Cerpen Rudyard KiplingDiterjemahkan dari cerita How The First Letter oleh Juli Sastrawan dari buku Just So Stories. _____ Dahulu kala...
Read moreDetailskematian siapa hari ini? ku harap ajal berhenti menyalip di tikungan. kembali dari diri ditakar nyawa dan bergugur surga di...
Read moreDetailsJalan Tantular, Renon Denpasar malam itu tampak sepi, sesekali pengendara roda dua melintas. Hanya beberapa bagian jalan diterangi lampu merkuri,...
Read moreDetailsPADA BAHAGIAN LAIN (SUATU KETIKA) TANPA HARI DI MUSIM KUPUKUPU I Pohon dan bumi tumbuhkan bungabunga Bagi jiwa yang kelana...
Read moreDetailsCerpen Florence W. WilliamsDiterjemahkan dari dari Old English Folk Tales oleh Juli SastrawanIlustrasi oleh Florence W. Williams ____ Si Ayam...
Read moreDetailsMENJADI IBU Seperti terlahir di kelopak bunga ada semerbak mengelus rahimku bersama merahnya darah dan putihnya warna tulang Di pelataran...
Read moreDetailsDi jalan itu cuma ada seekor anjing. Hitam. Besar. Bulunya lebat. Ekornya buntung. Matanya tajam seperti mata pedang. Jalan...
Read moreDetailsSecangkir Kopi Pagi Kopiku pagi ini tak sepahit biasa. Kuramu dari bahan sederhana. Setakar kopi dan setakar gula, satu-satunya yang...
Read moreDetailsHampir pukul empat dini hari, Putu belum bisa pulas. Jikalau matanya terpejam, rasa geli menyengat di beberapa bagian kulit kepala....
Read moreDetailsJauh, jauh sebelum kakek buyutmu lahir di Desa Kebahagiaan Abadi tinggallah dua pria bernama Li dan Sing. Sekarang, dua pria...
Read moreDetailsApi Abadi Pusara Gandhi nyala api di dalam tanah menjelma bayangan air siapa saja yang ingkar menanak kasih sayang sekejap...
Read moreDetailsBagiku sore adalah waktu terbaik untuk menikmati hidup di halaman belakang rumah. Sebab di bawah pohon pisang itulah, bersama Gening,...
Read moreDetailsBATU DAN POHON Ada batu-batu yang kita lukis sepanjang jalan Batu-batu yang menjadi hujan air mata Batu-batu yang memiliki nama...
Read moreDetailsCermin itu memantulkan wajahnya dengan sempurna. Tiada yang kurang, semua nyata. Sebuah wajah yang cantik, agung, lembut tetapi juga berwibawa. ...
Read moreDetailsAKU DAN PERTIWI, PERCAKAPAN DI DEPAN API Api menjulur-julur mengkabutkan pandangan Orang-orang kian menjadi bayangan Oleh lelehan air...
Read moreDetails“Indah sekali!” Karin berujar dengan aksen kental Indonesia ketika mata kameranya menangkap kilau es puncak gunung Matterhorn. Seketika seperti ada...
Read moreDetailsPuisi Sapta adalah puisi berpola dengan 7 suku kata 7 baris dan 7 bait. Puisi Panca berpola 5 sukukata 5...
Read moreDetailsBagaimana kalau saudara tidur di sebuah dapur bekas yang kini menjadi ranjang ayam?—Para betina mengeram; pejantan singgah malam-malam; kotoran ayam...
Read moreDetailsNamanya jalan kehilangan. Dari namanya saja, jalan itu adalah tempat orang-orang yang kehilangangan sesuatu. Entah, apapun itu. Mereka ramai-ramai berjalan...
Read moreDetailsTENTANG NAMANAMA disebutnya namanama ia pun dalam hitungan masuk barisan pencari matahari, bulan-bintang juga laut, gunung, dan hutan lalu menetap...
Read moreDetailsMonolog dan Kekasih Satu Tahun Lalu - Cerpen Eva Lailatur Riska _____ Cempaka. Denpasar, Desember 2017 Kita berkenalan setelah hujan...
Read moreDetailsAku menikmati kesendirian ini, aku berhalusinasi tentang berbagai alasan kesendirianku. Tubuh ini terasa dingin sekali, padahal masih berada di dekatmu,...
Read moreDetailsMalam Penjagalan wahai, pemapar ikhbar --berkatilah hewan ini dengan hamun dan sifat dayus, sebelum dunia membuatnya kudus. di kandang ia...
Read moreDetailsDi teras rumah, Jhoni dan Sam sibuk berbincang sambil merokok. Di tengah-tengah mereka terdapat sebuah meja bundar yang tak terlalu...
Read moreDetailsSuami yang seorang vegan itu sibuk menguleni tepung yang sudah dicampur dengan jodoh-jodohnya: air, pengembang, garam, sedikit gula, dan “perasa...
Read moreDetailssebuah desa di bali 1 pulau ini tetap menawan hati terutama pelosok tersembunyi tidak terjamah dan terjual luput dari agenda...
Read moreDetailsCerpen Supartika Hingga Jumat Kliwon ini, sudah hampir seminggu Arjuna bertapa di Gunung Indrakila untuk mendapat anugerah panah yang maha...
Read moreDetailsTatkala dulu, di bulan mati, istana kayangan dikelilingi cahaya bintang-bintang, menandakan para bidadari berkumpul bersuka-ria dan bercanda-ria. “Teman-teman, ayo kita...
Read moreDetailsCerpen: Arya Lawa Manuaba ___ Sejak aku kanak-kanak, setiap pemuda yang lalu-lalang di pasar malam akan mengajukan pertanyaan yang sama....
Read moreDetailsLegenda ini menceritakan terjadinya suatu dusun. Dusun itu bernama Dusun Batu Megaang. Dusun itu merupakan wilayah Desa Pucaksari. Desa Pucaksari...
Read moreDetailsDi tengah gempuran media sosial, kembali kepada buku kertas adalah penting untuk dipikirkan ulang. Apakah pengetahuan-pengetahuan di media sosial itu...
Read moreDetailsMatematikawan yang Menolak Realitas Sekadar Mesin Roger Penrose bukan sekadar fisikawan biasa. Ia adalah salah satu ilmuwan yang berani melampaui...
Read moreDetailsGAMBARAN sosok pemimpin dari masa ke masa selalu berubah seiring dengan dinamika masyarakatnya. Dahulu kala, pemimpin di Indonesia sarat dengan...
Read moreDetails

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...
CAHAYA panggung perlahan meredup. Alunan musik mengalir lembut, mengisi ruang Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, yang malam itu...
SUASANA Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, malam itu terasa berbeda ketika denting pertama gamelan Selonding mulai mengalun dari...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co