20 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar

tatkala by tatkala
August 12, 2026
in Kesehatan
Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar

Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar

Saat Pendukung Sebaya Juga Butuh Didukung

DI sebuah ruangan sederhana di Kota Denpasar, lima belas orang duduk melingkar. Mereka bukan pasien, bukan pula tenaga medis. Mereka adalah para pendukung sebaya, orang-orang yang selama bertahun-tahun menemani ribuan Orang dengan HIV (ODHIV) menjalani hidup: mengingatkan jadwal minum obat, mendengarkan keluh kesah, dan menjadi sandaran ketika stigma masyarakat terasa begitu berat untuk dipikul sendiri.

Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Spirit Paramacitta, yang berdiri sejak 2001, kini menaungi 26 petugas pendukung sebaya yang mendampingi lebih dari 5.900 ODHIV di Kota Denpasar. Selama ini, peran mereka sangat vital. ODHIV kerap enggan terbuka kepada tenaga medis formal karena takut dihakimi atau distigma. Di titik inilah pendukung sebaya menjadi jembatan pertama teman yang lebih memahami, karena pernah berada di posisi yang sama.

Namun ada satu persoalan yang selama ini luput dari perhatian: siapa yang menjaga kesehatan mental para pendukung sebaya itu sendiri, dan seberapa siap mereka mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan mental pada orang yang mereka dampingi?

Beban yang Sering Tak Terlihat

HIV bukan sekadar persoalan medis. Orang yang hidup dengannya menanggung tekanan emosional, stigma, diskriminasi, hingga isolasi sosial yang bisa memicu stres, kecemasan berlebihan, sampai depresi. Sebuah studi di Puskesmas IV Denpasar Selatan bahkan mencatat bahwa sekitar seperempat lebih ODHIV pernah memiliki ide untuk mengakhiri hidupnya, angka yang semestinya membuat siapa pun tersentak.

Sayangnya, pendampingan yang berjalan selama ini lebih banyak mengandalkan intuisi dan pengalaman personal, tanpa alat bantu yang terstandar untuk mendeteksi dini masalah kesehatan mental. Belum ada instrumen skrining yang mudah diakses, apalagi yang memanfaatkan teknologi digital untuk mendokumentasikan kondisi para ODHIV secara sistematis.

Ikhtiar Sebuah Program Pengabdian

Menjawab tantangan itulah tim dari Universitas Dhyana Pura, bekerja sama dengan KDS Spirit Paramacitta Kota Denpasar, dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdiktisaintek melakukan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema kerja “Pemberdayaan Pendukung Sebaya ODHIV melalui Pelatihan Kesadaran Kesehatan Mental dan Digitalisasi Skrining DASS-21”.

Tim PkM itu diketuai  Dr. dr. Putu Asih Primatanti, SpKJ dengan anggota Gerson Feoh, S.Kom., M.T dan Ni Wayan Putri Larassita Parwangsa, S.KM., M.Epid. dengan dukungan penuh dari Ketua Yayasan Spirit Paramacitta Putu Ayu Utami Dewi

Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2026. Tim dari Universitas Dhyana Pura itu melibatkan dosen dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik dan Informatika itu melaksanakan program pemberdayaan bagi para pendukung sebaya di KDS Spirit Paramacitta.

“Programnya sederhana namun menyasar akar masalah: melatih kesadaran kesehatan mental, mengajarkan keterampilan komunikasi empatik, sekaligus memperkenalkan alat skrining mandiri berbasis digital, instrumen yang sudah teruji untuk mengukur tingkat depresi, kecemasan, dan stres seseorang,” kata Dr. dr. Putu Asih Primatanti, SpKJ. yang akrab disapa dengan nama Asih Primatanti itu.

Pelatihan berlangsung secara partisipatif, ada ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi menghadapi kasus nyata. Materinya mencakup konsep dasar kesehatan mental pada ODHIV, cara mengenali dan merespons tanda-tanda gangguan mental, keterampilan mendampingi, penanganan situasi krisis, hingga cara menjaga diri sendiri (self-care) agar pendukung sebaya tak ikut terbebani secara berlebihan.

Yang menarik, kata Asih, alat skrining berupa kuisioner ini bisa diisi lewat telepon pintar secara anonim. Hasilnya otomatis terhitung dan dikelompokkan ke dalam lima kategori normal, ringan, sedang, berat, hingga sangat berat, lengkap dengan rekomendasi langkah lanjutan. Kerahasiaan identitas ODHIV tetap terjaga, sementara data hasil skrining dapat digunakan pengurus KDS untuk memetakan tren kesehatan mental anggotanya dan menentukan kapan seseorang perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan mental.

