22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Minikino Film Week 2023: Tempat Bertemunya Pelaku Industri Film dan Upaya Penguatan Perfilman Bali

tatkala by tatkala
September 5, 2023
in Budaya
Minikino Film Week 2023: Tempat Bertemunya Pelaku Industri Film dan Upaya Penguatan Perfilman Bali

Fransiska Prihadi, I Made Suarbawa dan Edo Wulia | Foto: Dok. MFW9

MENGINJAK tahun ke-9, Minikino Film Week (MFW9) – Bali International Short Film Festival, akan kembali digelar pada tanggal 15-23 September 2023 mendatang di Bali. Rangkaian acara MFW9 tahun ini akan diselenggarakan dalam format hybrid, secara luring dan daring.

Seluruh pemutaran film dan diskusi diselenggarakan secara luring, sedangkan beberapa forum dalam Short Film Market akan diselenggarakan secara daring—untuk memberi akses lebih luas terhadap penonton publik serta partisipan filmmaker dan pembicara yang tidak bisa hadir secara langsung.

Edo Wulia selaku Direktur Festival MFW9 mengungkapkan, MFW tahun ini sudah cukup stabil dibanding tahun-tahun lalu, khususnya saat Covid-19. “Sehingga akan lebih banyak stakeholder industri film pendek, mulai dari lokal, nasional, hingga mancanegara, yang turut terlibat,” tambahnya.

MFW9 dapat terselenggara berkat dukungan dari berbagai pihak. Festival tahun ini didukung langsung oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan melalui Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2023.

Edo Wulia saat melakukan Press Confrence / Foto: Dok. MFW9

Organisasi serta entitas swasta lain yang turut berkontribusi mewujudkan festival tahun ini berasal dari dalam dan luar negeri, di antaranya PT Kino Media Nusantara (Minikino Studio), The Raoul Wallenberg Institute of Human Rights and Humanitarian Law Regional Asia Pacific, Lumix Indonesia, Grab, Rangkai, dan beragam kolaborasi dengan berbagai media, festival film internasional, universitas, venue, perusahaan, dan juga komunitas lokal di Bali.

Dari 1111 judul film pendek yang didaftarkan melalui kanal online Short Film Depot dan Filmfreeway yang terbuka untuk filmmaker dari seluruh dunia, ada 187 film yang lolos seleksi, termasuk film-film dari Indonesia.

Sementara itu, kolaborasi nasional dan internasional Minikino juga menampilkan program film pendek tamu serta program film di Market Screening. Tahun ini, MFW9 menampilkan total lebih dari 275 film pendek baik dari Indonesia maupun luar negeri—total 69 negara akan ditayangkan selama 9 hari penuh di 13 lokasi yang tersebar di berbagai titik di Pulau Bali.

Pusparagam Pemutaran

Program film pendek di MFW9 meliputi 33 program internasional, 3 Program Inclusive Cinema, 6 program S-Express 2023 Asia Tenggara, 6 program Indonesia Raja 2023, 4  VR Films, 5 Program Tamu, 7 Market Screening, 1 program Pool Cinema, dan Begadang 2023 Official Selection.

Seluruh film dalam program tersebut dilengkapi dengan panduan rekomendasi batas usia, dan takarir Indonesia. Beberapa program film juga akan didampingi oleh relawan profesional sebagai active listener dari Ikatan Psikologi Klinis HIMPSI Wilayah Bali.

Memurut Fransiska Prihadi, Direktur Program MFW9, meskipun MFW9 sudah memberikan panduan rekomendasi batas usia, pihaknya tidak pernah sepenuhnya tahu kondisi psikologis para penonton. Di beberapa film yang memiliki konten eksplisit seperti trauma, kehadiran profesional sebagai active listener diperlukan untuk memberikan ruang aman.

“Sehingga kita semua bisa menikmati film, berdiskusi, dan berpikir kritis dalam ekosistem yang sehat,” ujarnya.

MFW9 Inclusive Programs juga kembali hadir sebagai upaya mewujudkan festival yang inklusif. Program ini adalah rangkaian pemutaran dan lokakarya untuk semua penonton, terutama untuk penyandang disabilitas.

Fransiska Prihadi saat melakukan Press Confrence / Foto: Dok. MFW9

Semua film dalam program ini dilengkapi dengan Closed Caption (CC)/Subtitles for the Deaf and Hard -of -Hearing (SDH) Bahasa Indonesia—jenis subtitle untuk tuna rungu dan kurang dengar. Ada juga Audio Description (AD) Bahasa Indonesia yang ditambahkan ke dalam film bagi penonton tuna netra. Hal berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, program AD sepenuhnya diisi oleh relawan disabilitas netra dari Bali.

