In Memoriam Frans Nadjira: Perjalanan Hidup, Perjalanan Puitik
“SEDINI pagi tadi, ada pesan dari Vanda, putrinda Bang Frans Nadjira, mengabarkan Abang kami, Guru yang tulus dan teguh hati, ...
Read moreDetails“SEDINI pagi tadi, ada pesan dari Vanda, putrinda Bang Frans Nadjira, mengabarkan Abang kami, Guru yang tulus dan teguh hati, ...
Read moreDetails“Aku mencintai Milan, lebih dari semua kota di Italia!” Julia selalu meyakini perasaannya itu. Bukannya tanpa alasan, ia jatuh hati ...
Read moreDetailsPERUT gadis belia itu, Sumi, kian membesar. Bulat. Kedua orang tuanya, dan juga seluruh penduduk di desa terpencil pada lembah ...
Read moreDetailsENAM tahun yang lalu, aku belum memahami setiap rasa yang datang. Banyak impian yang aku semogakan. Dari mimpi menjadi cita-cita ...
Read moreDetailsDI SUATU malam, di sebuah sepi, Ajeng sudah tak tahan. Ketika bulan bersembunyi dari salah satu lorong sempit dan busuk ...
Read moreDetailsRANIA tertegun menatap laut. Hatinya gelisah. Matanya awas tertuju pada satu perahu. Sementara di depannya ada Raden yang sibuk makan. ...
Read moreDetailsKILAU silver rambut Ole diisorot bulan purnama kelima. Rambutnya terurai sebahu, selalu seperti itu. Punggungnya bersandar pada daun pintu berukir ...
Read moreDetailsJUDUL di atas saya ambil dari materi wartawan sekaligus sastrawan Putu Fajar Arcana yang disampaikan pada workshop penulisan cerpen yang ...
Read moreDetailsWINDU pertama, bocah perempuan kecil tidak merayakan ulang tahun kedelapan seperti teman-temannya sebelumnya. Di hari ulang tahunnya itu, dia menyusun ...
Read moreDetailsWANITA itu masih tertegun di pojok kafe seorang diri, sejak satu jam lalu belum beranjak. Tidak ada yang datang menemui, ...
Read moreDetailsARSY ingat betul kata-kata Ratri, saat mereka masih kuliah manajemen. Kali ini, mereka sedang mengikuti seminar tentang manajemen. Mungkin ...
Read moreDetailsAKU mengecup keningnya dalam kamar itu. Nafsuku yang brutal mulai bergejolak. Apalagi setelah aku melihat cinta di matanya. Diriku jadi ...
Read moreDetailsSEORANG laki-laki, dengan rekor sepuluh kali bercinta dalam sehari, enggan memiliki anak, bahkan satu anak sekali pun. Bahkan petisi penolakan ...
Read moreDetails“Dok, saya ada satu permohonan. Ini sebuah tas untuk dokter. Mohon nanti diberikan kepada istri dokter ya. Katakan saja ...
Read moreDetailsPERJALANAN berlanjut untuk mencari bakatku dalam akademi pengrajin, setelah aku keluar dari sebuah rumah penyihir. Sempat aku kembali ke akademi ...
Read moreDetailsKAMI menyebutnya leluhur, sesuatu yang ada dan menempel pada diri, pada raga dan mungkin juga jiwa. Yang kadang muncul menjadi ...
Read moreDetailsJIKA saja pengarang B.M. Syamsuddin masih hidup, kemungkinan ia akan menulis cerita tentang orang-orang Pulau Rempang yang hendak digusur penguasa ...
Read moreDetailsMATA pedang itu menyala-nyala, berpendar, berkilatan di bola mataku. Bilahnya lurus, sepanjang jangkauan pikiranku, juga kecil, dan halus, serahasia persembunyianku. ...
Read moreDetailsKISAH ini terjadi di dekat SMP tempatku dulu bersekolah. Teja adalah salah satu kawan masa kecilku. Kami sebangku sejak kelas ...
Read moreDetailsPANGGUNG Ksirarnawa makin seru. Pertempuran demi pertempuran menderu. Serupa satu episode cerita Dyah Tantri yang meluluhkan keegoan raja. Satu babak ...
Read moreDetailsPERAHU itu tidak bisa bergerak. Pemia kecewa. Perahu yang ia buat dengan susah-payah itu hanya mengapung di sebuah kubangan air, ...
Read moreDetailsFRANS NADJIRA, kawan-kawan seniman Denpasar memanggilnya Om Frans, adalah nama yang lekat dalam dunia sastra dan seni lukis di Bali. ...
Read moreDetailsMALAM telah suntuk untuk kita lanjut ngobrol. Terlalu banyak bualan yang aku muntahkan. Kau pura-pura tak paham apa yang kita ...
Read moreDetails“Ini untukmu!” Aku menyodorkan selembar kertas pada gadis itu. “Tulisan tangan yang bagus, pasti bukan tulisanmu.” Pernyataannya membuatku malu. Menurutku ...
Read moreDetailsAYAH dan anak itu berpelukan erat di Bandara Ngurah Rai. Mereka tersedak haru, air mata mengambang, ayah harus melepas anak ...
Read moreDetailsSABTU SIANG menjelang akhir tahun di sebuah kafe berornamen industrial. Muda-mudi berswafoto di sana-sini. Kebanyakan tampak di matamu sebagai sepasang ...
Read moreDetailsPEREMPUAN itu membangun sebuah menara di kepalanya, hingga pagi menjelang dengan isi pikiran yang memuntahkan beragam kekhawatiran. Tidak ada tanda-tanda ...
Read moreDetailsDI AKHIR jaman banyak sekali dewa-dewi yang turun menitis ke bumi mayapada. Selain Mahadewa yang menitis menjadi gajah yang simbolik, ...
Read moreDetailsCerpen ini saya tulis untuk sahabat sekaligus abang saya, yang begitu cinta kepada musik. Maret, 2023 Jalanan ibukota tengah padat ...
Read moreDetailsDI ERA DIGITAL, platform untuk berkarya atau mempublikasikan tulisan makin beragam dan makin mudah. Namun, untuk kematangan karya, sebaiknya generasi ...
Read moreDetailsKITA mungkin mengingat bahwa pandemi membekaskan banyak hal dalam kehidupan hari ini. Saat-saat dimana secara fisik tubuh kita diharuskan terpisah...
Read moreDetailsKOTA ini tidak pernah benar-benar tidur; ia hanya ditenangkan oleh dongeng-dongeng yang ditulis oleh jemari tak berwajah. Di atas aspalnya...
Read moreDetailsSEMAKIN kita menginginkan sesuatu, semakin jelas pula rasanya bahwa kita tidak memilikinya. Ada ironi yang cukup melelahkan dalam cara kerja...
Read moreDetails

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....
MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...
ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co