2 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar

tatkala by tatkala
August 12, 2026
in Kesehatan
Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar

Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar

Saat Pendukung Sebaya Juga Butuh Didukung

DI sebuah ruangan sederhana di Kota Denpasar, lima belas orang duduk melingkar. Mereka bukan pasien, bukan pula tenaga medis. Mereka adalah para pendukung sebaya, orang-orang yang selama bertahun-tahun menemani ribuan Orang dengan HIV (ODHIV) menjalani hidup: mengingatkan jadwal minum obat, mendengarkan keluh kesah, dan menjadi sandaran ketika stigma masyarakat terasa begitu berat untuk dipikul sendiri.

Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Spirit Paramacitta, yang berdiri sejak 2001, kini menaungi 26 petugas pendukung sebaya yang mendampingi lebih dari 5.900 ODHIV di Kota Denpasar. Selama ini, peran mereka sangat vital. ODHIV kerap enggan terbuka kepada tenaga medis formal karena takut dihakimi atau distigma. Di titik inilah pendukung sebaya menjadi jembatan pertama teman yang lebih memahami, karena pernah berada di posisi yang sama.

Namun ada satu persoalan yang selama ini luput dari perhatian: siapa yang menjaga kesehatan mental para pendukung sebaya itu sendiri, dan seberapa siap mereka mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan mental pada orang yang mereka dampingi?

Beban yang Sering Tak Terlihat

HIV bukan sekadar persoalan medis. Orang yang hidup dengannya menanggung tekanan emosional, stigma, diskriminasi, hingga isolasi sosial yang bisa memicu stres, kecemasan berlebihan, sampai depresi. Sebuah studi di Puskesmas IV Denpasar Selatan bahkan mencatat bahwa sekitar seperempat lebih ODHIV pernah memiliki ide untuk mengakhiri hidupnya, angka yang semestinya membuat siapa pun tersentak.

Sayangnya, pendampingan yang berjalan selama ini lebih banyak mengandalkan intuisi dan pengalaman personal, tanpa alat bantu yang terstandar untuk mendeteksi dini masalah kesehatan mental. Belum ada instrumen skrining yang mudah diakses, apalagi yang memanfaatkan teknologi digital untuk mendokumentasikan kondisi para ODHIV secara sistematis.

Ikhtiar Sebuah Program Pengabdian

Menjawab tantangan itulah tim dari Universitas Dhyana Pura, bekerja sama dengan KDS Spirit Paramacitta Kota Denpasar, dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdiktisaintek melakukan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema kerja “Pemberdayaan Pendukung Sebaya ODHIV melalui Pelatihan Kesadaran Kesehatan Mental dan Digitalisasi Skrining DASS-21”.

Tim PkM itu diketuai  Dr. dr. Putu Asih Primatanti, SpKJ dengan anggota Gerson Feoh, S.Kom., M.T dan Ni Wayan Putri Larassita Parwangsa, S.KM., M.Epid. dengan dukungan penuh dari Ketua Yayasan Spirit Paramacitta Putu Ayu Utami Dewi

Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2026. Tim dari Universitas Dhyana Pura itu melibatkan dosen dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik dan Informatika itu melaksanakan program pemberdayaan bagi para pendukung sebaya di KDS Spirit Paramacitta.

“Programnya sederhana namun menyasar akar masalah: melatih kesadaran kesehatan mental, mengajarkan keterampilan komunikasi empatik, sekaligus memperkenalkan alat skrining mandiri berbasis digital, instrumen yang sudah teruji untuk mengukur tingkat depresi, kecemasan, dan stres seseorang,” kata Dr. dr. Putu Asih Primatanti, SpKJ. yang akrab disapa dengan nama Asih Primatanti itu.

Pelatihan berlangsung secara partisipatif, ada ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi menghadapi kasus nyata. Materinya mencakup konsep dasar kesehatan mental pada ODHIV, cara mengenali dan merespons tanda-tanda gangguan mental, keterampilan mendampingi, penanganan situasi krisis, hingga cara menjaga diri sendiri (self-care) agar pendukung sebaya tak ikut terbebani secara berlebihan.

Yang menarik, kata Asih, alat skrining berupa kuisioner ini bisa diisi lewat telepon pintar secara anonim. Hasilnya otomatis terhitung dan dikelompokkan ke dalam lima kategori normal, ringan, sedang, berat, hingga sangat berat, lengkap dengan rekomendasi langkah lanjutan. Kerahasiaan identitas ODHIV tetap terjaga, sementara data hasil skrining dapat digunakan pengurus KDS untuk memetakan tren kesehatan mental anggotanya dan menentukan kapan seseorang perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan mental.

