8 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
in Khas
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

Peringatan HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung | Foto: tatkala.co/Budarsana

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung pagi itu tampak ceria. Maklum, saat itu, Sabtu, 25 Juli 2026, mereka tengah merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 organisasi yang digelar di 100 Sunset Kuta Hotel dalam suasana penuh kebersamaan dan keakraban. Perayaan diawali dengan lomba paduan suara, dilanjutkan dengan menyanyi bersama, makan bersama, hingga diakhiri pembagian door prize.

“Peringatan HUT ke-30 ini menjadi momentum introspeksi atas perjalanan organisasi selama tiga dekade sekaligus memikirkan langkah ke depan. Kami sangat bangga karena selama 30 tahun anggota-anggota kami telah menjalankan tugas dengan baik. Usia 30 tahun merupakan usia yang cukup dewasa bagi organisasi, tetapi pekerjaan rumah kami masih banyak,” kata Ketua PC FSP PAR–SPSI Kabupaten Badung, Slamet Suranto.

Sejak pagi, ballroom tempat acara berlangsung dipenuhi alunan lagu-lagu lawas yang dibawakan dua penyanyi perempuan bersuara merdu. Para pekerja pariwisata berdatangan dan menempati kursi-kursi bernuansa putih yang telah disiapkan. Sebagian menikmati aneka camilan, kopi, maupun teh sesuai selera. Setelah para tamu undangan menempati tempat duduk masing-masing, acara pun dimulai. Sebelumnya, setiap PUK menampilkan ucapan selamat ulang tahun melalui tayangan video.

Peringatan HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung | Foto: tatkala.co/Budarsana

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, yang hadir mewakili Bupati Badung, menyampaikan apresiasi atas konsistensi FSP PAR dalam mendukung tenaga kerja pariwisata sekaligus mengucapkan selamat ulang tahun kepada organisasi tersebut.

“Ini merupakan perjalanan panjang yang penuh dedikasi dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan para pekerja, khususnya di sektor pariwisata,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Badung sangat membutuhkan hubungan industrial yang harmonis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Selama ini, FSP PAR dinilai menjadi mitra strategis dalam menciptakan pekerja yang produktif. Ia berharap, memasuki usia ke-30 tahun, FSP PAR semakin profesional, solid, dan mampu menghadapi perkembangan zaman. Pasalnya, tantangan dunia kerja ke depan membutuhkan keterampilan dan kolaborasi yang semakin kuat.

“Keinginan kami di Badung adalah terus membangun kemitraan yang terbuka demi mewujudkan kesejahteraan para pekerja sekaligus mendukung pariwisata yang berkelanjutan,” harapnya.

Slamet Suranto menjelaskan, PC FSP PAR–SPSI Kabupaten Badung berdiri sekitar 30 tahun lalu setelah diberlakukannya regulasi yang memungkinkan pembentukan federasi serikat pekerja. Sebelumnya, organisasi pekerja masih bersifat unitaris dan berada dalam satu wadah SPSI. Dengan adanya aturan tersebut, para pekerja sektor pariwisata, khususnya di hotel-hotel, kemudian membentuk Serikat Pekerja Pariwisata yang tetap berada di bawah naungan SPSI.

Peringatan HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Mulai saat itulah kami mendirikan Serikat Pekerja Pariwisata sendiri,” katanya.

Pada masa awal berdiri, jumlah anggota mencapai sekitar 17.000 orang. Namun, kini jumlah tersebut menurun menjadi sekitar 4.000 anggota. Penurunan itu terjadi karena munculnya berbagai serikat pekerja lain, seperti SP Mandiri, SP Bali, dan organisasi pekerja lainnya.

Menurut Slamet, usia ke-30 tahun merupakan usia yang cukup dewasa bagi organisasi. Meski demikian, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait persoalan ketenagakerjaan di Kabupaten Badung. Karena itu, pihaknya terus memberikan pembekalan kepada anggota maupun pengurus mengenai berbagai aspek ketenagakerjaan, khususnya di lingkungan internal organisasi.

“Ke depan bukan hanya tantangan, tetapi juga harapan yang harus kami wujudkan bersama,” ujarnya.

