DOSEN muda Christanto Herlino, yang biasa dipanggil Chris, sudah sejak pagi berada di depan laptop. Ruang dosen yang sejuk membuatnya...
Read moreDetailsSUARA tangis lirih terdengar hampir setiap malam dari arah dapur. Perempuan penghuni rumah tentu saja mendengarnya setiap malam, namun Ia...
Read moreDetailsDEWA HYANG tak pandai aku merapal mantratak mampu aku menghapal nama-Musaat hina dalam diritak bisa lenyapbahkan dengan riuh-rendah parisudha maka...
Read moreDetailsHUTAN larangan itu tidak lagi mengeluarkan aura keramatnya. Pohon-pohon tuanya terlihat menangis. Tak ada ucapan terima kasih atas hidupnya. Dulu,...
Read moreDetailsTante Mimi dalam Satir Keramat : untuk Wayan Jengki Sunarta setiap kali notifikasi munculada sesak di dada Tante Mimitidak ada...
Read moreDetailsWAJAH gembira tak dapat disembunyikan Isnaeni. Sebagai Kepala Laboratorium Komunikasi, Isnaeni baru saja mendapat kabar menyenangkan. Dana hibah dari pemerintah...
Read moreDetailsBekerja sebagai wartawan membuat saya banyak mengenal orang-orang dengan berbagai latar belakang, pengalaman, kelebihan, kehebatan, kesuksesan, dan pelajaran. Setiap orang...
Read moreDetailsMERAH PUTIH DI JALAN BERDEBU bendera itu masih berkibarseperti doa yang disematkan pada bambutiangnya rapuh, catnya terkelupasnamun tetap menantang anginseolah...
Read moreDetailsIBU menjadi pangkuan terakhir bagi siapa saja untuk berkeluh. Pada ibu pula kejujuran meluncur, tanpa takut disalahkan, diabaikan. Suara lembut...
Read moreDetailsSetelan Cuek Yeremias I “Yeremias, putra tertua,kau harus bisa mabuk.” sebab hidup adalah laut lepas:memusingkan sekaligus memabukkan. kau telah berlayar...
Read moreDetailsMEMBACA buku saat ini tidak menarik lagi bagi anak muda, termasuk mahasiswa. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi menjadikan mahasiswa dimanja...
Read moreDetailsBIBIR pantai yang dulunya ditumbuhi pohon bakau kini semakin keruh. Perlahan-lahan, namun pasti pohon bakau semakin menipis. Orang-orang yang tak...
Read moreDetailsSELASAR WAKTU Daun-daun gugur juga. Angin menerbangkankenangan, tertinggal pada ingatan masa lalu,berlalu pada album tua— lusuh dan berdebu. Suara lantang...
Read moreDetails“Heh, Profesor Syarif!” Seekor binatang datang menghadapku, suaranya menyerupai bentakan. Ia menggerak-gerakkan ekornya di depanku menunjukkan keangkuhan. Dia memanggilku profesor,...
Read moreDetailsTAK ada pilihan lain, kecuali mengikuti saran keluarga maupun teman. Apalagi upaya pengobatan medis yang telah dilakukan selama ini tak...
Read moreDetailsWISUDA merupakan momentum yang paling ditunggu oleh setiap mahasiswa. Bukan hanya sebagai bukti kelulusan, namun juga langkah awal untuk menapaki...
Read moreDetailsKABAR terakhir yang kuterima beringin tua yang tumbuh ratusan tahun itu sekarang ini harus mati. Katanya akan ada pembangunan dan...
Read moreDetailsSUDUT kanan warung dekat dinding bambu menjadi tempat pavoritnya. Setiap hari dia selalu ada di sana. Kursi kayu usang dan...
Read moreDetailsKEAMANAN, ketertiban, dan kenyamanan kampus sedikit banyak ditentukan oleh peran satuan pengamanan atau Satpam kampus. Mereka bertugas sebagaimana polisi yang...
Read moreDetailsKULIAH di program magister atau S2 berbeda dengan program S1. Jumlah mahasiswa program magister lebih sedikit. Mata kuliah yang harus...
Read moreDetailsMAHAMERU adalah tempat bersemayamnya para dewa. Di sana terdapat tangga-tangga langit yang tak kasat mata untuk menuju ke puncaknya. Hanya...
Read moreDetailsUPACARA KELAHIRAN (1) itu mataharimenanjak sampai ke puncak merudi padang kurulahir bayang anak lanangmenunggang kuda dewanembang puisisendiri UPACARA KELAHIRAN (2)...
Read moreDetailsOLAHRAGA kini bukan hanya menjadi tren bagi anak muda, tetapi hampir menjadi kebutuhan dalam kehidupan. Banyak pilihan olahraga yang dapat...
Read moreDetailsPAGI itu, Ni Komang menggiling kacang dengan tangan—bukan dengan blender seperti warung sebelah yang lebih muda dan lebih keras kepala....
Read moreDetailsWaktu yang Kuselipkan pada Saku Ingatan Kujatuhkan setengah jam di bulevarDemi memungut setengah jam yang lainMenyusur koridor panel suryaKe tempat...
Read moreDetails"Radhea, ke sini sebentar, Nak. Bantu dulu ibu metanding banten untuk besok," seru ibuku dari dapur, suaranya bercampur dengan aroma...
Read moreDetailsSun Rise di Bromo Sinar mentari menjemput gigil pagiUntuk para pengepul hari-hariNun jauh di sana, tarian Bromo menguar harmoni Rinai...
Read moreDetailsTIDAK semua pegawai dan dosen sempat sarapan pagi sebelum berangkat ke kampus. Keharusan untuk presensi wajah elektronik bagi pegawai pada...
Read moreDetailsSUDAH dua purnama Putu Ari membisu di hadapan tanah kawitannya. Ia melihat sawah-sawahnya mulai rata. Alat-alat berat berderet menunjukkan keangkuhannya....
Read moreDetailsLelaki di Gunung Batur ia duduk di samping gerobak kopi robustakopinya ditanam ayahnya sendiridi lereng yang sekarang menjadi tempat selfiedulu...
Read moreDetailsPADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...
Read moreDetailsSATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...
Read moreDetailsSejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...
Read moreDetails

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...
CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...
Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co