Aku Bersumpah Mencintaimu | Cerpen Depri Ajopan
“Ini untukmu!” Aku menyodorkan selembar kertas pada gadis itu. “Tulisan tangan yang bagus, pasti bukan tulisanmu.” Pernyataannya membuatku malu. Menurutku ...
Read moreDetails“Ini untukmu!” Aku menyodorkan selembar kertas pada gadis itu. “Tulisan tangan yang bagus, pasti bukan tulisanmu.” Pernyataannya membuatku malu. Menurutku ...
Read moreDetailsAYAH dan anak itu berpelukan erat di Bandara Ngurah Rai. Mereka tersedak haru, air mata mengambang, ayah harus melepas anak ...
Read moreDetailsSABTU SIANG menjelang akhir tahun di sebuah kafe berornamen industrial. Muda-mudi berswafoto di sana-sini. Kebanyakan tampak di matamu sebagai sepasang ...
Read moreDetailsPEREMPUAN itu membangun sebuah menara di kepalanya, hingga pagi menjelang dengan isi pikiran yang memuntahkan beragam kekhawatiran. Tidak ada tanda-tanda ...
Read moreDetailsDI AKHIR jaman banyak sekali dewa-dewi yang turun menitis ke bumi mayapada. Selain Mahadewa yang menitis menjadi gajah yang simbolik, ...
Read moreDetailsCerpen ini saya tulis untuk sahabat sekaligus abang saya, yang begitu cinta kepada musik. Maret, 2023 Jalanan ibukota tengah padat ...
Read moreDetailsDI ERA DIGITAL, platform untuk berkarya atau mempublikasikan tulisan makin beragam dan makin mudah. Namun, untuk kematangan karya, sebaiknya generasi ...
Read moreDetailsDEWA RSI berpostur dan berwajah tua itu selalu memancarkan kebahagiaan bahkan dalam situasi paling genting sekalipun. Saat Mahadewa memimpin sidang ...
Read moreDetailsNOVEMBER. Matahari melintas di selatan garis katulistiwa. Sewajarnya rintik hujan menyambut pergantian tahun. Namun musim sering tak sesuai dengan pelajaran ...
Read moreDetailsAKU TAHU mahkota itu, aku melihatnya. Sebuah mahkota Wijaya Kusuma, putih terang dibingkai kuning emas berkilauan, mahkota kemenangan cinta kasih. ...
Read moreDetailsDALAM BERAPA kali kesempatan saat berkunjung ke Malang, saya singgah di sebuah rumah tua cukup besar bergaya indisch di Jalan ...
Read moreDetailsANGIN PESISIR mengantar debu, menerbangkan rambut Ketut Sujana. Rambut yang selalu disisir rapi itu pun kini tak rapi lagi. Ketut ...
Read moreDetailsTERLEPAS dari realitas mayoritas-minoritas, Bali adalah daerah plural. Penduduknya berbagai etnik, agama dan kepercayaan. Sebelum merujuk fenomena diaspora-urban atau lokal-global, ...
Read moreDetailsSAYA SEDANG ASIK scroll instagram ketika pesan whatsapp saya berbunyi. Teman lama saya mengirimkan sebuah link. Saya klik pesan itu ...
Read moreDetailsHEMBUSAN UDARA DINGIN dari AC memenuhi dadaku. Dokter berbicara tanpa melihatku. Ekspresinya datar, seolah aku hanya tumpukan pekerjaan di mejanya. ...
Read moreDetailsKOMANG PERLU MEMASTIKAN sudah menghapus semua percakapan nggak penting dalam semua aplikasi percakapan gawainya, sebelum bertemu ceweknya, yang kebetulan namanya ...
Read moreDetailsKETIKA MARIA berkata padaku bahwa hubungan kami hanyalah sebatas teman, aku tidak berpikir tentang ilusi. Dia berkata begitu dengan tiba-tiba, ...
Read moreDetailsUSAI MAKAN, SAAT ITU. Dari sarangnya rokok aku cabut. Hanya saja aku lupa membawa korek. Tanpa korek tentu saja rokok ...
Read moreDetailsKLUNGKUNG HINGGA KINI cenderung dikenal sebagai daerah luas wilayahnya paling kecil dan jumlah penduduknya paling sedikit di antara delapan kabupaten ...
Read moreDetailsENTAH SUDAH BERAPA PURNAMA ia lewati di bawah bayang-bayang rembulan. Perempuan itu selalu duduk di tengah lapangan Puputan Klungkung. Tak ...
Read moreDetailsTERDENGAR TAWA ANAK-ANAK yang bermain dengan riang, pada sejengkal tanah kosong di depan rumah ini. Anak laki-laki sbermain layangan. Suara ...
Read moreDetailsYANG KUAT dalam antologi Penari (Dewa Nyoman Sarjana, 2023) adalah warna lokal. Tetapi dengan satu catatan, tidak penting lagi membicarakannya. ...
Read moreDetailsJudul: Punyan Kayu Ane Masaput Poleng di Tegal Pekak DompuPenulis: IGB Weda SanjayaPenerbit: Pustaka EkspresiCetakan Pertama, 2021 TIDAK ADA KEBENARAN ...
Read moreDetailsPAGI ITU langit biru cerah. Pohon ketapang masih berdiri tegak menyapa anak-anak berseragam putih-biru. Hilir mudik kendaraan menurunkan satu per ...
Read moreDetailsSEMAK BELUKAR, perdu-perdu liar hangus. Deretan sengon di seberang sungai Besuk Lanang meranggas. Kulit kayunya lepuh. Seolah tanpa peringatan, kecuali ...
Read moreDetailsPOHON WARU yang cukup besar seperti menari-nari saat diterpa angin, daun-daun yang berguguran membuat angina dan tanah berbahagia akan hari ...
Read moreDetailsDI TENGAH-TENGAH masyarakat sedang membutuhkannya, Sukar malah memilih tidur di pos kamling. Kebiasaannya tidur di pos kamling mulai sering dilakukan ...
Read moreDetailsJika aku pulang ke desa dan memiliki waktu luang, pasti kusempatkan jalan-jalan di Bukit Asah. Desa yang terletak di kabupaten ...
Read moreDetailsDalam satu percakapan, mendiang sastrawan Budi Darma pernah mengatakan tentang kritikus baik dan kritikus baik-baik. Menurutnya kritikus baik sudah pasti ...
Read moreDetailsBAHKAN AIR HUJAN pun tidak bisa mengubah takdir anakku. “Tapi, ia bisa mengenakan baju kebayamu, bukan?” Begitu kata ibu di ...
Read moreDetailsPADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...
Read moreDetailsSATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...
Read moreDetailsSejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...
Read moreDetails

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...
CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...
Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co