2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pameran Seni Rupa “Transendensi”: Karya Visual yang Paradoks

tatkala by tatkala
September 29, 2023
in Budaya
Pameran Seni Rupa “Transendensi”: Karya Visual yang Paradoks

Lukisan karya Ni Luh Voni Dewi | Foto: Ist

DUA PERUPA berbeda aliran, Ni Luh Voni Dewi dan Wayan Jengki Sunarta menggelar pameran bertajuk “Transendensi” di TAT Art Space yang berlokasi di The Ambengan Tenten, Jalan Imam Bonjol, Gang Rahayu 16 A, Denpasar, Bali. Pameran yang dikuratori perupa internasional Citra Sasmita ini berlangsung dari tanggal 29 September hingga 8 Oktober 2023.

Pameran “Transendensi” menampilkan karya-karya seni visual yang paradoks secara estetika dan tematik, namun pada hakikatnya saling melengkapi. Voni menampilkan karya-karya bertema dewa-dewi dengan penggarapan lembut dan cenderung mengarah pada spiritualitas.

Sedangkan Jengki menggeber karya-karya berbau seksualitas yang ganjil. Seksualitas menyangkut berbagai dimensi yang sangat luas, yakni biologis, psikologis, sosial, dan budaya.

Jengki mengatakan ide pameran berdua dengan Voni sebenarnya telah muncul sejak lama dan baru sekarang bisa terwujud di TAT Art Space. Jengki dan Voni telah bersahabat sejak lama. Salah satu gagasan pameran ini adalah untuk mempererat rasa persahabatan, meski tematik karya-karya mereka berbeda.

“Karya-karya Voni penuh kelembutan dan cenderung mengarah spiritualitas. Sedangkan karya-karya saya cenderung berbau seksualitas. Dua hal berlawanan ini menarik dipertemukan dalam sebuah pameran,” ungkap Jengki.

Karya Ni Luh Voni Dewi / Foto: Ist

Voni mengungkapkan, dalam keseharian dia seringkali mengembangkan konsep keseimbangan. Dia merasa sangat bersemangat dan tertantang berpameran dengan Jengki. Bagi Voni, karya-karya Jengki sangat ekspresif dan gamblang.

“Dalam hidup kita mengenal konsep rwa bhineda, ying-yang, hitam-putih, yang membentuk keseimbangan. Hal itulah yang membuat saya semangat terlibat dalam pameran ini berduet dengan Jengki. Bagi saya, hitam dan putih, kiri dan kanan, harus diseimbangkan sehingga muncul keselarasan dan harmonisasi,” tutur Voni.

Jengki dan Voni belajar melukis secara otodidak. Meski Jengki sempat mencicipi kuliah seni Lukis di ISI Denpasar tahun 2002, namun tidak ia tamatkan. Sementara Voni sejak lama menekuni seni tata rias wajah yang pada akhirnya banyak memengaruhi teknik melukisnya. Selain pameran “Transendensi”, kedua perupa ini pernah menjajal sejumlah pameran bersama di beberapa tempat.

Lukisan karya Ni Luh Voni Dewi / Foto: Ist

Jengki pernah menampilkan karya-karyanya dalam pameran “SahabART” di Rumah Seni Paros, Sukawati, Gianyar (2020),  “Silang Sengkarut” di Dalam Rumah Art Station, Denpasar (2022), pameran online tingkat internasional “Bricolage” yang digelar Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja (2022), “Rajah Rasa” di Teba Kangin Pemanis Art Space, Tabanan (2022). Pada 2020, tiga lukisannya masuk semi final lomba lukis “Titian Art Prize” yang digelar Yayasan Titian, Bali.

Sementara itu, sejak 2012 Voni aktif menampilkan karyanya dalam berbagai pameran bersama, seperti pameran “Hari Kartini” di Warung Yaya, Sanur (2012), “Alignment” di Bidadari Art Gallery, Ubud (2013), “Bali Art Fair” di Maha Art Gallery (2013).

“I Love My Mom” di Seniwati Artspace, Ubud (2016), “Jabuik Tabao Padang” di Bentara Budaya Bali (2018), “Indonesia Satu” di Hotel Pullman, Jakarta (2019), “Vidya Diva” di Taman Budaya Bali (2019). Pada 2011, dia berpameran tunggal bertajuk “Perempuan” di Serambi Arts Antida, Denpasar.

