Semur Jengkol | Cerpen Khairul A. El Maliky
MENJELANG Maghrib Pak Karyamin telah rapi. Pria itu mengenakan baju terbaiknya kemeja safari empat saku yang telah disetika rapi dan ...
Read moreDetailsMENJELANG Maghrib Pak Karyamin telah rapi. Pria itu mengenakan baju terbaiknya kemeja safari empat saku yang telah disetika rapi dan ...
Read moreDetailsMateri Pelatihan Cerpen, MGMP Bahasa Indonesia se-Kabupaten Buleleng YANG sangat ”berbahaya” dalam pelajaran menulis ketika pelajaran itu menjadi teoretis. Guru ...
Read moreDetails“Nanti bagaimana ya, Pak, di sana?” “Tidak usah dipikirkan, hidup kita akan jauh lebih baik di sana!” Percakapan canggung menyoal ...
Read moreDetailsPRAMONO masih melanjutkan tugasnya sebagai kepala Pol PP, menggantikan seniornya, Samuji yang dicopot akibat ulahnya sendiri yang bejat. Dia kini ...
Read moreDetailsPADA saat Dewa-Dewi yang diikuti para Apsara-Apsari ditugaskan turun ke bumi, Dewa yang paling bersemangat ikut adalah Dewa Rudra. Dewa ...
Read moreDetailsSUDAH pukul dua dini hari, masih juga ia mengurai warna-warna pensil hingga membentuk garis gradasi. Warnanya kelabu, kadang ditambahkan arsiran ...
Read moreDetailsDEWI Sri atau sering juga disebut Bhatari Sri, Sanghyang Sri adalah sakti dari Dewa Wisnu atau Bhatara Wisnu, Sanghyang Wisnu. ...
Read moreDetails“Ayah…!” panggilku dengan lemah. Rasanya jariku sudah mau menyerah karena terus menulis rumus dan menahan kepalaku yang setiap detiknya semakin ...
Read moreDetailsKRIAT-KRIUT bunyi engkol yang dikayuh oleh Samsu memecah kesunyian jalan panjang yang membelah hutan. Tak ada siapa pun selain lelaki ...
Read moreDetailsNAMAKU Sumbi. Aku dilahirkan dari keluarga kaya raya. Berhektar-hektar perkebunan tembakau dimiliki Abah. Rumah kami bak istana. Abah memiliki tiga ...
Read moreDetailsDI bilangan selatan Jakarta, mereka duduk berpandangan. Adam dengan Caramel Macchiato dan Isaac dengan Green Tea Latte. Di antara riuh ...
Read moreDetailsMATAKU masih terantuk pada beberapa judul lagu yang ringan, pada malam yang ranum berpendar cahaya bulan sekaligus sebal. Menghela kantuk ...
Read moreDetailsHATI-HATI, kalau tak kuat iman, jangan merantau ke pedalaman Kalimantan. Bisa-bisa kau tak pernah kembali ke desamu. Apa sebabnya? Apalagi ...
Read moreDetailsUNTUK makan malam nanti, seorang ibu memasak sesuatu di dapur. Ia sangat sibuk. Sedang hujan baru saja turun saat hari ...
Read moreDetailsHARI itu, 28 April, Gede Wijaya duduk mematung di pinggiran Catuspata Semarapura. Di Catuspata, berdiri kokoh patung nyama catur, Anggapati, ...
Read moreDetails“RIKO! Cuaca tak bagus lho. Jangan pergi mancing dulu kamu, Nak. Besok kan masih ada waktu. Tunggu besok cuaca bagus ...
Read moreDetailsAKHIR-AKHIR ini hujan sering tertabur dengan serta merta. Kadang lembut seperti perawat yang sopan, kadang cepat dan mengejutkan seperti peristiwa ...
Read moreDetailsMENDENGAR kata 'menabung', Made Merta jadi teringat lagu lawas yang sangat populer ketika dia masih kanak-kanak dulu. Kalau dia tidak ...
Read moreDetailsAKU memeluknya seperti boneka kecil, lalu mencium keningnya lembut. Semprotan air yang terus ke luar dari shower menerpa tubuh kami ...
Read moreDetailsSUASANA rapat dekanat itu terasa panas. Penyebab utamanya adalah topik sensitif yang sedang mereka bahas, yaitu terkait dana sumbangan pengembangan ...
Read moreDetailsAKU masih terlalu polos untuk mengartikan jika apa yang tersembunyi di dalam selangkangan bukan barang dagangan. Dalam remang, kupeluk kedua ...
Read moreDetailsDIDAMPINGI sejumlah pengawalnya, Robert mengadakan jumpa pers yang diadakan di salah satu kafe miliknya. Ia memang memiliki sejumlah kafe, klab ...
Read moreDetailsCERPEN Bercakap-cakap di Bawah Guguran Daun-Daun karya Frans Nadjira telah menyihir saya sejak perkenalan pertama hingga saya berlatih menghayatinya untuk ...
Read moreDetailsNENGAH Sadra begitu gelisah. Ia menunggu jemputan. Sampai-sampai suara air sungai di belakangnya terdengar begitu berisik dan membuatnya kesal. Di ...
Read moreDetailsMASALAH, seperti bisul atau jerawat, sewaktu-waktu akan meledak. Aku bukanlah pendusta, maka percayalah: semua orang memiliki kusir nakal yang kelak ...
Read moreDetailsSEINGATKU, belum pernah aku merasakan kebahagiaan merayakan Galungan. Jangankan bisa memakai baju baru, bersenang-senang berwisata dengan orang tua dan teman-teman, asalkan ...
Read moreDetailsSIANG itu di ruang guru. Semua menunggu pukul 15.30. Matahari menghajar tanpa ampun. Semua mengeluhkan panas. Di mana-mana TPA terbakar. ...
Read moreDetailsVera sayang, kamu mau dibelikan apa? Uang gajiku baru keluar. Sepotong pesan baru saja aku lempar lewat WA pada perempuan ...
Read moreDetailsDI halaman bioskop kecil di kota kecil kami dulu ada seorang pemain sulap. Ia masih muda. Ia mendapat uang dari ...
Read moreDetailsPECAHNYA pertahanan Sumenep di daerah Cen-lecen membuat suasana semakin mencekam. Belum lagi masalah ketimpangan persenjataan antara pasukan Belanda dan pejuang ...
Read moreDetailsENIGMA adalah program kompilasi film pendek dalam ajang Minikino Film Week 12 (MFW12) yang mengusung subjudul What Goes Around Comes...
Read moreDetailsKOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...
Read moreDetailsADA masa ketika sepeda motor bukan sekadar kendaraan. Ia bisa menjadi tanda keberhasilan, simbol kemampuan ekonomi, bahkan pengumuman diam-diam tentang...
Read moreDetails

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....
Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...
Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co