12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Penutupan Minikino Film Week 9 Bali International Short Film Festival: Sebuah Pertunjukan dan Malam Penganugerahan

Yudi Setiawan by Yudi Setiawan
September 28, 2023
in Khas
Penutupan Minikino Film Week 9 Bali International Short Film Festival: Sebuah Pertunjukan dan Malam Penganugerahan

Menonton bersama film pemenang Best Short Film Of The Year dan pemenang Begadang Filmmaking Competition | Foto: Dok. Minikino

SORE ITU, di Geo Open Space (GOS), Badung, tampak juru parkir dan dua orang pecalang sedang mengatur kendaraan yang mulai berdatangan. Bersamaan dengan itu, satu persatu, tamu undangan juga sudah terlihat memasuki tempat yang telah disediakan.

Di area pelataran GOS, kursi-kursi telah terbungkus rapi dengan kain putih dan menghadap ke panggung kecil sebagai pusat dari perhelatan malam itu. Sementara itu, di sebelah selatan, tampak juga hidangan yang telah tertata rapi, yang siap disantap oleh tamu undangan. Sepertinya, panitia telah menyiapkan satu perhelatan yang sangat penting.

Di sudut yang lain, terlihat juga teman-teman Mulawali Institute sedang mempersiapkan diri untuk mempersembahkan satu pertunjukan The (Famous) Squating Dance: Jung Jung-Te Jung. Panitia yang hilir mudik—dengan berbagai ekspresi, ada yang tampak gelisah, khawatir, gugup, dan tak sedikit yang justru sangat ceria—menjadi pelengkap sore hari itu.

Adalah malam Penganugerahan Film Pendek Terbaik, Minikino Film Week 9 (MFW9), Bali International Short Film Festival. Festival yang diselenggarakan setiap setahun sekali itu, setelah menggelar acara dari 15 – 23 September 2023,  bertempat di Geo Open Space, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Sabtu (23/9/2023) malam resmi ditutup dengan mengumumkan pemenang kompetisi dan peraih penghargaan film pendek terbaik untuk masing-masing kategori.

Rangkaian acara Malam Penganugerahan MFW9 dimulai sejak pukul 18.00 WITA dibuka oleh Fransiska Prihadi selaku Direktur Program MFW9, dengan mengucapkan salam dan mempersilakan Marlina Yulianty Machfud, perwakilan dari Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), untuk memberi sambutan.

“Kemendikbud akan terus mendukung inisiatif dari pelaku industri film di seluruh Indonesia. Dan tentu saja terima kasih untuk Minikino karena telah membuat festival yang menyenangkan ini,” sambut Marlina.

Seusai salam hangat tersebut, Fransiska mengundang komite inti Edo Wulia (Direktur Festival MFW9), I Made Suarbawa (Direktur Traveling Festival MFW9), dan Ursula Tumiwa (Dewan Penasihat MFW9), naik ke atas panggung.

“Festival film selalu merupakan sebuah kolaborasi banyak pihak yang ikut andil membentuk kualitas perhelatan ini. Berkat dukungan dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat maka Minikino Film Week tahun ini dapat berjalan baik,” ujar Direktur Festival Edo Wulia, mengawali sambutan dari para komite inti MFW9.

Edo Wulia saat membacakan sambutannya / Foto: Dok. Minikino

Menyambung Edo, dalam sambutannya Ursula Tumiwa mengucapkan terima kepada Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Dana Indonesiana, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Raoul Wallenberg Institute, Rangkai, Panasonic Lumix Indonesia, Grab, dan semua pendukung lainnya yang turut berkontribusi mewujudkan festival ini.

Di samping itu, dukungan juga datang dalam bentuk beragam kolaborasi dengan berbagai lokasi acara, media, festival film internasional, universitas, perusahaan dan juga komunitas lokal di Bali.

Kemudian, I Made Suarbawa mengatakan, sejak delapan tahun ke belakang MFW selalu mengembangkan modul lokakarya yang mengiringi Pop Up Cinema ke desa-desa. Tahun ini anak-anak di desa diajak mengembangkan cerita yang dekat dengan keseharian mereka. “Pengalaman keseharian anak-anak sangat potensial untuk dikembangkan bersama lebih dalam,” ujar Made.

Seusai sambutan dari para komite inti, Fransiska memperkenalkan kolaborator pertunjukan dari Mulawali Institute, sebuah lembaga lintas disiplin seni pertunjukan melalui pendekatan kolaboratif dan pemberdayaan. Malam itu, mereka mempersembahkan pertunjukan The (Famous) Squatting Dance: Jung Jung-Te Jung.

