RINTIK gerimis belum juga reda. Pelataran kampus masih tampak basah. Ruangan dosen sudah mulai sepi. Satu per satu dosen kembali...
Read moreDetailsSETELAH MEMBACA 100 SONETA CINTA PABLO NERUDA Pablo, kini aku mengerti betapa cintaamat mudah menjelma apa sajamenjelma kaki-kaki langit di...
Read moreDetailsADA satu danau berbentuk hati. Danau itu punya air biru jernih. Di sekitar danau tinggallah seekor capung bersama keluarga serangga:...
Read moreDetailsSUMUR tua yang ada di desaku tiba-tiba viral di medsos. Silih berganti paranormal mendatangi desaku. Ada yang membawa anak didiknya....
Read moreDetailsMENJADI mahasiswa di perguruan tinggi ternama tentu merupakan suatu kebanggaan. Begitulah yang dirasakan Andika ketika diterima kuliah di salah satu...
Read moreDetails“Waduh!” Tiada satupun dari anak-anak itu yang tersenyum. Ekspresi datar pun tak tertayang pada wajah mereka. Semua kompak menunjukkan ekspresi...
Read moreDetailsTANAMLAH MUSIM DALAM JIWAMU tanamlah musim di hatimu, dalam jiwamuagar bisa kau petik setiap waktu tak perlu kau tunggu musim...
Read moreDetails“Berhati-hatilah kamu di sana, jaga dirimu baik-baik, aku akan menunggumu di tempat ini saat kamu kembali nanti.” Begitulah ucap gadis...
Read moreDetailsHUTAN KABUT di hutan gigil, lembah berkabut,tempat aku dibuih sepi.arus kabutmenuju rimbun bunga tulsi. tubuhku ingin tidur,membekukan segala yang dipandang...
Read moreDetailsDAHULU kala, ada seekor tikus tanah bernama Rum. Ia berbulu halus. Ia berkumis tipis. Giginya tajam—ia biasa memotong ranting dengan...
Read moreDetailsBADANKU kini tidak lagi seperti manusia kayu. Badanku telah berisi dan kuat, juga begitu segar. Seperti aku baru bangun tidur...
Read moreDetailsSTASIUN KATA-KATA di stasiun kata, waktu melipat dirinyaseperti fragmen, kereta makna tiba tak tentu jadwalmengangkut beban samar yang penuhi ruang...
Read moreDetailsSEBUAH kampung dengan lima puluh rumah, dan kampung itu dipagari gunung-gunung batu. Rumah-rumah itu berdinding kulit kayu, beratap daun sagu...
Read moreDetailsBEJO baru saja tiba sesaat setelah Kasdi mengumpat dan menyumpahserapahi anjing gudis yang hampir menerkam kakinya. Pemuda itu kagum melihat...
Read moreDetailsKUCING untuk Hakaik sampai di teras rumahsetelah meloncati pagarlarut malamaku pulang aku duduk di mejamemperhatikan cakar-cakarkubau tikus keluar dari sanamenyumpal...
Read moreDetailsDI suatu kampung yang punya dua gunung tinggi, yang punya banyak pohon sagu, yang punya sungai-sungai kecil dan jernih, yang...
Read moreDetailsBERGEMURUH ombak yang bergelombang di dada Saidi ketika pesawat terbang yang membawanya melintasi antar benua dikabarkan akan mendarat di bandara...
Read moreDetailsDI DEPANMU CERMIN Terus urai rambutmu, LuhDimana sajaSampai ditiup anginMengurai. Mengurai Rontok. Mati. Jatuh jatuhDan tumbuh. Hidup hidup Adalah keniscayaan...
Read moreDetailsDI sebuah hutan hiduplah Jangkrik Kalung bersama serangga lainnya. Mereka tinggal tidak berjauhan. Di hutan itu tidak kekurangan persediaan makanan....
Read moreDetailsAKU tahu betul Busro yang rumahnya satu kilo meter dari rumahku itu adalah preman yang tidak banyak basa-basi. Kalau sepi,...
Read moreDetailsKepada Sunyi Jangan patahkan sayapkuMeski angin menderai-deraiSelama seribu tahun Kala kertas terlukaKar’na ditoreh penadan waktu:tiba-tiba membawaku kepadamuSekali lagi Ku katakanKepada...
Read moreDetailsPENGADUKAN lautan susu, Ksirarnawa oleh para dewa dan raksasa dimaksudkan untuk mendapatkan tirta amrta yang berarti tidak mati atau abadi....
Read moreDetailsBalada Buruh Kecil Di bawah langit revolusi,Dengan dada mungil kemerahan,Pancaran, sensasi murni;Terbakar, sepotong demi sepotongDalam bahasa yang keliru. Oh, hidup...
Read moreDetailsODE terduduk di tanah, tertelungkup menggigil memeluk lutut di bawah sebatang pohon kelor tua di belakang sekolah sambil menangis sesenggukan....
Read moreDetailsSUASANA LANGIT MALAMMU Suasana langit malam tergambar di depan mataKau akan mencoba membingkainya dengan puisiOrang-orang dapat memandanginya dari kataYang kau...
Read moreDetailsSaya menerima sepotong surat dari Mama pada suatu hari MingguSetelah subuh menjemput tubuh yang pasrah di ruang rinduIsinya demikian: “Nak,...
Read moreDetailsKUPU-KUPU jadilah kupu kupulupakan ulat buludan kepompong masa lalumu terbang, terbanglah sesuka kau maujelajah semesta dan alam raya kembangkan, kembangkan...
Read moreDetailsJANTUNGKU berdegup kencang diiringi air mata yang perlahan mengalir di pipiku. Takut akan kehilangan kebahagiaan yang selama ini mengisi duniaku....
Read moreDetailsHILIRISASI kota yang tumbuh di lenganmuingin menjangkau lengankutubuh tanah kerajaan hilangtanah adat tergadai anak muda dibuai mimpi ala orang amerikasosok...
Read moreDetailsSUATU KETIKA kami berziarah ke makam kakek dan nenek di pemakaman umum, pagi itu kami melihat ada satu makam yang...
Read moreDetailsPADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...
Read moreDetailsSATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...
Read moreDetailsSejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...
Read moreDetails

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...
CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...
Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co