14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jalak Bali dan Beringin Tua | Dongeng Lingkungan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 12, 2025
in Dongeng
Jalak Bali dan Beringin Tua | Dongeng Lingkungan

Ilustrasi tatkala.co

DI sebuah desa kecil bernama Desa Kerta Harum, berdiri sebuah beringin raksasa berusia ratusan tahun di pinggir jalan dekat Pura Dalem1. Akar-akarnya menjuntai seperti tirai, daunnya rimbun menutupi tanah di bawahnya. Pohon itu dibalut kain poleng2, di bawahnya ada pelinggih3 kecil yang selalu dipenuhi sesajen saat upacara atau hari suci.

 Orang-orang desa jarang mendekatinya, kecuali saat upacara di Pura Dalem, atau hari suci tertentu. Mereka percaya pohon beringin itu angker. Anak-anak dilarang bermain di bawahnya, orang dewasa pun hanya lewat sambil menunduk hormat.

“Jangan macam-macam di sana, itu tempat para penunggu desa!” Begitu kata orang tua mereka.

Namun sesungguhnya, beringin tua itu tidak jahat. Ia pohon penjaga yang setia. Sejak ratusan tahun lalu ia berdiri, menjadi saksi lahirnya anak-anak Desa Kerta Harum, doa-doa yang naik ke langit, dan upacara yang tak terhitung jumlahnya. Ia hanya kesepian. Tak ada yang mau duduk di akarnya, tak ada yang mau bercerita. Suaranya hanya berupa desiran daun yang tak pernah didengar.

Suatu hari, dari arah hutan, terbanglah seekor Jalak Bali. Bulunya putih bersih berkilau seperti kapas, ujung sayapnya hitam, dan lingkar matanya biru cerah seperti laut. Burung itu langka, dilindungi, dan menjadi simbol keindahan pulau Bali.

Tapi hari itu ia terbang tertatih, sayapnya terluka oleh peluru pemburu. Nafasnya tersengal, ia mencari tempat aman. Jalak itu pun melihat pohon beringin di pinggir jalan dekat Pura Dalem, dengan sisa tenaga ia hinggap di salah satu dahan rendahnya.

Beringin tua merasa getar halus di dahannya. “Siapa yang datang padaku?” desisnya pelan.

Jalak terkejut. Ia tidak pernah mendengar pohon bicara. “Aku… aku hanya mencari tempat berteduh. Tolong, jangan usir aku. Mereka mengejarku,” ucap Jalak dengan suara lemah.

“Tenanglah, Jalak. Aku tidak akan menyakitimu. Aku sudah lama menunggu teman. Istirahatlah di sini,” sahut Beringin dengan suara berat namun lembut. Akar-akar gantung Beringin turun lebih rendah, menutupi tubuh Jalak seperti tirai.

Hari-hari berikutnya, Jalak tinggal di dahan Beringin. Luka di sayapnya perlahan sembuh. Ia pun berkicau setiap pagi, kicauannya menenangkan hati Beringin, ia mendengarkan dengan bahagia.

“Suaramu indah sekali, aku sudah ratusan tahun berdiri di sini, tapi baru kali ini ada yang bernyanyi untukku,” kata Beringin.

Jalak tersenyum. “Aku pun baru kali ini punya sahabat yang tak bisa terbang,” candanya menyahuti Beringin.

Mereka tertawa bersama. Setiap sore, Beringin bercerita tentang desa: tentang upacara di Pura Dalem, tentang anak-anak yang dulu suka bermain di bawahnya, atau tentang sungai kecil yang mengalir di balik sawah dekat pura. Jalak mendengarkan dengan penuh rasa ingin tahu. Ia belajar bahwa Beringin bukan tempat angker, melainkan tempat suci yang penuh kisah.

Sementara itu, pemburu yang melukai Jalak tidak menyerah. Ia masih mencari sampai ke desa. Ia tahu Jalak Bali mahal harganya. Warga desa melihat ada orang asing berkeliaran membawa senapan. Mereka khawatir. Pada suatu siang, pemburu itu mendengar kicau Jalak dari pohon beringin. Tak berpikir Panjang, ia pun mendekati Beringin.

Beringin melihat dan merasakan niat jahat pemburu itu. “Cepat, sembunyi di akar gantungku!” bisiknya pada Jalak.

Jalak pun masuk ke sela-sela akar yang rimbun. Ketika pemburu mendekat, beringin menggoyangkan dahan-dahannya keras-keras.

Akar-akar gantungnya menjuntai turun seperti cambuk. Angin bertiup kencang seolah-olah badai datang tiba-tiba.

Pemburu terkejut, lututnya gemetar. “Astaga, penunggu pohon marah!” pemburu itu pun lari terbirit-birit meninggalkan desa.

Warga desa yang melihat kejadian itu pun keluar. Mereka menemukan bulu-bulu putih di akar Beringin. Mereka terdiam. “Itu bulu Jalak Bali, berarti burung itu bersembunyi di pohon ini,” ucap seorang tetua desa.

Para warga kemudian duduk jauh di ujung halaman Pura, mengintip dari balik pagar sambil menunggu Jalak muncul. Ketika Jalak muncul, mereka mulai memperhatikan bagaimana burung itu berkicau dan bermain, warga pun perlahan menyadari bahwa Beringin tua tidak menakutkan, melainkan pelindung yang meneduhkan.

Hari demi hari, keberanian warga bertambah. Suatu ketika, seorang tetua mengajak anak-anak desa untuk menabur biji jagung di dekat akar Beringin, menaruh air untuk Jalak, dan membersihkan daun-daun kering di sekitar Beringin.

