31 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Radio Tua Kakek Panjul

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
in Dongeng
Radio Tua Kakek Panjul

Ilustrasi tatkala.co | Canva

PAGI di Desa Muncuk Sari selalu datang dengan cara yang sama. Perlahan, lembut, seperti tangan yang membelai tanpa suara. Kabut tipis menggantung di atas sawah, dan embun menempel di ujung daun padi, berkilau saat matahari mulai mengintip.

Namun bagi Risa, pagi adalah suara.

โ€œKrkโ€ฆ krkโ€ฆ tesโ€ฆ tesโ€ฆโ€

Suara itu, setiap hari menjadi alarm baginya. Lalu, seperti biasa, ketika frekuensi tepat ditemukan, suara itu berubah menjadi alunan lagu pop Bali yang hangat dan penuh rasa. Suara penyanyi yang tak ia kenal namanya, tapi selalu berhasil membuat hatinya tenang.

โ€œBangun, Sa. Sudah pagi,โ€ panggil Kakek Panjul dari ruang depan.

Radio tua itu sudah lebih dulu membangunkan dunia.

Radio itu terletak di atas meja kayu kecil. Warnanya cokelat pudar, dengan baret halus di sana-sini. Antenanya sering harus diputar-putar, dan kadang perlu ditepuk pelan agar kembali bersuara. Tapi setiap pagi, ia selalu setia memutar lagu-lagu pop Bali.

โ€œItu lagu kesukaan Nenekmu,โ€ kata Kakek Panjul, saat lagu โ€˜Kembang di Hatiโ€™ milik Widi-Widiana diputar.

Radio itu adalah pemberian dari Nenek Sika, istri Kakek Panjul yang telah lama tutup usia. Sejak kepergiannya, radio itu menjadi lebih dari sekadar benda. Ia menjadi teman, pengingat, sekaligus pengisi sunyi Kakek Panjul.

Seperti biasa, setelah sarapan, Kakek Panjul membawa radio itu ke sawah. Lagu-lagu pop Bali mengalun di tengah hamparan hijau, menemani setiap langkahnya.

Kadang ia ikut bersenandung. Kadang hanya tersenyum kecil, seperti sedang berbicara dengan seseorang yang tak terlihat.

Hingga suatu pagi. Semuanya berubah.

โ€œKrkโ€ฆ krkโ€ฆโ€

Kakek Panjul memutar gelombang radio seperti biasa.

Tetapi tidak ada lagu.

Ia mencoba lagi, sedikit lebih keras.

โ€œKrkโ€ฆ krkโ€ฆ krkโ€ฆโ€

Hanya suara statis yang keluar. Kering, pecah, seperti suara yang kehilangan arah.

Kakek Panjul pun terdiam.

Tangannya masih bertahan di kenop radio. Ia memutar perlahan ke kiri. Lalu ke kanan. Berhenti. Lalu kembali lagi. Biasanya, di antara putaran itu, akan ada celah kecil tempat lagu menyelinap masuk.

Tapi kali ini tidak.

โ€œAh, mungkin belum pas,โ€ gumamnya.

Ia berdiri, membawa radio itu mendekati jendela. Antenanya ditarik lebih panjang, diarahkan ke luar rumah.

โ€œDi sini biasanya jernihโ€ฆโ€

Tetap sunyi.

Ia mengetuk bagian samping radio. Pelan dulu, lalu sedikit lebih keras.

Tok. Tok. Tok.

โ€œHayolahโ€ฆโ€ bisiknya, hampir seperti membujuk.

โ€œKrkkkkโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€

Risa yang melihat dari dekat mulai merasa ada yang tidak biasa.

โ€œKek, coba aku bantu?โ€

Ia ikut mencoba. Memutar, mengangkat, bahkan membalik radio itu sebentar. Tapi hasilnya sama. Tidak ada lagu. Hanya suara statis yang aneh.

Kakek Panjul perlahan duduk. Radio itu kini ia pegang dengan kedua tangan, seolah benda itu tiba-tiba menjadi sangat rapuh.

Jemarinya menyusuri permukaannya. Berhenti di sudut yang sedikit retak.

