26 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
in Khas
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

Tarian yang dipentaskan di peluncuran Anjungan Desa Adat Tista di Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Sabtu, 5 September 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah membawa pesan tentang semangat membangun daerah untuk masa depan yang gemilang. Semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di sebuah tempat yang sedang menatap masa depan.

Suasana itulah yang mengiringi peluncuran Anjungan Desa Adat Tista di Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Sabtu, 5 September 2026. Sebuah ruang baru kini hadir di kawasan perdesaan yang menyimpan panorama perbukitan, lembah, perkebunan, serta kekayaan budaya masyarakat.

“Pembangunan anjungan merupakan bentuk nyata kepedulian Putra Desa dalam mengambil peran membangun desa adat. Ini semangat membangun keberlanjutan,” kata Ketua Pengurus Putra Desa Adat Tista, I Gede Supariatna.

Anjungan berada di jalur lintasan Pekutatan–Dapdap Putih–Pupuan. Lokasinya menawarkan pemandangan alam yang masih asri dan berpotensi menjadi salah satu titik persinggahan bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Bali, jauh dari hiruk-pikuk kawasan wisata utama.

Tarian yang dipentaskan di peluncuran Anjungan Desa Adat Tista di Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Sabtu, 5 September 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Namun, anjungan ini tidak dibangun sekadar sebagai tempat singgah. Di balik pembangunannya terdapat cerita tentang kepedulian Putra Desa Adat Tista atau krama pengampel yang berada di perantauan untuk tetap terhubung dengan desa asalnya.

“Pembangunan anjungan merupakan bentuk nyata kepedulian Putra Desa dalam mengambil peran membangun desa adat. Melalui kebersamaan ini, kami berharap Putra Desa dapat terus ikut meringankan beban krama adat, memikirkan kemajuan desa, serta menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjut Supariatna yang ketika itu didampingi Penasehat Putra Desa, Jro De Belong dan Komang Galung.

Bagi masyarakat Tista, anjungan ini menjadi simbol bahwa pembangunan desa tidak harus selalu datang dari luar. Putra desa yang berada di berbagai tempat dapat kembali mengambil bagian, membawa gagasan, tenaga, dan kepedulian untuk tanah kelahirannya.

Potensi yang hendak dikembangkan pun tidak hanya mengandalkan panorama. Di kawasan ini terdapat jalur tracking, sumber air suci atau beji yang dapat menjadi bagian dari wisata spiritual penglukatan, serta aktivitas masyarakat yang masih lekat dengan kehidupan pedesaan.

Menjadikan Hijau sebagai Identitas

Semangat membangun tidak berhenti pada berdirinya sebuah anjungan. Putra Desa Adat Tista juga mulai menanam gagasan tentang keberlanjutan melalui Gerakan Hijau 1.000 Cemara Lilin.

Program tersebut menargetkan penanaman 1.000 pohon cemara lilin secara bertahap di sepanjang jalan dan sejumlah titik strategis di kawasan desa.

Penasehat Putra Desa Adat Tista, Komang Edyanto yang akrab disapa Mang Galung, mengatakan penghijauan menjadi bagian dari upaya menciptakan wajah baru Desa Adat Tista sekaligus memperkuat daya tarik wisatanya.

Suasana peluncuran Anjungan Desa Adat Tista di Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Sabtu, 5 September 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Penanaman cemara lilin ini bukan hanya untuk penghijauan, tetapi diharapkan menjadi ikon wajah Desa Tista. Pengembangan wisata desa harus didukung kesadaran masyarakat agar mampu membuka peluang ekonomi baru,” ujarnya.

Pohon-pohon yang kelak tumbuh di sepanjang kawasan tersebut diharapkan bukan hanya menjadi penghijauan, tetapi juga membentuk identitas visual baru bagi desa. Dengan demikian, perjalanan menuju Tista tidak hanya menawarkan pemandangan alam, tetapi juga sebuah lanskap desa yang memiliki karakter.

Mang Galung melihat kawasan Busungbiu bagian atas memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kekuatan tersebut berasal dari alam, budaya, serta kehidupan masyarakat yang masih terjaga.

Merawat Potensi, Membuka Peluang

Bendesa Adat Tista, Jro Kadek Asoi, menyambut baik kehadiran anjungan tersebut. Menurutnya, pembangunan ini dapat menjadi pintu masuk untuk mengangkat potensi pariwisata di wilayah Busungbiu bagian atas.

“Tujuan pembangunan ini untuk mengangkat potensi pariwisata di wilayah Busungbiu atas. Banyak potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sumber air suci atau beji, jalur tracking dengan panorama perbukitan, perkebunan, hingga keberagaman potensi lima desa adat di kawasan ini,” jelasnya.

