1 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘The Adventure Seekers’, Drama Musikal yang Menghidupkan Makna Perpisahan di SDN 1 Ungasan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
June 10, 2026
in Panggung
‘The Adventure Seekers’, Drama Musikal yang Menghidupkan Makna Perpisahan di SDN 1 Ungasan

Drama musikal ‘The Adventure Seekers’│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

PULUHAN pesawat kertas melayang serentak dari atas panggung SD Negeri 1 Ungasan, Badung. Para siswa bersama guru yang berdiri berdampingan melemparkannya ke arah depan, seolah mengirimkan harapan ke masa yang akan datang. Tepuk tangan penonton pecah mengiringi momen itu. Sebagian tersenyum bangga, sebagian lain tak kuasa menahan haru. Di balik pesawat-pesawat kertas yang terbang bebas, tersimpan mimpi, doa, dan perpisahan yang menandai berakhirnya perjalanan enam tahun mereka di bangku sekolah dasar.

Hari itu, Selasa, 9 Juni 2026, perpisahan siswa kelas VI dan kenaikan kelas di SD Negeri 1 Ungasan tidak hanya diisi seremoni pelepasan. Sebanyak 28 siswa kelas VI B bersama enam guru ꟷ wali kelas 1-6 B dan Kepala Sekolah ꟷ menghadirkan sebuah drama musikal berjudul ‘The Adventure Seekers’, sebuah kisah tentang persahabatan, konflik, pertumbuhan, dan kenangan yang mereka bangun selama enam tahun bersekolah.

Di atas panggung, cerita bergerak dari keseharian anak-anak di ruang kelas. Ada sosok yang aktif dan berani mencoba apa saja. Ada anak yang pendiam dan menyimpan banyak cerita di balik sikapnya. Ada pula tokoh yang gemar mengganggu teman-temannya. Karakter-karakter itu bukan sekadar tokoh fiksi, melainkan cerminan dinamika yang kerap ditemukan dalam kehidupan sekolah.

Drama musikal ‘The Adventure Seekers’│Foto: Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Konflik mulai muncul ketika sebuah tindakan perundungan memicu ketegangan di antara mereka. Dari situlah cerita berkembang. Kekacauan yang terjadi justru menjadi titik balik yang membuat para tokoh menyadari arti kebersamaan. Perlahan mereka belajar memahami satu sama lain, hingga akhirnya mengenang kembali perjalanan panjang yang telah dilalui bersama sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Momen-momen itu terasa dekat dengan para pemainnya sendiri. Sebab cerita yang mereka bawakan bukan sesuatu yang jauh dari pengalaman sehari-hari. Ketika adegan demi adegan mengalir menuju penutup, emosi para pemain dan penonton seakan bertemu pada titik yang sama: kesadaran bahwa masa berseragam merah putih akan segera berakhir.

Perpisahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Ungasan│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Di balik pementasan tersebut, terdapat sosok muda yang menjadi penggarap sekaligus konseptor, Putu Kevin Nugrahayasa Surya (18). Alumni SD Negeri 1 Ungasan yang baru saja menamatkan pendidikan di SMA Negeri 1 Kuta Selatan itu akan melanjutkan studi ke Institut Seni Indonesia (ISI) Bali pada Jurusan Seni Pedalangan.

Kevin mengaku gagasan awal pertunjukan berasal darinya. Namun ia tidak ingin karya itu hanya dianggap sebagai hasil kerjanya seorang diri.

“Karya ini awalnya memang saya sendiri yang buat, tapi di sini saya ingin menumbuhkan rasa tanggung jawab di diri adik-adik kelas 6B di SD 1 Ungasan, sehingga saya katakan ini adalah karya bersama,” ujarnya.

Perpisahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Ungasan│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Semangat kebersamaan itu menjadi landasan selama proses produksi. Meski waktu persiapan hanya sekitar tiga minggu efektif, seluruh proses latihan dilakukan dengan memanfaatkan waktu yang tersedia di sekolah. Bagi Kevin, tantangan terbesar bukanlah menyusun cerita atau mengatur adegan, melainkan memahami karakter setiap anak yang terlibat.

“Kesulitan dan tantangan dalam pembuatan karya ini yakni mengenali karakter dari setiap siswa, pendekatan yang ekstra, cara proses mengajar yang berbeda serta harus menarik agar adik-adik tidak merasa takut untuk belajar drama,” katanya.

Sebagai alumni yang telah menekuni dunia teater, Kevin mendapat kepercayaan untuk berbagi pengalaman dengan adik-adik kelasnya. Kesempatan itu dimanfaatkannya tidak hanya untuk menghasilkan sebuah pertunjukan, tetapi juga memberikan ruang belajar bagi para siswa.

