Diterjemahkan oleh Juli Sastrawan dari cerpen berjudul God Sees The Truth, But Waits karya Leo Tolstoy dari Best Russion Short...
Read moreDetailsJATUH CINTA aku jatuh cinta lagipadamu, kekasih,yang kini ditemanianak; selalu mengintipdan menguntit ia adalah bayangmudi belakang kita, kekasih, aku jatuh...
Read moreDetailsDiterjemahkan dari buku Philippines FolktalesDikumpulkan dan ditulis oleh: Mabel Cook Cole Magbangal adalah pemburu yang lihai, dan dia sering pergi...
Read moreDetailsKetika melihat peti mati-peti mati yang diangkut mobil itu melintas, bertumpuk-tumpuk, di jalan raya yang lengang, di antara gerimis dan...
Read moreDetailsPISANG BAKAR DAN SEBIJI TREMBESI SERUPA KHULDI seseorang di dalam kamarmerajuk dalam mimpinya:“aku ingin pisangyang tumbuh di bilik sorga,ditanam para...
Read moreDetailsDiterjemahkan dari: The Battle of The Crabs dalam buku Philippines FolktalesDikumpulkan dan ditulis oleh: Mabel Cook Cole ____ Suatu hari...
Read moreDetailsLENYAPNYA FOTO KELUARGA ia mengais reruntuhanrumahnya yang terbakartersebab orang-orang sucimelemparkan oborke atap rumahnya seusai lidah api terakhir padamdidapati gambar foto...
Read moreDetailsSeorang bayi yang baru lahir menangis, seorang anak dengan mata dan kulit berwarna coklat. Dia menangis dengan keras untuk menandakan...
Read moreDetailsMALAM PEGADANGAN dari penggalan bulan utuh nelayan bagai tempayan mengapung pelan saat malam pegadangan di pelabuhan debu tak tampak namun...
Read moreDetails“Ayo, pesan apa saja. Bebas.” “Aku yang bayar.” “Pilih yang enak-enak.” ‘Hei, Mer, jangan bengong!” *** Made Gebi membuatku gelagapan....
Read moreDetailsCerpen Rudyard KiplingDiterjemahkan dari cerita How The First Letter oleh Juli Sastrawan dari buku Just So Stories. _____ Dahulu kala...
Read moreDetailskematian siapa hari ini? ku harap ajal berhenti menyalip di tikungan. kembali dari diri ditakar nyawa dan bergugur surga di...
Read moreDetailsJalan Tantular, Renon Denpasar malam itu tampak sepi, sesekali pengendara roda dua melintas. Hanya beberapa bagian jalan diterangi lampu merkuri,...
Read moreDetailsPADA BAHAGIAN LAIN (SUATU KETIKA) TANPA HARI DI MUSIM KUPUKUPU I Pohon dan bumi tumbuhkan bungabunga Bagi jiwa yang kelana...
Read moreDetailsCerpen Florence W. WilliamsDiterjemahkan dari dari Old English Folk Tales oleh Juli SastrawanIlustrasi oleh Florence W. Williams ____ Si Ayam...
Read moreDetailsMENJADI IBU Seperti terlahir di kelopak bunga ada semerbak mengelus rahimku bersama merahnya darah dan putihnya warna tulang Di pelataran...
Read moreDetailsDi jalan itu cuma ada seekor anjing. Hitam. Besar. Bulunya lebat. Ekornya buntung. Matanya tajam seperti mata pedang. Jalan...
Read moreDetailsSecangkir Kopi Pagi Kopiku pagi ini tak sepahit biasa. Kuramu dari bahan sederhana. Setakar kopi dan setakar gula, satu-satunya yang...
Read moreDetailsHampir pukul empat dini hari, Putu belum bisa pulas. Jikalau matanya terpejam, rasa geli menyengat di beberapa bagian kulit kepala....
Read moreDetailsJauh, jauh sebelum kakek buyutmu lahir di Desa Kebahagiaan Abadi tinggallah dua pria bernama Li dan Sing. Sekarang, dua pria...
Read moreDetailsApi Abadi Pusara Gandhi nyala api di dalam tanah menjelma bayangan air siapa saja yang ingkar menanak kasih sayang sekejap...
Read moreDetailsBagiku sore adalah waktu terbaik untuk menikmati hidup di halaman belakang rumah. Sebab di bawah pohon pisang itulah, bersama Gening,...
Read moreDetailsBATU DAN POHON Ada batu-batu yang kita lukis sepanjang jalan Batu-batu yang menjadi hujan air mata Batu-batu yang memiliki nama...
Read moreDetailsCermin itu memantulkan wajahnya dengan sempurna. Tiada yang kurang, semua nyata. Sebuah wajah yang cantik, agung, lembut tetapi juga berwibawa. ...
Read moreDetailsAKU DAN PERTIWI, PERCAKAPAN DI DEPAN API Api menjulur-julur mengkabutkan pandangan Orang-orang kian menjadi bayangan Oleh lelehan air...
Read moreDetails“Indah sekali!” Karin berujar dengan aksen kental Indonesia ketika mata kameranya menangkap kilau es puncak gunung Matterhorn. Seketika seperti ada...
Read moreDetailsPuisi Sapta adalah puisi berpola dengan 7 suku kata 7 baris dan 7 bait. Puisi Panca berpola 5 sukukata 5...
Read moreDetailsBagaimana kalau saudara tidur di sebuah dapur bekas yang kini menjadi ranjang ayam?—Para betina mengeram; pejantan singgah malam-malam; kotoran ayam...
Read moreDetailsNamanya jalan kehilangan. Dari namanya saja, jalan itu adalah tempat orang-orang yang kehilangangan sesuatu. Entah, apapun itu. Mereka ramai-ramai berjalan...
Read moreDetailsTENTANG NAMANAMA disebutnya namanama ia pun dalam hitungan masuk barisan pencari matahari, bulan-bintang juga laut, gunung, dan hutan lalu menetap...
Read moreDetailsPADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...
Read moreDetailsSATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...
Read moreDetailsSejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...
Read moreDetails

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...
CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...
Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co