Potensi tersebut menjadi semakin menarik ketika pengembangan wisata dilakukan dengan tetap mempertahankan karakter kehidupan masyarakat. Desa tidak harus berubah menjadi kawasan wisata yang kehilangan identitasnya. Sebaliknya, tradisi, alam, aktivitas masyarakat, dan produk lokal dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Kepala Desa Dapdap Putih, I Gede Marjaya, melihat langkah Putra Desa Adat Tista sebagai contoh nyata keterlibatan generasi penerus dalam membangun desa.

“Saya merasa bangga dengan gagasan dan pemberdayaan potensi yang digerakkan oleh Putra Desa Adat Tista. Ini menjadi contoh bagi putra desa adat lainnya agar ikut berkontribusi membangun desa kelahirannya,” ungkapnya.

Para tokoh yang terlibat di peluncuran Anjungan Desa Adat Tista di Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Sabtu, 5 September 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Menurut Marjaya, kawasan lima desa di wilayah atas Kecamatan Busungbiu memiliki potensi alam yang luar biasa dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan. Karena itu, Anjungan Desa Adat Tista diharapkan berkembang lebih jauh dari sekadar tempat persinggahan.

Marjaya membayangkan anjungan tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, tradisi, dan keramahan masyarakat Tista kepada masyarakat yang lebih luas.

Dari sana, peluang ekonomi kerakyatan pun dapat tumbuh. Produk lokal, kegiatan budaya, kreativitas masyarakat, hingga aktivitas wisata berbasis desa dapat dikembangkan secara bertahap dengan masyarakat sebagai bagian utama dari prosesnya.

Pada akhirnya, pembangunan Anjungan Desa Adat Tista bukan hanya tentang mendirikan sebuah bangunan di tepi jalur perdesaan. Ia adalah tentang bagaimana sebuah komunitas melihat kembali kekayaan yang dimilikinya, kemudian mengolahnya menjadi harapan.

“Atas nama Putra Desa Adat Tista, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh krama adat, krama pengampel, para penglingsir, prajuru desa adat, para donatur, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga Anjungan Desa Adat Tista dapat terwujud,” ujar Jro De Belong.

Di Tista, sebuah anjungan kini berdiri. Tetapi yang sesungguhnya sedang dibangun adalah sesuatu yang jauh lebih besar: ruang kebersamaan, kepedulian terhadap tanah kelahiran, dan harapan agar alam serta budaya desa dapat menjadi kekuatan untuk menatap masa depan.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Anjungan Desa Adat TistaDesa Dapdap Putih
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

Next Post

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails
Next Post
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono
Ulas Rupa

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

PADA siang yang membakar, saya berebut jalanan Surabaya menuju Voza Tower di Jalan Mayjen HR. Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal. Di...

by Jaswanto
September 26, 2026
Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka
Ulas Musik

Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka

DI antara sembilan lagu yang mengisi album ketiga Barasuara, Jalaran Sadrah, ada satu nomor yang tidak berusaha tampil paling riang...

by Putu Gangga Pradipta
September 25, 2026
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran
Esai

Tetap Sehat dan Tetap Berguna Saat Menua

SEMUA orang ingin hidup panjang. Salah satu sosok yang sering menjadi inspirasi ketika membicarakan umur panjang adalah Dr. Shigeaki Hinohara,...

by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
September 25, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Topeng yang Dianggap Wajah: Mencari Keaslian Diri di Zaman Citra

Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah masih ada manusia yang sungguh-sungguh menjadi dirinya sendiri? PERTANYAAN ini terdengar sederhana, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
September 25, 2026
Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan
Esai

Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan

SERINGKALI orang orang memulai suatu kebijakan berdasarkan aspirasi normative dan ideologi. Dimana yang menjadi fokus utama adalah bagaimana penerapan ini...

by Doni Sugiarto Wijaya
September 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Takut Korupsi? Kayak Anak Kecil Aja

BELAKANGAN ini banyak berita soal korupsi yang membuat khawatir. Kalau KPK sukses menangkapi oknum yang melanggar hukum maka korupsi sudah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 24, 2026
Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12
Ulas Film

Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12

SAYA saya masih duduk di bangku SMP, saya pernah bertanya pada diri sendiri, “Apa yang akan terjadi jika saya bisa...

by Yoga Wismantara
September 24, 2026
Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998
Ulas Film

Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998

PERKEMBANGAN ekonomi dalam masyarakat biasanya memicu berbagai perubahan pada pasar yang kemudian berdampak pada kehidupan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya....

by Arya Dhamma Nanda
September 24, 2026
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar
Khas

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

by Jaswanto
September 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia
Budaya

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

by tatkala
September 23, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co