2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-Puisi Tjahjono Widijanto | Pisang Bakar dan Sebiji Trembesi Serupa Khuldi

Tjahjono Widijanto by Tjahjono Widijanto
March 20, 2021
in Puisi
Puisi-Puisi Tjahjono Widijanto | Pisang Bakar dan Sebiji Trembesi Serupa Khuldi

Salah satu karya pada “Pameran Studi Khusus” Mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Rupa Undiksha Angkatan 2016

PISANG BAKAR DAN SEBIJI TREMBESI SERUPA KHULDI

seseorang di dalam kamar
merajuk dalam mimpinya:
“aku ingin pisang
yang tumbuh di bilik sorga,
ditanam para malaikat,
dibakar dalam rahasia api!”

sesorang entah siapa
menjawab dalam mimpinya,
“tak ada pisang yang ditanam
dan bisa dibakar,
di ceruk ini cuma ada
sebiji trembesi sebesar khuldi!”

seseorang terjaga dari mimpi,
di mejanya sepiring pisang bakar
telah jadi dingin dan basi
langsung ke luar kamar
pergi ke angkringan
memesan sebiji pisang
minta dibakar di perapian

pisang separo terbakar
mendadak ditinggal pergi
sebelum sempurna matang
karena pandang matanya
terbentur hitam warna arang

ANAK PEMANJAT TIANG BENDERA DI ATAMBUA

Di Atambua, seorang bocah
menyelimuti hatinya dengan bendera
tanpa busana telanjang dada
tak segagah paskibraka
angkasa hanya cerita milik para dewa
tapi seorang bocah telanjang dada
menakluk angkasa mengibarkan bendera

“Aku tak butuh tali temali,
hanya hati untuk negeri ini!”

Di Atambua,
seorang bocah telanjang dada
tak segagah paskibraka
bertaruh nyawa
mengibar bendera di angkasa
ketika para bapanya di ibu kota
tanpa muka dan kepala
berebut melahap negara untuk diri sendiri

Di Atambua,
bersama angkuh cakrawala
aku belajar kembali
mengibarkan bendera
dengan hati tanpa tali temali

Di Atambua,
bersama seorang bocah dan bendera
belajar lagi mencinta negara
dengan jujur dan sederhana

KIBLAT PAPAT

telah disiapkan sesobek peta bagi para pengelana
penziarah-penziarah yang lapar pada perjalanan rumpil
berkelok-kelok menuju padang purnama atau samodra yang berkobar-kobar
nahkoda-nahkoda yang setia berjaga di pinggir buritan
juga kelasi-kelasi tua yang mabuk rindu daratan
mencari arah dimana panji-panji akan ditancapkan

KECUBUNG WULUNG

/1/

kau menjeratku dalam mozaik warna biru ungu telagamu
memaksa mata terjaga bersama malam yang menawarkan gelisah
para pejalan yang tak kenal larut pada jagat-jagat yang asing
lalu terjerat cinta yang ditemuinya di sepanjang jalan setapak

dalam kilau biru ungu gumpalan sepi yang padat bangkit perlahan
menghanyutkan nafas-nafas tua ke hulu bersama bulan yang lambat mengapung
di dasar warnamu mataku berenang-renang mencari cahaya yang remang
dan kerjap kerjap warnamu merembes ke segala penjuru mata angin

entah mengapa aku tersedot menggapai-gapai dalam pusaran warna telagamu
seperti pohon tua yang dahannya mencoba menegak meraih langit yang koyak
sebelum terbanting-banting oleh angin yang menampar-nampar musim
jendela kamar kubuka agar cahayamu dapat menerobos kepompongku

/2/
tak ada tanda-tanda di telagamu yang makin ungu itu
kecuali angin dan air kali berdesir-desir menepikan pasir
menyisakan sejungkil batu yang menandai waktu
“katakan apa makna biru ungumu?”

dan di dingin tulang
sejumput sunyi
memyembunyikan guruh
di langit-langit yang jauh
dan bayang-bayang mengelupas
seperti senyap daun-daun gugur
disebabkan rindu nyala purnama

di kedalamanmu yang telaga
biarkan aku menghikmati biru ungumu
menemanimu bertapa mengeras dalam kemarau

TENGKORAK TOTOMBATU DI TAROHAN

Seperti pewarta abadi aku diam di sini
Menyimak takdir dalam sepi pantai dan nyeri guruh lautan
Membisikan pesan rintih zaman di gores-gores takdir
Pada anak cucu saat mereka perlahan bijak menyelusuri musim
Sepenggal sejarah tetesan darah mereka yang tiap waktu
Dapat dilhat selama mereka mau seperti peta yang terbuka

Aku di sini telanjang bersama waktu
Mendekam di ceruk-ceruk tajam karang
Menggeramangkan sasambo bersama tepukan ombak
Memukul pelan-pelan gigir karang dan camar-camar
Berterbangan memunguti ikan di sela-sela buih gelombang
Sebelum berumah menyusun sarang di puncak tak beratap

Di hutan-hutan malam dalam bayangan pohon-pohon bakau
Aku mendekam dalam diam sempurna seperti wajah nelayan yang tabah
Melayari lecutan lecutan badai belajar menafsir cinta
Permainan ajal dalam derai badai gelisah silsilah

Aku membeku disenandungkan gelombang taufan
Tetua-tetua yang tak pernah akan bosan
Mengingatkanmu akan sejarah yang hilang
Silsilah poradiso hikayat tanah pantai surga
Yang tiap waktu akan memukul-mukul jantungmu

“aku akan abadi di lorong-lorong ingatanmu!”

___

PUISI-PUISI LAIN

Foto ilustrasi: Salah satu karya dalam pameran seni rupa di Undiksha Singaraja, Juni 2018

Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dandi dan Dangdut | Cerita Duta Bali pada Liga Dangdut Indosiar 2021

Next Post

Pohon, Saudara Tertua Kehidupan | Renungan Tumpek Wariga

Tjahjono Widijanto

Tjahjono Widijanto

Lahir di Ngawi, 18 April 1969. Menulis puisi, esai, dan cerpen di berbagai media nasional. Sudah menulis berbagai buku dan memenangkan berbagai penghargaan di bidang sastra

Related Posts

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

by Chusmeru
June 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
0
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

Read moreDetails

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

by IRZI
June 13, 2026
0
Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

by Selendang Sulaiman
June 7, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

sore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

by Angga Wijaya
June 6, 2026
0
Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

DOA UNTUK TETANGGA Di beranda kos, aku kerap duduk sendiri. Dalam hatimengucap doa. Aku berdoa, semoga semua tetanggadiberi rezeki yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ama Gaspar

by Ama Gaspar
June 5, 2026
0
Puisi-puisi Ama Gaspar

Sajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...

Read moreDetails
Next Post
Akar Pohon Keheningan | Renungan Nyepi

Pohon, Saudara Tertua Kehidupan | Renungan Tumpek Wariga

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co