Hasil yang Menggembirakan, Sekaligus Mengingatkan

Setelah pelatihan, pemahaman peserta tentang kesehatan mental melonjak signifikan rata-rata meningkat hampir 87 persen dibandingkan sebelum pelatihan. Seluruh peserta (15 orang) juga berhasil menguasai cara menggunakan instrumen skrining digital serta memahami batas kewenangan mereka saat memberi pendampingan awal.

Asih Primatanti mengatakan, temuan paling menggugah justru datang ketika para pendukung sebaya mencoba skrining itu pada diri mereka sendiri. Hasilnya beberapa dari mereka ternyata mengalami gejala kecemasan, sedangkan gejala depresi dan stres relatif lebih terkendali.

“Temuan ini menyingkap sisi yang jarang dibicarakan: mereka yang setiap hari menopang beban emosional orang lain, ternyata juga menanggung beban serupa untuk dirinya sendiri, seringkali tanpa disadari dan tanpa ruang untuk memprosesnya,” kata Asih Primatanti.

Pelajaran untuk Kita Semua

Menurut Asih, kisah dari Denpasar ini menyisakan pesan sederhana namun penting. Pertama, pendampingan psikososial bagi ODHIV tidak bisa lagi mengandalkan niat baik semata, dibutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan alat bantu yang tepat agar deteksi dini masalah kesehatan mental berjalan efektif. Kedua, dan mungkin lebih penting, mereka yang berperan sebagai “penopang” bagi orang lain juga layak mendapat perhatian dan dukungan yang sama besarnya.

Ke depan, Asih berharap program semacam ini diharapkan dapat terus dijalankan secara rutin, dengan alat skrining digital yang sudah diserahterimakan kepada pengurus KDS Spirit Paramacitta, serta jejaring rujukan yang lebih kuat ke layanan kesehatan mental profesional bagi kasus-kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Sebab pada akhirnya, memberdayakan komunitas ODHIV agar hidup lebih sehat dan bermartabat, harus dimulai dari memastikan bahwa mereka yang berdiri di garis depan pendampingan pun tidak berjalan sendirian menanggung bebannya,” kata Asih. [T][Ad]

Penulis: IM Adnyana
Editor: Jaswanto

Tags: HIVkesehatanPendidikanUniversitas Dhyana Pura
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dari Rarud Batur Menuju Rena: Merawat Ingatan, Merayakan Kebangkitan

Next Post

“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran

by Nyoman Budarsana
April 30, 2026
0
‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran

SUASANA pagi pada Kamis, 30 April 2026, di Wantilan Kuari, Jimbaran, terasa berbeda. Bukan sekadar hiruk-pikuk aktivitas yang terdengar sejak...

Read moreDetails

21 Kantong Harapan di HUT ke-17 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar: Ketika Donor Darah Menjadi Pelajaran Kemanusiaan

by Dede Putra Wiguna
February 5, 2026
0
21 Kantong Harapan di HUT ke-17 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar: Ketika Donor Darah Menjadi Pelajaran Kemanusiaan

ANTUSIASME belum juga surut ketika peserta jalan santai kembali memasuki halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, Selasa, 3 Februari 2026....

Read moreDetails

Seminar Kesehatan Mental DWP ISI Bali: Berdaya–Berbahagia Bersama

by Dewi Yulianti
August 24, 2025
0
Seminar Kesehatan Mental DWP ISI Bali: Berdaya–Berbahagia Bersama

DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Institut Seni Indonesia (ISI) Bali sukses menyelenggarakan seminar kesehatan mental bertajuk "Berdaya – Berbahagia Bersama: Kesehatan...

Read moreDetails

Program SEJIWA di Gunaksa, Mengenal dan Menangani Tanda-tanda Gangguan Jiwa

by Vivit Arista Dewi
August 15, 2025
0
Program SEJIWA di Gunaksa, Mengenal dan Menangani Tanda-tanda Gangguan Jiwa

Kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali serta menangani tanda-tanda gangguan jiwa menjadi tantangan di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten...

Read moreDetails

“Bali Stroke Care”: Golden Period, Membangun Sistem di Tengah Detik yang Maut

by Pranita Dewi
May 8, 2025
0
“Bali Stroke Care”: Golden Period, Membangun Sistem di Tengah Detik yang Maut

ORANG-orang duduk berbaris. Ada yang berbaju batik, ada pula yang mengenakan pakaian adat Bali—kain, selendang, dan udeng tertata rapi. Hari...

