Titisan | Cerpen Mas Ruscitadewi
DEWA RSI berpostur dan berwajah tua itu selalu memancarkan kebahagiaan bahkan dalam situasi paling genting sekalipun. Saat Mahadewa memimpin sidang ...
Read moreDetailsDEWA RSI berpostur dan berwajah tua itu selalu memancarkan kebahagiaan bahkan dalam situasi paling genting sekalipun. Saat Mahadewa memimpin sidang ...
Read moreDetailsNOVEMBER. Matahari melintas di selatan garis katulistiwa. Sewajarnya rintik hujan menyambut pergantian tahun. Namun musim sering tak sesuai dengan pelajaran ...
Read moreDetailsAKU TAHU mahkota itu, aku melihatnya. Sebuah mahkota Wijaya Kusuma, putih terang dibingkai kuning emas berkilauan, mahkota kemenangan cinta kasih. ...
Read moreDetailsDALAM BERAPA kali kesempatan saat berkunjung ke Malang, saya singgah di sebuah rumah tua cukup besar bergaya indisch di Jalan ...
Read moreDetailsANGIN PESISIR mengantar debu, menerbangkan rambut Ketut Sujana. Rambut yang selalu disisir rapi itu pun kini tak rapi lagi. Ketut ...
Read moreDetailsTERLEPAS dari realitas mayoritas-minoritas, Bali adalah daerah plural. Penduduknya berbagai etnik, agama dan kepercayaan. Sebelum merujuk fenomena diaspora-urban atau lokal-global, ...
Read moreDetailsSAYA SEDANG ASIK scroll instagram ketika pesan whatsapp saya berbunyi. Teman lama saya mengirimkan sebuah link. Saya klik pesan itu ...
Read moreDetailsHEMBUSAN UDARA DINGIN dari AC memenuhi dadaku. Dokter berbicara tanpa melihatku. Ekspresinya datar, seolah aku hanya tumpukan pekerjaan di mejanya. ...
Read moreDetailsKOMANG PERLU MEMASTIKAN sudah menghapus semua percakapan nggak penting dalam semua aplikasi percakapan gawainya, sebelum bertemu ceweknya, yang kebetulan namanya ...
Read moreDetailsKETIKA MARIA berkata padaku bahwa hubungan kami hanyalah sebatas teman, aku tidak berpikir tentang ilusi. Dia berkata begitu dengan tiba-tiba, ...
Read moreDetailsUSAI MAKAN, SAAT ITU. Dari sarangnya rokok aku cabut. Hanya saja aku lupa membawa korek. Tanpa korek tentu saja rokok ...
Read moreDetailsKLUNGKUNG HINGGA KINI cenderung dikenal sebagai daerah luas wilayahnya paling kecil dan jumlah penduduknya paling sedikit di antara delapan kabupaten ...
Read moreDetailsENTAH SUDAH BERAPA PURNAMA ia lewati di bawah bayang-bayang rembulan. Perempuan itu selalu duduk di tengah lapangan Puputan Klungkung. Tak ...
Read moreDetailsTERDENGAR TAWA ANAK-ANAK yang bermain dengan riang, pada sejengkal tanah kosong di depan rumah ini. Anak laki-laki sbermain layangan. Suara ...
Read moreDetailsYANG KUAT dalam antologi Penari (Dewa Nyoman Sarjana, 2023) adalah warna lokal. Tetapi dengan satu catatan, tidak penting lagi membicarakannya. ...
Read moreDetailsJudul: Punyan Kayu Ane Masaput Poleng di Tegal Pekak DompuPenulis: IGB Weda SanjayaPenerbit: Pustaka EkspresiCetakan Pertama, 2021 TIDAK ADA KEBENARAN ...
Read moreDetailsPAGI ITU langit biru cerah. Pohon ketapang masih berdiri tegak menyapa anak-anak berseragam putih-biru. Hilir mudik kendaraan menurunkan satu per ...
Read moreDetailsSEMAK BELUKAR, perdu-perdu liar hangus. Deretan sengon di seberang sungai Besuk Lanang meranggas. Kulit kayunya lepuh. Seolah tanpa peringatan, kecuali ...
Read moreDetailsPOHON WARU yang cukup besar seperti menari-nari saat diterpa angin, daun-daun yang berguguran membuat angina dan tanah berbahagia akan hari ...
Read moreDetailsDI TENGAH-TENGAH masyarakat sedang membutuhkannya, Sukar malah memilih tidur di pos kamling. Kebiasaannya tidur di pos kamling mulai sering dilakukan ...
Read moreDetailsJika aku pulang ke desa dan memiliki waktu luang, pasti kusempatkan jalan-jalan di Bukit Asah. Desa yang terletak di kabupaten ...
Read moreDetailsDalam satu percakapan, mendiang sastrawan Budi Darma pernah mengatakan tentang kritikus baik dan kritikus baik-baik. Menurutnya kritikus baik sudah pasti ...
Read moreDetailsBAHKAN AIR HUJAN pun tidak bisa mengubah takdir anakku. “Tapi, ia bisa mengenakan baju kebayamu, bukan?” Begitu kata ibu di ...
Read moreDetailsMALAM MINGGU. Kami berkumpul. Kami hanya berempat: Aku, Agus, Adi dan Janu. Tempat kami berkumpul di bawah pohon mangga di ...
Read moreDetailsBAYANGKAN, aku sudah duduk di café ini sejak pagi, saat mereka baru saja meletakkan papan menu spesial hari ini di ...
Read moreDetailsSEORANG LAKI-LAKI bertampang mesum bicara komat-kamit di layar kaca. Omongannya panjang dan sembari sesekali melirik kamera, ia tampak berusaha terlihat ...
Read moreDetails“Untuk apa kamu menjalin hubungan dengan orang jaba dan miskin itu? Bagaimana kehidupanmu nanti. Hidup bukan hanya perkara cinta!” Itu ...
Read moreDetailsCatatan: Tanggal 19 Desember saya masih menginap di sebuah villa atau resort di Tabanan. Menjelang sarapan saya membaca cerpen “Pura ...
Read moreDetailsMALAM DI SEBUAH tempat karaoke. Sedari jam sepuluh malam lelaki-lelaki pengunjung sudah pada datang. Mereka perlu hiburan. Seorang perempuan berdiri ...
Read moreDetailsSigra, sigra…Medal sira sang prabu RewanaTan ana wanehSigra, sigra… PANGGUNG menyala. Tubuh Rahwana, dari belahan tabir, terlontar ke tengah arena. ...
Read moreDetailsKITA mungkin mengingat bahwa pandemi membekaskan banyak hal dalam kehidupan hari ini. Saat-saat dimana secara fisik tubuh kita diharuskan terpisah...
Read moreDetailsKOTA ini tidak pernah benar-benar tidur; ia hanya ditenangkan oleh dongeng-dongeng yang ditulis oleh jemari tak berwajah. Di atas aspalnya...
Read moreDetailsSEMAKIN kita menginginkan sesuatu, semakin jelas pula rasanya bahwa kita tidak memilikinya. Ada ironi yang cukup melelahkan dalam cara kerja...
Read moreDetails

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....
MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...
ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co