1 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘The Adventure Seekers’, Drama Musikal yang Menghidupkan Makna Perpisahan di SDN 1 Ungasan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
June 10, 2026
in Panggung
‘The Adventure Seekers’, Drama Musikal yang Menghidupkan Makna Perpisahan di SDN 1 Ungasan

Drama musikal ‘The Adventure Seekers’│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

PULUHAN pesawat kertas melayang serentak dari atas panggung SD Negeri 1 Ungasan, Badung. Para siswa bersama guru yang berdiri berdampingan melemparkannya ke arah depan, seolah mengirimkan harapan ke masa yang akan datang. Tepuk tangan penonton pecah mengiringi momen itu. Sebagian tersenyum bangga, sebagian lain tak kuasa menahan haru. Di balik pesawat-pesawat kertas yang terbang bebas, tersimpan mimpi, doa, dan perpisahan yang menandai berakhirnya perjalanan enam tahun mereka di bangku sekolah dasar.

Hari itu, Selasa, 9 Juni 2026, perpisahan siswa kelas VI dan kenaikan kelas di SD Negeri 1 Ungasan tidak hanya diisi seremoni pelepasan. Sebanyak 28 siswa kelas VI B bersama enam guru ꟷ wali kelas 1-6 B dan Kepala Sekolah ꟷ menghadirkan sebuah drama musikal berjudul ‘The Adventure Seekers’, sebuah kisah tentang persahabatan, konflik, pertumbuhan, dan kenangan yang mereka bangun selama enam tahun bersekolah.

Di atas panggung, cerita bergerak dari keseharian anak-anak di ruang kelas. Ada sosok yang aktif dan berani mencoba apa saja. Ada anak yang pendiam dan menyimpan banyak cerita di balik sikapnya. Ada pula tokoh yang gemar mengganggu teman-temannya. Karakter-karakter itu bukan sekadar tokoh fiksi, melainkan cerminan dinamika yang kerap ditemukan dalam kehidupan sekolah.

Drama musikal ‘The Adventure Seekers’│Foto: Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Konflik mulai muncul ketika sebuah tindakan perundungan memicu ketegangan di antara mereka. Dari situlah cerita berkembang. Kekacauan yang terjadi justru menjadi titik balik yang membuat para tokoh menyadari arti kebersamaan. Perlahan mereka belajar memahami satu sama lain, hingga akhirnya mengenang kembali perjalanan panjang yang telah dilalui bersama sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Momen-momen itu terasa dekat dengan para pemainnya sendiri. Sebab cerita yang mereka bawakan bukan sesuatu yang jauh dari pengalaman sehari-hari. Ketika adegan demi adegan mengalir menuju penutup, emosi para pemain dan penonton seakan bertemu pada titik yang sama: kesadaran bahwa masa berseragam merah putih akan segera berakhir.

Perpisahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Ungasan│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Di balik pementasan tersebut, terdapat sosok muda yang menjadi penggarap sekaligus konseptor, Putu Kevin Nugrahayasa Surya (18). Alumni SD Negeri 1 Ungasan yang baru saja menamatkan pendidikan di SMA Negeri 1 Kuta Selatan itu akan melanjutkan studi ke Institut Seni Indonesia (ISI) Bali pada Jurusan Seni Pedalangan.

Kevin mengaku gagasan awal pertunjukan berasal darinya. Namun ia tidak ingin karya itu hanya dianggap sebagai hasil kerjanya seorang diri.

“Karya ini awalnya memang saya sendiri yang buat, tapi di sini saya ingin menumbuhkan rasa tanggung jawab di diri adik-adik kelas 6B di SD 1 Ungasan, sehingga saya katakan ini adalah karya bersama,” ujarnya.

Perpisahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Ungasan│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Semangat kebersamaan itu menjadi landasan selama proses produksi. Meski waktu persiapan hanya sekitar tiga minggu efektif, seluruh proses latihan dilakukan dengan memanfaatkan waktu yang tersedia di sekolah. Bagi Kevin, tantangan terbesar bukanlah menyusun cerita atau mengatur adegan, melainkan memahami karakter setiap anak yang terlibat.

“Kesulitan dan tantangan dalam pembuatan karya ini yakni mengenali karakter dari setiap siswa, pendekatan yang ekstra, cara proses mengajar yang berbeda serta harus menarik agar adik-adik tidak merasa takut untuk belajar drama,” katanya.

Sebagai alumni yang telah menekuni dunia teater, Kevin mendapat kepercayaan untuk berbagi pengalaman dengan adik-adik kelasnya. Kesempatan itu dimanfaatkannya tidak hanya untuk menghasilkan sebuah pertunjukan, tetapi juga memberikan ruang belajar bagi para siswa.

Semangat itulah yang terasa sepanjang pementasan. Para siswa tidak sekadar menghafal dialog dan bergerak mengikuti arahan. Mereka tampak menikmati peran masing-masing. Tawa yang muncul di atas panggung terdengar alami, begitu pula kesedihan yang perlahan menguasai suasana menjelang akhir cerita.

Perpisahan siswa kelas VI SD Negeri 1 Ungasan│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Judul ‘The Adventure Seekers’ sendiri dipilih karena mewakili semangat masa kanak-kanak yang penuh rasa ingin tahu dan keberanian mencoba hal-hal baru. Seperti yang tergambar dalam sinopsis pertunjukan, masa kecil merupakan halaman penuh warna, tempat persahabatan tumbuh dari hal-hal sederhana: berbagi permen, bermain bersama, hingga saling menghibur saat menghadapi kekecewaan.