Edo Wulia mengharapkan, dengan terlibatnya orang dengan disabilitas netra dalam produksi AD bersama Minikino Studio ini, bisa membuka kesempatan baru bagi komunitas tersebut.

“Kita berupaya mengenalkan AD di ekosistem festival di Indonesia, dan semoga saja ini menjadi tren positif dan membuka lapangan baru pengisi suara tunanetra,” harapnya. Karena gerakan inklusif ini semakin kuat, dan kesadaran atas aksesibilitas semakin gencar digaungkan.

Juru Bahasa Isyarat di MFW8 / Foto: Dok. Kresnanta

Salah satu program baru yang hadir adalah MFW9 Market Screenings sebagai langkah untuk menyediakan platform pertukaran film pendek bagi para instansi perfilman Internasional. Berbeda dengan program pemutaran biasa, Market Screening dikelola secara langsung oleh instansi yang terlibat, dan MFW9 berlaku sebagai fasilitator.

Instansi yang mengikuti program ini di antaranya: SAE Media Academy (Indonesia), Doha Film Institute (Qatar), Institut Seni Indonesia Denpasar (Indonesia), Universitas Pelita Harapan (Indonesia), Universitas Multimedia Nusantara (Indonesia), Rangkai (Indonesia), dan Festival Film Purbalingga (Indonesia).

Market Screening merupakan bagian dari Short Film Market MFW9 dan langkah membangun jembatan penghubung keterlibatan profesional di skala nasional dan internasional. Juga mempromosikan pertemuan dan pertukaran langsung, untuk kemudian membuka lebih banyak peluang untuk keterlibatan lebih lanjut dalam industri film.

“Wadah (pasar) ini titik beratnya adalah pertukaran nilai budaya, sosial-kapital, dan showcase untuk para stakeholder perfilman,” jelas Edo.

Program film pendek dalam jaringan regional Asia Tenggara melalui S-Express 2023 Networks dan regional Indonesia melalui jaringan programer Indonesia Raja 2023 juga akan ditampilkan pada festival tahun ini.

Di samping itu, MFW9 akan menayangkan program film pendek dari kolaborator festival internasional, yaitu Alcine Film Festival (Spanyol), Kaohsiung Film Festival (Taiwan), Toronto Reel Asian (Kanada), Image Forum Festival (Jepang) dan Show Me Short Film Festival (Selandia Baru).

Upaya Menguatkan Perfilman Bali

Tahun ini, MFW Bali International Short Film Festival hadir di 13 titik yang tersebar di hampir seluruh Bali. Festival Lounge atau tempat titik temu festival berada di MASH Denpasar. Selebihnya lokasi tersebar di Denpasar (Alliance Française Bali, Café Teduh, CushCush Gallery, Irama Indah Mini Hall, Tegeh Sari, The Room Apartments).

Di Kabupaten Badung (Geo Open Space, Pantai Karang, Uma Seminyak), dan Kabupaten Buleleng (Community Screening). Layar tancap (Pop Up Cinema) tahun ini akan diadakan di Desa Adat Pagi, Tabanan.

Selama 9 tahun MFW, Pop-Up Cinema terus digelar untuk tetap mempertahankan keterhubungan dengan desa.

I Made Suarbawa, Direktur Traveling Cinema, menjelaskan, selain mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, pihaknya selalu mencari rekanan desa yang aktif dan kerjasama berkelanjutan. Ini adalah tahun ke dua Desa Adat Pagi menjadi lokasi Pop-Up Cinema. Pasalnya, di sana terdapat komunitas lokal yang mau bergerak dan tertarik dengan program yang MFW sediakan.

“Dengan ini kami berharap terbentuknya sebuah sedaran budaya menonton dan pemutaran mandiri di Desa,” tambahnya.

Senapas dengan Pop-Up Cinema, semangat memberdayakan komunitas di Bali juga hadir dalam bentuk program baru, yaitu Community Screening. Di MFW9 kali ini, komunitas yang terlibat adalah Singaraja Menonton dan Salam Natahrare—untuk mengelola pemutaran mandiri di komunitasnya.

I Made Suarbawa saat melakukan Press Confrence / Foto: Dok. MFW9

Program film yang akan ditayangkan di Singaraja Menonton salah satunya adalah program tamu Unsung Voices 11 dari Toronto Reel Asian, sebuah program yang berisi film pendek karya anak muda diaspora Asia di Kanada.

