Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah
SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya. ...
Read moreDetailsSEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya. ...
Read moreDetailsBERJUMPA dengan pelaku Gambuh Batuan, membuat saya bertanya: “Tubuh yang membentuk tari, atau tari yang membentuk tubuh? Karya yang membentuk ...
Read moreDetailsJANGAN kira menari bersama arsip itu tak ada unsur kebebasan berekspresinya. Lihat saja, kelihaian koreografer muda asal Bali, Mang Tri ...
Read moreDetailsTAHUN 2025 menjadi penanda penting bagi perjalanan Bali Performing Arts Meeting (B-PART). Setelah tiga tahun menelusuri tema “Raga, Ruang, Ragam ...
Read moreDetailsDI antara hamparan sawah Ketewel dan desir angin laut Gianyar, Masa Masa kembali bersiap menjadi tempat pertemuan tubuh-tubuh yang berpikir ...
Read moreDetailsPENONTON perlahan-lahan memadati Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar. Minggu, 20 Juli 20205. pukul 18.00 WITA, barisan enam buah stand mic ...
Read moreDetailsMALAM di taman kuliner Ubud Food Festival sangat menggiurkan. Beberapa orang sudah siap duduk di deretan kursi depan, dan beberapa ...
Read moreDetailsDI jaba tengah (madya mandala)---semacam ruang bagian tengah---Pura Ratu Gede Sambangan, Tejakula, Buleleng, Bali, orang-orang berkumpul, berdesak-desakan, menanti sebuah pertunjukan. ...
Read moreDetailsMemasuki ruang pertunjukan di ruang Mayor yang bergaya arsitektur Cina Peranakan Palembang itu, penonton disambut dengan lagu dangdut Sambolado-nya Ayu ...
Read moreDetailsSETELAH berlangsung tiga hari, B-Part berakhir, Minggu 1 Desember 2024. Malam terakhir BALI Performing Arts Meeting (B-PART), di Masa Masa ...
Read moreDetailsBALI Performing Arts Meeting (B-PART) merupakan acara seni pertunjukan kontemporer yang diselenggarakan di Bali. Tujuannya adalah untuk menjadi ruang temu ...
Read moreDetailsBALAI Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XV Bali-NTB bekerjasama dengan Mulawali Institute menggelar sosialisasi hasil kegiatan Analisis Ekosistem Warisan Budaya Tak ...
Read moreDetailsSESAAT sebelum Kesenian Gambuh Maha Gita, Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, pentas di Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-45, Sabtu (15/7/2023) ...
Read moreDetails“TAHUN ‘56 saya sudah bisa menarikan Trunajaya,” ujar Luh Menek lirih. Ia berdiri saat mengucapkan hal tersebut. Seniman perempuan yang ...
Read moreDetailsDELAPAN penari laki-laki memposisikan badannya dalam keadaan duduk bersimpuh di hamparan panggung beralaskan sekam padi. Dalam keadaan duduk itu, pertunjukan ...
Read moreDetailsSEAKAN tak puas, dan tak bosan-bosan, mengetahui dan membicarakan sosok maestro I Ketut Marya, pencipta Tari Kebyar Duduk yang fenomenal ...
Read moreDetailsCERITA membuat manusia bertumbuh, dan terus bertumbuh. Cerita menjadikan manusia lebih humanis, membuatnya lebih peka, menjadikannya manusia yang mendengar, dan ...
Read moreDetailsDI sebuah balai sederhana di kawasan Puri Kaleran Tabanan, foto-foto dan video lama dipamerkan. Gambar-gambar yang sudah menjadi arsip itu ...
Read moreDetailsFESTIVAL The (Famous) Squatting Dance: Merayakan Marya yang digelar Mulawali Institute resmi dibuka dengan pertunjukan dan pameran yang membuat halaman ...
Read moreDetailsSEORANG pemuda bertanya dengan lugu setelah menonton cuplikan video singkat maestro I Ketut Marya—atau biasa disebut dan ditulis dengan nama ...
Read moreDetailsMULAWALI INSTITUTE menggelar festival bertajuk ”The (Famous) Squatting Dance: Merayakan Marya” di Puri Kaleran Tabanan, Tabanan, Jumat-Minggu, 26-28 April 2024. ...
Read moreDetailsJIKA KITA berbicara soal Bali, apa yang pertama kali terbesit di pikiran? Dalam konteks kesenian, pernahkah seni kontemporer muncul pertama ...
Read moreDetailsSERABUT KELAPA itu disusun setengah lingkaran, serupa bulan sabit, di lantai pertunjukan. Di belakangnya, terbentang layar panjang yang menampilkan lima ...
Read moreDetailsAPA ITU SAKRAL? Apa itu profan? Bagaimana praktik ketubuhan yang sakral dan yang profan saling bersinggungan pada koreografi para penari ...
Read moreDetailsSORE ITU, di Geo Open Space (GOS), Badung, tampak juru parkir dan dua orang pecalang sedang mengatur kendaraan yang mulai ...
Read moreDetailsPARA AUDIENCE PUN disilahkan memasuki ruang pertunjukan usai mengikuti presentasi Wayan Sumahardika tentang perjalanan proses produksi proyek pertunjukan repertoar arsip ...
Read moreDetailsDALAM KEADAAN KOTA DENPASAR yang ingar-bingar, malam itu, Sabtu 8 April 2023, saya dan kawan-kawan mengadakan sebuah pemutaran film pendek ...
Read moreDetailsJumat, 7 April 2023, Mulalawali Institute dengan programnya Studi Klub Pragina, mengadakan workshop gerak bertajuk “Tubuh Setengah Jadi”,diadakan di sanggar ...
Read moreDetails“Terkadang dalam menjalani rutinitas, kita seringkali tidak jujur dengan diri, maka dalam bergerak, jujur pada perasaan dan tubuh sangat penting ...
Read moreDetailsMengusung tema “Kuasa dan Pertunjukan”, Mulawali Institute berupaya merefleksikan kembali keterkaitan seni dan kekuasaan di Bali dengan mengundang akademisi sebagai ...
Read moreDetailsSUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...
Read moreDetailsSECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...
Read moreDetailsPERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...
Read moreDetails

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...
Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...
BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co