Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa
LENTERA DI AMBANG PINTU Penghujung tahun ini dinginTangis seperti membendung waktuMenyesakkan batin Ada seseorang pernah jadi muara harapKini pupusKecewa mendekapkuHarapan ...
Read moreDetailsLENTERA DI AMBANG PINTU Penghujung tahun ini dinginTangis seperti membendung waktuMenyesakkan batin Ada seseorang pernah jadi muara harapKini pupusKecewa mendekapkuHarapan ...
Read moreDetailsSELASA pagi, 10 Februari 2026, ruang rapat Gedung A lantai 2 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) mendadak berubah fungsi. ...
Read moreDetailsHikayat Begadang satu peringatan, bayangkanada tangga menuju surga, dan aku siap-siap menaridi bawahnya, malam kliwon baru saja usai tak ada ...
Read moreDetailsAku Tanpa-Mu Ramadan hari iniSama seperti saat lalu ya RabbMenghitung pinta yang tak habis di sela doaMenagih nyata yang tak ...
Read moreDetailsPESERTA Wimbakara (Lomba) Musikalisasi Puisi Bali serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 di Gedung Ksirarnbawa, Taman Budaya Bali, ...
Read moreDetailsDI Bali, seni tumbuh seperti napas: alami, dekat, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Namun tidak semua seni mendapat panggung ...
Read moreDetailsAndai saja penderitaan manusia bisa dibereskan dengan rumus Excel, mungkin dunia sudah lama berubah menjadi taman firdaus digital. Tinggal buka ...
Read moreDetailsAku Benci Politik aku benci politikdatang dengan senyum licikmanis kata-kata penuh retoriknamun di baliknya tersimpan taktik aku benci politikJanji-janji menggema ...
Read moreDetailsSepintas Kita pernah berjumpa meski sesaatdari pagi yang masih terasa beratsampai langit semakin gemerlapdan lampu jalan redup perlahan, padam Ku ...
Read moreDetailsPengakuan Si Pahit dari Sumatra Aku tidak punya waktu untuk urusan asmaradi ketinggian yang manja.Lahir dari tanah Lampung yang keras ...
Read moreDetailsSUDAH setahun lebih maestro puisi Indonesia, Joko Pinurbo, berpulang ke rumah yang sesungguhnya, meninggalkan jejak yang sunyi namun abadi dalam ...
Read moreDetailsAKTUAL preseden dan prediksijadi 2 sisi koin logammereka lemparkan itubukan buat ditangkap peristiwa jadi gentingtatkala koin mendaratmemaksa kita berpikirmelulu soal ...
Read moreDetailsPALET PELUKIS saat kubalik:kerak-lapis cat serupa pelangiberjalin-lekuk seperti jaring kuangkat:terkelupas mudah seperti kulit para ibuyang keriput usai mencuci baju debu ...
Read moreDetailsMERAJUT JARAK semakin sedikit kau mengetahui,maka jarak akan menjelma jadi baju hangatyang kau rajut pada hari-hari sebelummusim hujan tiba; ia ...
Read moreDetailsPEREMPUAN TANAH LOT kau berjalan di antara doa dan karangdan aku tetap berdiri menjadi penjaga sunyiyang belajar mencintaimu dengan cara ...
Read moreDetailsIBLIS BETINA DI DALAM CERMIN seperti itu wajahkutak lebih dari iblis betinawadah dari segala rasa terpancar dari wajahku :cinta, benci, ...
Read moreDetailsSelamat jalan, senja akan turun Setiap saat kita melihat senjaMatamu terus terpanaSuara lembutmu selalu berkata“Hias tubuhku dengan melatiSehingga tak ada ...
Read moreDetailsKapan Terakhir Kali Ayah Berkunjung? Yah, o ayah, dari bulan oktober seperti desembermemilih surga setelah tak hadir menyantap lauk;sejak kapan ...
Read moreDetailsLebih dari sekadar acara sastra, Malam Puisi bertajuk Nuit de la Poésie yang berlangsung pada Jumat malam, 24 Januari 2026, ...
Read moreDetailsBAIT PERTAMA Baris pertama,entah sudah kutulis untukmutentang singgah pertemuandan dekap hangat mata rayumulekat rindu seakan menjadi teman Baris kedua,Pertama kali ...
Read moreDetailsJALAN BARU sebilah pintusudah kubaringkan di situkeluarlah, seperti kebanyakanangin lewat, atau para sahabatyang menyeberangmenjadi orang asing barutak terkecuali juga aku ...
Read moreDetailsAksamayang atas kedangkalan yang saya miliki. Saya mencoba menantang diri dengan membaca dan memberikan pandangan pada buku kumpulan puisi "Memilih ...
Read moreDetailsPUISI YANG AKU TULIS DI AKHIR TAHUN 12 bulan mengambang gentayanganpanas membentang dengan getirtak ada alir airkaliku kering.Hujan lahirwaktu waktu ...
Read moreDetailsHujan Belum Berakhir pagi hingga petang inikunikmati hujan bersama sepitetesannya tak merdu kudengarmenusuk napas bumibagai kalamretiu mengintaitaringnya mencabik-cabikmerontokkan aliran nadikuderu ...
Read moreDetailsHal-Hal Kecil yang Menyebut Namamu aku mencintaimuseperti hujan mencintai jalanantanpa ingin memiliki,cukup jatuh, pulang, dan menghilang di gelas kopi yang ...
Read moreDetailsSUARA BERGEMA DARI KETINGGIAN BUKIT ada suara bergema dari ketinggian bukit, memantul kelembah ke pohon-pohon menjulang: “aku hanya inginberbagi intuisi; ...
Read moreDetailsILHAM - RARAS Ini saatnya tak bisa ditundaLamunan menjadi kenyataanHanya sesaat dengan doaAku kau satukan rumah pengantinMenggelar sajadah hidup surgawi ...
Read moreDetailsDI tengah gempuran budaya digital dan globalisasi yang deras, suara-suara lokal dari Timur Indonesia justru semakin relevan untuk didengar. Salah ...
Read moreDetailsWAKTUNYA UNTUK MENCINTAI waktunya untuk kembali mencintai hujanmenanamnya ke sebatang pohon seperti tersimpan dalam pantun dan gurindamhujan adalah anime air ...
Read moreDetailsBanjir dan Dagelan Penguasa Hujan turun bukan semata dari langit,ia jatuh dari meja rapat yang licin oleh amplop dan janji.Sungai ...
Read moreDetailsSUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...
Read moreDetailsSECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...
Read moreDetailsPERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...
Read moreDetails

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...
Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...
BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co