Salah satu harapan tersebut adalah agar Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung semakin mendekati Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Bali yang mencapai Rp5.200.000.

“Tahun ini baru sekitar 74 persen. Saya berharap bisa mendekati 85 hingga 90 persen, tentu bergantung pada ketentuan pemerintah mengenai penetapan UMK. Saat ini kami masih menunggu regulasi dari pemerintah,” imbuhnya.

Peringatan HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung | Foto: tatkala.co/Budarsana

Tantangan lainnya adalah masih maraknya wisatawan asing yang bekerja, bahkan mendirikan perusahaan di Bali, secara tidak sesuai ketentuan. Menurutnya, kondisi tersebut menciptakan praktik-praktik ilegal yang merugikan berbagai pihak. Persoalan ini telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah dan menjadi tanggung jawab bersama.

“Saya berharap pemerintah, aparat, dan seluruh pihak terkait dapat lebih serius menangani persoalan ini. Ini berbahaya dan sudah berlangsung cukup lama, tetapi belum juga tuntas,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan perusahaan ilegal yang didirikan oleh wisatawan asing juga berdampak pada para pekerja. Ketika terjadi persoalan ketenagakerjaan, pemilik usaha kerap sulit dimintai pertanggungjawaban karena telah meninggalkan Indonesia. Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi mengurangi pendapatan daerah.

“Harapan saya ada dua, yaitu peningkatan UMK dan penanganan wisatawan asing yang bekerja atau berusaha secara ilegal. Kami berharap pemerintah lebih bersungguh-sungguh dalam memberantas persoalan tersebut,” tegasnya.

Sebelum puncak peringatan HUT ke-30, PC FSP PAR–SPSI Kabupaten Badung juga menyelenggarakan lomba paduan suara Mars SPSI. Dalam perlombaan tersebut, Paradisus by Meliá berhasil meraih predikat Juara Terbaik. Sementara itu, Juara I, II, dan III masing-masing diraih oleh Sol by Meliá Benoa, Ayodya Resort Bali, dan Hilton Bali.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: kabupaten badungPengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja PariwisataSerikat Pekerja Seluruh Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rapat Bersama TAPD, Banggar DPRD Buleleng Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penyehatan BUMD 

Next Post

Tanah yang Mengingat ——Membaca “Pataka Majapahit III” Karya Dr. Noor Sudiyati

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails
Next Post
Tanah yang Mengingat ——Membaca “Pataka Majapahit III” Karya Dr. Noor Sudiyati

Tanah yang Mengingat ------Membaca “Pataka Majapahit III” Karya Dr. Noor Sudiyati

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional
Khas

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”
Esai

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?
Khas

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

by tatkala
September 7, 2026
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten
Tualang

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
Lelaku Daun Jati Terakhir | Cerpen Nur Kamilia
Cerpen

Lelaku Daun Jati Terakhir | Cerpen Nur Kamilia

MUSIM kemarau di kampung kami tidak datang dengan membawa angin kering atau debu jalanan yang mengepul. Ia datang lewat suara...

by Nur Kamilia
September 6, 2026
Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian
Puisi

Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

Memelihara Kesepian 1.letakkan kesepiandi tempat yang teduh. jauhkan dari suaraorang-orang yang terlalu bahagia. 2.beri makansetiap malam. sedikit kenangan.sedikit musik. jangan...

by Salman Alade
September 6, 2026
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot
Esai

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

by Adwan SA
September 6, 2026
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam
Khas

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul
Khas

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
Ubud Art Collect: Antara Batas dan Persimpangan
Kritik Seni

Ubud Art Collect: Antara Batas dan Persimpangan

MULANYA saya kira peristiwa akbar semacam art fair hanya bisa dijangkau oleh orang-orang berduit, tentunya dari para kolektor yang siap...

by Made Chandra
September 6, 2026
Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’
Opini

Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

DI ruang publik, sebuah pernyataan dapat menjadi lebih berbahaya daripada sebuah kebijakan yang keliru. Kebijakan yang keliru masih mungkin diperbaiki...

by I Ketut Suar Adnyana
September 5, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co