Hasil yang Menggembirakan, Sekaligus Mengingatkan

Setelah pelatihan, pemahaman peserta tentang kesehatan mental melonjak signifikan rata-rata meningkat hampir 87 persen dibandingkan sebelum pelatihan. Seluruh peserta (15 orang) juga berhasil menguasai cara menggunakan instrumen skrining digital serta memahami batas kewenangan mereka saat memberi pendampingan awal.

Asih Primatanti mengatakan, temuan paling menggugah justru datang ketika para pendukung sebaya mencoba skrining itu pada diri mereka sendiri. Hasilnya beberapa dari mereka ternyata mengalami gejala kecemasan, sedangkan gejala depresi dan stres relatif lebih terkendali.

“Temuan ini menyingkap sisi yang jarang dibicarakan: mereka yang setiap hari menopang beban emosional orang lain, ternyata juga menanggung beban serupa untuk dirinya sendiri, seringkali tanpa disadari dan tanpa ruang untuk memprosesnya,” kata Asih Primatanti.

Pelajaran untuk Kita Semua

Menurut Asih, kisah dari Denpasar ini menyisakan pesan sederhana namun penting. Pertama, pendampingan psikososial bagi ODHIV tidak bisa lagi mengandalkan niat baik semata, dibutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan alat bantu yang tepat agar deteksi dini masalah kesehatan mental berjalan efektif. Kedua, dan mungkin lebih penting, mereka yang berperan sebagai “penopang” bagi orang lain juga layak mendapat perhatian dan dukungan yang sama besarnya.

Ke depan, Asih berharap program semacam ini diharapkan dapat terus dijalankan secara rutin, dengan alat skrining digital yang sudah diserahterimakan kepada pengurus KDS Spirit Paramacitta, serta jejaring rujukan yang lebih kuat ke layanan kesehatan mental profesional bagi kasus-kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Sebab pada akhirnya, memberdayakan komunitas ODHIV agar hidup lebih sehat dan bermartabat, harus dimulai dari memastikan bahwa mereka yang berdiri di garis depan pendampingan pun tidak berjalan sendirian menanggung bebannya,” kata Asih. [T][Ad]

Penulis: IM Adnyana
Editor: Jaswanto

Tags: HIVkesehatanPendidikanUniversitas Dhyana Pura
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dari Rarud Batur Menuju Rena: Merawat Ingatan, Merayakan Kebangkitan

Next Post

“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran

by Nyoman Budarsana
April 30, 2026
0
‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran

SUASANA pagi pada Kamis, 30 April 2026, di Wantilan Kuari, Jimbaran, terasa berbeda. Bukan sekadar hiruk-pikuk aktivitas yang terdengar sejak...

Read moreDetails

21 Kantong Harapan di HUT ke-17 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar: Ketika Donor Darah Menjadi Pelajaran Kemanusiaan

by Dede Putra Wiguna
February 5, 2026
0
21 Kantong Harapan di HUT ke-17 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar: Ketika Donor Darah Menjadi Pelajaran Kemanusiaan

ANTUSIASME belum juga surut ketika peserta jalan santai kembali memasuki halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, Selasa, 3 Februari 2026....

Read moreDetails

Seminar Kesehatan Mental DWP ISI Bali: Berdaya–Berbahagia Bersama

by Dewi Yulianti
August 24, 2025
0
Seminar Kesehatan Mental DWP ISI Bali: Berdaya–Berbahagia Bersama

DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Institut Seni Indonesia (ISI) Bali sukses menyelenggarakan seminar kesehatan mental bertajuk "Berdaya – Berbahagia Bersama: Kesehatan...

Read moreDetails

Program SEJIWA di Gunaksa, Mengenal dan Menangani Tanda-tanda Gangguan Jiwa

by Vivit Arista Dewi
August 15, 2025
0
Program SEJIWA di Gunaksa, Mengenal dan Menangani Tanda-tanda Gangguan Jiwa

Kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali serta menangani tanda-tanda gangguan jiwa menjadi tantangan di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten...

Read moreDetails

“Bali Stroke Care”: Golden Period, Membangun Sistem di Tengah Detik yang Maut

by Pranita Dewi
May 8, 2025
0
“Bali Stroke Care”: Golden Period, Membangun Sistem di Tengah Detik yang Maut

ORANG-orang duduk berbaris. Ada yang berbaju batik, ada pula yang mengenakan pakaian adat Bali—kain, selendang, dan udeng tertata rapi. Hari...

