3 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

tatkala by tatkala
July 24, 2026
in Gaya
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

Pemasangan PLTS di Plaza PP oleh SUN Energy

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat ini, pemilik gedung menghadapi tiga tekanan secara bersamaan, yaitu tarif listrik PLN golongan B-3 sebesar Rp1.114,74 per kWh yang dapat mengalami penyesuaian sewaktu-waktu, meningkatnya tuntutan ESG dari investor institusional dan tenant blue-chip, serta standar sertifikasi green building yang semakin memberikan insentif terhadap pemanfaatan energi terbarukan. Dalam konteks inilah, instalasi panel surya menjadi solusi yang mampu menjawab ketiga tantangan tersebut.

Banyak pemilik gedung yang sudah memahami manfaat umum panel surya, namun belum mendapatkan jawaban atas tiga pertanyaan yang paling menentukan keputusan investasi. Mulai dari seberapa besar kontribusi PLTS terhadap poin Greenship atau EDGE? Berapa lama payback period yang realistis? Skema pembiayaan mana yang paling sesuai dengan kondisi arus kas gedung? Ketidakjelasan atas ketiga pertanyaan ini yang paling sering membuat keputusan instalasi menjadi tertunda.

Alasan Pemilik Gedung Komersial Perlu Mempertimbangkan Instalasi Panel Surya

Bagi gedung komersial, biaya listrik bukan sekadar pengeluaran rutin, tetapi juga salah satu komponen operasional terbesar. Penghematan melalui efisiensi operasional memang dapat membantu, tetapi belum tentu mampu mengimbangi potensi penyesuaian tarif listrik PLN yang dievaluasi setiap kuartal berdasarkan berbagai indikator ekonomi. Artinya, sebagian faktor yang memengaruhi biaya energi tetap berada di luar kendali pengelola gedung.

Dibandingkan beberapa tahun lalu, keputusan untuk memasang panel surya kini menjadi semakin relevan bagi pemilik gedung komersial. Biaya listrik terus menjadi salah satu komponen OPEX terbesar, sementara tarifnya dapat mengalami penyesuaian mengikuti kondisi ekonomi. Di saat yang sama, semakin banyak tenant blue-chip dan investor institusional yang memasukkan komitmen ESG dan target Net Zero sebagai salah satu pertimbangan dalam memilih lokasi maupun berinvestasi pada sebuah properti.

Hambatan dari sisi pendanaan pun tidak lagi sebesar sebelumnya karena kini tersedia berbagai skema pembiayaan, termasuk opsi tanpa investasi awal (zero upfront cost). Sebelum memutuskan berinvestasi, pemilik gedung sebaiknya memahami proses instalasi panel surya secara menyeluruh, mulai dari studi kelayakan atap, proses perizinan PLN, hingga pilihan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Kontribusi Panel Surya terhadap Sertifikasi Green Building

Greenship GBCI: Kategori EEC (Energy Efficiency and Conservation)

Sistem sertifikasi Greenship GBCI untuk bangunan baru menempatkan kategori Efisiensi dan Konservasi Energi (EEC) sebagai salah satu bobot terbesar dalam penilaian. Berdasarkan dokumen Summary Greenship New Building V1.2 (April 2013), kategori EEC memiliki bobot 26 poin dari total 101 poin Final Assessment, atau sekitar 25,7% dari total nilai, sehingga menjadikannya kategori dengan bobot terbesar kedua dalam sistem penilaian.

Dua subkriteria EEC yang paling langsung terdampak oleh instalasi PLTS adalah:

EEC 5: Energi Terbarukan dalam Tapak (On-Site Renewable Energy)

EEC 5 memberikan bonus hingga 5 poin bagi bangunan yang memanfaatkan energi terbarukan di dalam tapak (on-site renewable energy), seperti PLTS atap. PLTS atap adalah cara paling praktis untuk memenuhi kriteria ini karena sumber energinya berasal langsung dari dalam tapak bangunan (on-site).

Poin bonus ini tidak mempengaruhi nilai maksimum Greenship, namun diperhitungkan dalam nilai pencapaian akhir dan dapat menjadi pembeda antara rating Gold dan Platinum pada gedung yang skornya berada di ambang batas.

EEC 1: Langkah Penghematan Energi

EEC 1 bernilai maksimal 20 poin. PLTS berkontribusi tidak langsung di sini dengan mengurangi selisih konsumsi energi antara gedung baseline dan gedung yang dirancang (designed), yang menjadi dasar perhitungan penghematan energi. Setiap penghematan 2,5% mendapat 1 poin, dimulai dari penghematan 10%.

