Muhammad Daffa, kelahiran Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 1999.
Puisi-puisinya dimuat Koran Tempo, Majalah Mata Puisi, Majalah Sastra Kandaga, Radar Tasikmalaya, Radar Banjarmasin, Banjarmasin Post, dan Harian Rakyat Sultra.
Puisinya juga termaktub dalam sejumlah buku bersama, antara lain: Hikayat Secangkir Robusta(Bunga Rampai Pemenang dan Nominasi Cipta Puisi Nasional Krakatau Award 2017),
Bulu Waktu: Antologi Puisi Perayaan 10 Tahun Sastra Reboan(2019),
Kebaya Bordir Untuk Umayah: 115 Penyair Menafsir Umayah(2021),
dan Negeri Segala Umpama(50 Puisi Terbaik Payakumbuh Poetry Festival 2021). Bergiat di Forum RuangKopi dan Kelas Puisi Bekasi(KPB).
SIANG hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...
Read moreDetailsRAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...
Read moreDetailsDALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...
Read moreDetails

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...
GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...
MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur. Mereka meletakkan tas,...

PERAYAAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja tahun 2026 berlangsung sepanjang Maret dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas....
“SAYA belum pernah merasakan Nyepi di Bali; tapi sering diberitahu orang-orang kalau Nyepi di Bali itu kebanyakan tidak diisi dengan...
HINGGA saat ini, di daerah Tejakula, sebut saja seperti Sembiran, Pacung, Julah, dan Bondalem, masih banyak perajin tenun. Tentu saja...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co