Read moreDetails

Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

by tatkala
February 14, 2025
0
Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

PENYAKIT jantung, masih menjadi penyakit non infeksi paling tinggi penyebab kesakitan dan kematian di dunia. Diantara jenis penyakit jantung yang...

Read moreDetails

Indonesian Hypnosis Centre Kukuhkan Tokoh-Tokoh Ternama Menjadi Instruktur Hipnosis

by tatkala
December 25, 2024
0
Indonesian Hypnosis Centre Kukuhkan Tokoh-Tokoh Ternama Menjadi Instruktur Hipnosis

Indonesian Hypnosis Centre (IHC) kembali menggelar acara pengukuhan 51 orang yang telah menyelesaikan Training of Trainer (TOT), kurikulum puncak IHC....

Read moreDetails

“Semakin Tua Semakin Bahagia” – Itu Kata Dr. dr. Dicky Yulius Pangkey pada Seminar Wanita Muslimah Indonesia

by tatkala
August 2, 2024
0
“Semakin Tua Semakin Bahagia” – Itu Kata Dr. dr. Dicky Yulius Pangkey pada Seminar Wanita Muslimah Indonesia

ACARA Seminar  Kesehatan yang diadakan oleh Organisasi Wanita Muslimah Indonesia mengundang pembicara kondang  Dr.dr. Dicky Yulius Pangkey MARS FISQua dari...

Read moreDetails

Hands with Heart, Pendukung Asa Penyandang Disabilitas di Bali

by tatkala
February 27, 2024
0
Hands with Heart, Pendukung Asa Penyandang Disabilitas di Bali

HANDS with Heart, sebuah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk mendukung penyandang disabilitas, telah menjalankan misi baru pada minggu ketiga bulan...

Read moreDetails

Baik untuk Kesehatan Tubuh dan Otak, Ini Manfaat Blackmores Omega-3

by tatkala
January 15, 2024
0
Baik untuk Kesehatan Tubuh dan Otak, Ini Manfaat Blackmores Omega-3

VITAMIN dan suplemen telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Di antara berbagai pilihan yang tersedia, Blackmores Omega 3 menjadi...

Read moreDetails
Next Post
“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”

“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos "Perempuan Penggoda"

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan
Esai

Saat Daya Beli Melemah, Bisakah Keuangan Syariah Menjadi Penopang Ekonomi?

DAYA beli masyarakat menjadi salah satu cermin penting dalam melihat denyut perekonomian. Ketika masyarakat masih leluasa berbelanja, pelaku usaha memiliki...

by Muhammad Farras Hanif
September 1, 2026
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding
Khas

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

by Dian Suryantini
September 1, 2026
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Ketika Api Menjadi Cermin

ADA sesuatu yang terasa ganjil dari api. Ia kecil ketika kita menyalakan kompor. Ia jinak ketika berada di tungku. Ia...

by Ahmad Sihabudin
September 1, 2026
Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026
Kuliner

Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

UDARA pagi terasa panas ketika rangkaian Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 memasuki penghujung acara. Usai menutup festival,...

by Nyoman Budarsana
September 1, 2026
Apakah Buku Fisik Masih Asik?
Esai

Apakah Buku Fisik Masih Asik?

KITA mungkin mengingat bahwa pandemi membekaskan banyak hal dalam kehidupan hari ini. Saat-saat dimana secara fisik tubuh kita diharuskan terpisah...

by Made Chandra
August 31, 2026
Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota
Esai

Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota

KOTA ini tidak pernah benar-benar tidur; ia hanya ditenangkan oleh dongeng-dongeng yang ditulis oleh jemari tak berwajah. Di atas aspalnya...

by Wayan Gde Yudane
August 31, 2026
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan
Tualang

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
Berhenti Menjadikan Hidup Sebagai Ruang Tunggu
Esai

Berhenti Menjadikan Hidup Sebagai Ruang Tunggu

SEMAKIN kita menginginkan sesuatu, semakin jelas pula rasanya bahwa kita tidak memilikinya. Ada ironi yang cukup melelahkan dalam cara kerja...

by T.H. Hari Sucahyo
August 31, 2026
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana
Khas

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan
Khas

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
Perkara Anarkis dan Anarkistis
Bahasa

Perkara Anarkis dan Anarkistis

Pernahkah Anda berpikir bahwa kata anarkis dan anarkistis itu sama saja? Walaupun kedua kata anarkis dan anarkistis sudah banyak ditulis,...

by I Made Sudiana
August 30, 2026
Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?
Esai

Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?

SAYA memiliki seorang keponakan perempuan, ia kini memasuki umur 5 tahun. Beberapa bulan terakhir keponakan saya mulai belajar membaca, menggabungkan...

by Teguh Wahyu Pranata,
August 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co