Ambang batas rating Greenship yang berlaku berdasarkan V1.2:

RatingPersentase Minimum
Platinum≥ 73%
Gold≥ 57%
Silver≥ 46%
Bronze≥ 35%

EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) – IFC/World Bank

Berbeda dari Greenship yang menggunakan sistem poin bertingkat, EDGE beroperasi dengan sistem lulus/gagal (pass/fail). Sertifikasi EDGE diberikan jika gedung mencapai penghematan minimum 20% pada tiga kategori secara bersamaan, yaitu konsumsi energi, konsumsi air, dan embodied energy pada material bangunan.

Panel surya berkontribusi langsung pada komponen penghematan energi operasional gedung. Produksi listrik dari PLTS mengurangi ketergantungan pada jaringan PLN dan dihitung sebagai bagian dari efisiensi energi dalam pemodelan EDGE.

Hingga 2025, lebih dari 200 proyek di Indonesia telah memperoleh sertifikasi EDGE dengan total luas bangunan mencapai sekitar 4,3 juta meter persegi. Selain EDGE Standard, tersedia pula EDGE Advanced dan EDGE Zero Carbon bagi gedung yang ingin mencapai tingkat efisiensi energi yang lebih tinggi, sekaligus mendukung target dekarbonisasi operasional.

Mengapa Sertifikasi Green Building Bernilai bagi Pemilik Gedung?

Sertifikasi green building tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan, tetapi juga dapat meningkatkan nilai bisnis sebuah properti. Bagi banyak perusahaan multinasional dan tenant premium yang memiliki target ESG, gedung bersertifikasi Greenship atau EDGE menjadi pilihan yang lebih menarik.

Alasannya karena mampu menunjukkan komitmen terhadap efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan. Hal ini berpotensi meningkatkan daya tarik gedung di pasar sekaligus membantu menjaga tingkat okupansi tetap kompetitif.

Dari sisi investasi, sertifikasi green building juga dapat memperkuat reputasi ESG sebuah properti. Reputasi ini menjadi nilai tambah bagi pemilik gedung ketika mengajukan pembiayaan hijau (green financing) atau skema pembiayaan berbasis ESG yang berpotensi menawarkan persyaratan lebih kompetitif.

Dalam jangka panjang, kombinasi antara tingkat okupansi yang lebih baik, citra ESG yang kuat, dan peluang memperoleh akses pembiayaan hijau dapat memberikan nilai tambah yang mendukung pengembalian investasi (ROI) gedung secara keseluruhan.

Kerangka ROI Instalasi Panel Surya untuk Gedung Komersial

ROI instalasi PLTS atap tidak dapat disederhanakan menjadi satu angka payback period, karena hasilnya bergantung pada karakteristik setiap gedung. Oleh karena itu, pemilik gedung perlu memahami berbagai komponen yang memengaruhi pengembalian investasi agar dapat menyusun proyeksi yang sesuai dengan kondisi fasilitasnya.

  • Komponen manfaat finansial: meliputi pengurangan tagihan listrik PLN sesuai produksi energi PLTS, penghapusan biaya kapasitas bagi pelanggan PLTS Atap berdasarkan Permen ESDM No. 2 Tahun 2024, serta potensi peningkatan nilai properti karena gedung menjadi lebih menarik bagi tenant premium dan investor yang memiliki perhatian terhadap aspek ESG.
  • Komponen biaya investasi: mencakup biaya EPC untuk pengadaan panel surya, inverter, struktur mounting, kabel, sistem monitoring, dan instalasi. Selain itu, terdapat biaya perizinan, termasuk proses penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO) oleh Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) setelah inspeksi teknis, yang umumnya berlangsung sekitar 1–2 bulan bergantung pada hasil inspeksi dan proses administrasi. Pemilik gedung juga perlu memperhitungkan biaya operasi dan pemeliharaan (O&M), seperti pembersihan panel secara berkala, monitoring sistem, dan penanganan garansi.
  • Lama payback period: durasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kapasitas sistem dibandingkan konsumsi listrik gedung, tarif listrik PLN yang berlaku, model pembiayaan yang dipilih (Capex, leasing, atau PPA), serta ketersediaan kuota PLTS di UP3 PLN setempat. Karena setiap gedung memiliki karakteristik yang berbeda, konsultasi dan simulasi energi bersama developer yang berpengalaman menjadi langkah yang tepat untuk memperoleh proyeksi ROI yang lebih akurat.

Skema Pembiayaan Instalasi Panel Surya: Capex, Leasing, dan PPA

Tiga model pembiayaan yang tersedia di pasar Indonesia masing-masing memiliki trade-off yang perlu dipahami sebelum keputusan diambil.