Pertunjukan dan Penganugerahan

Saat pertunjukan berlangsung, para hadirin Malam Penganugerahan MFW9 diajak untuk berjongkok. Mereka yang tidak terbiasa berjongkok, tentu ajakan itu sangat sulit untuk dilakukan. Tapi, sulit bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Nyatanya, nyaris semua orang yang hadir di sana—termasuk para bule—ikut jongkok meski dengan sangat susah payah. Tiba-tiba tawa meledak di barisan sebelah selatan, oh, rupanya ada yang oleng dan tidak bisa menyeimbangkan diri saat para pemain Igel Jongkok mulai meminta hadirin untuk jongkok dengan menggunakan satu kaki dan berjinjit.  

The (Famous) Squatting Dance: Jung Jung-Te Jung berangkat dari inspirasi tarian “Igel Jongkok” karya penari I Ketut Marya dalam Arsip Bali tahun 1928, pertunjukan ini mempertanyakan topik konstruksi sosial gestur jongkok pada masa kolonial yang diintervensi oleh tarian yang berbasis jongkok, inovasi individu dari tari Igel Jongkok sebagai konvensi dari tradisi komunal masyarakat, hubungan antara jongkok dalam kehidupan sehari-hari dengan jongkok dalam tarian.

Para tamu undangan berusaha berjongkok dengan susah payah / Foto: Dok. Minikino

Seusai penampilan pertunjukan yang ditulis dan disutradarai oleh Wayan Sumahardika tersebut, Direktur Festival Edo Wulia menyampaikan laporan dari festival yang telah dilaksanakan selama sembilan hari itu

“Total 142 mata acara pada MFW9 International Short Film Festival dan Short Film Market berhasil diadakan. Tercatat 5326 penonton hadir di 13 lokasi yang tersebar di seluruh pulau Bali, dan 252 tamu, dan juga tamu akreditasi industri yang termasuk 160 orang dari Indonesia dan 65 orang yang berasal 20 negara,” katanya, menggunakan bahasa Inggris.

Seusai penampilan dari Mulawali Institute yang memukau itu, Chika mulai mengajak satu persatu dewan juri yang hadir pada malam penghargaan MFW9 secara berurutan untuk membacakan pemenang dari berbagai kategori. Pada malam penganugerahan ini, Minikino juga menghadirkan Juru Bahasa Isyarat untuk tamu Tuli yang hadir.

Ini adalah gongnya. Ada banyak orang berdebar dengan doa dan harapan yang dilambungkan. Pasalnya, ini adalah sesi pembacaan film terbaik yang meraih penghargaan dari berbagai kategori. Dan, waktunya telah tiba, setelah diumumkan, secara berturut-turut, peraih penghargaan International Award—untuk masing-masing kategori—mulai menaiki panggung dan menerima penghargaan dalam MFW9 tahun ini.

Para pemenang tersebut antara lain, MFW9 Best Animation Short diraih oleh Little Smasher (sutradara: Gilles Cuvelier, Perancis, 2022); MFW9 Best Audio Visual Experimental Short diraih oleh The Altar (sutradara dan penulis: Moe Myat May Zarchi, Myanmar, 2023); MFW9 Best Children Short diraih oleh I’m Not Afraid! (Ich habe keine Angst!) (sutradara dan penulis: Marita Mayer, Jerman & Norwegia, 2022).

MFW9 Best Documentary Short diraih oleh Ponto Final (sutradara: Miguel López Beraza, penulis: Miguel López Beraza, Mireia Graell Vivancos, Spanyol & Portugal, 2022); MFW9 Best Fiction Short diraih oleh The Good Father (sutradara dan penulis: Jorge Cañada Escorihuela, Spanyol, 2022); MFW9 Youth Jury Award diraih oleh Fairplay (sutradara: Zoel Aeschbacher, penulis: Zoel Aeschbacher & Gania Latroche, Swiss & Prancis, 2022).

Sedangkan, MFW9 Programmer’s Choice diraih oleh Intro (sutradara: Anne Isensee, Jerman, 2022). Dan penghargaan tertinggi, yakni MFW Best Short Film of the Year 2023 jatuh pada Yellow (sutradara dan penulis: Elham Ehsas, Afganistan & Inggris, 2023).

Sementara itu, hadiah utama penghargaan dari Raoul Wallenberg Institute (RWI) Asia Pacific Award at MFW9 diraih oleh Blue Poetry (2023) garapan Muhammad Heri Fadli—sutradara dan penulis dari Pulau Lombok. Direktur RWI regional Asia, Jason Squire membacakan langsung pemenang kategori ini.

