1 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Putu Agus Eka Pradnyana by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
in Khas
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah setelah hujan itu menjadi saksi tumbuhnya semangat dan kerja keras guru dan murid yang terus menyalakan asa di tengah perjalanan pendidikan. Prestasi demi prestasi hadir bukan sekadar sebagai piala dan piagam, melainkan sebagai jejak perjuangan yang lahir dari disiplin, doa, dan ketulusan belajar.

SMPN 2 Banjar, sekolah yang terletak di Banjar Dinas Tabog, Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar kembali membuktikan dirinya  bukan sekadar tempat berteduh untuk mengejar angka, melainkan sebuah tempat lahirnya para kreator, pujangga, dan penjaga api peradaban. Dari balik gerbang sekolah ini, deretan prestasi mengalir laksana air yang menyuburkan tanah gersang di bulan mei. Sepanjang tahun 2025 yang penuh dinamika hingga memasuki paruh awal tahun 2026, ksatria-ksatria SMPN 2 Banjar baik para murid yang bermata binar maupun guru yang berhati ikhlas telah menggoreskan tinta emas. Mereka melompati batas-batas keraguan, menembus panggung nasional Nyalanesia, hingga mengguncang panggung estetik Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta ajang inovasi pendidikan di tingkat Kabupaten Buleleng.

Mahkota Literasi Nasional “Nyala Api dalam Goresan Pena”

Kegiatan literasi bersama Nyalanesia pada tahun 2025 menjadi salah satu perjalanan penuh makna bagi keluarga besar SMPN 2 Banjar dalam menyusun antologi cerpen karya guru dan murid yang diketuai oleh Nyoman Edy Supartawan, M.Pd. Diawali dengan tahapan seleksi peserta yang menghadirkan semangat dan kreativitas dari para murid, kegiatan kemudian berlanjut pada pelatihan menulis secara daring yang dilaksanakan dengan penuh antusias.

Dalam setiap pertemuan, guru dan murid bersama-sama belajar merangkai imajinasi, menyusun kisah, dan menanamkan rasa percaya diri melalui untaian kata yang hidup. Proses panjang tersebut bukan hanya melahirkan karya sastra, tetapi juga mempererat kolaborasi antara pendidik dan peserta didik dalam dunia literasi.

Hingga akhirnya, pada tahun 2026 di panggung megah Nyalanesia, sebuah perhelatan literasi akbar tingkat nasional, SMP N 2 Banjar memancarkan sinarnya yang paling benderang melalui dua generasi sang penuntun dan sang penerus. Suasana haru dan bangga menyelimuti sekolah saat pengumuman juara disampaikan secara live di chanel youtube nyalanesia, menjadi penanda bahwa setiap perjuangan, ketekunan, dan doa telah tumbuh menjadi prestasi yang mengharumkan nama sekolah Luh Putu Stri Ayu Ratna Mulya, S.Pd. dan Tristian Annora Virzaskia Alya Widodo.

Sebagai seorang pendidik, Luh Putu Stri Ayu Ratna Mulya, S.Pd. Guru yang mengajar mata pelajaran seni budaya dan prakarya di kelas IX, beliau tidak hanya bertugas menuangkan ilmu, tetapi juga mencontohkan bagaimana jiwa harus diekspresikan, dengan kepekaan rasa yang tajam terhadap dinamika kehidupan dan kedalaman bahasa yang memikat, beliau berhasil menembus tirai persaingan yang begitu  ketat seluruh Indonesia dan dinobatkan dalam “Nominasi 100 Cerpen Terbaik Kategori Guru Nyalanesia 2025”. Tantangan yang ia rasakan ketika ikut ajang Nyalanesia yaitu menstabilkan mood di tengah waktu mengajar, mengurus anak, sehingga ide muncul tatkala malam menjelang katanya ketika ditanya saat memeriksa jawaban sumatif murid. Pena di jemari beliau merupakan bukti nyata bahwa seorang guru adalah mata air inspirasi yang tak pernah kering ia bergerak melampaui papan tulis, merambah dunia imajinasi yang mengedukasi batin.

Tristian Annora Virzaskia Alya Widodo murid yang biasa dipanggil Annora saat ini duduk di bangku kelas IX yang ingin melanjutkan sekolah di SMAN 1 Singaraja.  Jika ada yang meragukan kekuatan imajinasi generasi muda, maka tataplah mata  Annora yang mampu merajut untaian kalimat pilihan yang begitu puitis, tajam, namun sarat akan makna mendalam. Dedikasi dan bakat alamnya yang diasah dengan disiplin tinggi membawanya naik ke podium tertinggi sebagai “Juara 1 Menulis Cerpen Kategori Siswa Nyalanesia 2025”.