Film-film pendek yang merespon isu yang dekat dengan keseharian mereka. Program ini menjadi cocok karena delegasi filmmaker dan programmer dari Toronto Reel Asian, Kanada, akan menghadiri festival dan akan bertukar pengalaman dengan komunitas lokal di Bali.

Fransiska Prihadi mengungkapkan bahwa Community Screening ini juga menjadi usaha dari MFW9 untuk melibatkan komunitas pemutar dan pembuat film yang sepanjang tahun aktif menggunakan medium film pendek untuk diskusi dan merepon isu di sekitarnya.

Pada MFW9 kali ini, Edo Wulia menekankan jika Minikino sadar betul tentang budaya film pendek di Indonesia itu datangnya dari komunitas, bukan industri. Oleh karenanya, program untuk edukasi dan integrasi lintas komunitas menjadi perhatian MFW9. Misalnya, melalui forum 100% Dari Bali, sebuah forum yang mempertemukan para pegiat komunitas film di Bali untuk sama-sama membicarakan gerakan akar rumput di daerah.

Suasana Menonton di Pop Up Cinema MFW8 / Foto: Dok. Vifick

Ada juga, program Melali ke Desa, MFW9 bekerja sama dengan Balebengong dan Melali.id untuk melaksanakan perjalanan sambil belajar kearifan, pengetahuan lokal ke Desa Les dan Desa Penatahan di Bali Utara. 

Semangat yang terbangun sejak awal bulan Mei hingga akhir bulan Agustus ini, masuk di dalam agenda Pre-Events MFW9. Mulai dari kolaborasi bersama tatkala.co dalam acara May May May 2023 dalam mata acara Membaca Film Merangkai Kata di Singaraja. Lalu ada Workshop One Shot Filmmaking bersama remaja Tegeh Sari pada 26 – 27 Mei 2023.

Perhatian Minikino terhadap generasi muda juga terwujud dalam bentuk workshop bersama anak-anak, Stop Motion Kolaborasi Tiga Negara: Indonesia, Korea Selatan, dan Kolombia.

“Film pendek bisa menjadi medium untuk menjangkau berbagai segmen dan wacana, sehingga ia bisa menjangkau banyak komunitas,” jelas Suarbawa.

Pasar Film Pendek Internasional

Di samping lebih dari 275 judul film yang akan diputar, MFW9 kembali menghadirkan Short Film Market, atau Pasar Film Pendek sebagai bagian dari sub-event MFW9.

Short Film Market di MFW9 menjadi ruang yang ideal untuk melakukan berbagai bentuk edukasi, promosi dan membangun jejaring. Nilai-nilai ekonomi akan terdorong melalui interaksi yang profesional antara pelaku dalam ranah produksi dan distribusi film pendek.

Rangkaian Short Film Market telah dimulai sejak pre-event melalui program Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers edisi tahun ke-3 yang berlangsung selama 6 bulan mulai Mei 2023.  Selanjutnya, Begadang 7 Tahun Filmmaking Competition yang berlangsung pada 15-16 Juli lalu.

Kompetisi ini diikuti oleh 67 tim produksi dari berbagai daerah di Indonesia, namun hanya 56 tim yang berhasil menyelesaikan produksi sesuai batas waktu 34 jam. Selanjutnya, tim program MFW9 memilih 10 film yang akan ditayangkan selama festival.

Dari 10 film pilihan tersebut, 4 (empat) film adalah nominasi yang akan melalui proses penjurian dan memperebutkan gelar pemenang, yakni, Mira Sudah Tidur (Kura-Kura Terbang, Jawa Tengah), Papo (GURU, Kalimantan Selatan), Pisang Robot Satu Kata (Produksi Dari Hati, Banten), dan Trashtalk (Acah-Acah Films, Jawa Tengah).

Selanjutnya, saat festival berlangsung, Short Film Library akan digelar. Di sana para pengunjung dapat mengakses ratusan film yang pernah tayang di Minikino Film Week.

Opening Night, Pemutaran Very Short Week MFW8 / Foto: Dok. Onok

Tidak ketinggalan, beberapa workshop yang masih menjadi rangkaian dari Short Film Market juga akan dilaksanakan. Salah satu workshop yang akan diselenggarakan adalah Workshop Bersama Lumix – Panasonic. Workshop ini merupakan ajang diskusi dan belajar yang tepat bagi filmmaker dan content creator muda dari Indonesia agar dapat menghasilkan dan menunjukan karya terbaiknya dalam medium audio-visual ke masyarakat yang lebih luas.

