK dulu, tubuh perempuan selalu menjadi objek analisis dan justifikasi orang lain. Kita sering mendengar komentar terhadap cara seorang perempuan...

by Early NHS
July 20, 2026
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja
Opini

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

PADA awal tahun 2026, sebuah proyek bernilai fantastis menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Buleleng. Nama proyek itu sebenarnya...

by I Gede Sena Putrawan
July 20, 2026
Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026
Khas

Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

KALA itu, pada hari keempat Ignite Fest, Kamis, 16 Juli 2026, kawasan di depan aula hingga halaman SMKS Kesehatan Bali...

by Dede Putra Wiguna
July 20, 2026
Genesis: Rahim Bumi, Rahim Kehidupan —[Membaca Karya Keramik Ida Ayu Gede Artayani]
Ulas Rupa

Genesis: Rahim Bumi, Rahim Kehidupan —[Membaca Karya Keramik Ida Ayu Gede Artayani]

"Kita tidak mewarisi bumi dari leluhur. Kita meminjamnya dari anak cucu." Kalimat yang sering dikutip dalam berbagai diskusi lingkungan itu...

by Angga Wijaya
July 20, 2026
Anak Sang Zaman —[Tafsir ‘Child in Time’ dari Deep Purple]
Ulas Musik

Anak Sang Zaman —[Tafsir ‘Child in Time’ dari Deep Purple]

DALAM musik rock, ada lagu-lagu yang tidak hanya didengar, tetapi direnungkan. Salah satunya adalah Child in Time dari band legendaris...

by Ahmad Sihabudin
July 20, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Trauma KUD dan Hasrat Politik 2029 Lewat KDMP

POLEMIK seputar Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hingga kini belum juga surut. Namun the show must go on. Program andalan...

by Chusmeru
July 20, 2026
Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026
Esai

Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026

ISTILAH antek-antek Ronaldo bukan saya yang bikin. Saya mencurinya dari unggahan akun virdian_aurellio di media sosial. Waktu Argentina comeback melawan...

by Rusdy Ulu
July 20, 2026
Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman
Khas

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

DI Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII tahun 2026 yang dipenuhi percakapan hangat pada Sabtu (18/7), para penyair...

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”
Khas

Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

LOMBA Menyanyi Lagu Pop Bali dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 berlangsung bak "perang bintang". Hampir seluruh...

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026
Khas

BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

 “Hari ini kalian mungkin berpikir narkoba itu urusan orang lain. Padahal, yang dibutuhkan pengedar hanya satu celah, yaitu rasa penasaran.”...

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co