 CapexSolar Leasing / Zero InvestmentPPA
Kepemilikan sistemLangsung dari hari pertamaSetelah akhir kontrakDeveloper selama kontrak
Investasi awalPenuhNol (DP 0%)Nol
Penghematan klien100% penghematan masuk ke klienSebagian dibagi dengan developerBayar per kWh di bawah tarif PLN
Risiko O&MDitanggung klienDitanggung developerDitanggung developer

Capex (Pembelian Langsung): skema ini cocok untuk gedung yang memiliki kemampuan belanja modal dan ingin memaksimalkan ROI jangka panjang. Seluruh penghematan tagihan listrik masuk ke klien sejak hari pertama operasi, dan kepemilikan penuh berarti tidak ada kewajiban pembayaran bulanan jangka panjang.

Solar Leasing / Zero Investment: memungkinkan gedung mengakses energi surya tanpa Capex di muka. Developer memiliki dan mengoperasikan sistem PLTS di atap klien; klien membayar biaya sewa bulanan yang lebih rendah dari tarif PLN. Total penghematan yang dinikmati klien lebih kecil dibanding skema Capex karena sebagian penghematan menjadi kompensasi developer, namun hambatan finansial di awal menjadi nol.

PPA (Power Purchase Agreement): serupa dengan Leasing, namun pembayaran berdasarkan konsumsi aktual listrik yang dihasilkan PLTS, bukan biaya tetap bulanan. Developer menanggung risiko kepemilikan dan kinerja sistem, sementara klien hanya membayar listrik yang benar-benar digunakan dengan harga per kWh yang disepakati di bawah tarif PLN.

Alur Perizinan PLTS Atap yang Perlu Diketahui Pemilik Gedung

Berdasarkan Permen ESDM No. 2 Tahun 2024 yang menggantikan Permen ESDM No. 26 Tahun 2021, pengajuan pemasangan PLTS Atap dilakukan dalam dua periode setiap tahun, yaitu pada Januari dan Juli. Proses dilakukan dengan mekanisme First In First Serve (FIFS) sesuai kuota yang tersedia. Permohonan dapat diajukan melalui aplikasi PLN Mobile maupun unit layanan PLN (UP3) setempat.

Dokumen yang umumnya perlu disiapkan meliputi identitas pelanggan PLN, bukti kepemilikan atau hak penggunaan bangunan, serta dokumen teknis seperti single line diagram dan spesifikasi inverter yang dilengkapi fitur anti-islanding. Setelah instalasi selesai, sistem harus memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Lembaga Inspeksi Teknik (LIT). Lama proses penerbitan SLO bergantung pada hasil inspeksi teknis dan penyelesaian administrasi, dan dalam praktiknya umumnya berlangsung sekitar 1–2 bulan.

Setelah instalasi selesai, Sertifikat Laik Operasi (SLO) diterbitkan oleh Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) terakreditasi. Proses ini memakan waktu 1–2 bulan setelah inspeksi teknis. Jika SLO tidak diperoleh dalam 6 bulan setelah persetujuan izin, izin dibatalkan dan proses harus diulang dari awal. Kapasitas PLTS Atap yang dapat dipasang bergantung pada ketersediaan kuota di UP3 PLN setempat — tidak lagi dibatasi 100% dari daya terpasang seperti regulasi sebelumnya.

Studi Kasus: Panel Surya dan Sertifikasi Green Building di Gedung Perkantoran

Tiga proyek dari portofolio SUN Energy berikut menggambarkan hubungan konkret antara instalasi PLTS dan pencapaian sertifikasi green building.

1. BSD Green Office Park 6: Sinar Mas Land

Dengan memanfaatkan sistem energi surya, BSD Green Office Park 6 berhasil meraih gold rating untuk Design Recognition Green Building dari GBCI. Sistem ini tidak hanya menghasilkan energi hijau, tetapi juga mengurangi ketergantungan properti pada sumber energi tak terbarukan dan berkontribusi pada penurunan emisi karbon.

2. BSD Green Office Park 9: Sinar Mas Land

BSD Green Office Park 9 meraih platinum rating untuk Design Recognition dari GBCI. Ini mengindikasikan bahwa seluruh aspek desain, termasuk instalasi sistem energi surya, telah memenuhi standar green building yang diakui secara internasional. Pencapaian ini menjadikan BSD GOP 9 sebagai salah satu benchmark perkantoran komersial green building tertinggi di Indonesia.