Jalak pun mulai nyaman dengan kehadiran manusia, hinggap di dahan lebih rendah, bahkan sesekali membiarkan anak-anak menyentuh bulunya dengan lembut. Suasana di sekitar Pura Dalem Desa Kerta Harum menjadi lebih teduh. Daun Beringin berdesir riang, akar-akarnya terasa hangat, dan udara pagi dipenuhi kicau Jalak.

Perlahan, warga desa mulai rutin merawat Beringin dan Jalak. Anak-anak belajar menghargai alam sambil bermain di bawah cabang raksasa itu.

Jalak pun sembuh sempurna. Ia masih sering terbang ke hutan, tetapi setiap sore kembali ke Beringin. Ia tahu di sanalah rumah keduanya. Beringin tidak lagi kesepian. Ia punya sahabat, dan Desa Kerta Harum punya semangat baru.

“Terima kasih telah memercayaiku, kau telah mengajarkan mereka bahwa yang mereka takuti bukan musuh, melainkan pelindung,” kata Beringin pada suatu senja.

“Ah, sepertinya itu berlebihan. Kau juga mengajarkanku bahwa kekuatan tidak selalu berupa sayap atau senjata. Kadang kekuatan bisa berupa akar yang kokoh,” sahut Jalak mengangguk pelan.

Sejak itu, Desa Kerta Harum dikenal sebagai desa yang ramah pada alam. kawanan Jalak mulai sering datang karena merasa aman. Beringin tua di dekat Pura Dalem menjadi tempat bermain yang teduh bagi anak-anak, bukan lagi tempat angker yang menakutkan. [T]

Glosarium:

  1. Pura Dalem1: Pura pemujaan Dewa Siwa, bagian dari Kahyangan Tiga.
  2. Poleng2: Kain kotak-kotak hitam putih khas Bali.
  3. Pelinggih3: Bangunan suci.

Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: dongengdongeng pendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puisi-Puisi Redi Aryanto | Penyusup di Taman Kita

Next Post

“Sukawati Menyala, Wi!” — Euforia Lomba Baleganjur Ngarap HUT LPD Sukawati

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Takut Galungan

by Dede Putra Wiguna
June 27, 2026
0
Takut Galungan

DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan...

Read moreDetails

Radio Tua Kakek Panjul

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Radio Tua Kakek Panjul

PAGI di Desa Muncuk Sari selalu datang dengan cara yang sama. Perlahan, lembut, seperti tangan yang membelai tanpa suara. Kabut...

Read moreDetails

Tangisan Rinai, Derita Bumi │ Dongeng Lingkungan

by Dede Putra Wiguna
February 27, 2026
0
Tangisan Rinai, Derita Bumi │ Dongeng Lingkungan

DI langit biru yang luas, hiduplah kawanan awan yang lembut dan setia. Pemimpin mereka bernama Rinai, awan tua berwarna kelabu...

Read moreDetails

Sekar dan Tujuh Cahaya | Cerita Anak

by Jaswanto
February 8, 2026
0
Sekar dan Tujuh Cahaya | Cerita Anak

SEKAR masih menangis ketakutan dengan badan kuyup. Badai telah reda. Tapi Kakek dan orang-orang desa tak kunjung kelihatan. Di ujung...

Read moreDetails

Adik dan Katak | Dongeng Lingkungan

by Dede Putra Wiguna
January 18, 2026
0
Adik dan Katak | Dongeng Lingkungan

DI sebuah desa kecil yang dikelilingi sawah hijau dan sungai yang jernih, hiduplah seorang anak lelaki bernama Adik. Ia dikenal...

Read moreDetails

Bob & Ciko | Dongeng Masa Kini

by Pitrus Puspito
May 11, 2025
0
Bob & Ciko | Dongeng Masa Kini

MENJELANG sore, seekor beruang madu ditangkap oleh para pemburu dan dibawa ke kebun binatang Zoole. Kebun binatang Zoole merupakan tempat...

Read moreDetails

Gery dan Sangkarnya  |  Dongeng dari Papua

by Teddy Koll
January 26, 2025
0
Gery dan Sangkarnya  |  Dongeng dari Papua

DI satu gedung Gereja hiduplah seekor burung yang bahagia. Ia tidur di tempat yang nyaman dan sering keluar bermain dan...

Read moreDetails

Ulat Mengkhianati Pohon Apel  |  Dongeng Pendidikan

by Wayan Purne
January 25, 2025
0
Ulat Mengkhianati Pohon Apel  |  Dongeng Pendidikan

“Tolong-tolong!!! Aku diburu! Diburu! Tolong aku!” teriakan seekor ulat ketakutan. Terlihat seekor ulat menggeliat merayap di antara dedaunan mati yang...

Read moreDetails

Toweli dan Tongkat Saktinya | Dongeng dari Papua

by Teddy Koll
January 12, 2025
0
Toweli dan Tongkat Saktinya | Dongeng dari Papua

DI satu kampung yang dikelilingi gunung batu: Gunung Batu Kulbi di timur dan Gunung Batu Wandel di barat dan Gunung...

Read moreDetails

Kuda Laut Jatuh Cinta | Dongeng Pendidikan

by Wayan Purne
January 11, 2025
0
Kuda Laut Jatuh Cinta | Dongeng Pendidikan

LAUT menyambut senyum mentari pagi. Taman terumbu karang mengiringi nyanyian riang canda tawa ikan-ikan. Ada ikan warna-warni bermain petak umpet...

Read moreDetails
Next Post
“Sukawati Menyala, Wi!” — Euforia Lomba Baleganjur Ngarap HUT LPD Sukawati

"Sukawati Menyala, Wi!" -- Euforia Lomba Baleganjur Ngarap HUT LPD Sukawati

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co