3 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

tatkala by tatkala
July 24, 2026
in Gaya
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

Pemasangan PLTS di Plaza PP oleh SUN Energy

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat ini, pemilik gedung menghadapi tiga tekanan secara bersamaan, yaitu tarif listrik PLN golongan B-3 sebesar Rp1.114,74 per kWh yang dapat mengalami penyesuaian sewaktu-waktu, meningkatnya tuntutan ESG dari investor institusional dan tenant blue-chip, serta standar sertifikasi green building yang semakin memberikan insentif terhadap pemanfaatan energi terbarukan. Dalam konteks inilah, instalasi panel surya menjadi solusi yang mampu menjawab ketiga tantangan tersebut.

Banyak pemilik gedung yang sudah memahami manfaat umum panel surya, namun belum mendapatkan jawaban atas tiga pertanyaan yang paling menentukan keputusan investasi. Mulai dari seberapa besar kontribusi PLTS terhadap poin Greenship atau EDGE? Berapa lama payback period yang realistis? Skema pembiayaan mana yang paling sesuai dengan kondisi arus kas gedung? Ketidakjelasan atas ketiga pertanyaan ini yang paling sering membuat keputusan instalasi menjadi tertunda.

Alasan Pemilik Gedung Komersial Perlu Mempertimbangkan Instalasi Panel Surya

Bagi gedung komersial, biaya listrik bukan sekadar pengeluaran rutin, tetapi juga salah satu komponen operasional terbesar. Penghematan melalui efisiensi operasional memang dapat membantu, tetapi belum tentu mampu mengimbangi potensi penyesuaian tarif listrik PLN yang dievaluasi setiap kuartal berdasarkan berbagai indikator ekonomi. Artinya, sebagian faktor yang memengaruhi biaya energi tetap berada di luar kendali pengelola gedung.

Dibandingkan beberapa tahun lalu, keputusan untuk memasang panel surya kini menjadi semakin relevan bagi pemilik gedung komersial. Biaya listrik terus menjadi salah satu komponen OPEX terbesar, sementara tarifnya dapat mengalami penyesuaian mengikuti kondisi ekonomi. Di saat yang sama, semakin banyak tenant blue-chip dan investor institusional yang memasukkan komitmen ESG dan target Net Zero sebagai salah satu pertimbangan dalam memilih lokasi maupun berinvestasi pada sebuah properti.

Hambatan dari sisi pendanaan pun tidak lagi sebesar sebelumnya karena kini tersedia berbagai skema pembiayaan, termasuk opsi tanpa investasi awal (zero upfront cost). Sebelum memutuskan berinvestasi, pemilik gedung sebaiknya memahami proses instalasi panel surya secara menyeluruh, mulai dari studi kelayakan atap, proses perizinan PLN, hingga pilihan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Kontribusi Panel Surya terhadap Sertifikasi Green Building

Greenship GBCI: Kategori EEC (Energy Efficiency and Conservation)

Sistem sertifikasi Greenship GBCI untuk bangunan baru menempatkan kategori Efisiensi dan Konservasi Energi (EEC) sebagai salah satu bobot terbesar dalam penilaian. Berdasarkan dokumen Summary Greenship New Building V1.2 (April 2013), kategori EEC memiliki bobot 26 poin dari total 101 poin Final Assessment, atau sekitar 25,7% dari total nilai, sehingga menjadikannya kategori dengan bobot terbesar kedua dalam sistem penilaian.

Dua subkriteria EEC yang paling langsung terdampak oleh instalasi PLTS adalah:

EEC 5: Energi Terbarukan dalam Tapak (On-Site Renewable Energy)

EEC 5 memberikan bonus hingga 5 poin bagi bangunan yang memanfaatkan energi terbarukan di dalam tapak (on-site renewable energy), seperti PLTS atap. PLTS atap adalah cara paling praktis untuk memenuhi kriteria ini karena sumber energinya berasal langsung dari dalam tapak bangunan (on-site).

Poin bonus ini tidak mempengaruhi nilai maksimum Greenship, namun diperhitungkan dalam nilai pencapaian akhir dan dapat menjadi pembeda antara rating Gold dan Platinum pada gedung yang skornya berada di ambang batas.