Dan penghargaan honorable mention diraih oleh Acung Memilih Bersuara (sutradara: Amelia Hapsari, Indonesia, 2023) dan The Wedding Ring (sutradara dan penulis: Robin Narciso, Kamboja, 2022).

Ketiga Dewan Juri foto bersama para pemenang salah satu kategori / Foto: Dok. Minikino

Di hadapan para pemenang yang semuanya hadir saat malam penganugerahan, Jason mengatakan “Selamat kepada seluruh film pemenang Penghargaan RWI Asia Pasific Award at MFW9. Kami percaya bahwa film-film ini dapat memberikan kontribusi yang besar dalam mempromosikan keterkaitan antara hak asasi manusia, kesetaraan gender, perubahan iklim, dan lingkungan hidup.”

Tambahan penghargaan untuk film produksi nasional tahun ini datang dari penganugerahan Rangkai Award di MFW9 yang dimenangkan oleh Blue Poetry (sutradara dan penulis: Muhammad Heri Fadli, Indonesia, 2023).

Sastha Sunu, sebagai dewan penasihat Rangkai.id, mengungkapkan bahwa film ini berhasil menyajikan cerita dengan menarik namun satire, sekaligus memberikan perenungan pada masa depan hidup kita bersama.

Sedangkan, menurut I Made Adnyana Ole, sastrawan cum pemred tatkala.co sekaligus salah satu juri dalam festival ini, film Blue Poetry berhasil membahas satu isu dengan tetap menjaga sisi keindonesiaannya, namun juga satire. Sehingga, ia layak menjadi juara. Meskipun, bagi beberapa orang, film tersebut memiliki ending yang—meminjam bahasa anak sekarang—“membagongkan”.

Untuk Begadang Filmmaking Competition 2023 yang terlaksana pada 15-16 Juli 2023 silam, pemenangnya ialah Pisang Robot Satu Kata (sutradara: Fauzan Al Habibie, Produksi Dari Hati, Banten, 2023).

Lalu, ada juga Special Jury Mention untuk kategori ini yang mendapatkan hadiah 1 unit LUMIX G90 Kit untuk film Trashtalk (sutradara dan penulis: Rizqullah Ramadhan Panggabean, Jawa Tengah, 2023).

Dan untuk MFW National Competition 2023 yang merupakan penghargaan tertinggi untuk film pendek produksi Indonesia, dimenangkan oleh Bising (sutradara: Amar Haikal, penulis: Amar Haikal dan Bintang Panglima, Fiksi, 2023) dengan Special Jury Mention untuk film Iya Iya Iya Iya (sutradara: Winner Wijaya, penulis: Winner Wijaya, Rayner Wijaya, Adit MKM, Fiksi, 2023) dan I Saw A Ghost, and It Was Beautiful (sutradara dan penulis: Bobby Fernando, Animasi, 2022).

Setelah acara penyerahan penghargaan rampung, acara kemudian dilanjutkan oleh Direktur MFW9 dengan mengumumkan tanggal pelaksanaan Minikino Film Week 10, Bali International Short Film Festival tahun depan.

Selanjutnya, pemutaran film pemenang Best Short Film Of The Year dan pemenang Begadang Filmmaking Competition sebagai penutup acara malam itu.[T]

Sumber: Rilis
Penulis: Yudi Setiawan
Editor: Jaswanto

Minikino Film Week 2023 dan Hidupnya Ruang Kolaboratif di Singaraja
Warung Azkiya Adalah Bagian “Penting” dari Minikino Film Week Bali International Short Film Festival
Minikino Film Week 2023: Tempat Bertemunya Pelaku Industri Film dan Upaya Penguatan Perfilman Bali
Di Pedawa, Minikino Bikin Workshop Film, Agar Anak Muda di Desa Tua itu Kian Kreatif & Eksperimental
Tags: balifestival filmfilmfilm pendekMinikinoMinikino Film WeekMulawali Institute
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Singaraja Literary Festival: Ruang Intelektual Baru dan Jembatan Penghubung Pengetahuan

Next Post

Pameran Seni Rupa “Transendensi”: Karya Visual yang Paradoks

Yudi Setiawan

Yudi Setiawan

Penulis tinggal di Singaraja

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Pameran Seni Rupa “Transendensi”: Karya Visual yang Paradoks

Pameran Seni Rupa “Transendensi”: Karya Visual yang Paradoks

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co