14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
February 21, 2026
in Panggung
Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Lomba Baca Puisi di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

SELASA pagi, 10 Februari 2026, ruang rapat Gedung A lantai 2 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) mendadak berubah fungsi. Bukan lagi tempat diskusi formal, melainkan ruang perjumpaan antara remaja dan puisi. Satu per satu peserta berdiri di depan mikrofon, selembar kertas di tangan, napas ditata sebelum larik demi larik mengalir. Di hadapannya, dewan juri menyimak tanpa berkedip. Di kursi-kursi belakang, peserta lain menunggu giliran dengan raut tegang bercampur harap.

Hari itu, adalah pelaksanaan Lomba Baca Puisi tingkat SMP/MTs se-Provinsi Bali, bagian dari Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI, serangkaian HUT Kesbam ke-17. Sebanyak 25 peserta ambil bagian dalam kompetisi ini. Pendaftaran telah dibuka sejak 1 Desember hingga 31 Januari, sementara kompetisi dilaksanakan pada 10 Februari 2026, pukul 09.00 WITA dalam suasana yang tertib dan hangat.

Tahun ini, format lomba menghadirkan tantangan berbeda. Setiap sekolah diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu peserta. Masing-masing peserta wajib membacakan dua puisi: satu puisi berbahasa Indonesia dan satu puisi berbahasa Bali. Dari total lima puisi yang telah dikurasi untuk masing-masing bahasa, peserta bebas memilih satu judul. Waktu maksimal 15 menit diberikan untuk membacakan keduanya.

Lomba Baca Puisi di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Empat aspek penilaian menjadi fokus dewan juri: penafsiran, penghayatan, vokal, serta totalitas penampilan dari awal hingga akhir. Tiga juri yang mengawal jalannya penilaian adalah I Gede Aries Pidrawan, S.Pd., M.Pd., I Wayan Esa Bhaskara, S.Pd., dan Mohammad Hasbi Romadhoni, S.S. ─ guru Kesbam sekaligus koordinator lomba.

Menurut Mohammad Hasbi Romadhoni, kesan pertama terhadap para peserta sangat positif. “Para peserta sangat lihai dalam membacakan puisi, terkhusus pembacaan bahasa Indonesia. Pemilihan puisinya sudah sangat tepat dan padu. Ini kebanggaan mendalam bagi kami para juri karena menemukan generasi muda masih getol dan aktif mencintai dunia sastra dan kepenyairan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa penambahan puisi berbahasa Bali menjadi langkah penting dalam perhelatan tahun ini. “Kami menambahkan puisi berbahasa Bali dalam rangka momentum perayaan Bulan Bahasa Bali. Kami sangat mengapresiasi Kesbam yang peduli terhadap hal tersebut. Banyak sekolah tidak merayakan Bulan Bahasa Bali, apalagi mengolaborasikannya dengan ulang tahun sekolah. Ini langkah unik dan menarik,” kata Hasbi.

Lomba Baca Puisi di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Dalam proses kurasi puisi, Hasbi mengakui mendapat tantangan tersendiri. Untuk puisi bahasa Indonesia, ia menyusun sepuluh judul awal sebelum akhirnya dipilih lima puisi terbaik setelah berdiskusi dan meminta masukan dari gurunya, Wayan Jengki Sunarta. Sementara untuk puisi bahasa Bali, proses kurasi dilakukan bersama I Made Sunaryana, S.Pd., selaku Ketua Panitia KAC VI dan pengajar Bahasa Bali di Kesbam.

Di atas panggung, dinamika pilihan puisi pun menjadi catatan tersendiri. Mayoritas peserta perempuan memilih puisi ‘Calonarang’ karya Pranita Dewi. Sementara hanya satu peserta laki-laki yang tampil dalam lomba ini. Dua puisi bahasa Indonesia, yakni ‘Mesin Tik’ karya Wayan Jengki Sunarta dan ‘Museum’ karya Frans Nadjira, tidak dipilih sama sekali.

“Puisi Calonarang sebenarnya sulit dibawakan karena karakternya sangat melekat pada penciptanya. Kami bersyukur karena dibawakan dengan berbagai gaya dan penafsiran berbeda, walau ada yang masih menduplikasi cara pembacaan penyairnya. Saya selalu menekankan, saat membaca puisi jangan berlarut seperti penciptanya. Setiap orang punya ciri khas, tapi tetap harus membawakan puisi sebagaimana puisi ingin dibawakan, bukan semau kita,” jelas Hasbi.