“Tentunya rasa bahagia dan juga emosional karena tidak menyangka cerpen membawa nama saya di kancah nasional, tentu juga meskipun tidak bisa hadir secara langsung di Kota Surakarta tetapi dari pengalaman ini mengajarkan saya untuk belajar menerima, mengikhlaskan, dan memahami bahwa tidak semua kebahagiaan harus dirasakan dengan cara yang sama,” katanya.

Ketertarikannya membaca tidak serta merta hadir begitu saja, sejak duduk di bangku sekolah dasar dia sudah terbiasa membaca buku khususnya novel. Tere Liye, Pramoedya Ananta Toer, dan Sapardi Djoko Damono, dari ketiga penulis tersebut pengaruh yang paling kuat baginya datang dari konsep cerita Tere Liye yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. 

Di sisi lain, puisi “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono juga memberikan dampak yang sangat membekas baginya. Karya tersebut terasa sederhana, namun mampu menyampaikan perasaan yang begitu dalam dan melekat, dari perpaduan itulah Annora terdorong untuk menulis cerpen, sebagai cara saya menyampaikan rasa melalui kata-kata. Di tangannya, sebuah cerita pendek tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan sebuah dunia baru yang utuh, yang berhasil memukau para kurator literasi tingkat nasional.

Panggung FLS3N Kabupaten Buleleng 2026

Panggung Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Kabupaten Buleleng tahun 2026 menjadi saksi bisu betapa estetika dan kecintaan terhadap akar budaya telah mendarah daging dalam nadi murid SMP N 2 Banjar.

Ni Luh Putu Galuh Pramesti

Galuh Pramesti adalahmurid yang saat ini duduk di bangku kelas VII. Melalui lomba kategori ilustrasi, ia membuktikan bahwa sebuah gambar mampu bercerita lebih banyak daripada ribuan kata, dengan jemari yang menari anggun di atas media, ia memadukan warna, bayangan, dan perspektif hingga melahirkan sebuah karya visual yang emosional.

Anak yang biasa dipanggil Galuh ini tentunya anak yang begitu luar biasa kebiasaan menggunakan kiri dari lahir, memengaruhi kemampuan ide-ide kreatifitasnya terasa dapat tersalurkan dalam media gambar. Galuh juga terbiasa menggambar sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.  Keberhasilannya meraih Juara Harapan 3 tingkat kabupaten adalah sebuah pengakuan bahwa ia adalah aset masa depan dalam dunia seni rupa Buleleng.

Putu Neelam Sekar Wangi

Sekar Wangi  biasa dipanggil Neelam dan saat ini duduk di bangku kelas VIII. Suara yang merdu, gestur yang memikat, dan penjiwaan yang mendalam adalah senjata utama Putu Neelam Sekar Wangi dalam kategori mendongeng. Di depan kamera kompetisi yang dilaksanakan secara daring, Neelam tidak sekadar bercerita ia menarik menembus lorong waktu, menghidupkan karakter-karakter legendaris, dan menyampaikan petuah bijak masa lalu tentang kisah Ni Calon Arang dengan cara yang sangat magis.

“FLS3N merupakan lomba yang bergengsi, sehingga saya merasa bersyukur dapat masuk ke dalam tiga besar. Hasil yang saya peroleh terasa sangat memuaskan karena semua usaha dan perjuangan selama proses persiapan akhirnya terbayarkan. Saya harus menghadapi berbagai tantangan, seperti naskah yang sering berubah, melatih vokal tokoh Calon Arang, menghafal cerita, serta keterbatasan waktu dan perangkat saat proses perekaman. Meskipun banyak kendala yang dihadapi, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga dan membuat saya semakin menghargai pencapaian yang telah diraih,” kata Neelam, setelah menyelesaikan sumatif akhir tahun.

Penghargaan sebagai Juara 3 tingkat kabupaten menjadi penanda bahwa tradisi lisan kita tetap hidup dan abadi di tangan generasi muda yang tepat.

Tim Musik Tradisional 

Seni adalah cermin jiwa sebuah bangsa, dan musik tradisional adalah detak jantungnya. Ketika tim Musik Tradisional SMP N 2 Banjar yang beranggotakan murid kelas VII dan VIII yaitu Gede Budjana Anandhdeva, I Gede Reyindra Dwi Permana, Komang Revan Arya Pradnya Dhynatha, Ida Bagus Kade Gita Iswara Nata, Ida Komang Gede Gita Adnyana  melangkah ke atas panggung serangkaian Buleleng Education Expo (BEE) yang dilaksanakan di Gedung Gde Manik Singaraja, suasana seketika berubah. Kombinasi ketukan batu yang tegas, alunan bilah-bilah gamelan yang dinamis, serta keselarasan rasa antar pemain melahirkan harmoni yang menggetarkan sukma. 