Manajer TAT Art Space, Yurison Suryantara, mengatakan sangat senang pameran ini akhirnya terlaksana. Dia mengenal Voni pada tahun 2021 dan mengagumi karya-karyanya yang sarat spiritualitas. Awal tahun 2023 dia bertemu Jengki, yang karya-karyanya menarik dan nakal, sangat berbanding terbalik dengan Voni. Kemudian tercetuslah ide untuk menyatukan kedua seniman ini dalam sebuah pameran.

Lukisan karya Wayan Jengki Sunarta / Foto: Ist

“Kami juga sangat beruntung pameran ini dibantu oleh Citra Sasmita yang bertindak sebagai kurator dan terlibat dalam display karya,” ujar Yurison.

Dalam tulisan kuratorialnya, Citra Sasmita membahas dan mengulas konsep pameran tersebut dari sudut pandang psikoanalisis Carl Gustav Jung, terutama dalam pembacaan mengenai konstruksi mimpi, mitologi, filsafat, agama dan kesenian terhadap aktualisasi diri seseorang.

Citra mengatakan karya seni yang diciptakan seorang seniman bisa merupakan suatu akumulasi pengalaman diri, bisa juga gagasan ideal atau ekspektasi dari realitas di luar dirinya. Seorang seniman juga mampu mengakses dan menerjemahkan hal-hal di luar limitasi dan nalar yang bisa diterima masyarakat.

“Kemampuan seorang seniman mengolah simbol dan narasi yang melampaui kesadaran manusia dalam medium seni inilah yang dimaksud transendensi,” ujar Citra.

Lukisan karya Wayan Jengki Sunarta / Foto: Ist

Citra mengamati karya-karya Voni dan Jengki merupakan upaya merepresentasikan akumulasi pengalaman kultural mereka sebagai orang Bali. Voni melakukan proses internalisasi dari pengalamannya sebagai pelatih pernafasan dan ilmu holistik Qi Gong serta sebagai make-up artist dan laku hidup spiritual yang ia jalani ke dalam tema-tema lukisannya.

Lukisan-lukisan Voni dominan menampilkan sosok-sosok dewa dan dewi dengan gaya dan warna yang naif. Nuansa, pilihan warna auratik dan garis tegas mewakili sifat dan karakter sosok-sosok yang ia gambarkan untuk memberikan kesan magis.

Sementara itu, sebagai seorang penyair yang kerap berkontemplasi serta bermain dengan bahasa dan kata-kata, Jengki melakukan titik balik untuk mentransformasikan hasrat dan keinginan terpendam manusia melalui mahkluk-mahkluk ganjil, penis, vagina, yang berkelindan dengan potongan-potongan tubuh tidak sempurna.

“Transendensi yang direpresentasikan kedua seniman ini menjadi peleburan dua sifat yang berlawanan atau dalam istilah Bali disebut Rwa Bhineda. Sebagai bahasa visual, ekspresi dualisme pada karya Voni dan Jengki kerap menampilkan unsur paradoks namun berintegrasi menciptakan suatu harmoni,” ungkap Citra.[T][Jas/*]

Maestro Lukis  I Dewa Nyoman Batuan dalam  Biografi  Visual dan Film Dokumenter
“Weaving The Colours of The Archipelago”, Pertiwi Negeriku Toba Exhibition
Dibutuhkan Seni yang Menggugat | Dari Pameran ArtOs Nusantara
Komodifikasi Ornamen, Serangkaian Representasi Ulang | Pengantar Pameran Seni Rupa di Kulidan
Tags: PameranPameran Seni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Penutupan Minikino Film Week 9 Bali International Short Film Festival: Sebuah Pertunjukan dan Malam Penganugerahan

Next Post

Di Desa Sinabun, Ada Teknologi Inovasi Pengelolaan Sampah Bernama Trashkleng

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails
Next Post
Di Desa Sinabun, Ada Teknologi Inovasi Pengelolaan Sampah Bernama Trashkleng

Di Desa Sinabun, Ada Teknologi Inovasi Pengelolaan Sampah Bernama Trashkleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co