24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
February 21, 2026
in Panggung
Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Lomba Baca Puisi di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

SELASA pagi, 10 Februari 2026, ruang rapat Gedung A lantai 2 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) mendadak berubah fungsi. Bukan lagi tempat diskusi formal, melainkan ruang perjumpaan antara remaja dan puisi. Satu per satu peserta berdiri di depan mikrofon, selembar kertas di tangan, napas ditata sebelum larik demi larik mengalir. Di hadapannya, dewan juri menyimak tanpa berkedip. Di kursi-kursi belakang, peserta lain menunggu giliran dengan raut tegang bercampur harap.

Hari itu, adalah pelaksanaan Lomba Baca Puisi tingkat SMP/MTs se-Provinsi Bali, bagian dari Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI, serangkaian HUT Kesbam ke-17. Sebanyak 25 peserta ambil bagian dalam kompetisi ini. Pendaftaran telah dibuka sejak 1 Desember hingga 31 Januari, sementara kompetisi dilaksanakan pada 10 Februari 2026, pukul 09.00 WITA dalam suasana yang tertib dan hangat.

Tahun ini, format lomba menghadirkan tantangan berbeda. Setiap sekolah diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu peserta. Masing-masing peserta wajib membacakan dua puisi: satu puisi berbahasa Indonesia dan satu puisi berbahasa Bali. Dari total lima puisi yang telah dikurasi untuk masing-masing bahasa, peserta bebas memilih satu judul. Waktu maksimal 15 menit diberikan untuk membacakan keduanya.

Lomba Baca Puisi di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Empat aspek penilaian menjadi fokus dewan juri: penafsiran, penghayatan, vokal, serta totalitas penampilan dari awal hingga akhir. Tiga juri yang mengawal jalannya penilaian adalah I Gede Aries Pidrawan, S.Pd., M.Pd., I Wayan Esa Bhaskara, S.Pd., dan Mohammad Hasbi Romadhoni, S.S. ─ guru Kesbam sekaligus koordinator lomba.

Menurut Mohammad Hasbi Romadhoni, kesan pertama terhadap para peserta sangat positif. “Para peserta sangat lihai dalam membacakan puisi, terkhusus pembacaan bahasa Indonesia. Pemilihan puisinya sudah sangat tepat dan padu. Ini kebanggaan mendalam bagi kami para juri karena menemukan generasi muda masih getol dan aktif mencintai dunia sastra dan kepenyairan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa penambahan puisi berbahasa Bali menjadi langkah penting dalam perhelatan tahun ini. “Kami menambahkan puisi berbahasa Bali dalam rangka momentum perayaan Bulan Bahasa Bali. Kami sangat mengapresiasi Kesbam yang peduli terhadap hal tersebut. Banyak sekolah tidak merayakan Bulan Bahasa Bali, apalagi mengolaborasikannya dengan ulang tahun sekolah. Ini langkah unik dan menarik,” kata Hasbi.

Lomba Baca Puisi di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Dalam proses kurasi puisi, Hasbi mengakui mendapat tantangan tersendiri. Untuk puisi bahasa Indonesia, ia menyusun sepuluh judul awal sebelum akhirnya dipilih lima puisi terbaik setelah berdiskusi dan meminta masukan dari gurunya, Wayan Jengki Sunarta. Sementara untuk puisi bahasa Bali, proses kurasi dilakukan bersama I Made Sunaryana, S.Pd., selaku Ketua Panitia KAC VI dan pengajar Bahasa Bali di Kesbam.

Di atas panggung, dinamika pilihan puisi pun menjadi catatan tersendiri. Mayoritas peserta perempuan memilih puisi ‘Calonarang’ karya Pranita Dewi. Sementara hanya satu peserta laki-laki yang tampil dalam lomba ini. Dua puisi bahasa Indonesia, yakni ‘Mesin Tik’ karya Wayan Jengki Sunarta dan ‘Museum’ karya Frans Nadjira, tidak dipilih sama sekali.

“Puisi Calonarang sebenarnya sulit dibawakan karena karakternya sangat melekat pada penciptanya. Kami bersyukur karena dibawakan dengan berbagai gaya dan penafsiran berbeda, walau ada yang masih menduplikasi cara pembacaan penyairnya. Saya selalu menekankan, saat membaca puisi jangan berlarut seperti penciptanya. Setiap orang punya ciri khas, tapi tetap harus membawakan puisi sebagaimana puisi ingin dibawakan, bukan semau kita,” jelas Hasbi.