Hari-hari sekolah menjadi petualangan yang tak pernah membosankan. Di sanalah mimpi-mimpi mulai dirajut, keberanian dibentuk, dan karakter ditempa melalui berbagai pengalaman bersama teman sebaya. Nilai-nilai itu kemudian dirangkum dalam sosok-sosok yang disebut sebagai ‘The Adventure Seekers’ ꟷ anak-anak yang berani mencoba hal baru, tidak takut gagal, dan menjadikan setiap momen sebagai kisah yang penuh energi.

Pesan tersebut mencapai puncaknya pada adegan penutup. Setelah perjalanan cerita yang penuh dinamika, para siswa dan guru bersama-sama melemparkan pesawat-pesawat kertas ke arah depan panggung. Benda sederhana itu menjadi simbol yang paling kuat hari itu.

Drama musikal ‘The Adventure Seekers’│Dok. SD Negeri 1 Ungasan

Menurut Kevin, pesawat kertas tersebut merupakan representasi impian anak-anak di masa depan. Aksi melemparkannya ke depan melambangkan langkah menuju cita-cita, sementara keterlibatan para guru mengandung makna doa dan dukungan yang terus menyertai mereka.

“Arti simbolis itu yakni harapan adik-adik ke depannya. Kenapa dilempar ke depan dan bersama guru, karena di sana guru sebagai orang tua yang mendoakan agar anak-anak sukses dan berhasil ke depannya,” pungkasnya.

Ketika pesawat-pesawat kertas melayang di udara, tepuk tangan penonton kembali bergema. Di atas panggung, anak-anak yang sebentar lagi meninggalkan bangku sekolah dasar berdiri bersama guru-guru mereka untuk terakhir kalinya sebagai satu angkatan.

Seperti pesawat kertas yang terbang meninggalkan tangan para pemiliknya, para siswa kelas VI SD Negeri 1 Ungasan pun bersiap menapaki perjalanan baru. Dan sebagaimana pesan yang dibawa ‘The Adventure Seekers’, setiap perjalanan besar selalu berawal dari keberanian untuk melangkah.

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

BACA JUGA:

Kevin dan Panggung yang Ia Tafsir —Dari SMAN 1 Kuta Selatan, Lahir Dalang Muda Berbakat
Tags: drama musikalPendidikanSDN 1 Ungasansekolahseni pertunjukansiswa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

Next Post

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari...

Read moreDetails

Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

by Nyoman Budarsana
August 28, 2026
0
Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

ANAK-ANAK bergerak mengikuti irama. Ada yang mengepakkan tangan seperti burung, melangkah dalam barisan, memainkan properti, hingga berpindah formasi bersama teman-temannya....

Read moreDetails

Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

by Nyoman Budarsana
August 16, 2026
0
Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

ANAK-ANAK itu menebar senyum ceria. Di tengah halaman hijau yang teduh, mereka berlari, bermain, bernyanyi, dan berinteraksi bersama teman-temannya. Ruang...

Read moreDetails

Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

SALAH satu momen menarik ketika Salamander Big Band tampil membuka Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026 pada Jumat, 7...

Read moreDetails
Next Post
Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan
Esai

Saat Daya Beli Melemah, Bisakah Keuangan Syariah Menjadi Penopang Ekonomi?

DAYA beli masyarakat menjadi salah satu cermin penting dalam melihat denyut perekonomian. Ketika masyarakat masih leluasa berbelanja, pelaku usaha memiliki...

by Muhammad Farras Hanif
September 1, 2026
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding
Khas

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

by Dian Suryantini
September 1, 2026
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Ketika Api Menjadi Cermin

ADA sesuatu yang terasa ganjil dari api. Ia kecil ketika kita menyalakan kompor. Ia jinak ketika berada di tungku. Ia...

by Ahmad Sihabudin
September 1, 2026
Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026
Kuliner

Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

UDARA pagi terasa panas ketika rangkaian Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 memasuki penghujung acara. Usai menutup festival,...

by Nyoman Budarsana
September 1, 2026
Apakah Buku Fisik Masih Asik?
Esai

Apakah Buku Fisik Masih Asik?

KITA mungkin mengingat bahwa pandemi membekaskan banyak hal dalam kehidupan hari ini. Saat-saat dimana secara fisik tubuh kita diharuskan terpisah...

by Made Chandra
August 31, 2026
Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota
Esai

Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota

KOTA ini tidak pernah benar-benar tidur; ia hanya ditenangkan oleh dongeng-dongeng yang ditulis oleh jemari tak berwajah. Di atas aspalnya...

by Wayan Gde Yudane
August 31, 2026
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan
Tualang

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
Berhenti Menjadikan Hidup Sebagai Ruang Tunggu
Esai

Berhenti Menjadikan Hidup Sebagai Ruang Tunggu

SEMAKIN kita menginginkan sesuatu, semakin jelas pula rasanya bahwa kita tidak memilikinya. Ada ironi yang cukup melelahkan dalam cara kerja...

by T.H. Hari Sucahyo
August 31, 2026
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana
Khas

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan
Khas

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
Perkara Anarkis dan Anarkistis
Bahasa

Perkara Anarkis dan Anarkistis

Pernahkah Anda berpikir bahwa kata anarkis dan anarkistis itu sama saja? Walaupun kedua kata anarkis dan anarkistis sudah banyak ditulis,...

by I Made Sudiana
August 30, 2026
Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?
Esai

Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?

SAYA memiliki seorang keponakan perempuan, ia kini memasuki umur 5 tahun. Beberapa bulan terakhir keponakan saya mulai belajar membaca, menggabungkan...

by Teguh Wahyu Pranata,
August 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co