Evaluasi oleh para juri ─ dari kiri ke kanan: Mohammad Hasbi Romadhoni, S.S., I Gede Aries Pidrawan, S.Pd., M.Pd., dan I Wayan Esa Bhaskara, S.Pd.│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Pada sesi puisi bahasa Bali, pilihan peserta lebih merata. Namun dewan juri mencatat kecenderungan teknik pembacaan yang kurang tepat. Beberapa peserta menggunakan gaya teatrikal, teknik mesatua (mendongeng), bahkan deklamasi.

“Puisi bahasa Bali yang kami pilih adalah puisi modern. Maka seharusnya dibawakan sebagaimana puisi modern, bukan secara baku dan kaku. Mau sehafal apa pun, tetap harus dibaca dan membawa naskah,” tegas Hasbi.

Menariknya, banyak peserta mengaku baru pertama kali membawakan dua puisi sekaligus dalam satu kompetisi. Hal ini menjadi indikator bahwa format tahun ini memberi pengalaman baru bagi sebagian besar peserta.

Sesi foto bersama para finalis, dewan juri, dan Kepala SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Setelah melalui diskusi dan akumulasi nilai, para pemenang akhirnya diumumkan. Juara 1 diraih oleh Ni Putu Vidya Radhani dari SMPN 5 Denpasar. Juara 2 diraih Desak Ayu Kayla Anastasia dari SMPN 6 Denpasar. Juara 3 diraih Ni Luh Putu Rai Sukma Dewi dari SMP Dharma Wiweka Denpasar.

Untuk kategori Harapan, Harapan 1 diraih Putu Anuradha Devicallyst dari SMPN 1 Singaraja, Harapan 2 diraih Putu Anggy Myiesha Ayu dari SMPN 1 Singaraja, dan Harapan 3 diraih Putu Dena Tisya Kasih Sudira, juga dari SMPN 1 Singaraja.

Pada sesi evaluasi, ketiga dewan juri menyebut lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan penegasan bahwa api kepenyairan generasi muda Bali masih menyala. Harapan pun disampaikan agar ke depan format lomba semakin variatif ─ tidak hanya membaca, tetapi barangkali juga mencipta puisi.

Di penghujung acara, satu per satu peserta meninggalkan panggung. Mikrofon kembali senyap. Namun larik-larik yang telah diucapkan pagi itu seolah masih menggema di ruang rapat Gedung A lantai 2 Kesbam. Dari ruang itu, sastra kembali menemukan ruangnya ─ dari para remaja yang berani membacakan kata-kata dengan sepenuh rasa. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Budarsana

Tags: PendidikanPuisiseni baca puisiSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Berkaca Pada Prambanan

Next Post

Rush to Paradise: Tumbal Menuju “Surga”

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
0
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

Read moreDetails

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat...

Read moreDetails

Lomba Tapel Ogoh-ogoh di UPMI Bali: Menumbuhkan Kreativitas Tanpa Batas

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Lomba Tapel Ogoh-ogoh di UPMI Bali: Menumbuhkan Kreativitas Tanpa Batas

“Ogoh-ogoh itu bukan lagi kesenian musiman. Tetapi kesenian yang dikerjakan sepanjang masa.” Kalimat pembuka itu meluncur dari Dr. I Made...

Read moreDetails

Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

by Dede Putra Wiguna
April 30, 2026
0
Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

SEJAK dibentuk pada 2008 di Bali, Dialog Dini Hari konsisten mempertahankan pendekatan musik yang tenang dan reflektif. Kini, band indie...

Read moreDetails

Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro

by Dede Putra Wiguna
April 29, 2026
0
Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro

CINEPOLIS Plaza Renon menjadi titik temu antara ingatan, penghormatan, dan refleksi. Di sanalah BALIDOC menggelar diseminasi sekaligus penayangan perdana film...

Read moreDetails

Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

LOMBA Tari Bali yang digelar pada 25–26 April 2026 di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali), menjadi...

Read moreDetails

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
0
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

Read moreDetails

Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

by Pranita Dewi
April 20, 2026
0
Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

Pertunjukan Nyanyian Dharma digelar di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Minggu (19/4) malam, menampilkan kolaborasi musik dengan...

Read moreDetails

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

by I Nyoman Darma Putra
April 19, 2026
0
‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

Perbedaan antara wellness tourism dengan medical tourism menjadi salah satu pertanyaan dalam dalam Wellness Conference (Wellness Talk Show), Kamis, 16 April 2026, di Pelataran Hotel, Ubud....

Read moreDetails

Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Komang Puja Savitri
April 14, 2026
0
Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

SEJAK awal, ada rasa penasaran yang menggantung di antara penonton yang duduk lesehan di wantilan Museum Soenda Ketjil. Wayang, dalam...

Read moreDetails
Next Post
Rush to Paradise: Tumbal Menuju “Surga”

Rush to Paradise: Tumbal Menuju “Surga”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co