Evaluasi oleh para juri ─ dari kiri ke kanan: Mohammad Hasbi Romadhoni, S.S., I Gede Aries Pidrawan, S.Pd., M.Pd., dan I Wayan Esa Bhaskara, S.Pd.│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Pada sesi puisi bahasa Bali, pilihan peserta lebih merata. Namun dewan juri mencatat kecenderungan teknik pembacaan yang kurang tepat. Beberapa peserta menggunakan gaya teatrikal, teknik mesatua (mendongeng), bahkan deklamasi.

“Puisi bahasa Bali yang kami pilih adalah puisi modern. Maka seharusnya dibawakan sebagaimana puisi modern, bukan secara baku dan kaku. Mau sehafal apa pun, tetap harus dibaca dan membawa naskah,” tegas Hasbi.

Menariknya, banyak peserta mengaku baru pertama kali membawakan dua puisi sekaligus dalam satu kompetisi. Hal ini menjadi indikator bahwa format tahun ini memberi pengalaman baru bagi sebagian besar peserta.

Sesi foto bersama para finalis, dewan juri, dan Kepala SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Setelah melalui diskusi dan akumulasi nilai, para pemenang akhirnya diumumkan. Juara 1 diraih oleh Ni Putu Vidya Radhani dari SMPN 5 Denpasar. Juara 2 diraih Desak Ayu Kayla Anastasia dari SMPN 6 Denpasar. Juara 3 diraih Ni Luh Putu Rai Sukma Dewi dari SMP Dharma Wiweka Denpasar.

Untuk kategori Harapan, Harapan 1 diraih Putu Anuradha Devicallyst dari SMPN 1 Singaraja, Harapan 2 diraih Putu Anggy Myiesha Ayu dari SMPN 1 Singaraja, dan Harapan 3 diraih Putu Dena Tisya Kasih Sudira, juga dari SMPN 1 Singaraja.

Pada sesi evaluasi, ketiga dewan juri menyebut lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan penegasan bahwa api kepenyairan generasi muda Bali masih menyala. Harapan pun disampaikan agar ke depan format lomba semakin variatif ─ tidak hanya membaca, tetapi barangkali juga mencipta puisi.

Di penghujung acara, satu per satu peserta meninggalkan panggung. Mikrofon kembali senyap. Namun larik-larik yang telah diucapkan pagi itu seolah masih menggema di ruang rapat Gedung A lantai 2 Kesbam. Dari ruang itu, sastra kembali menemukan ruangnya ─ dari para remaja yang berani membacakan kata-kata dengan sepenuh rasa. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Budarsana

Tags: PendidikanPuisiseni baca puisiSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Berkaca Pada Prambanan

Next Post

Rush to Paradise: Tumbal Menuju “Surga”

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
0
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

Read moreDetails

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
0
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

Read moreDetails

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

Read moreDetails

“Aji Pemalik Sumpah” dari Sekaa Dramatari Arja Sudhamala di Pesta Kesenian Bali 2026: Pertama dan Total

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
“Aji Pemalik Sumpah” dari Sekaa Dramatari Arja Sudhamala di Pesta Kesenian Bali 2026: Pertama dan Total

SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang...

Read moreDetails

Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
0
Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026

Ini pergelaran tari Bali biasa, tetapi orang-orang yang hadir justru membludak. Maklum, pentas seni itu dibawakan oleh anak-anak dari Sekolah...

Read moreDetails

Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
0
Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya

GEMERLAP cahaya panggung di Gedung Ksirarnawa mempertegas para penari tampil dengan karakter dan busana yang berbeda. Beragam busana itu tentu...

Read moreDetails

Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan

by Nyoman Budarsana
June 19, 2026
0
Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan

Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Anturan, terdapat sebuah ritual peruwatan yang masih hidup dan diwariskan secara turun-temurun. Namanya Bebayuhan Sanan...

Read moreDetails

Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

by Nyoman Budarsana
June 18, 2026
0
Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

MUSIK tradisional Opera Beijing "Gong dan Drum Tradisional Hakka" membuat penonton terkesima dengan perpaduan luar biasa antara kekuatan ritme yang...

Read moreDetails

Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
0
Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026:  Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

INI adalah pertunjukan seni panggung. Namun, stage proscenium itu dimeriahkan dengan foto-foto indah dan bersejarah. Bidikan aktivitas budaya, bangunan bersejarah...

Read moreDetails

Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

by Ingga Adelia
June 15, 2026
0
Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

DALAM suasana yang akrab, pandangan orang-orang masih tertuju ke depan, tepatnya pada dua remaja yang berupaya menjaga suasana hati audiens...

Read moreDetails
Next Post
Rush to Paradise: Tumbal Menuju “Surga”

Rush to Paradise: Tumbal Menuju “Surga”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co