3 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
in Khas
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

Menu-menu 7.AM 7.PM Sanur, kafe yang berlokasi di Jalan Segara Ayu, Sanur, Denpasar | Foto: tatkala.co/Budarsana

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji kopi yang khas, aneka pastry, serta bangunan bernuansa natural dengan dominasi kayu berwarna cokelat dan tiang-tiang hitam menciptakan suasana tropis yang hangat. Lingkungan yang asri membuat pengalaman menikmati kopi terasa lebih santai dan berkesan.

Suasana itulah yang ditawarkan 7.AM 7.PM Sanur, kafe yang berlokasi di Jalan Segara Ayu, Sanur, Denpasar. Tempat ini tidak hanya menyajikan beragam pilihan kopi dan pastry, tetapi juga menghadirkan ruang yang nyaman bagi pengunjung untuk bersantai maupun bekerja. Dengan kapasitas sekitar 100 orang yang terbagi di area indoor dan outdoor, tempat ini cocok bagi pekerja digital, wisatawan, maupun masyarakat lokal yang ingin menikmati suasana Sanur.

7.AM 7.PM Sanur, kafe yang berlokasi di Jalan Segara Ayu, Sanur, Denpasar | Foto: tatkala.co/Budarsana

General Manager 7.AM 7.PM, Gary Foster, mengatakan outlet Sanur merupakan cabang keempat setelah Pererenan-Canggu, Uma Alas, dan Ubud. Kehadiran outlet terbaru ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, baik wisatawan maupun masyarakat lokal. Selama ini, sekitar 70 hingga 80 persen pelanggan 7.AM 7.PM berasal dari warga lokal Bali.

“7.AM 7.PM Sanur merupakan outlet keempat setelah Pererenan-Canggu, Uma Alas, dan Ubud. Kehadiran di Sanur menjadi destinasi baru bagi wisatawan maupun masyarakat lokal. Selama ini sekitar 70 hingga 80 persen pelanggan kami berasal dari warga lokal Bali,” ujar Gary Foster saat media gathering, Rabu, 22 Juli 2026.

Salah satu daya tarik utama 7.AM 7.PM Sanur adalah konsep open kitchen yang ditampilkan melalui dinding kaca. Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan makanan dan minuman yang mereka pesan. Konsep ini tidak hanya memberikan pengalaman yang lebih interaktif, tetapi juga mencerminkan transparansi dalam proses penyajian sekaligus menjaga standar kebersihan dan kualitas produk.

Suasana 7.AM 7.PM Sanur, kafe yang berlokasi di Jalan Segara Ayu, Sanur, Denpasar | Foto: tatkala.co/Budarsana

Bagi pengunjung yang menyukai suasana terbuka, tersedia pula area dengan atap kaca yang memungkinkan cahaya matahari masuk secara alami. Halaman yang dihiasi kerikil putih, tanaman hijau, bunga-bunga tropis, serta furnitur kayu menghadirkan nuansa yang menyatu dengan karakter Sanur sebagai kawasan pesisir yang tenang.

Menurut Gary, keberadaan taman dan ruang hijau merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan suasana alami sekaligus menjaga karakter Bali.

“Kami ingin tetap menghadirkan nuansa Bali yang lestari melalui taman dan kebun yang kami rawat dengan baik,” ujarnya.

Meski menyajikan menu yang sama dengan outlet lainnya, 7.AM 7.PM Sanur juga menghadirkan beberapa menu khusus yang disesuaikan dengan karakter pasar di kawasan tersebut.

7.AM 7.PM Sanur, kafe yang berlokasi di Jalan Segara Ayu, Sanur, Denpasar | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Melihat potensi dan karakter pelanggan di Sanur, kami ingin menghadirkan outlet yang lebih dekat sehingga mereka bisa lebih mudah menikmati produk kami,” kata Gary.

Dalam mengembangkan bisnisnya, Gary mengaku selalu berpegang pada prinsip memberikan pelayanan terbaik setiap hari. Ia percaya energi positif dan pelayanan yang konsisten akan melahirkan kepercayaan pelanggan.

“Kami percaya jika setiap hari melakukan yang terbaik, terutama dalam pelayanan, maka hal baik juga akan kembali kepada kami. Harapannya, ekonomi dapat tumbuh bersama masyarakat lokal yang berkembang bersama kami,” ujarnya.

Nama 7.AM 7.PM memiliki filosofi yang sederhana. 7.AM melambangkan semangat memulai hari, ketika masyarakat Bali memulai aktivitas, sarapan, dan menikmati kopi. Sementara 7.PM menggambarkan momen menutup hari dengan suasana yang lebih santai.

Selain itu, 7.AM 7.PM juga berkomitmen memaksimalkan penggunaan bahan baku, vendor, dan sumber daya lokal sebagai bentuk apresiasi terhadap produk-produk Bali.

