2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mahasiswa Jawa Masuk Undiksha: Awalnya Cemas Kalah Saing, Akhirnya Senang Banyak Pengalaman

Azizun Hakim by Azizun Hakim
March 29, 2019
in Esai
Mahasiswa Jawa Masuk Undiksha: Awalnya Cemas Kalah Saing, Akhirnya Senang Banyak Pengalaman

Foto Mursal Buyung

Dulu saya sempat syok dan kaget mendengar kata “kuliah”.  Apa itu kuliah? Jika ditanya, saya bingung dan harus menjawab apa waktu itu.

Hmmmm kuliah, mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalangan milenial ini, telinga saya mungkin kalo bisa menghitung, berpuluh-puluh sudah terlalu banyak mendengar para lambe-lambe turah terus bertanya tentang apa itu kuliah?

Dan saya pun juga terheran-heran atau dalam bahasa milenialnya terherman-herman mendengar sebuah pertanyaan itu. Menurut pengertian saya pribadi kuliah adalah jenjang tertinggi di dunia pendidikan dan katanya, jika dapat menyelesaikan kuliah, mereka bisa dikatakan orang yang berderajat lebih tinggi (ucapan orang yang gila pencitraan).

Tujuan kuliah tidak lain dan tidak bukan adalah memperluas wawasan pengetahuan selain itu kuliah adalah satu bentuk niat seseorang manusia untuk memperbaiki kehidupan didunia, bukankah begitu ?

Dalam perkuliahan itu juga ada pemilihan jurusan sesuai yang diminati dan dilakukan dengan berbagai pertimbangan bahkan ada juga yang sampai bingung untuk memilih jurusan itu sendiri, berfikir berulang kali dan bahkan ada juga yang bingung untuk memilih jurusan kuliah, sampai-sampai diapun melakukan sholat istikhoro, sholat tahajud, berdo’a di sepertiga malam demi untuk bisa masuk ke perguruan tinggi yang selama ini diidamkan atau diimpikan.

***

Bercerita sedikit ah tentang masa laluku yang dulu agak-agak manis campur pahit:

Dulu, aku sempat mendaftar SNMPTN atau “seleksi nasional masuk perguruan tinggi negri”. Dulunya, u pas sebelum pendaftaran seleksi itu, aku sempat resah dikarnakan yang konon katanya nilaiku sangatlah jeblok.

Tapi ternyata eh ternyata alhasil aku adalah orang yang belum beruntung atau coba lagi dan ternyata aku di tolak mentah-mentah, wah memang belom beruntung yah namanya juga belom rizki ya mau gimanah lagi.

Walaupun aku sudah ditolak dalam SNMPTN akupun gak berputus asa begitu saja, aku tetep semangat belajar dan terus belajar serta berdo’a setiap hari, untuk persiapan mengikuti tes selanjutnya yaitu SBMPTN. Di sini aku mendaftar 3 jurusan yang tentunya berbeda-beda, dan tentunya PTN-nya juga berbeda.

Pilihan pertamaku adalah di UNEJ untuk  (1) Jurusan pendidikan luar sekolah dan (2) Jurusan ilmu kesejahteraan sosial dan yang ketiga di UNDIKSHA untukj pilihan ketiga, yakni memilih jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Dulunya aku pun sekian lama menunggu, tentunya menunggu sebuah kepastian loh ya untuk pengumuman SBMPTN, bukan menunggu sebuah penantian yang tanpa kepastian, akupun dulunya sangat-sangat berharap bisa masuk ke UNEJ jurusan pendidikan luar sekolah, tetapi Tuhan berkehendak lain. Aku bisa apa lagi, kalau tuhan sudah berkehendak lain, aku hanya bisa mensyukurinya saja.

Ah, mungkin ini sudah jalan yang terbaik diberikan oleh Tuhan kepadaku. Alhasil detik-detik H-1 jam sebelum pengumuman SBMPTN berlangsung aku sudah stand by di depan komputer, hatiku serasa sudah dag dig dug au au kayak menyatakan sebuah perasaan cinta kepada seseorang wanita yang cantik kayak bidadari; ketrima atau tidak ya hehe, udah gak sabar untuk melihat hasil akhir pengumuman SBMPTN.

Ternyata eh ternyata pas aku cek perlahan dan perlahan karna jaringan wifinya lemot, aku pun tetap sabar, berselang 5 menit kemudian aku lihat ke komputer dengan melihat tulisan “SELAMAT ANDA DI NYATAKAN LULUS SBMPTN 2017” ternyata eh ternyata aku ketrima di UNDIKSHA jurusan PPKn pilihan ketiga.

Yah mau gimanah lagi kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, karna Tuhan sudah berkehendak lain, lagi pula juga gak baik loh kalau tidak mensyukuri nikmat tuhan yang telah di berikan kepadaku aku sangat-sangat bersyukur.

***

Saya sangat bersyukur bisa kuliah di UNDIKSHA jurusan pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan ini adalah sebuah kebanggaan yang sangat luar biasa, karna kedepannya semoga saya bisa memecah rekor keluarga yang mencetak sarjana no 1 di keluarga tercintaku hehe semoga aja aamiin.

Kuliah di mana saja itu sejatinya sama, tinggal kita serius dalam menjalaninya atau tidak, walaupun kita kuliah di universitas ternama se Indonesia raya, tapi kalau kamu kuliahnya gak serius ya percuma donk hehe, prinsip saya kuliah dimana saja sejatinya sama walaupun universitas itu terkenal atau tidak terkenal.

Lebih baik kuliah di universitas yang kecil tetapi bisa berprestasi dari pada kuliah di universitas yang besar dan terkenal tapi gak bisa berprestasi kan percum tak berguna katanya.

Tapi dulu saya sempat minder sama teman-teman saya yang kuliah di Jawa, saya itu takut dan cemas kalah saing dalam sisi pendidikan dan pemikiran, dialektika, pergaulan dan lain-lain lah pokoknya banyak. Pokoknya saya itu takut pakek banget dulu itu, karna hanya saya sendiri yang kuliah di luar pulau.

Tetapi kemudian malah kebalikan hal yang dulu berada di dalam benak fikiran saya itu adalah salah besar. Justru saya kuliah di luar pulau inilah saya bersyukur bisa mendapatkan banyak pengalaman, Juga serta teman-teman baru dari berbagai kalangan yang kulit hitam maupun putih dari yang rambutnya kriting sampai yang rambutnya lurus hehe. Dari berbagai suku ras dan budaya mulai dari sabang sampai merauke pun ada di UNDIKSHA kampus tercintaku ini.

Pesan saya, jangan bertanya apa yang sudah universitas berikan kepadamu, tapi tanyakan pada dirimu sendiri apa yang sudah kamu berikan kepada universitasmu. [T]

Tags: balijawakuliahmahasiswaPendidikanUndiksha
Share59TweetSendShareSend
Previous Post

Berbincang Tentang Buku dengan Okky Madasari: “Yang Penting Kamu Baca”

Next Post

Puisi-puisi Arnata Pakangraras # Reinkarnasi Api

Azizun Hakim

Azizun Hakim

Lahir di amongan 5 juni 1999. Sedang kuliah di Undiksha Singaraja jurusan PPKN

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Arnata Pakangraras # Reinkarnasi Api

Puisi-puisi Arnata Pakangraras # Reinkarnasi Api

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co