EEC 1: Langkah Penghematan Energi

EEC 1 bernilai maksimal 20 poin. PLTS berkontribusi tidak langsung di sini dengan mengurangi selisih konsumsi energi antara gedung baseline dan gedung yang dirancang (designed), yang menjadi dasar perhitungan penghematan energi. Setiap penghematan 2,5% mendapat 1 poin, dimulai dari penghematan 10%.

Ambang batas rating Greenship yang berlaku berdasarkan V1.2:

RatingPersentase Minimum
Platinum≥ 73%
Gold≥ 57%
Silver≥ 46%
Bronze≥ 35%

EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) – IFC/World Bank

Berbeda dari Greenship yang menggunakan sistem poin bertingkat, EDGE beroperasi dengan sistem lulus/gagal (pass/fail). Sertifikasi EDGE diberikan jika gedung mencapai penghematan minimum 20% pada tiga kategori secara bersamaan, yaitu konsumsi energi, konsumsi air, dan embodied energy pada material bangunan.

Panel surya berkontribusi langsung pada komponen penghematan energi operasional gedung. Produksi listrik dari PLTS mengurangi ketergantungan pada jaringan PLN dan dihitung sebagai bagian dari efisiensi energi dalam pemodelan EDGE.

Hingga 2025, lebih dari 200 proyek di Indonesia telah memperoleh sertifikasi EDGE dengan total luas bangunan mencapai sekitar 4,3 juta meter persegi. Selain EDGE Standard, tersedia pula EDGE Advanced dan EDGE Zero Carbon bagi gedung yang ingin mencapai tingkat efisiensi energi yang lebih tinggi, sekaligus mendukung target dekarbonisasi operasional.

Mengapa Sertifikasi Green Building Bernilai bagi Pemilik Gedung?

Sertifikasi green building tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan, tetapi juga dapat meningkatkan nilai bisnis sebuah properti. Bagi banyak perusahaan multinasional dan tenant premium yang memiliki target ESG, gedung bersertifikasi Greenship atau EDGE menjadi pilihan yang lebih menarik.

Alasannya karena mampu menunjukkan komitmen terhadap efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan. Hal ini berpotensi meningkatkan daya tarik gedung di pasar sekaligus membantu menjaga tingkat okupansi tetap kompetitif.

Dari sisi investasi, sertifikasi green building juga dapat memperkuat reputasi ESG sebuah properti. Reputasi ini menjadi nilai tambah bagi pemilik gedung ketika mengajukan pembiayaan hijau (green financing) atau skema pembiayaan berbasis ESG yang berpotensi menawarkan persyaratan lebih kompetitif.

Dalam jangka panjang, kombinasi antara tingkat okupansi yang lebih baik, citra ESG yang kuat, dan peluang memperoleh akses pembiayaan hijau dapat memberikan nilai tambah yang mendukung pengembalian investasi (ROI) gedung secara keseluruhan.

Kerangka ROI Instalasi Panel Surya untuk Gedung Komersial

ROI instalasi PLTS atap tidak dapat disederhanakan menjadi satu angka payback period, karena hasilnya bergantung pada karakteristik setiap gedung. Oleh karena itu, pemilik gedung perlu memahami berbagai komponen yang memengaruhi pengembalian investasi agar dapat menyusun proyeksi yang sesuai dengan kondisi fasilitasnya.

  • Komponen manfaat finansial: meliputi pengurangan tagihan listrik PLN sesuai produksi energi PLTS, penghapusan biaya kapasitas bagi pelanggan PLTS Atap berdasarkan Permen ESDM No. 2 Tahun 2024, serta potensi peningkatan nilai properti karena gedung menjadi lebih menarik bagi tenant premium dan investor yang memiliki perhatian terhadap aspek ESG.
  • Komponen biaya investasi: mencakup biaya EPC untuk pengadaan panel surya, inverter, struktur mounting, kabel, sistem monitoring, dan instalasi. Selain itu, terdapat biaya perizinan, termasuk proses penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO) oleh Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) setelah inspeksi teknis, yang umumnya berlangsung sekitar 1–2 bulan bergantung pada hasil inspeksi dan proses administrasi. Pemilik gedung juga perlu memperhitungkan biaya operasi dan pemeliharaan (O&M), seperti pembersihan panel secara berkala, monitoring sistem, dan penanganan garansi.
  • Lama payback period: durasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kapasitas sistem dibandingkan konsumsi listrik gedung, tarif listrik PLN yang berlaku, model pembiayaan yang dipilih (Capex, leasing, atau PPA), serta ketersediaan kuota PLTS di UP3 PLN setempat. Karena setiap gedung memiliki karakteristik yang berbeda, konsultasi dan simulasi energi bersama developer yang berpengalaman menjadi langkah yang tepat untuk memperoleh proyeksi ROI yang lebih akurat.