โ€œDulu, kamu paling keras kalau soal lagu,โ€ gumamnya lirih.

Risa menatap wajah kakeknya. Ada kesedihan yang perlahan muncul.

โ€œRusak ya, Kek?โ€ tanya Risa hati-hati.

Kakek Panjul menarik napas panjang. โ€œIya, sepertinya begituโ€ฆโ€

Hari itu, Kakek Panjul tetap pergi ke sawah. Tanpa radio. Dan untuk pertama kalinya, sawah terasa terlalu sepi.

Di rumah, Risa tidak tinggal diam. Ia membawa radio itu ke bengkel kecil di ujung Desa Muncuk Sari, milik Pak Selamet.

โ€œPak, ini bisa diperbaiki?โ€ tanyanya.

Pak Selamet menerima radio itu dengan hati-hati. Ia membuka bagian belakangnya, memeriksa setiap bagian dengan teliti.

โ€œIni radio lama sekali. Banyak yang sudah aus,โ€ katanya.

Percobaan pertama, ia mencoba mengganti kabel. Percobaan kedua, membersihkan komponen. Percobaan ketiga, menyolder ulang bagian yang retak. Namun, radio itu belum juga hidup.

โ€œMasih belum mau diajak bicara,โ€ kata Pak Selamet sambil tersenyum tipis.

Risa pun tak beranjak sebelum radio itu hidup kembali. Ia terus-terusan bertanya dengan harap yang sama.

โ€œIni penting sekali ya?โ€ tanya Pak Selamet.

Risa mengangguk. โ€œKakek saya, tidak pernah lepas dari radio itu. Sejak nenek meninggal.โ€

Kalimatnya menggantung.

Pak Selamet terdiam. Kemudian ia berupaya sekuat tenaga memperbaiki radio itu. Berbagai hal dilakukannya, sampai hari menuju petang.

Risa yang sempat tertidur pun dibangunkan oleh Pak Selamet.

โ€œRisa, ayo coba kita nyalakan, semoga berhasil,โ€ katanya.

โ€œKrkโ€ฆ krkโ€ฆโ€

Lalu, lagu perlahan mulai terdengar. Risa langsung tersenyum lebar. โ€œHidup, Pak!โ€

Pak Selamet ikut tersenyum. โ€œTidak sempurna sih, tapi setidaknya dia masih mau bersuara.โ€

Risa mengeluarkan uang dari sakunya. โ€œBerapa, Pak?โ€

Pak Selamet menggeleng pelan. โ€œTidak usah.โ€

Risa terkejut. โ€œTapi, Pakโ€ฆโ€

โ€œSudah, anggap saja ini hadiah untuk kakekmu,โ€ sahutnya.

Risa terdiam.

โ€œKadang, yang kita perbaiki bukan cuma barang. Tapi juga kenangan orang,โ€ lanjut Pak Selamet.

Mata Risa mulai berkaca-kaca. โ€œTerima kasih, Pak.โ€

Risa pun pulang membawa radio itu.

โ€œSudah diperbaiki, Kek.โ€

Kakek Panjul menatapnya lama.

โ€œCoba nyalakan Risa.โ€

โ€œKrkโ€ฆ krkโ€ฆโ€

Lalu lagu pop Bali kembali mengalun. Tidak terlalu jernih. Kadang terputus. Tapi cukup.

Kakek Panjul tersenyum. Matanya berkaca-kaca. Risa duduk di sampingnya. Dan kini ia benar-benar mengerti. Radio itu bukan sekadar benda. Ia adalah cinta yang memilih untuk tetap hidup. [T]

Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: dongeng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Si Cantik dan TV | Cerpen ย Ayu Ugie Pratiwi

Next Post

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Takut Galungan

by Dede Putra Wiguna
June 27, 2026
0
Takut Galungan

DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan...

Read moreDetails

Tangisan Rinai, Derita Bumi โ”‚ Dongeng Lingkungan

by Dede Putra Wiguna
February 27, 2026
0
Tangisan Rinai, Derita Bumi โ”‚ Dongeng Lingkungan

DI langit biru yang luas, hiduplah kawanan awan yang lembut dan setia. Pemimpin mereka bernama Rinai, awan tua berwarna kelabu...

