13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Arnata Pakangraras # Reinkarnasi Api

Arnata Pakangraras by Arnata Pakangraras
March 30, 2019
in Puisi
Puisi-puisi Arnata Pakangraras # Reinkarnasi Api

Karya rupa Nyoman Erawan (croping)

REINKARNASI API

.

Desember tua di atas selat Sunda

Langit kehilangan biru

Kumulus menyaput

.

Bulan samar

Elang laut bergegas ke pulau asing

Tanpa sebuah rencana

.

Sebab abu menjadi hujan

Sebab belerang sangit menuba laut

.

Dari kepundan muda

Mekar kembang api

Tangkainya menancap jantung atau limpa atau hati

Maka lusa kau dapati kulit ari punggungmu, Krakatau

Lepuh

Gosong

Seperti luka kami

.

Jala kusut

Perahu sungsang

Pesisir Banten amuk tsunami

Menumpah amis kakap merah

Kembung banjar, selar batang, kerapu, cumi, kerang hijau

.

Sekumpulan belia, hempas !

Ayah, ibu dan segenap kenangan angin garam

.

Di Tanjung Lesung sepasang kekasih

Dijemput takdir yang tak pernah berkabar

: Ratusan jejak kaki di pasir melela

Tak menemukan pemiliknya lagi

.

O, Krakatau

Tubuh purbamu mungkin punah

Tapi yang meleleh dari dadamu adalah susu

Tapi yang mengalir dari garbamu adalah darah

Menemukan pembuluh nadi pada legam tubuh anakmu

Anak kandungmu.

.

Desember 2018

.

MENONTON OGOH-OGOH

.

Sekawanan tawon riuh

Seorang pejalan kaki tersengat di leher dan daun telinga

Sasih Kesanga

Langit sandikala serupa tanah ladang warna buram

Bulan bersembunyi di balik awan

Anak-anak bersembunyi di ketiak ibu

.

Raksasalah engkau

Lahir dari bercak darah

Lukisan purba dinding gua

.

Bhutalah engkau

Kegelapan sempurna

Peretas lorong waktu

.

Manusialah engkau

Pemanggul karma paling setia

Pelupa yang bangga

.

Pada riwayat temurun

Dadamu kawah gunung

Matamu api

Gigimu bilah taji

Pikiranmu busur

Lidahmu anak panah

.

Ini upacara pengepungan !

Segera tabuhkan beleganjur

Pukul kendang kulit sapi

Agar ceng-ceng menimpali

Catus Pata mungkin lima belas depa lagi

Catur Muka berkulit lumut, menunggu

Tetaplah bersorak, menarilah api

Murwa daksina menapak tilas jejak tua

Berputar, berputar, berputar

.

Obor bambu mengerjap

Beleganjur senyap

Beringas lenyap

Peluh lesap

Sekejap

.

Oi, ogoh-ogoh

Di tepi sepi tubuh imajimu lumat

Menjadi abu menjadi tanah

Sedang ruhmu tak pernah pralina

Meski kubakar berkali-kali

.

Bila ngembak geni tiba, pulanglah

Pintu jendela kembali terbuka

Tubuhku adalah rumah abadimu.

.

Maret 2019

.

MEMBANGUN SEBUAH RUMAH

.

1/

Sesungguhnya doa yang menikahkan kita

Rindu hanya mempertemukan

.

Di bale dangin ini kembang dan dupa

Adalah biang wangi selain tubuhmu

.

Bila kau Ratih aku pasti Kamajaya

Dua yang satu terikat tak bertali

.

2/

Pernah kubayangkan sebuah rumah

Tumbuh sendiri

Seperti kecambah menembus sunyi tanah

Mengintip wajah matahari

Tapi rumah tak tumbuh sendiri

Ia dibangun dengan rencana dan ukuran-ukuran

.

Kubangun rumah agar terlindung dari kabar angin

Kejahilan bhuta kala, teluh desti

Serta binatang buas yang tak pernah punah

Dalam pikiran

.