Skema Pembiayaan Instalasi Panel Surya: Capex, Leasing, dan PPA

Tiga model pembiayaan yang tersedia di pasar Indonesia masing-masing memiliki trade-off yang perlu dipahami sebelum keputusan diambil.

 CapexSolar Leasing / Zero InvestmentPPA
Kepemilikan sistemLangsung dari hari pertamaSetelah akhir kontrakDeveloper selama kontrak
Investasi awalPenuhNol (DP 0%)Nol
Penghematan klien100% penghematan masuk ke klienSebagian dibagi dengan developerBayar per kWh di bawah tarif PLN
Risiko O&MDitanggung klienDitanggung developerDitanggung developer

Capex (Pembelian Langsung): skema ini cocok untuk gedung yang memiliki kemampuan belanja modal dan ingin memaksimalkan ROI jangka panjang. Seluruh penghematan tagihan listrik masuk ke klien sejak hari pertama operasi, dan kepemilikan penuh berarti tidak ada kewajiban pembayaran bulanan jangka panjang.

Solar Leasing / Zero Investment: memungkinkan gedung mengakses energi surya tanpa Capex di muka. Developer memiliki dan mengoperasikan sistem PLTS di atap klien; klien membayar biaya sewa bulanan yang lebih rendah dari tarif PLN. Total penghematan yang dinikmati klien lebih kecil dibanding skema Capex karena sebagian penghematan menjadi kompensasi developer, namun hambatan finansial di awal menjadi nol.

PPA (Power Purchase Agreement): serupa dengan Leasing, namun pembayaran berdasarkan konsumsi aktual listrik yang dihasilkan PLTS, bukan biaya tetap bulanan. Developer menanggung risiko kepemilikan dan kinerja sistem, sementara klien hanya membayar listrik yang benar-benar digunakan dengan harga per kWh yang disepakati di bawah tarif PLN.

Alur Perizinan PLTS Atap yang Perlu Diketahui Pemilik Gedung

Berdasarkan Permen ESDM No. 2 Tahun 2024 yang menggantikan Permen ESDM No. 26 Tahun 2021, pengajuan pemasangan PLTS Atap dilakukan dalam dua periode setiap tahun, yaitu pada Januari dan Juli. Proses dilakukan dengan mekanisme First In First Serve (FIFS) sesuai kuota yang tersedia. Permohonan dapat diajukan melalui aplikasi PLN Mobile maupun unit layanan PLN (UP3) setempat.

Dokumen yang umumnya perlu disiapkan meliputi identitas pelanggan PLN, bukti kepemilikan atau hak penggunaan bangunan, serta dokumen teknis seperti single line diagram dan spesifikasi inverter yang dilengkapi fitur anti-islanding. Setelah instalasi selesai, sistem harus memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Lembaga Inspeksi Teknik (LIT). Lama proses penerbitan SLO bergantung pada hasil inspeksi teknis dan penyelesaian administrasi, dan dalam praktiknya umumnya berlangsung sekitar 1–2 bulan.

Setelah instalasi selesai, Sertifikat Laik Operasi (SLO) diterbitkan oleh Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) terakreditasi. Proses ini memakan waktu 1–2 bulan setelah inspeksi teknis. Jika SLO tidak diperoleh dalam 6 bulan setelah persetujuan izin, izin dibatalkan dan proses harus diulang dari awal. Kapasitas PLTS Atap yang dapat dipasang bergantung pada ketersediaan kuota di UP3 PLN setempat — tidak lagi dibatasi 100% dari daya terpasang seperti regulasi sebelumnya.