Read moreDetails

Sekar dan Tujuh Cahaya | Cerita Anak

by Jaswanto
February 8, 2026
0
Sekar dan Tujuh Cahaya | Cerita Anak

SEKAR masih menangis ketakutan dengan badan kuyup. Badai telah reda. Tapi Kakek dan orang-orang desa tak kunjung kelihatan. Di ujung...

Read moreDetails

Adik dan Katak | Dongeng Lingkungan

by Dede Putra Wiguna
January 18, 2026
0
Adik dan Katak | Dongeng Lingkungan

DI sebuah desa kecil yang dikelilingi sawah hijau dan sungai yang jernih, hiduplah seorang anak lelaki bernama Adik. Ia dikenal...

Read moreDetails

Jalak Bali dan Beringin Tua | Dongeng Lingkungan

by Dede Putra Wiguna
October 12, 2025
0
Jalak Bali dan Beringin Tua | Dongeng Lingkungan

DI sebuah desa kecil bernama Desa Kerta Harum, berdiri sebuah beringin raksasa berusia ratusan tahun di pinggir jalan dekat Pura...

Read moreDetails

Bob & Ciko | Dongeng Masa Kini

by Pitrus Puspito
May 11, 2025
0
Bob & Ciko | Dongeng Masa Kini

MENJELANG sore, seekor beruang madu ditangkap oleh para pemburu dan dibawa ke kebun binatang Zoole. Kebun binatang Zoole merupakan tempat...

Read moreDetails

Gery dan Sangkarnya ย | ย Dongeng dari Papua

by Teddy Koll
January 26, 2025
0
Gery dan Sangkarnya ย | ย Dongeng dari Papua

DI satu gedung Gereja hiduplah seekor burung yang bahagia. Ia tidur di tempat yang nyaman dan sering keluar bermain dan...

Read moreDetails

Ulat Mengkhianati Pohon Apelย  |ย  Dongeng Pendidikan

by Wayan Purne
January 25, 2025
0
Ulat Mengkhianati Pohon Apelย  |ย  Dongeng Pendidikan

โ€œTolong-tolong!!! Aku diburu! Diburu! Tolong aku!โ€ teriakan seekor ulat ketakutan. Terlihat seekor ulat menggeliat merayap di antara dedaunan mati yang...

Read moreDetails

Toweli dan Tongkat Saktinya | Dongeng dari Papua

by Teddy Koll
January 12, 2025
0
Toweli dan Tongkat Saktinya | Dongeng dari Papua

DI satu kampung yang dikelilingi gunung batu: Gunung Batu Kulbi di timur dan Gunung Batu Wandel di barat dan Gunung...

Read moreDetails

Kuda Laut Jatuh Cinta | Dongeng Pendidikan

by Wayan Purne
January 11, 2025
0
Kuda Laut Jatuh Cinta | Dongeng Pendidikan

LAUT menyambut senyum mentari pagi. Taman terumbu karang mengiringi nyanyian riang canda tawa ikan-ikan. Ada ikan warna-warni bermain petak umpet...

Read moreDetails
Next Post
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena
Ulas Pentas

Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

MALAM itu, 20 Juli 2026, jam di ponsel menunjukan pukul 18:52 Wita, di depan gedung Ni Ketut Reneng, kampus Institut...

by Dewa Purwita Sukahet
July 31, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Insolvensi dan Kewajiban Debitur Pailit

PUTUSAN Mahkamah Konstitusi Nomor 181/PUU-XXIII/2025 menjadi salah satu penegasan penting dalam perkembangan hukum kepailitan di Indonesia. Melalui putusan tersebut, Mahkamah...

by I Made Pria Dharsana
July 31, 2026
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel โ€œRumahโ€ Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel โ€œRumahโ€ Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 โ€œRumah itu sebenarnya apa?โ€ Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam โ€˜The Last Poisonโ€™
Ulas Pentas

Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam โ€˜The Last Poisonโ€™

MALAM pembukaan Festival Bale Nagi 2026 di Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Flores Timur, NTT, menyuguhkan sebuah pertunjukan yang memicu...

by Anselmus Dore Woho Atasoge
July 31, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—œ๐—ก๐—š๐—”๐—ง๐—”๐—ก ๐—š๐—จ๐—ฅ๐—จ๐—› ๐—ฆ๐—จ๐—ž๐—”๐—ฅ๐—ก๐—ข๐—ฃ๐—จ๐—ง๐—ฅ๐—” ๐—จ๐—ก๐—ง๐—จ๐—ž ๐—•๐—”๐—Ÿ๐—œ

โ€” ๐—–๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐˜‚๐—ด๐—ถ ๐—Ÿ๐—ฎ๐—ป๐˜‚๐˜€, ๐Ÿฏ๐Ÿฌ ๐—๐˜‚๐—น๐—ถ ๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿฒ. ๐—ง๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป ๐Ÿญ๐Ÿต๐Ÿณ๐Ÿฒ ๐—š๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ต ๐—ฆ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ๐—ป๐—ผ๐—ฝ๐˜‚๐˜๐—ฟ๐—ฎ ๐˜๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—บ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐—ฎ๐—ต๐˜„๐—ฎ: ๐—•๐—ฒ๐—ป๐—ฐ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ ๐—ธ๐—ผ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฒ๐—ธ๐˜€๐—ฝ๐—น๐—ผ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐˜€๐—ถ...

by Sugi Lanus
July 31, 2026
“Niskala yang Menari”: Ketika Guru, Murid, dan Sebuah iPhone Melahirkan Film Juara Favorit
Ulas Film

“Niskala yang Menari”: Ketika Guru, Murid, dan Sebuah iPhone Melahirkan Film Juara Favorit

MALAM itu, gelap menggantung di langit Pantai Melasti, Ungasan, Badung, Bali. Debur ombak bersahutan dengan suara "cak... cak... cak..." yang...

by Angga Wijaya
July 31, 2026
SAMATRA: Membaca Isyarat-Isyarat Kecil dari Buki Gallery di Bumi Kinar Ubud
Ulas Rupa

SAMATRA: Membaca Isyarat-Isyarat Kecil dari Buki Gallery di Bumi Kinar Ubud

Di tepian aliran sungai Petanu, sebuah ruang seni baru tumbuh di tengah lanskap hijau Ubud. Buki Gallery di Bumi Kinar...

by Gustra Adnyana
July 31, 2026
13 Tahun Bersetia Dengan Jazz ย ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026
Panggung

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz ย ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
Klinik Seni Taxu Itu Akhirnya Cuma Urban Legend di Bali—Tanggapan Tulisan Made Chandra
Kritik Seni

Klinik Seni Taxu Itu Akhirnya Cuma Urban Legend di Bali—Tanggapan Tulisan Made Chandra

TULISAN Made Chandra berjudul โ€œLet Them Cook: Saat Klinik Seni Taxu Hadir Mengacak-ngacak Arena Percaturan Seni Rupa Baliโ€ menyentil pemikiran...

by Savitri Sastrawan
July 30, 2026
Ketika Semut Membangun Seorang Ratu—Membaca โ€œMemayu Hayuning Bawana: Build the Queenโ€ karya Dyan Brew
Ulas Rupa

Ketika Semut Membangun Seorang Ratu—Membaca โ€œMemayu Hayuning Bawana: Build the Queenโ€ karya Dyan Brew

ADA perubahan yang menarik dalam lanskap seni kriya Indonesia dalam dua dekade terakhir. Jika dahulu kriya lebih sering dipahami sebagai...

by Angga Wijaya
July 30, 2026
Empat Jejak Abstraksi dan Figurasi Bali Kontemporer
Ulas Rupa

Empat Jejak Abstraksi dan Figurasi Bali Kontemporer

EMPAT karya dari empat pelukis Bali kontemporer yang turut berpartisipasi dalam Jogja Annual Art ke-11, yakni I Made Ruta, Ida...

by Hartanto
July 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright ยฉ 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright ยฉ 2016-2025, tatkala.co