1 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
July 20, 2026
in Khas
Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

KALA itu, pada hari keempat Ignite Fest, Kamis, 16 Juli 2026, kawasan di depan aula hingga halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) dipenuhi stan-stan pameran. Di hadapan warga sekolah, murid-murid baru untuk pertama kalinya mempresentasikan hasil karya mereka sebagai bagian dari perjalanan awal menjadi keluarga besar Kesbam.

Pameran tersebut merupakan salah satu rangkaian Ignite Fest Kesbam 2026, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Seluruh murid baru yang terbagi ke dalam 14 kelompok menampilkan hasil proyek mengolah barang bekas menjadi produk bernilai guna. Ada yang membuat pot bunga, tempat sampah, pajangan, keset, tas, tempat penyimpanan, hingga berbagai kerajinan lain. Setiap kelompok tidak hanya memamerkan hasil karya, tetapi juga mempresentasikan proses kreatifnya di hadapan tim penilai dan para pengunjung.

Suasana semakin hidup ketika warga sekolah mulai berkeliling mengunjungi setiap stan. Tidak hanya melihat hasil akhir, para pengunjung dan tim penilai juga mengajukan berbagai pertanyaan mengenai bahan yang digunakan, tingkat kesulitan, hingga manfaat produk dalam kehidupan sehari-hari. Masing-masing anggota kelompok bergantian menjadi presenter, menjelaskan konsep sekaligus menjawab pertanyaan dari tim penilai maupun pengunjung dengan percaya diri.

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Bagi sebagian murid baru, kegiatan ini menjadi pengalaman berbeda dibandingkan masa pengenalan lingkungan sekolah pada umumnya. Mereka tidak hanya menjadi peserta yang menerima materi, tetapi juga diberi ruang untuk berkarya, berdiskusi, menyelesaikan masalah bersama kelompok, lalu mempertanggungjawabkan hasilnya melalui presentasi.

Di salah satu stan, sebuah pot tanaman dengan desain bergambar sapi berhasil menarik perhatian banyak pengunjung. Pot tersebut dipadukan dengan tanaman hias sehingga dapat digunakan untuk mempercantik ruangan maupun halaman. Di stan lain, tampak berbagai kerajinan berbahan limbah tekstil disusun rapi, memperlihatkan bagaimana bahan-bahan yang tidak lagi digunakan dapat memiliki fungsi baru.

Sementara itu, beberapa kelompok lain menampilkan alat dan wadah hasil modifikasi dari bahan bekas. Mereka menjelaskan bagaimana proses perancangan dilakukan mulai dari menentukan konsep, memilih material, hingga menyusun produk agar memiliki nilai guna. Setiap presentasi berlangsung santai, tetapi tetap menunjukkan keseriusan para peserta dalam menyampaikan hasil kerja mereka.

Sesi penilaian karya dalam pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Salah seorang peserta, sebut saja Novi (bukan nama sebenarnya), mengaku sempat merasa gugup karena harus mempresentasikan hasil karya di depan guru dan banyak pengunjung.

“Melalui proyek ini, kami belajar bekerja sama, berdiskusi, dan berani menjelaskan hasil karya di depan banyak orang. Rasanya bangga karena apa yang kami buat mendapat apresiasi dari guru dan teman-teman,” ujarnya.

Ketua Panitia OSIS, Putu Dihari Purnama, mengatakan bahwa pameran sengaja dirancang agar murid baru memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Kami ingin Ignite Fest menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan. Pameran ini membuktikan bahwa setiap murid memiliki potensi yang berbeda. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar bahwa sekolah bukan hanya tempat menerima pelajaran, tetapi juga tempat mengembangkan kreativitas, keberanian, dan kolaborasi.”

Konsep tersebut sejalan dengan semangat Ignite Fest yang tahun ini menjadi wajah baru pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar. Untuk pertama kalinya, MPLS dikemas dalam bentuk festival bertajuk ‘Ignite Fest (Igniting Health-Heroes Generation Festival)’ yang berlangsung selama lima hari, 13–17 Juli 2026. Sebanyak 289 murid baru mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri sejak awal mereka memasuki dunia pendidikan di Kesbam.

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Nama Ignite dipilih sebagai simbol menyalakan semangat baru. Melalui slogan “Spark Your Light, Own Your Future”, setiap murid diajak menemukan potensi terbaik dalam dirinya sekaligus berani menentukan masa depan. Seluruh kegiatan juga berpijak pada tema “RAMAH (Responsif, Adaptif, Mandiri, Aktif, dan Harmonis) di Era Society 5.0”, yang menjadi nilai dasar dalam membentuk karakter murid baru.

Karena itulah, pameran bukan sekadar ajang memamerkan hasil karya. Di balik setiap produk terdapat proses berpikir, berdiskusi, berkolaborasi, hingga keberanian menyampaikan ide di hadapan orang lain. Semua pengalaman tersebut menjadi bekal awal yang bermakna tinimbang hanya mengenal ruang kelas atau tata tertib sekolah.