Studi Kasus: Panel Surya dan Sertifikasi Green Building di Gedung Perkantoran

Tiga proyek dari portofolio SUN Energy berikut menggambarkan hubungan konkret antara instalasi PLTS dan pencapaian sertifikasi green building.

1. BSD Green Office Park 6: Sinar Mas Land

Dengan memanfaatkan sistem energi surya, BSD Green Office Park 6 berhasil meraih gold rating untuk Design Recognition Green Building dari GBCI. Sistem ini tidak hanya menghasilkan energi hijau, tetapi juga mengurangi ketergantungan properti pada sumber energi tak terbarukan dan berkontribusi pada penurunan emisi karbon.

2. BSD Green Office Park 9: Sinar Mas Land

BSD Green Office Park 9 meraih platinum rating untuk Design Recognition dari GBCI. Ini mengindikasikan bahwa seluruh aspek desain, termasuk instalasi sistem energi surya, telah memenuhi standar green building yang diakui secara internasional. Pencapaian ini menjadikan BSD GOP 9 sebagai salah satu benchmark perkantoran komersial green building tertinggi di Indonesia.

3. Plaza PP: Jakarta Selatan

Instalasi PLTS berkapasitas 189,9 kWp di kantor BUMN konstruksi ini diproyeksikan mengurangi emisi karbon sekitar 173 ton per tahun. Ini menjadi data terukur yang dapat langsung diintegrasikan ke dalam laporan ESG korporasi dan digunakan dalam proses due diligence investor institusional. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemanfaatan energi surya sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Kesimpulan

Instalasi panel surya gedung komersial memberikan tiga manfaat yang saling memperkuat: penghematan biaya energi yang terukur dan bersifat jangka panjang, kontribusi langsung terhadap pencapaian sertifikasi green building Indonesia melalui kriteria EEC Greenship dan komponen energi EDGE, serta penguatan nilai ESG yang semakin menentukan daya saing properti komersial di mata tenant premium dan investor institusional.

Bagi pemilik gedung yang ingin memulai evaluasi, langkah paling efisien adalah konsultasi dengan developer berpengalaman untuk mendapatkan simulasi energi dan estimasi ROI berdasarkan kondisi aktual gedung. SUN Energy menyediakan layanan konsultasi untuk kebutuhan ini.[T][***]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

Next Post

Sejak Kapan Pemerintah Mengurus Orientasi Seksual Warganya?

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

by tatkala
September 16, 2026
0
Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

SAAT ini, banyak pemilik rumah mewah di Indonesia memilih menggunakan lift rumah mewah Indonesia dari Kalea karena lift ini dapat...

Read moreDetails

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

by tatkala
September 11, 2026
0
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails
Next Post
Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital

Sejak Kapan Pemerintah Mengurus Orientasi Seksual Warganya?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026
Esai

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

PADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...

by I Gusti Made Darma Putra
November 2, 2026
Poem by Sugi Lanus | Yamuna
Poetry

Poem by Sugi Lanus | Yamuna

My Yamuna, I bow down to your love,which has kept me awake while drowning in your flow for thousands of...

by Sugi Lanus
November 2, 2026
Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu
Kritik Sastra

Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu

SATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...

by I Kadek Adhi Dwipayana
November 2, 2026
Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”
Kritik Sastra

Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”

Sejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...

by Putu Eka Guna Yasa
November 2, 2026
Musik, Agama dan Politik
Esai

Musik, Agama dan Politik

ADA sebuah pertanyaan sederhana yang menggelitik di tengah polemik konser Andrea Bocelli di Indonesia: apakah musik itu punya identitas agama...

by Agung Sudarsa
November 2, 2026
Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur
Pameran

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional
Khas

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

by tatkala
November 1, 2026
Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026
Bahasa

Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026

SAYA merasa bangga dan terharu melihat pemuda Bali dalam ajang Konferensi Pemuda Bali (KPB 2026). Betapa tidak, tagar #PemudaBersuaraBerdaya ini membuat...

by I Made Sudiana
November 1, 2026
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik
Esai

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual
Esai

Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

SETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....

by I Wayan Artika
November 1, 2026
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak
Khas

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

by Emi Suy
November 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co