Menu-menu 7.AM 7.PM Sanur, kafe yang berlokasi di Jalan Segara Ayu, Sanur, Denpasar | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Kami berusaha semaksimal mungkin menggunakan sumber daya lokal, baik vendor maupun bahan baku, sebagai bentuk penghargaan terhadap produk lokal,” imbuh Gary.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui perekrutan tenaga kerja lokal serta kerja sama dengan petani dan pelaku usaha di Bali. Gary meyakini pertumbuhan bisnis akan lebih bermakna apabila dapat berkembang bersama masyarakat di sekitarnya.

Sementara itu, Assistant Outlet Manager Sanur, Oscar Christi, mengatakan 7.AM 7.PM Sanur tetap mempertahankan menu-menu favorit dari outlet sebelumnya, sembari menghadirkan beberapa pilihan baru yang disesuaikan dengan preferensi pelanggan di kawasan Sanur. Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan akan menjadi prioritas utama.

“Kami akan tetap menjaga standar pelayanan 7.AM 7.PM agar selalu excellent. Target kami adalah menjadikan 7.AM 7.PM sebagai salah satu pelaku hospitality terbaik di Bali,” tegas Oscar.

7.AM 7.PM Sanur dijadwalkan mulai beroperasi untuk umum pada Minggu, 26 Juli 2026.

“Kehadiran outlet keempat ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memperluas layanan tanpa meninggalkan identitas lokal yang menjadi fondasi pengembangannya,” pungkas Oscar.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: 7.AM 7.PM SanurSanur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Semesta di Dalam Tanah Liat: Membaca Karya-Karya Keramik Dr. Dra. Ni Made Rai Sunarini, M.Si.

Next Post

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
0
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

Read moreDetails

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

by Emi Suy
November 1, 2026
0
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

Read moreDetails

Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

by Wahyu Mahaputra
October 30, 2026
0
Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

SETIDAKNYA 7,05 juta wisatawan mancanegara melintasi pintu gerbang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai setiap tahunnya. Bali telah lama...

Read moreDetails

Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

by Nyoman Budarsana
October 30, 2026
0
Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

WAJAH-wajah polos penuh semangat memenuhi Jimbaran Hub, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Sisa air hujan...

Read moreDetails

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
0
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

Read moreDetails

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails
Next Post
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam
Esai

Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam

BAHASA masyarakat tradisional menyimpan cara pandang yang khas dalam memahami dunia. Alam tidak hanya menjadi ruang tempat manusia hidup dan...

by I Ketut Suar Adnyana
November 3, 2026
Road to Bali Digifest 2026, UPMI Bali Dorong Mahasiswa Berani Berinovasi
Pendidikan

Road to Bali Digifest 2026, UPMI Bali Dorong Mahasiswa Berani Berinovasi

KECERDASAN buatan atau artificial intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa. Teknologi ini menawarkan kemudahan dalam belajar dan berkarya. Namun,...

by Dede Putra Wiguna
November 3, 2026
Tak Sekadar Memburu Juara, Jurnalis Muda Bali Belajar Memaknai Fakta di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2026
Pendidikan

Tak Sekadar Memburu Juara, Jurnalis Muda Bali Belajar Memaknai Fakta di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2026

FAKTA bisa menjadi cerita yang menggugah ketika berada di tangan yang tepat. Semangat itulah yang mengemuka dalam Pekan Jurnalistik Universitas...

by Dede Putra Wiguna
November 3, 2026
Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026
Esai

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

PADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...

by I Gusti Made Darma Putra
November 2, 2026
Poem by Sugi Lanus | Yamuna
Poetry

Poem by Sugi Lanus | Yamuna

My Yamuna, I bow down to your love,which has kept me awake while drowning in your flow for thousands of...

by Sugi Lanus
November 2, 2026
Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu
Kritik Sastra

Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu

SATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...

by I Kadek Adhi Dwipayana
November 2, 2026
Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”
Kritik Sastra

Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”

Sejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...

by Putu Eka Guna Yasa
November 2, 2026
Musik, Agama dan Politik
Esai

Musik, Agama dan Politik

ADA sebuah pertanyaan sederhana yang menggelitik di tengah polemik konser Andrea Bocelli di Indonesia: apakah musik itu punya identitas agama...

by Agung Sudarsa
November 2, 2026
Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur
Pameran

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional
Khas

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

by tatkala
November 1, 2026
Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026
Bahasa

Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026

SAYA merasa bangga dan terharu melihat pemuda Bali dalam ajang Konferensi Pemuda Bali (KPB 2026). Betapa tidak, tagar #PemudaBersuaraBerdaya ini membuat...

by I Made Sudiana
November 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co