Gelar Juara 2 Tingkat Kabupaten Buleleng berhasil didekap, menegaskan bahwa modernisasi zaman sama sekali tidak menggerus kecintaan mereka pada warisan adi luhur leluhur Bali.

Inovasi dan Praktik Baik dari Ruang Kelas

Di balik murid-murid yang hebat, selalu ada guru-guru yang hebat. Keberhasilan SMP N 2 Banjar adalah buah dari ekosistem pembelajaran yang sehat, inovatif, dan penuh kasih. Hal ini terbukti nyata dalam ajang Lomba Praktik Baik Pembelajaran Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026.

Putu Dika Pratiwi, M.Pd.

Putu Dika,  guru yang saat ini mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.  Mengajar, kata dia, bukan lagi tentang mendikte, melainkan tentang memantik rasa ingin tahu. Melalui pendekatan pembelajaran yang mendalam yang kreatif, dan berpusat pada murid, guru yang biasa di panggil Mrs. Dika ini berhasil merumuskan sebuah formula pembelajaran menggaungkan literasi yang berjudul “Transformasi Literasi Melalui Integrasi Silent Reading dan Jurnal Reflektif Bermuara pada Antologi Teks Rekon Murid”.

Ia mengajak murid untuk tidak takut berkarya menghasilkan dua buah antologi karya original murid yang tak hanya menjadi karya biasa namun juga trofi literasi yang terekognisi khususnya bagi para murid. “Tantangan saat menyusun berbagi praktik baik writer’s block, jadwal yang terkadang padat dan tidak bisa meluangkan waktu utk menyusun naskah. Tantangan saat mengimplementasikan program terbesar adalah mengubah mindset murid menjadikan literasi sebagai sebuah budaya, bukan tekanan.

Dan masih ada beberapa studi kasus di lapangan yang melibatkan AI/plagiarisme saat penyusunan naskah antologi” jelasnya. Prestasi  sebagai Juara 3 Tingkat Kabupaten Buleleng adalah bukti konkret dari dedikasi tanpa batasnya dalam memajukan mutu pendidikan.

“Hewan mati meninggalkan gading, manusia mati bukan meninggalkan nama ataupun hutang, namun karya, karya, dan karya. Hidup ini sangat singkat untuk menjadi tidak unik dan tidak berdampak,” ujar Putu Dika dengan senyum sungging penuh optimisme.

Putu Dika Pratiwi, M.Pd. (kanan) bersama Kepala Dinas Pendidikan Buleleng Ida Bagus Surya Berata

Kadek Rika Arsita, S.Pd.

Tak kalah memukau, Kadek Rika Arsita, S.Pd. guru mengajar mata pelajaran matematika juga mengibarkan bendera SMP N 2 Banjar di ajang yang sama. Dengan menyodorkan model pembelajaran yang berjudul “MABAR (Matematika Asyik Berbasis Aktivitas Riil) di Pasar Mini dalam Pembelajaran Mendalam” tentunya menjadi model pembelajaran yang segar, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman, beliau sukses menembus posisi 10 Besar Lomba Praktik Baik Pembelajaran. Langkah inovatif ini menjadi potret nyata bahwa guru-guru di sekolah ini adalah para pembelajar sepanjang hayat yang tak pernah lelah berbenah demi masa depan anak didiknya.

“Dapat mencapai 10 besar dalam lomba best practice menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Capaian ini mengingatkan bahwa yang terpenting bukan hanya naskah yang tersusun di atas kertas, melainkan bagaimana pembelajaran itu benar-benar terlaksana dan bermakna di dalam kelas bersama murid. Momen ini juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada murid di sekolah,” ujar Rika di sela waktu memeriksa hasil Sumatif Akhir Tahun.

Kadek Rika Arsita, S.Pd.

Sebait Pesan Dari Kepala Sekolah SMPN 2 Banjar

Bulan Mei 2026 menjadi momentum emas bagi SMPN 2 Banjar. Rentetan prestasi yang berhasil ditorehkan, baik oleh para guru maupun siswa, menjadi bukti nyata dari sebuah dedikasi yang tidak pernah surut. Menanggapi capaian luar biasa ini, I Dewa Gede Agung, S.Pd.,M.Pd., selaku Kepala SMPN 2 Banjar menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar sekolah yang telah berjuang bersama.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar angka atau piala, melainkan cerminan dari meningkatnya kualitas mutu pendidikan di SMPN 2 Banjar yang semakin dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas.