Selain workshop, saat festival berlangsung juga akan diadakan beberapa forum. Diantaranya: Excavation & Confession, forum yang akan dipandu oleh Mary Stephen, seorang film editor berpengalaman yang bekerja bersama punggawa French New Wave, Eric Rohmer.

Short Film Conference (SFC) roundtable di MFW9 akan menyajikan topik unik tentang Decolonizing Short Film Ethics. Pertemuan ini akan mempertemukan para ahli dari berbagai latar belakang untuk membahas pentingnya etika dalam berbagai nilai budaya. Mereka di antaranya: Tammy ko Robinson (seniman-peneliti, Korea Selatan); Eric Sasono (kritikus film, Indonesia); Gina Dellabarca (Dewan Direksi SFC, Selandia Baru), Rita Tsang (Eye Catcher, Hong Kong), dan masih banyak lagi.

Lalu ada juga forum Toast Your Short sebuah forum yang akan membedah empat film pendek terpilih untuk menemukan ide-ide segar dan kemungkinan distribusi filmnya. Forum lainnya, Titik Temu Programmer Indonesia yang akan mendiskusikan bersama tentang praktik programming film pendek di Indonesia.

Selanjutnya, forum Human Rights Short Films bersama Raoul Wallenberg Institute Asia Pacific, yang akan menjadi ruang diskusi tentang isu hak asasi manusia termasuk lingkungan hidup dan potensi film pendek untuk membawa perubahan.

Penganugerahan Penghargaan Internasional

Tahun 2023 ini, MFW9 kembali memberikan penghargaan untuk film-film pendek terbaik yang terbagi dalam beberapa kategori, antara lain; National Competition Award, Best Short Film Of The Year, Best Animation Short, Best Audio Visual Experimental Short, Best Children Short, Best Documentary Short, Best Fiction Short, Programmer’s Choice, Youth Jury Award, Begadang Filmmaking Competition, Rangkai Award, dan RWI Asia Pacific Award.

Juri untuk penghargaan kompetisi internasional tahun ini adalah Clarissa Jacobson (Penulis dan produser, Amerika Serikat), Gita Fara (Produser Film dan Tim Komite Festival Film Indonesia, Indonesia), dan Sébastien Simon (Sutradara dan Programmer Film Busan International Short Film Festival, Korea/Perancis).

Sedangkan Dewan Juri Nasional Minikino Film Week 9 terdiri dari seniman, sastrawan, dan filmmaker, dari beragam kebangsaan, disiplin ilmu dan gender. Mereka diundang untuk menonton film-film yang telah melewati seleksi resmi 2023 dan memenuhi persyaratan untuk MFW9 National Competition Award.

Satu pemenang utama kompetisi nasional akan mendapatkan hadiah tunai Rp 2,500,000. Dewan Juri Nasional tahun ini juga akan menentukan pemenang Begadang Filmmaking Competition 2023 yang memperebutkan hadiah tunai senilai Rp 5,000,000.

Para dewan juri ini adalah, Made Adyana Ole (Sastrawan dan Jurnalis, Indonesia), Kelly Lui (Programmer Toronto Reel Asian International Film Festival, Kanada), dan Pedro Toro (Direktur Artistik, Programmer, dan Kurator Comunidad de Madrid Film Festival, Spanyol).

Berikut ini adalah nominasi film pendek Indonesia dalam MFW9 National Competition:

Accidentally Intentional | [d][w] Kevin Rahardjo / Indonesia / 2023

Akedah (The Binding) | [d][w] Alessandro Manuel Rustanto / Indonesia, Republik Ceko / 2022

Akhirnya (By and By) | [d][w] Adi Dwianto / Indonesia / 2023

Alkisah Si Dewa (The Myth of Dewa) | [d][w] Brahmma Putra Wijaya / Indonesia / 2023

Almighty (Mahakuasa) | [d] Kenneth Lisungan, Itqon Askary / [w] Itqon Askary, Kenneth Lisungan / Indonesia

Attack On Cholesterol | [d][w] Anjas Artha Putra / Indonesia / 2022

Berdoa, Mulai // [d][w] Tanzilal Azizie / Indonesia, Cirebon / 2022

Bising (Chorus of The Wounded Birds) | [d] Amar Haikal / [w] Amar Haikal, Bintang Panglima / Indonesia / 2023

Blue Poetry | [d][w] Muhammad Heri Fadli / Indonesia / 2023

Burning Blue | [d] Ezra Cecio / [w] Ezra Cecio, Garry Christian / Indonesia / 2023

