DUA tupai, Cempa dan Sanda, bertualang ke tengah hutan. Mereka mengembara dari dahan ke dahan dan mendapat kegembiraan di sana....
Read moreDetailsMANTRA PENJINAK ULAR datanglah ke desaku, bujang akan kuberi kau sebait mantra adalah angin yang mendesirkan dari telinga menuju perasaan...
Read moreDetailsCerpen Komang Astiari PARA ibu berseliweran di pasar pagi ini. Cuaca tidak begitu cerah. Seperti biasa aku menggelar barang daganganku...
Read moreDetailsSABDA PALON /1/ Udara malam berdesir Membelai perut buncitmu Sepotong cahaya lahir Seusai ketuban pecah dari rahim mulut Selarik kidung...
Read moreDetailsSINGA, si raja hutan berkeliling hutan melihat-lihat rakyatnya. Nyanyian burung dan canda tawa binatang menyambut si Singa. Apalagi, sejuknya udara...
Read moreDetailsTak ada alasan lagi untuk berjumpa. Kini kau menjelma burung plastik yang hendak terbang entah ke mana. Api telah membakarmu,...
Read moreDetailsTERIK sang surya menyinari hutan cemara. Burung-burung berkicau menghibur binatang-binatang lainnya yang sedang sibuk mengumpulkan makanan. Para binatang itu mengumpulkan...
Read moreDetailsCerpen Wulan Dewi Saraswati Gelisah di pengujung Juli semakin menjadi. Setiap pagi kegelisahan itu aku rayakan dengan segelas kopi. Gelas...
Read moreDetailsCerpen: Fatah Anshori WARIMIN benar-benar kesengsem dengan eseman Wartini pada awal 2009. Ketika ia pertama kali mengenal internet dari hape...
Read moreDetailsLIDAHKU SENJATAKU Lidahku ini konon penyambung luka Lidahku ini rumor penggerak massa Lidahku ibarat pisau yang menghujam Lidahku itu yang...
Read moreDetailsINI perjalanan terpanjang yang pernah Putri Ise alami, perjalanan ke Negeri Harapan. Bersama kedua orangtua, pengawal, dan rakyatnya Sang Putri...
Read moreDetailsCerpen: I Putu Agus Phebi Rosadi TAK ada rintih sedih di matanya. Perkabungan justru menyulap Basur menjadi orang paling bahagia....
Read moreDetailsBERTAMU KE PERBATASAN Subuh memecah embun di tepian pagi gigirnya memburuku melewati jati jati tua selembar daunnya jatuh serupa ingatan...
Read moreDetailsCerpen: Agus Wiratama KETIKA kupu-kupu kuning itu tiba, air matanya mulai menetes. Setiap hari, tetesan air mata itu tak terhitung...
Read moreDetailsDI PERSIMPANGAN PENDAPAT di desa ini anak-anak tak berhak menghentikan kematian anak-anak hanya boleh bermain dengan ketegangan kelamin dan keasaman...
Read moreDetailsCerpen: Putu Supartika DI kamar tamu yang pengap. Udara begitu panas. Tak ada desir angin yang menyusup lewat celah pintu...
Read moreDetailsLIRIK KASMARAN Manakala kau sentuh jiwaku pirus dan safir bertebaran di bawah kakiku matahari menyingkap kegelapan hatiku dan sebuah galaksi,...
Read moreDetailsCtrl + A menemui kata-kata yang telah menghitam. seluruh muasal, riwayat, penanda, silsilah adalah petualangan mendebarkan. sejak mula engkau terlahir...
Read moreDetailsCerpen: Ferry Fansuri ADA reaksi aneh jika Sarmin mengendus-dengus bau dari pakaian dalam wanita itu, ia tampak membuncah sumringah mirip...
Read moreDetailsCerpen: Raudal Tanjung Banua SELEPAS sholat tahajud di sepertiga malam, Nenek Syaodah mendengar keok ayam ribut di kandang. Meski sudah...
Read moreDetailsKOTA INI HANYA CAHAYA Sesungguhnya tidak ada yang nyenyak di kota ini aku mengeram bara malam ke malam di atas...
Read moreDetailsCerpen: Ferry Fansuri PAGI ini seperti hari sebelumnya, aku selalu menikmati secangkir kopi hitam racikan dari biji Gayo pemberian dari...
Read moreDetailsCerpen: Made Adnyana Ole WAJAH Gede Juta tiba-tiba menyala. Usianya dekat 70, namun seperti seseorang hendak berperang dan siap menghadapi...
Read moreDetailsPUJIAN BAGI TANGANMU Tanganmu seperti senja hilang cahaya tanganmu seperti dua bayang bersilang di petang yang lengang Setiap kali kata...
Read moreDetailsCerpen: Hidayat AKU berada dalam kamar yang serba putih dengan kaos dan celana jins berwarna hitam. Pintu, dinding, langit-langit, meja,...
Read moreDetailsCerpen: Juli Sastrawan SENDIRI di kamar adalah kebiasaanku. Hal yang biasa dan paling sering aku lakukan saat sendiri adalah menyendiri....
Read moreDetailsSELAMAT SIANG Sekarang aku ingin belajar cara menjadi jinak Percuma meliar jika liang kelaparan telah diisi Untuk apa pistol dan...
Read moreDetailsCerpen: Putri Handayani MALAM. Purnama. Hujan lebat. Aku meringkuk di balik selimut tebal. Tubuhku tertelan habis dari ujung kaki hingga...
Read moreDetailsKWATRIN KEGEMBIRAAN 1 Sebelum ucapan selamat petang terdengar Aku tahu angin lebih dulu mengucapkannya Dari luar jendela. Kau cukup tersenyum...
Read moreDetailsCerpen Agus Wiratama KAU duduk dengan murung di tepi sungai itu. Sejak tiga bulan lalu kau benar-benar merasakan aliran darah...
Read moreDetailsSIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...
Read moreDetailsSUDAH bertahun-tahun semenjak film ini lahir, saya tak pernah sekalipun menonton film-film Ghibli. Karena terhalang kendala biaya, juga karena saya...
Read moreDetailsSEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...
Read moreDetails

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...
MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...
KETIKA mengunjungi pameran ini, jangan kaget jika menemukan warisan budaya seperti tenun, batik, dan berbagai perhiasan yang beradaptasi dengan zaman,...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co