Buku Puisi “Laila Kau Biarkan Aku Majnun” Karya Kambali Zutas di Bentara Budaya Bali
Rabu, 3 April 2019, pukul 18.30 WITA Program Pustaka Bentara kali ini akan membincangkan buku antologi puisi berjudul “Laila Kau ...
Read moreDetailsRabu, 3 April 2019, pukul 18.30 WITA Program Pustaka Bentara kali ini akan membincangkan buku antologi puisi berjudul “Laila Kau ...
Read moreDetailsSebuah teks (puisi) adalah sebuah piknik seperti apa yang dikatakan Zvetan Todorov. Saya setuju. Demikian pula sebaliknya sebuah piknik, bisa ...
Read moreDetailsREINKARNASI API . Desember tua di atas selat Sunda Langit kehilangan biru Kumulus menyaput . Bulan samar Elang laut bergegas ...
Read moreDetailsMenjelang siang, gelombang udara mulai panas, menyergap ruang kelas. Ratusan siswa, yang mewakili sekolah tingkat SMP se-Kabupaten Gianyar, masih nampak ...
Read moreDetailsPERMISI PADA PUISI Pada hari kau pergi Sebuah sungai meluap naik Menempuh muara kebun kamarku Anggur impian berguguran Buah rindu ...
Read moreDetails“Puisi adalah rumah tempat saya menemui ibu. Karena di dalam rumah itu saya bangun segenap rasa, maka bergetarlah saya menuliskannya. ...
Read moreDetails. ELEGI KOPER TUA Mungkin inilah saat mengemasi hati masing-masing. Memasukkannya dalam koper lusuh yang lapar. Hanya bisa mengunyah sepi ...
Read moreDetailsKOLEKSI JUDUL SAMPAI saat ini, sampai saat menulis esai ini, saya masih membuat cerita pendek atau cerita panjang yang dimulai ...
Read moreDetailsPEREMPUAN PERAMU PUISI Andai masa silam tak membagikan luka dan membuat purnama terasa ringkih dan lengang di mataku. Mungkin hari ...
Read moreDetailsLUH Dados anak luh. Wantah nenten aluh. Saking bobotan, embas, kayatnain, kaupakarain, yadiastu nanin prabea ngunuh-ngunuh Risampune anom.Uning masesenengan. Tan ...
Read moreDetailsReuni puisi Sanggar Cipta Budaya SMPN 1 Denpasar yang bersamaan dengan peluncuran buku kumpulan puisi “Peladang Kata”, berlangsung hangat sehangat-hangatnya, ...
Read moreDetailsSUBUH DI JAKARTA Adzan pagi ini membangunkanku Suaranya masuki keheningan hati Orang-orang terbangun dari tidur Berangkat mencari penghidupan Syahadat menggema ...
Read moreDetails______________________________________ BUAH TANGAN DARI KLUNGKUNG ______________________________________ Kau bawakan aku Buah tangan dari ibu Cuaca gerimis dan roti selai nanas Rasanya ...
Read moreDetailsHAWA DINGIN YANG MENGINTAI Menjauhlah dari pintu, dalam ruang sempit ini tak ada penawar andai engkau memaksa masuk dan melindap ...
Read moreDetailsSEBENARNYA sudah menjadi rahasia umum bahwa penyair itu adalah satu jenis manusia kere dari sekian jenis manusia yang kere. Sejarahnya ...
Read moreDetailsPOETRY slam kali ini diadakan di rumah Komunitas Mahima, Singaraja, Sabtu 29 September 2018. Saya tak sengaja ikut dalam kegiatan ...
Read moreDetailsJudul : Bibir Yang Terikat Penulis : Ferry Fansuri Penerbit : AE Publishing Cetakan 1 : Agustus 2017 ISBN ...
Read moreDetailsSANUR Apa yang kukenang darimu Ayah mengajakku ke sini sewaktu kecil dulu, libur sekolah ke luar kota Ayahku sopir taksi ...
Read moreDetailsKEPALA sudah rebah lelah di atas bantal sementara guling telah dalam dekapan saat tiba-tiba teringat harus mengabadikan pengalaman hari ini ...
Read moreDetailsPERTAMA-TAMA, sebelum saya membahas buku kumpulan puisi ini, saya ingin menceritakan bagaimana pertemuan saya dengan Pak Angga (selanjutnya saya sebut ...
Read moreDetails. AKU MEMUNGUT BENDERA DAN AIR MATA SEEKOR ELANG Pagi ini aku memungut airmata seekor elang Kukira kesedihan Sebab luka ...
Read moreDetailsPENYAIR Angga Wijaya meluncurkan buku kumpulan puisi pertamanya yang berjudul Catatan Pulang di Rumah Berdaya, Denpasar, Sabtu, 19 Januari ...
Read moreDetailsMENULIS bagi saya sebuah terapi dan katarsis, terlebih setelah divonis mengidap skizofrenia pada usia dua puluh lima tahun yang ...
Read moreDetails. PEREMPUAN DALAM PUISI Dia seorang puisi dan aku mencintainya dengan cemas (siapa) pertanyaan-pertanyaan bagai hujan pada, sepotong kisah pada, ...
Read moreDetails. DIA DATANG SEHABIS HUJAN Di pintu ia menampakkan diri Malaikat maut menjemput ajal Kulihat ayah tersengal, nafasnya putus-putus. Ibu ...
Read moreDetails. GIRI TOHLANGKIR Gelisah hari ini, gemuruh lumpur abu menyeret kaki sepasang ayam hutan terhempas ke ceruk Tukad Yeh Unda ...
Read moreDetails. TANPA KOPI HIDUPMU GETAS Aku duduk di pinggir kolam ikan bakar Di kuali berenang-renang tulang hewan Di alun-alun orang ...
Read moreDetails. KE BARAT DARI LOVINA 1. Sulur-sulur anggur menggoda kami di jalan lurus Matahari memerah. Di antara tiang-tiang kayu junjungan, ...
Read moreDetailsKOMUNITAS Cemara Angin, meski sempat meredup, namun ternyata tidak mati. Mahasiswa yang berada dalam kumpulan ini sedikit demi sedikit ...
Read moreDetails. UAP KOPI Kita selalu merindukan puisi-puisi yang terbang bersama uap kopi diam-diam menyelinap manja dalam hangatnya meresapi wanginya untuk ...
Read moreDetailsBEBERAPA waktu lalu saya sengaja mampir ke sebuah toko buku di Malang yang pernah menjadi tempat favorit saya semasa mahasiswa....
Read moreDetailsMENERJEMAHKAN tema Pesta Kesenian Bali (PKB) ke dalam seni pertunjukan kerap menjadi tantangan bagi para seniman. Pertama, tema-tema PKB dirumuskan...
Read moreDetailsSEBUAH pertanyaan tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik kalimat pendek, “What’s for Dinner?” atau “Mau makan malam apa?”,...
Read moreDetails

DALAM suasana yang akrab, pandangan orang-orang masih tertuju ke depan, tepatnya pada dua remaja yang berupaya menjaga suasana hati audiens...
ANAK-anak ini tampak tenang dan santai. Mereka duduk manis di atas karpet di teras Museum Taman Budaya, Art Center Provinsi...
PEMENTASAN Peed Aya serangkaian dengan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) selalu ada yang baru, dan pastinya menarik. Arak-arakan barisan yang...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co