Read moreDetails

Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

by tatkala
February 14, 2025
0
Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

PENYAKIT jantung, masih menjadi penyakit non infeksi paling tinggi penyebab kesakitan dan kematian di dunia. Diantara jenis penyakit jantung yang...

Read moreDetails

Indonesian Hypnosis Centre Kukuhkan Tokoh-Tokoh Ternama Menjadi Instruktur Hipnosis

by tatkala
December 25, 2024
0
Indonesian Hypnosis Centre Kukuhkan Tokoh-Tokoh Ternama Menjadi Instruktur Hipnosis

Indonesian Hypnosis Centre (IHC) kembali menggelar acara pengukuhan 51 orang yang telah menyelesaikan Training of Trainer (TOT), kurikulum puncak IHC....

Read moreDetails

“Semakin Tua Semakin Bahagia” – Itu Kata Dr. dr. Dicky Yulius Pangkey pada Seminar Wanita Muslimah Indonesia

by tatkala
August 2, 2024
0
“Semakin Tua Semakin Bahagia” – Itu Kata Dr. dr. Dicky Yulius Pangkey pada Seminar Wanita Muslimah Indonesia

ACARA Seminar  Kesehatan yang diadakan oleh Organisasi Wanita Muslimah Indonesia mengundang pembicara kondang  Dr.dr. Dicky Yulius Pangkey MARS FISQua dari...

Read moreDetails

Hands with Heart, Pendukung Asa Penyandang Disabilitas di Bali

by tatkala
February 27, 2024
0
Hands with Heart, Pendukung Asa Penyandang Disabilitas di Bali

HANDS with Heart, sebuah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk mendukung penyandang disabilitas, telah menjalankan misi baru pada minggu ketiga bulan...

Read moreDetails

Baik untuk Kesehatan Tubuh dan Otak, Ini Manfaat Blackmores Omega-3

by tatkala
January 15, 2024
0
Baik untuk Kesehatan Tubuh dan Otak, Ini Manfaat Blackmores Omega-3

VITAMIN dan suplemen telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Di antara berbagai pilihan yang tersedia, Blackmores Omega 3 menjadi...

Read moreDetails
Next Post
“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”

“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos "Perempuan Penggoda"

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran
Bahasa

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

by Rusdy Ulu
October 19, 2026
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni
Esai

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU
Esai

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta
Ulas Rupa

Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta

DI Museum Bahari Jakarta, foto dan puisi mempertemukan kita dengan jejak sejarah Pulau Onrust, Cipir, dan Kelor. Melalui Pameran Foto...

by Emi Suy
October 19, 2026
Tak Sekadar Berlari, Mamaka Fun Run Vol. 3 Bawa Misi Edukasi Kesehatan Mental
Olahraga

Tak Sekadar Berlari, Mamaka Fun Run Vol. 3 Bawa Misi Edukasi Kesehatan Mental

KETIKA musik mulai diputar, tangan para peserta terangkat di atas kepala. Mereka bertepuk tangan mengikuti irama lagu “Gemu Fa Mi...

by Nyoman Budarsana
October 19, 2026
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata
Esai

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

by Angga Wijaya
October 19, 2026
Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra
Esai

Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra

SEBUAH tulisan di ruang publik pada hakikatnya adalah undangan terbuka untuk berdiskusi. Melalui tanggapan kritis yang disampaikan oleh IGA Darma...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Begadang: Saat Malam Kehilangan Malamnya
Ulas Musik

Begadang: Saat Malam Kehilangan Malamnya

ADA masa ketika malam adalah malam. Setelah matahari tenggelam, kehidupan perlahan menurunkan volumenya. Warung mulai menutup pintu, pasar berhenti berisik,...

by Ahmad Sihabudin
October 19, 2026
Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media
Esai

Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media

MALAM  itu saya menghubungi Aryantha Soethama melalui WhatsApp. Ia adalah penulis senior asal Bali yang mengawali kegiatan menulis sejak remaja,...

by Angga Wijaya
October 18, 2026
Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana
Esai

Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana

ARTIKEL I Made Sudiana, “Terminologi ‘Selam’ dan ‘Nyelam’ dalam Tradisi Bali” (NusaBali.com. 18/10/2029) mengangkat persoalan yang menarik: bagaimana kata-kata menyimpan...

by IGA Darma Putra
October 18, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co