Semangat itulah yang terasa sepanjang pementasan. Para siswa tidak sekadar menghafal dialog dan bergerak mengikuti arahan. Mereka tampak menikmati peran masing-masing. Tawa yang muncul di atas panggung terdengar alami, begitu pula kesedihan yang perlahan menguasai suasana menjelang akhir cerita.

Perpisahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Ungasan│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Judul ‘The Adventure Seekers’ sendiri dipilih karena mewakili semangat masa kanak-kanak yang penuh rasa ingin tahu dan keberanian mencoba hal-hal baru. Seperti yang tergambar dalam sinopsis pertunjukan, masa kecil merupakan halaman penuh warna, tempat persahabatan tumbuh dari hal-hal sederhana: berbagi permen, bermain bersama, hingga saling menghibur saat menghadapi kekecewaan.

Hari-hari sekolah menjadi petualangan yang tak pernah membosankan. Di sanalah mimpi-mimpi mulai dirajut, keberanian dibentuk, dan karakter ditempa melalui berbagai pengalaman bersama teman sebaya. Nilai-nilai itu kemudian dirangkum dalam sosok-sosok yang disebut sebagai ‘The Adventure Seekers’ ꟷ anak-anak yang berani mencoba hal baru, tidak takut gagal, dan menjadikan setiap momen sebagai kisah yang penuh energi.

Pesan tersebut mencapai puncaknya pada adegan penutup. Setelah perjalanan cerita yang penuh dinamika, para siswa dan guru bersama-sama melemparkan pesawat-pesawat kertas ke arah depan panggung. Benda sederhana itu menjadi simbol yang paling kuat hari itu.

Drama musikal ‘The Adventure Seekers’│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Menurut Kevin, pesawat kertas tersebut merupakan representasi impian anak-anak di masa depan. Aksi melemparkannya ke depan melambangkan langkah menuju cita-cita, sementara keterlibatan para guru mengandung makna doa dan dukungan yang terus menyertai mereka.

“Arti simbolis itu yakni harapan adik-adik ke depannya. Kenapa dilempar ke depan dan bersama guru, karena di sana guru sebagai orang tua yang mendoakan agar anak-anak sukses dan berhasil ke depannya,” pungkasnya.

Ketika pesawat-pesawat kertas melayang di udara, tepuk tangan penonton kembali bergema. Di atas panggung, anak-anak yang sebentar lagi meninggalkan bangku sekolah dasar berdiri bersama guru-guru mereka untuk terakhir kalinya sebagai satu angkatan.

Seperti pesawat kertas yang terbang meninggalkan tangan para pemiliknya, para siswa kelas VI SD Negeri 1 Ungasan pun bersiap menapaki perjalanan baru. Dan sebagaimana pesan yang dibawa ‘The Adventure Seekers’, setiap perjalanan besar selalu berawal dari keberanian untuk melangkah.

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

BACA JUGA:

Kevin dan Panggung yang Ia Tafsir —Dari SMAN 1 Kuta Selatan, Lahir Dalang Muda Berbakat
Tags: drama musikalPendidikanSDN 1 Ungasansekolahseni pertunjukansiswa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

Next Post

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 26, 2026
0
Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026

Rasa penasaran tampak jelas dari raut wajah ribuan penonton yang memadati Kalangan Angsoka, Taman Budaya Bali, Kamis 25 Juni 2026....

Read moreDetails

‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal

PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini...

Read moreDetails

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
0
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

Read moreDetails

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
0
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

Read moreDetails

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

Read moreDetails

“Aji Pemalik Sumpah” dari Sekaa Dramatari Arja Sudhamala di Pesta Kesenian Bali 2026: Pertama dan Total

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
“Aji Pemalik Sumpah” dari Sekaa Dramatari Arja Sudhamala di Pesta Kesenian Bali 2026: Pertama dan Total

SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang...

Read moreDetails

Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
0
Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026

Ini pergelaran tari Bali biasa, tetapi orang-orang yang hadir justru membludak. Maklum, pentas seni itu dibawakan oleh anak-anak dari Sekolah...

Read moreDetails

Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
0
Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya

GEMERLAP cahaya panggung di Gedung Ksirarnawa mempertegas para penari tampil dengan karakter dan busana yang berbeda. Beragam busana itu tentu...

Read moreDetails

Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan

by Nyoman Budarsana
June 19, 2026
0
Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan

Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Anturan, terdapat sebuah ritual peruwatan yang masih hidup dan diwariskan secara turun-temurun. Namanya Bebayuhan Sanan...

Read moreDetails

Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

by Nyoman Budarsana
June 18, 2026
0
Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

MUSIK tradisional Opera Beijing "Gong dan Drum Tradisional Hakka" membuat penonton terkesima dengan perpaduan luar biasa antara kekuatan ritme yang...

