BADANKU kini tidak lagi seperti manusia kayu. Badanku telah berisi dan kuat, juga begitu segar. Seperti aku baru bangun tidur...
Read moreDetailsSTASIUN KATA-KATA di stasiun kata, waktu melipat dirinyaseperti fragmen, kereta makna tiba tak tentu jadwalmengangkut beban samar yang penuhi ruang...
Read moreDetailsSEBUAH kampung dengan lima puluh rumah, dan kampung itu dipagari gunung-gunung batu. Rumah-rumah itu berdinding kulit kayu, beratap daun sagu...
Read moreDetailsBEJO baru saja tiba sesaat setelah Kasdi mengumpat dan menyumpahserapahi anjing gudis yang hampir menerkam kakinya. Pemuda itu kagum melihat...
Read moreDetailsKUCING untuk Hakaik sampai di teras rumahsetelah meloncati pagarlarut malamaku pulang aku duduk di mejamemperhatikan cakar-cakarkubau tikus keluar dari sanamenyumpal...
Read moreDetailsDI suatu kampung yang punya dua gunung tinggi, yang punya banyak pohon sagu, yang punya sungai-sungai kecil dan jernih, yang...
Read moreDetailsBERGEMURUH ombak yang bergelombang di dada Saidi ketika pesawat terbang yang membawanya melintasi antar benua dikabarkan akan mendarat di bandara...
Read moreDetailsDI DEPANMU CERMIN Terus urai rambutmu, LuhDimana sajaSampai ditiup anginMengurai. Mengurai Rontok. Mati. Jatuh jatuhDan tumbuh. Hidup hidup Adalah keniscayaan...
Read moreDetailsDI sebuah hutan hiduplah Jangkrik Kalung bersama serangga lainnya. Mereka tinggal tidak berjauhan. Di hutan itu tidak kekurangan persediaan makanan....
Read moreDetailsAKU tahu betul Busro yang rumahnya satu kilo meter dari rumahku itu adalah preman yang tidak banyak basa-basi. Kalau sepi,...
Read moreDetailsKepada Sunyi Jangan patahkan sayapkuMeski angin menderai-deraiSelama seribu tahun Kala kertas terlukaKar’na ditoreh penadan waktu:tiba-tiba membawaku kepadamuSekali lagi Ku katakanKepada...
Read moreDetailsPENGADUKAN lautan susu, Ksirarnawa oleh para dewa dan raksasa dimaksudkan untuk mendapatkan tirta amrta yang berarti tidak mati atau abadi....
Read moreDetailsBalada Buruh Kecil Di bawah langit revolusi,Dengan dada mungil kemerahan,Pancaran, sensasi murni;Terbakar, sepotong demi sepotongDalam bahasa yang keliru. Oh, hidup...
Read moreDetailsODE terduduk di tanah, tertelungkup menggigil memeluk lutut di bawah sebatang pohon kelor tua di belakang sekolah sambil menangis sesenggukan....
Read moreDetailsSUASANA LANGIT MALAMMU Suasana langit malam tergambar di depan mataKau akan mencoba membingkainya dengan puisiOrang-orang dapat memandanginya dari kataYang kau...
Read moreDetailsSaya menerima sepotong surat dari Mama pada suatu hari MingguSetelah subuh menjemput tubuh yang pasrah di ruang rinduIsinya demikian: “Nak,...
Read moreDetailsKUPU-KUPU jadilah kupu kupulupakan ulat buludan kepompong masa lalumu terbang, terbanglah sesuka kau maujelajah semesta dan alam raya kembangkan, kembangkan...
Read moreDetailsJANTUNGKU berdegup kencang diiringi air mata yang perlahan mengalir di pipiku. Takut akan kehilangan kebahagiaan yang selama ini mengisi duniaku....
Read moreDetailsHILIRISASI kota yang tumbuh di lenganmuingin menjangkau lengankutubuh tanah kerajaan hilangtanah adat tergadai anak muda dibuai mimpi ala orang amerikasosok...
Read moreDetailsSUATU KETIKA kami berziarah ke makam kakek dan nenek di pemakaman umum, pagi itu kami melihat ada satu makam yang...
Read moreDetailsMEDITASI AKHIR TAHUN Tak ada doa di penghujung tahun. Kita memilihuntuk menghidupkan musik, menyalakan petasan,atau menghabiskan malam dengan erangantak putus-putus...
Read moreDetailsDI BAWAH LANGIT BULAN JULI Di bawah langit bulan juliDingin udara terhentiDi sudut rumah diriMenyusup di celah pintutungku perapian Kita...
Read moreDetailsTIBA-TIBA aku bertemu kawan lama. Ya, kawan lama. Karena memang sudah lama sekali kami tidak berjumpa. Kita berbincang cukup panjang....
Read moreDetailsGEMURUH setelah gemuruh sungai sampai telingamutubuhku yang batu ini akan melihatmubahkan jejak dan desahmu yang lelahmaupun perkasa. tapi ketahuilah tubuhkulebih...
Read moreDetailsKEDATANGAN setelah kepergian yang lama adalah kepulangan menuju tempat aku diciptakan. Kurang lebih butuh dua sampai tiga jam sampai di...
Read moreDetailsKUNINGAN Dalam puja ada cinta,Pada Sang Hyang Widhi WasaDzat yang menjadikanmu ada,Sebagai hamba yang gemar berdèrmaPasti ada damai dan bahagia...
Read moreDetailsGadis (1) malam kian letihengkau gadisku, tertidur di pangkuan sajakkau baringkan segenap penat kilau rambutmu membias dihembus angin liarmengalun bagai...
Read moreDetailsDARTA berteduh di kubu tengah sawah. Capil klangsah yang dipakainya dilepas dijadikan kipas. Ia tampak gelisah. Lelaki paruh baya ini...
Read moreDetailsPadi Tujuh Belas Hari Bubur tabahPutih tanpa rasaLima penjuruAkar akar tumbuhKuat menggenggam tanahMisal hidup lebih lamaTujuh belas ke tiga puluh...
Read moreDetailsKELAHIRAN JOKO TOLE Dari ovarium gua Payudan, akulah dulu yang datang dengan ayat-ayat kelahiran, dari dimensi mantra bukan lagi rahasia,...
Read moreDetailsDi tengah gempuran media sosial, kembali kepada buku kertas adalah penting untuk dipikirkan ulang. Apakah pengetahuan-pengetahuan di media sosial itu...
Read moreDetailsMatematikawan yang Menolak Realitas Sekadar Mesin Roger Penrose bukan sekadar fisikawan biasa. Ia adalah salah satu ilmuwan yang berani melampaui...
Read moreDetailsGAMBARAN sosok pemimpin dari masa ke masa selalu berubah seiring dengan dinamika masyarakatnya. Dahulu kala, pemimpin di Indonesia sarat dengan...
Read moreDetails

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...
CAHAYA panggung perlahan meredup. Alunan musik mengalir lembut, mengisi ruang Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, yang malam itu...
SUASANA Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, malam itu terasa berbeda ketika denting pertama gamelan Selonding mulai mengalun dari...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co