Pintu utama menghadap timur

Hangatlah sawo matang kulitmu

Hangatlah nyala tungku, ritual dini hari

Seperti ibu dari ibu melakukan

.

3/

Sebuah lemari di sudut kamar

Menyimpan sedikit perhiasan dan pakaian

Warna-warni kebaya

Tiga lembar kain songket kesukaanmu

Meski kadang ada kusut, simpanlah

Tutup rapat pintu lemari

Satu anak kunci ditanganmu

Satu anak kunci ditanganku

.

4/

Kelak, mungkin, kita berbeda pendapat

Memberi nama anak-anak, misalnya

Atau memilih gaya lukisan 

Pajangan ruang tengah

.

Ada bangku bambu di tepi sawah

Mari duduk dan bicara

Asap singkong rebus dan aroma teh tubruk

Saling menghisap

Bila beruntung, sekawanan bangau putih

Melintas di matamu, pulang

Bersama sandikala yang rebah

.

O, istriku

Ketika jenjang lehermu wangi cendana

Darahku mengalir melebihi cair

Peluhku basah melebihi kuyup

Menjelmalah sepasang Oleg Tamulilingan

Lincah menari di bawah kilau lampu

Lupa dimatikan

.

Maret 2019

.

BERITA-BERITA BASI

.

Peluh para pemecah beton

Nanah koruptor muda

Mengambang di permukaan banjir

Ruas-ruas jalan ibu kota

.

Jauh di hulu

Air tergusur dari kaki-kaki pohon

Hutan yang tak lagi keramat

.

Kali kumal bertubuh ceking

Selalu mual disumpal plastik

.

Seekor ikan gabus pucat tertancap duri kawat

Sisa pembatas demokrasi

.

Seorang pengamen terkenang ibu mati

Dihantam moncong kereta pagi

Hei, lampu merah menyala lagi

Mari bernyanyi Despacito

: Sebungkus nasi harus dibeli

Sebelum pekat perut langit

.

Seorang gadis terkunci di lantai sebelas apartemen

Kamar kedap suara

Telepon genggam dimatikan

.

Sepasang suami istri berpisah di simpang jalan

Sisa pertengkaran tercecer di bahu trotoar

.

Sekawanan lalat hijau berkabar tentang riwayat bangkai

Di taman kota

Kaki dan kepala belum ditemukan

Duh, udara tuba menyusup pintu-pintu

.

2017

Tags: Puisi
Share61TweetSendShareSend
Previous Post

Mahasiswa Jawa Masuk Undiksha: Awalnya Cemas Kalah Saing, Akhirnya Senang Banyak Pengalaman

Next Post

Paradoks Politik dan Etnisitas dalam Novel Plitik Karya Nanoq da Kansas

Arnata Pakangraras

Arnata Pakangraras

Lahir di Gianyar 24 Februari 1967. Saat SMA puisi-puisinya tersebar di halaman apresiasi sekaligus ikut “kompetisi puisi” yang disuh Umbu Landu Paranggi di Bali Post Minggu. Kini tinggal di Jakarta

Related Posts

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

by Chusmeru
June 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
0
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

Read moreDetails

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

by IRZI
June 13, 2026
0
Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

by Selendang Sulaiman
June 7, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

sore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

by Angga Wijaya
June 6, 2026
0
Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

DOA UNTUK TETANGGA Di beranda kos, aku kerap duduk sendiri. Dalam hatimengucap doa. Aku berdoa, semoga semua tetanggadiberi rezeki yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ama Gaspar

by Ama Gaspar
June 5, 2026
0
Puisi-puisi Ama Gaspar

Sajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...

Read moreDetails
Next Post
Paradoks Politik dan Etnisitas dalam Novel Plitik Karya Nanoq da Kansas

Paradoks Politik dan Etnisitas dalam Novel Plitik Karya Nanoq da Kansas

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co