4 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Kadek Bintang Krisnanti | Danau Sunter, Mari Menari

Kadek Bintang Krisnanti by Kadek Bintang Krisnanti
January 11, 2025
in Puisi
Puisi-puisi Kadek Bintang Krisnanti | Danau Sunter, Mari Menari

Kadek Bintang Krisnanti

DANAU SUNTER

Pagi ini
Adakah yang menangis
Meratapi jernih yang hilang
Di Danau Sunter?

Siang ini
Adakah yang bertanya
Di mana sejuk udara Jakarta Utara
Disembunyikan megahnya metropolitan?

Dari seberang jalan
Yang memisahkan kamar tidurku
Dengan Danau Sunter
Samar-samar kulihat
Seseorang begitu tenang memancing
Mengabaikan hempasan angin kendaraan
Yang membawa sampah-sampah ke dekat kakinya
Padanya aku ingin bertanya
Berapa harga air minum di Jakarta?
Tapi aku tak berani mengganggunya
Karena aku pikir
Dia juga sedang memancing impian
Tentang masa lalunya yang tenteram
Atau masa depannya yang suram
Yang ditenggelamkan keruh kehijauan
Danau Sunter

MARI MENARI

Hidup yang sibuk
Bumi hiruk-pikuk
Masih adakah waktumu?

Mari bercermin
Menatap wajah dan diri sendiri
Untuk mencermati pakaian berbagai merek
Yang selama ini dengan bangga
Kita beli dari toko-toko pesanan
Lalu kita lekatkan membungkus badan
Dipakai ke mana-mana
Sambil mendengarkan musik kekinian
Dari gawai yang melekat di tangan

Telah lama
Kita meninggalkan songket tenun dan kain mastuli
Yang ada di lemari warisan nenek
Kamben dan kebaya hanya sebagai kewajiban
Yang kita gunakan demi peraturan
Tanpa kita pahami maknanya

Sementara itu
Kita begitu sering lupa
Pada kidung dan irama gamelan
Yang telah membesarkan negeri
Dan mengantarkan kita menuju dewasa
Sebagai bangsa berkepribadian luhur

Mari mainkan lagi gamelan kita
Tapi jangan hanya dijadikan pengiring
Atau sekadar pencitraan di dunia maya
Mari menari
Kenakan songket dan selendang dari ibu
Hias lagi rambutmu
Dengan bunga cempaka, sandat, dan jepun
Kita persembahkan tarian
Dari tradisi daerah dan seluruh suku
Yang menjadi jiwa dan jati diri nusantara
Sebagai perayaan dan ungkapan syukur
Pada hidup dan kehidupan.

TAHUN 90-AN

Sudut-sudut kota
Dengan lampu remang-remang
Kendaraan belum banyak berlalu-lalang
Rumah dominan cat putih
Dengan gorden bunga-bunga
Jangan lupakan lampu gantung di kamar tamu

Siswa berangkat berjalan kaki
Karena pagi-pagi orang tua sudah bekerja

Dengan telepon umum
Menghubungi kekasih
Kadang mengirim surat
Atau naik angkot bersama
Jalan-jalan ke taman kota
Sekalian pergi ke pasar
Semua sederhana, apa adanya
Di tahun 90-an

PESAN UNTUK IBU

1/
Ibu, ada pesan dari putrimu
Panjang umur katanya
Dia Lelah, menata hidupnya yang tidak jelas
Juga malu untuk sekadar mengatakan
“Ibu, aku rindu”

Kemarin kulihat dia
Termenung di tempat rantauan
Sambil memandangi genangan air
Setelah guyuran hujan malam tadi
Namun, dia tak sendiri
Ditemani sepiring bolu pandan
Dari acara tetangga tempo hari

Belakangan ini dia sibuk
Tapi belum sempat kutanyakan
Mungkin lain kali
Saat ada waktu

2/
Ibu, ini putrimu
Ibu, aku lelah
Ibu, sekarang pukul berapa?
Ibu, hari ini apa lauknya?
Ibu, aku lapar

Ibu, ternyata aku bukan anak-anak lagi
Sekarang aku mengerti
Kenapa saat aku pergi
Ibu selalu berkata hati-hati
Karena saat aku tak bersamamu,
Aku tersesat
Terseok
Hilang arah

Ibu, aku tak menemukan jalan pulang
Dari hidup yang merisak-rundung
Suaraku melaung-nyaring
Ibu, aku hilang arah

AMOR FATI

Dalam permainan tak berujung ini aku kalah
Tidak tahu harus apa
Semoga para malaikat memudahkan jalan
Bagi mereka yang terbawa ombak nestapa
Maka di bawah langit kelabu aku berkata
“Ini bukan salah siapa-siapa
Aku tak mengutuk siapapun
Tak juga mengutuk Sang Pencipta
Semua hanya perihal kekosongan
Dari jiwa tak berdaya”

Barangkali Tuhan tahu
Aku tak pantas untuk itu
Bayanganku bergerak kalut
Di Tengah ruangan tak bertepi
Aku meringkuk

Dalam kesedihan yang tak kunjung usai
Aku merelakan diri
Dari keinginan yang memaki
Ah, hidup
Bagaimana caranya mencintaimu?


[][] Klik untuk BACA puisi-puisi lain

Puisi-puisi Adaptasi Lontar Dharma Pamaculan Ni Made Ari Dwijayanthi
Puisi-puisi Mettarini | Seperti Mimpimu Memeluk Langit
Puisi-puisi Rai Sri Artini | Dokumentasi Minggu Pagi
Puisi-puisi Wulan Dewi Saraswati | Sepucuk Kertas yang Ditulis di Eiffel Sebelum Saling Merindukan
Puisi-puisi Alit S.Rini | Mantra Disko dari Pub Dekat Kuburan
Puisi-puisi Pranita Dewi | Bedawang Nala
Puisi-puisi Santi Dewi | Di Terik Akhir Juni

Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Malam Ini | Cerpen Lanang Taji

Next Post

Kuda Laut Jatuh Cinta | Dongeng Pendidikan

Kadek Bintang Krisnanti

Kadek Bintang Krisnanti

Siswa SMAN 3 Negara, tinggal di Jembrana.

Related Posts

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

by Chusmeru
June 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
0
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

Read moreDetails

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

by IRZI
June 13, 2026
0
Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

by Selendang Sulaiman
June 7, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

sore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

by Angga Wijaya
June 6, 2026
0
Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

DOA UNTUK TETANGGA Di beranda kos, aku kerap duduk sendiri. Dalam hatimengucap doa. Aku berdoa, semoga semua tetanggadiberi rezeki yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ama Gaspar

by Ama Gaspar
June 5, 2026
0
Puisi-puisi Ama Gaspar

Sajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...

Read moreDetails
Next Post
Kuda Laut Jatuh Cinta | Dongeng Pendidikan

Kuda Laut Jatuh Cinta | Dongeng Pendidikan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co