3. Plaza PP: Jakarta Selatan

Instalasi PLTS berkapasitas 189,9 kWp di kantor BUMN konstruksi ini diproyeksikan mengurangi emisi karbon sekitar 173 ton per tahun. Ini menjadi data terukur yang dapat langsung diintegrasikan ke dalam laporan ESG korporasi dan digunakan dalam proses due diligence investor institusional. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemanfaatan energi surya sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Kesimpulan

Instalasi panel surya gedung komersial memberikan tiga manfaat yang saling memperkuat: penghematan biaya energi yang terukur dan bersifat jangka panjang, kontribusi langsung terhadap pencapaian sertifikasi green building Indonesia melalui kriteria EEC Greenship dan komponen energi EDGE, serta penguatan nilai ESG yang semakin menentukan daya saing properti komersial di mata tenant premium dan investor institusional.

Bagi pemilik gedung yang ingin memulai evaluasi, langkah paling efisien adalah konsultasi dengan developer berpengalaman untuk mendapatkan simulasi energi dan estimasi ROI berdasarkan kondisi aktual gedung. SUN Energy menyediakan layanan konsultasi untuk kebutuhan ini.[T][***]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

Next Post

Sejak Kapan Pemerintah Mengurus Orientasi Seksual Warganya?

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails

5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

by tatkala
April 6, 2026
0
5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

Teknologi drone telah mengubah cara kita merekam pengalaman perjalanan. Dengan menerbangkan drone, kreator dapat menangkap pegunungan, garis pantai, kota, hingga...

Read moreDetails

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

by Radha Dwi Pradnyani
March 13, 2026
0
Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

LAMPU sorot menyambar dan menerangi panggung Gedung Kesenian Gde Manik yang menampilkan sepuluh pasangan finalis Jegeg Bagus Buleleng 2026. Mereka...

Read moreDetails
Next Post
Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital

Sejak Kapan Pemerintah Mengurus Orientasi Seksual Warganya?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [8]: Ketika AI Ikut Menulis: Kata-kata Tanpa Manusia

SETIAP era memiliki ancamannya masing-masing terhadap proses berpikir yang dalam. Pada masa otoritarianisme, ancamannya adalah sensor. Negara menentukan apa yang...

by Andre Syahreza
September 2, 2026
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang
Persona

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

“Anti-Dilution Protection” dalam Perseroan Terbatas:  Menjaga Kepastian Hukum dan Nilai Investasi Pemegang Saham

DALAM praktik bisnis modern, kebutuhan perseroan untuk memperoleh tambahan modal sering kali diwujudkan melalui penerbitan saham baru. Langkah tersebut lazim...

by I Made Pria Dharsana
September 2, 2026
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda
Panggung

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

BALI DALAM “FENOMENA KUTUKAN ORANG BAIK”

— Sugi Lanus “Hukuman bagi orang-orang baik yang menolak untuk terlibat dalam politik adalah mereka akan diperintah oleh orang-orang yang...

by Sugi Lanus
September 2, 2026
Sepi Tak Berarti Tiada
Esai

Sepi Tak Berarti Tiada

DIBANDINGKAN poliklinik lain, Poliklinik Psikiatri memang lebih sepi pasien, apalagi di rumah sakit kecil. Namun, bagi saya, mereka yang memiliki...

by Angga Wijaya
September 2, 2026
Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan
Esai

Saat Daya Beli Melemah, Bisakah Keuangan Syariah Menjadi Penopang Ekonomi?

DAYA beli masyarakat menjadi salah satu cermin penting dalam melihat denyut perekonomian. Ketika masyarakat masih leluasa berbelanja, pelaku usaha memiliki...

by Muhammad Farras Hanif
September 1, 2026
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding
Khas

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

by Dian Suryantini
September 1, 2026
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Ketika Api Menjadi Cermin

ADA sesuatu yang terasa ganjil dari api. Ia kecil ketika kita menyalakan kompor. Ia jinak ketika berada di tungku. Ia...

by Ahmad Sihabudin
September 1, 2026
Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026
Kuliner

Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

UDARA pagi terasa panas ketika rangkaian Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 memasuki penghujung acara. Usai menutup festival,...

by Nyoman Budarsana
September 1, 2026
Apakah Buku Fisik Masih Asik?
Esai

Apakah Buku Fisik Masih Asik?

KITA mungkin mengingat bahwa pandemi membekaskan banyak hal dalam kehidupan hari ini. Saat-saat dimana secara fisik tubuh kita diharuskan terpisah...

by Made Chandra
August 31, 2026
Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota
Esai

Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota

KOTA ini tidak pernah benar-benar tidur; ia hanya ditenangkan oleh dongeng-dongeng yang ditulis oleh jemari tak berwajah. Di atas aspalnya...

by Wayan Gde Yudane
August 31, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co