How Does It Sound? | [d][w] Medy Mahasena / Indonesia / 2023

I Saw A Ghost, And It Was Beautiful | [d][w] Bobby Fernando / Indonesia / 2022

Iya Iya Iya Iya | [d] Winner Wijaya / [w] Winner Wijaya, Rayner Wijaya, Adit MKM / Indonesia / 2023

Memori Dia | [d][w] Asarela Orchidia Dewi / Indonesia / 2022

Remembering The Serenade | [d] Muhammad Exsell Rabbani / [w] Muhammad Exsell Rabbani, Agnes Monica Hernadi, Ernest Lesmana // Indonesia / 2022

Senandung Senyap (A Sonorous Melody) | [d] Riani Singgih / Indonesia / 2022

Tak hanya hadiah dari penyelenggara festival, tahun ini nominasi kompetisi nasional MFW9 seluruhnya juga dipertimbangkan untuk menerima Rangkai Award at MFW9 untuk mendapatkan hadiah tunai Rp 2,500,000.

Tahun ini Lumix Indonesia juga mendukung hadiah  kamera Lumix G90 K Kit untuk film produksi Indonesia yang akan diumumkan pada malam penganugerahan tanggal 23 September 2023 mendatang.

Selain dukungan dari perusahaan berbasis di Indonesia, sejak 2021 Minikino Film Week juga bekerjasama dengan The Raoul Wallenberg Institute Humanitarian Rights and Law yang berbasis di Lund, Swedia, untuk memberikan perhatian pada film-film pendek produksi regional Asia Pasifik yang berfokus pada isu kesetaraan, kemanusiaan, dan lingkungan.

Tiga film pendek akan mendapatkan RWI Asia Pacific Award di MFW9 dengan total hadiah uang tunai sebesar Rp. 30.000.000.

Film-film yang masuk nominasi untuk memperebutkan penghargaan tersebut adalah Acung Memilih Bersuara (Amelia Hapsari, Indonesia, 2023), Blue Poetry (Muhammad Heri Fadli, Indonesia, 2023), One Day In Lim Chu Kang (Michael Kam, Singapura, 2022), Senandung Senyap (Riani Singgih, Indonesia, 2021), dan The Wedding Ring (Robin Narciso, Kamboja, 2022).

Melalui penghargaan-penghargaan ini, Edo Wulia, selaku Direktur Festival, mengharapkan agar film pendek mulai dilirik dan diapresiasi lebih jauh oleh masyarakat.

“Festival film pendek seperti Minikino Film Week yang mengedepankan pertemuan fisik saya harap bisa berumur panjang dan terus didukung oleh berbagai pihak. Karena festival seperti ini merupakan tempat terjadi pertemuan ide, pemahaman, dan pertukaran antarpelaku industri film pendek,” pungkasnya.[T][Jas/*]

Informasi Acara:

Minikino Film Week 9, 15 – 23 September 2023

Lokasi:

ALLIANCE FRANÇAISE BALI: Jl. Raya Puputan I No.13A, Kota Denpasar, Bali 80235

CAFÉ TEDUH: Jl. Diponegoro Nomor 1, Dauh Puri Klod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali 80232

COMMUNITY SCREEN, BULELENG: Jalan Sedap Malam No 20, Kelurahan Banyuasri Buleleng-Bali

COMMUNITY SCREEN, TEGEH SARI: Jl. Gatot Subroto I/XV, Tonja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80234

CUSHCUSH GALLERY: Jl.Teuku Umar Gg. Rajawali No.1A Denpasar 80114, Bali, Indonesia

DESA ADAT PAGI, TABANAN: Area Warung Pisaga, Tabanan

GEO OPEN SPACE: Jl. Raya Kedampang, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361

IRAMA INDAH MINIHALL: Jl. Diponegoro No.114, Denpasar Barat, Denpasar, Bali 80232

LIVING ROOM (FESTIVAL LOUNGE): Jl. Pulau Madura No.5,Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali 80113

MASH DENPASAR: Jl. Pulau Madura No.3,Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali 80113

PANTAI KARANG, SANUR: Jl. Pantai Karang, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80225

THE ROOMS: Jl. Gunung Soputan.1A no 88, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali 80119

UMA SEMINYAK: Jl. Kayu Cendana No. 1, Seminyak, Badung, Bali

Tags: balifilmMinikinoMinikino Film Week
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ragam Cara Mahasiswa Undiksha Menutup Biaya Hidup: Jadi Tukang Las, Ojol, Hingga Petugas Survei

Next Post

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co