TATIK, perempuan berumur limapuluhan dengan rambut yang selalu digelung dan wajah yang tampaknya sulit tersenyum. Ia jarang bicara, tapi sekali...
Read moreDetailsPALET PELUKIS saat kubalik:kerak-lapis cat serupa pelangiberjalin-lekuk seperti jaring kuangkat:terkelupas mudah seperti kulit para ibuyang keriput usai mencuci baju debu...
Read moreDetailsPUKUL delapan lewat sedikit ketika Jonas, pianis tetap di Café Lumina, duduk di bangkunya. Piano tua berlapis pernis hitam itu...
Read moreDetailsMERAJUT JARAK semakin sedikit kau mengetahui,maka jarak akan menjelma jadi baju hangatyang kau rajut pada hari-hari sebelummusim hujan tiba; ia...
Read moreDetailsMENDENGAR nama Bali, setiap orang pasti ingin mengunjunginya. Mendapat julukan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura, Bali memiliki segalanya. Alam...
Read moreDetailsPERNIKAHAN kami tinggal seminggu lagi. Ada yang tidak berubah darinya, gemar merokok. Itu jadi beban pikiran bagiku. Tidak cukup sebungkus...
Read moreDetailsPEREMPUAN TANAH LOT kau berjalan di antara doa dan karangdan aku tetap berdiri menjadi penjaga sunyiyang belajar mencintaimu dengan cara...
Read moreDetailsHUJAN sore itu turun dengan lembut, seperti jemari langit yang sedang mengusap luka bumi. Di bawah rinainya yang bening, seorang...
Read moreDetailsIBLIS BETINA DI DALAM CERMIN seperti itu wajahkutak lebih dari iblis betinawadah dari segala rasa terpancar dari wajahku :cinta, benci,...
Read moreDetailsDARI kota Malang, Aga melanjutkan perjalanannya ke Semarang. Sebuah kota pergerakan yang tak kalah ramainya dengan kisah perjuangan menuju bangsa...
Read moreDetailsSelamat jalan, senja akan turun Setiap saat kita melihat senjaMatamu terus terpanaSuara lembutmu selalu berkata“Hias tubuhku dengan melatiSehingga tak ada...
Read moreDetailsMELAYANI orang lain adalah tugasnya. Sesuai namanya, Sudarmo. Ia memberikan darma bakti kepada sesama manusia. Melayani dan mengabdi untuk orang-orang...
Read moreDetailsSIAPA yang tidak kenal dengan Partinah? Pemilik tubuh aduhai dengan paras cantik bertabur wangi dunia. Kalau kalian bukan lelaki hidung...
Read moreDetailsKapan Terakhir Kali Ayah Berkunjung? Yah, o ayah, dari bulan oktober seperti desembermemilih surga setelah tak hadir menyantap lauk;sejak kapan...
Read moreDetailsTOKO jam itu selalu tutup setengah hari. Terletak di pojok Jalan Salemba, diapit warung kopi dan toko plastik, toko itu...
Read moreDetailsBAIT PERTAMA Baris pertama,entah sudah kutulis untukmutentang singgah pertemuandan dekap hangat mata rayumulekat rindu seakan menjadi teman Baris kedua,Pertama kali...
Read moreDetailsHUJAN tak kunjung turun, tapi langit tampak malas untuk bersinar sejak sore tadi. Warnanya abu-abu serupa kaus kaki yang sudah...
Read moreDetailsJALAN BARU sebilah pintusudah kubaringkan di situkeluarlah, seperti kebanyakanangin lewat, atau para sahabatyang menyeberangmenjadi orang asing barutak terkecuali juga aku...
Read moreDetailsWAJAHNYA tidak terlalu ganteng, tetapi juga tidak jelek. Namun pekerjaannya sebagai karyawan perusahaan ternama membuat Rudi Setiarto banyak dilirik gadis....
Read moreDetailsDI sebuah desa kecil yang dikelilingi sawah hijau dan sungai yang jernih, hiduplah seorang anak lelaki bernama Adik. Ia dikenal...
Read moreDetailsSYEKH Abdullah memandangi poto tanpa kepala di baliho yang melekat di sebuah pohon besar itu. Ia tak habis pikir, kenapa...
Read moreDetailsPUISI YANG AKU TULIS DI AKHIR TAHUN 12 bulan mengambang gentayanganpanas membentang dengan getirtak ada alir airkaliku kering.Hujan lahirwaktu waktu...
Read moreDetailsDI Kota Lama, waktu seolah berjalan pelan. Bangunan tua berarsitektur kolonial berdiri anggun di tepi jalan batu. Di antara kedai...
Read moreDetailsHujan Belum Berakhir pagi hingga petang inikunikmati hujan bersama sepitetesannya tak merdu kudengarmenusuk napas bumibagai kalamretiu mengintaitaringnya mencabik-cabikmerontokkan aliran nadikuderu...
Read moreDetails"Kamu nggak lupa jas hujan kan?" tanyaku. Dengan gaya khasnya yang tergesa-gesa, Satria mengambil dua jas hujan, warna biru untuknya,...
Read moreDetailsHal-Hal Kecil yang Menyebut Namamu aku mencintaimuseperti hujan mencintai jalanantanpa ingin memiliki,cukup jatuh, pulang, dan menghilang di gelas kopi yang...
Read moreDetailsNAMANYA bukan hanya dikenal di lingkungan RT atau kelurahan saja. Masyarakat satu kabupaten, bahkan satu provinsi mengenal namanya. Kalau pun...
Read moreDetailsSUARA BERGEMA DARI KETINGGIAN BUKIT ada suara bergema dari ketinggian bukit, memantul kelembah ke pohon-pohon menjulang: “aku hanya inginberbagi intuisi;...
Read moreDetailsMALAM itu, hujan tipis mengguyur Kota Malang. Sebuah kota kecil yang mempunyai daya pikat wisata dan budaya tersendiri dengan ikon...
Read moreDetailsPAGI itu merupakan momen di mana aku mencicipi kopi yang membuatku tenang di kota yang cukup padat ini. Musik instrumen...
Read moreDetailsSAYA merasa bangga dan terharu melihat pemuda Bali dalam ajang Konferensi Pemuda Bali (KPB 2026). Betapa tidak, tagar #PemudaBersuaraBerdaya ini membuat...
Read moreDetailsADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....
Read moreDetailsSETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....
Read moreDetails

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...
PAGI-PAGI, Jalan Surapati di Singaraja memiliki kehidupan yang berbeda. Di antara bangunan-bangunan tua yang menyimpan ingatan masa kolonial, ada sebuah...
HUJAN deras mengguyur Ubud pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026. Namun, di Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, suasana tetap hangat...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co