Read moreDetails
Next Post
Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Plaju ke Hawkins: Membaca Puisi Dahlia Rasyad Melalui Pendekatan Serial Televisi “Stranger Things” pada Pameran Ferdi
Ulas Rupa

Dari Plaju ke Hawkins: Membaca Puisi Dahlia Rasyad Melalui Pendekatan Serial Televisi “Stranger Things” pada Pameran Ferdi

PEMBACA tak perlu mengukur jarak antara Plaju dan Hawkins, apalagi harus repot-repot mencari tahu apa yang hendak dihidangkan di sana,...

by Mahesa Putra
June 30, 2026
Menurunkan Standar, Meninggikan Prestise
Esai

Menurunkan Standar, Meninggikan Prestise

HAMPIR saja tim nasional sepak bola Republik Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 yang dihelat di tiga negara, Amerika Serikat,...

by Iko Amadeus
June 30, 2026
Bermain, Belajar, dan Mencintai Alam Lewat Kakua Buta —Catatan dari Workshop Permainan Tradisional di Tabanan
Khas

Bermain, Belajar, dan Mencintai Alam Lewat Kakua Buta —Catatan dari Workshop Permainan Tradisional di Tabanan

Ketika anak-anak itu bermain riang, ruang Gedung Mario berubah menjadi area interaktif, sangat dinamis dan terkesan lebih hidup. Langit-langit tinggi...

by Wahyu Mahaputra
June 30, 2026
Kembalinya Roh Teo-Estetika —Menguatkan Kembali Konsolidasi Sosial Masyarakat Banjar Bukit Buwung Kesiman Melalui Kesenian Dramatari Arja
Ulas Pentas

Kembalinya Roh Teo-Estetika —Menguatkan Kembali Konsolidasi Sosial Masyarakat Banjar Bukit Buwung Kesiman Melalui Kesenian Dramatari Arja

KEMBALINYA seni Arja di Banjar Bukit Buwung, Kesiman, tidak dapat dipahami semata sebagai upaya revitalisasi kesenian tradisional, melainkan sebagai proses...

by IM Gede Nesa Saputra
June 30, 2026
Wawancara antara Saya dan AI —Ketika Mesin Bertanya tentang Masa Depan Kebudayaan
Esai

Wawancara antara Saya dan AI —Ketika Mesin Bertanya tentang Masa Depan Kebudayaan

IRONI terbesar abad ke-21 mungkin bukan ketika mesin mulai mampu berbicara. Ironinya justru ketika mesin mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang telah...

by Wayan Gde Yudane
June 30, 2026
‘Intermedialitas Dialektis’ —Karya Rupa Putu Fajar Arcana & Cerpen Cindy Wijaya
Ulas Rupa

‘Intermedialitas Dialektis’ —Karya Rupa Putu Fajar Arcana & Cerpen Cindy Wijaya

PADA tahun 1999 sampai 2005 saya sempat membantu Bre Redana, mengkurasi karya-karya seni rupa yang berdialog dengan cerpen. Waktu itu,...

by Hartanto
June 29, 2026
Mengapa ‘Tidak Punya Modal’ Adalah Kebohongan Terbesar Calon Pengusaha?
Esai

Mengapa ‘Tidak Punya Modal’ Adalah Kebohongan Terbesar Calon Pengusaha?

DALAM berbagai diskusi mengenai kewirausahaan, ada satu narasi yang terus berulang seperti sebuah gema yang tak kunjung reda. Ketika seorang...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
June 29, 2026
Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival
Bahasa

Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival

SETELAH melewati rentetan perawatan medis yang panjang dan melelahkan, pernahkah Anda berbisik pada diri sendiri, "Apakah tubuh ini akan kembali...

by I Made Sudiana
June 29, 2026
Teringat Mendiang Bang DS. Putra
Esai

Teringat Mendiang Bang DS. Putra

PAGI INI saya teringat mendiang Ida Bagus Ketut Dharma Santika Putra, sahabat dan guru kami dalam dunia sastra dan budaya...

by Angga Wijaya
June 29, 2026
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja
Liputan Khusus

Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...

by Jaswanto
June 29, 2026
KEDAULATAN HIJAU DI TANGAN RAKYAT: Konservasi Berbasis Komunitas, Jalankah?
Esai

KEDAULATAN HIJAU DI TANGAN RAKYAT: Konservasi Berbasis Komunitas, Jalankah?

KRISIS iklim bukan lagi ramalan apokaliptik di makalah-makalah seminar melainkan kenyataan di depan mata semua bangsa. Ayolah jujur mengakui ironi...

by I Gede Joni Suhartawan
June 29, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KEHANCURAN HINDU NUSANTARA & DUNNING-KRUGER EFFECT

JAUH sebelum psikolog modern David Dunning dan Justin Kruger merumuskan Dunning-Kruger Effect pada tahun 1999, pujangga Jawa Kuno telah meramalkan...

by Sugi Lanus
June 29, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co