Ketua Panitia Guru, Kompiang Merta Yasa, S.Pd., juga menegaskan bahwa konsep festival dipilih agar murid baru menjalani MPLS dalam suasana menyenangkan. Dengan pendekatan lebih interaktif, proses adaptasi diharapkan berlangsung lebih alami sehingga peserta dapat mengenal lingkungan sekolah tanpa rasa canggung maupun tertekan.

Pameran Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Menjelang berakhirnya kegiatan, satu per satu juri menyelesaikan penilaian di seluruh stan. Meski ada kelompok yang keluar sebagai pemenang, semangat kebersamaan tetap terasa di antara para peserta. Mereka saling mengunjungi stan lain, memberikan apresiasi, sekaligus bertukar cerita mengenai proses pembuatan karya masing-masing.

Pada akhirnya, pameran tersebut menjadi lebih dari sekadar proyek. Ia menjadi ruang perjumpaan pertama bagi para murid baru untuk menunjukkan bahwa setiap orang memiliki cara masing-masing dalam berkarya. Dari barang bekas yang disulap menjadi produk bernilai guna, lahir pula pelajaran tentang kepedulian terhadap lingkungan, kerja sama, komunikasi, dan keberanian tampil di depan publik.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Tags: PendidikanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Genesis: Rahim Bumi, Rahim Kehidupan —[Membaca Karya Keramik Ida Ayu Gede Artayani]

Next Post

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

by Wahyu Mahaputra
October 30, 2026
0
Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

SETIDAKNYA 7,05 juta wisatawan mancanegara melintasi pintu gerbang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai setiap tahunnya. Bali telah lama...

Read moreDetails

Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

by Nyoman Budarsana
October 30, 2026
0
Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

WAJAH-wajah polos penuh semangat memenuhi Jimbaran Hub, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Sisa air hujan...

Read moreDetails

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
0
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

Read moreDetails

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails
Next Post
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Saraswati dan Kenaikan Kelas
Esai

Saraswati dan Kenaikan Kelas

ADA suasana yang hampir selalu sama setiap kali tahun pelajaran berakhir. Wajah-wajah murid tampak sumringah ketika menerima rapor. Sebagian tersenyum...

by I Wayan Yudana
October 31, 2026
Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital
Esai

Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

BAGAIMANA jika perpustakaan sekolah tidak lagi sekadar ruang sunyi berisi rak buku, tetapi tempat yang "hidup" dan ada di genggaman...

by tatkala
October 31, 2026
Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda
Kuliner

Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda

PAGI-PAGI, Jalan Surapati di Singaraja memiliki kehidupan yang berbeda. Di antara bangunan-bangunan tua yang menyimpan ingatan masa kolonial, ada sebuah...

by I Wayan Artika
October 31, 2026
Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung
Panggung

Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung

HUJAN deras mengguyur Ubud pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026. Namun, di Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, suasana tetap hangat...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?
Esai

Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

ADA satu hari ketika buku-buku diupacarai. Buku pelajaran, buku cerita, kitab suci, hingga lontar-lontar tua mendapat perlakuan istimewa. Semuanya ditata...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan
Esai

Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan

BALI dikenal sebagai Pulau Dewata, sebuah pulau yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan tradisi, spiritualitas, dan nilai-nilai...

by Luh Irma Susanthi
October 31, 2026
Taman Pecangakan Disulap Jadi Playground Kreatif, Jembrana Creative Festival Digelar Dua Hari
Budaya

Taman Pecangakan Disulap Jadi Playground Kreatif, Jembrana Creative Festival Digelar Dua Hari

AKHIR pekan ini, Taman Pecangakan di jantung Kota Negara, Jembrana, punya agenda yang berbeda dari biasanya. Selama dua hari, Sabtu–Minggu,...

by tatkala
October 30, 2026
Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek
Khas

Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

SETIDAKNYA 7,05 juta wisatawan mancanegara melintasi pintu gerbang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai setiap tahunnya. Bali telah lama...

by Wahyu Mahaputra
October 30, 2026
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Di Ruang Tunggu Kehidupan

PAGI itu, saya kembali terbangun dengan pikiran yang sama: hari ini harus ke rumah sakit mana lagi? Hampir setengah tahun...

by Ahmad Sihabudin
October 30, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Elegi Rumah Pusaka Bernama Papua

SIDANG pembaca yang budiman, saya mengajak anda semua main ke sebuah rumah yang sangat luas. Rumah ini sangat asri, halamannya...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 30, 2026
Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak
Khas

Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

WAJAH-wajah polos penuh semangat memenuhi Jimbaran Hub, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Sisa air hujan...

by Nyoman Budarsana
October 30, 2026
Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu
Esai

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu

Potensi Manusia dan Lingkungan yang Membentuknya Kisah Alvin Tedjo menarik untuk direnungkan, bukan semata-mata karena ia merupakan keturunan Indonesia yang...

by Agung Sudarsa
October 29, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co