“Saya merasa sangat kagum sekaligus bangga melihat ketekunan yang luar biasa dari para guru di SMPN 2 Banjar. Mereka tidak hanya fokus membimbing para murid hingga mencapai titik tertinggi potensinya, tetapi juga tidak pernah lelah untuk terus belajar dan mengembangkan diri mereka sendiri,” kata Dewa Gede Agung .

Menurutnya, prestasi yang diraih oleh para guru bulan ini adalah sebuah kebanggaan besar. Hal ini memberikan dampak positif yang luar biasa karena guru mampu berdiri sebagai role model nyata bagi para murid. Ketika siswa melihat gurunya berprestasi, gairah untuk ikut berkompetisi dan berprestasi pun akan menular. Ini semakin mempertegas kualitas SMP N 2 Banjar di mata masyarakat.

“Ke depan, kita tidak boleh berpuas diri. Rencana strategis kami berikutnya adalah menyusun program khusus untuk memaksimalkan potensi murid di bidang non-akademik, utamanya melalui penguatan kegiatan ekstrakurikuler. Kami ingin setiap bakat anak, sekecil apa pun, mendapat wadah yang tepat. Selain itu, sekolah berkomitmen penuh untuk merancang sistem apresiasi dan rekognisi yang lebih baik bagi setiap guru dan murid yang berhasil meraih juara, sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka membawa nama baik sekolah,“ ujar Dewa Gede Agung, Selasa, 26 Mei 2026, seusai pelaksanaan Sumatif Akhir Tahun di hari itu.

I Dewa Gede Agung, S.Pd.,M.Pd.

                                                                    

Rangkaian prestasi yang berjejer rapi ini bukanlah sebuah kebetulan yang jatuh dari langit. Ia adalah sebuah proses tatkala air mata kelelahan yang disembunyikan malam-malam panjang, dihabiskan untuk membaca dan berlatih, serta untaian doa yang mengetuk pintu langit, ini juga adalah hasil dari sinergi yang indah antara pihak sekolah, orang tua, dan semangat  para juara.

Setiap penghargaan adalah sebuah tanggung jawab baru. SMPN 2 Banjar merayakannya dengan dengan rasa syukur yang mendalam dan kepala yang menunduk laksana padi. Ini adalah titian tangga untuk mengepakkan sayap lebih lebar lagi demi membawa nama sekolah yang lebih tinggi

Senja boleh saja tenggelam di ufuk barat Kabupaten Buleleng, membawa malam yang dingin. Namun, cahaya yang dinyalakan oleh Luh Putu Stri Ayu Ratna, Tristian Annora, Galuh Pramesti, Neelam Sekar Wangi, Putu Dika Pratiwi, Kadek Rika Arsita, dan Tim Musik Tradisional akan tetap menyala. Cahaya itu akan menjadi suluh, abadi menerangi lorong waktu, memanggil anak-anak lainnya untuk berani bermimpi, berani berjuang, dan berani menjadi pemenang berikutnya. Selamat atas pencapaian luar biasa ini, SMPN 2 Banjar. [T]

Tags: bulelengPendidikanSMPN 2 Banjar
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

Next Post

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

Putu Agus Eka Pradnyana

Putu Agus Eka Pradnyana

Biasa dipanggil dengan nama Gus Èka. Lahir dan tinggal di Banyuatis Buleleng

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

 “Perempuan punya hak atas tubuhnya sendiri!” Kalimat itu meluncur tegas dari Sasti Gotama saat membahas novel Korpus Uterus di Singaraja...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali
Khas

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi
Khas

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi
Khas

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena
Ulas Pentas

Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

MALAM itu, 20 Juli 2026, jam di ponsel menunjukan pukul 18:52 Wita, di depan gedung Ni Ketut Reneng, kampus Institut...

by Dewa Purwita Sukahet
July 31, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Insolvensi dan Kewajiban Debitur Pailit

PUTUSAN Mahkamah Konstitusi Nomor 181/PUU-XXIII/2025 menjadi salah satu penegasan penting dalam perkembangan hukum kepailitan di Indonesia. Melalui putusan tersebut, Mahkamah...

by I Made Pria Dharsana
July 31, 2026
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 “Rumah itu sebenarnya apa?” Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’
Ulas Pentas

Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’

MALAM pembukaan Festival Bale Nagi 2026 di Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Flores Timur, NTT, menyuguhkan sebuah pertunjukan yang memicu...

by Anselmus Dore Woho Atasoge
July 31, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

by Sugi Lanus
July 31, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co