DI BAWAH POHON HUJAN pada merah kursi besikau kenang wajah silamsetelah meneguk kopi hitam“di sini rumah puisi,”katamu kau tiup panas...
Read moreDetailsAku sedang bermain Crash Bandicoot di PS ketika Ibu mengatakan: Bapak kena bom. Ibu pernah bilang kita tidak boleh menangis...
Read moreDetailsSudah setengah jam hujan. Got sempit di kiri kanan jalan Dewi Sri sedikit lagi meluap. Genangan mulai terlihat di beberapa...
Read moreDetailsPURNAMA KAPAT Lembut cahaya bulanPurnama kartikaDari angkasaMenembus kepulan putihAsap pasepanDibelah irama bayangangenerasi peniti sucikaluhuran Memandang barisanSang rahayuBerserah diri,hati dan ragamenerima...
Read moreDetailsSaat menikmati segelas susu kental manis coklat di teras, ketika hujan dengan riangnya bergurau bersama tanah, aku teringat padamu. Kulitmu...
Read moreDetailsJIKA AKU menapak langkahdi geliat keringatentahlah mengucuratau sisakan lembabmenguap di udara, jangan sia sia aku manusia berkalang tanahtiada takut berganti...
Read moreDetailsGede Tandung melangkah dengan sangat hati-hati. Tubuhnya bergerak, menerabas rerimbunan padang gajah. Jalannya sedikit sempoyongan. Ia baru saja selesai pesta...
Read moreDetailsLelaki tua itu menyisiri rambut istrinya. Uban yang tumbuh subur menjadi salah satu bukti ketuaan. “Sayang, cinta kita ternyata sampai...
Read moreDetailsAIR DANAU GUNUNG Aku berjalan ke hulu, naik ke danau gunungDi sana hidup mulai, hidup dirawat, budaya terbentukOrang-orang menari, di...
Read moreDetailsSuara kesakitan terdengar sayup-sayup dari pinggir kota yang masih basah karena hujan. Itu suara Satya. Lengan kanannya dipenuhi luka. Darah...
Read moreDetailsMEMBACA SENJA Senja menggiring matahari ke baratadakah rindumu melesatmelewati batas samudra?mengekor timur tak sampai terjangkaudi atas gelombang membuncahmengayun sepanjang harikapan...
Read moreDetailsSAJAK TANAH IBU ibukutanah di sepanjang pesisir balitanah yang memeramperih luka sayat sembiludi detak jantungkumuara sengketayang tak berakhir dps, maret...
Read moreDetailsAngin aroma jerami kering berhembus dari selatan. Seekor capung merah terbang rendah, hinggap di dahan ciplukan. Bayang-bayang daun menaunginya dari...
Read moreDetails“I have always imagined that Paradise will be a kind of library.” — Jorge Luis Borges Hanya debu-debu yang dalam...
Read moreDetailsMENARA CINTA di pantaimu laut Lovinaakan kubangun menara cintasenantiasa menggemakan suarabercerita tanpa jedapercintaan abadi perindu dan pencintaperairan raya jangan dera...
Read moreDetailsNYANYIAN SEPASANG MATA percakapan kitaadalah panggung baginyanyian sepasang matabertunas di ujung kepalayang kelak tumbuh pada dua jiwamendamba masa depanyang resah...
Read moreDetailsMalam turun menggigil ketika Gancang menggamit lengan Sukantun ke luar gubuk, berdiri di tengah sawah yang baru sepekan ditanami padi....
Read moreDetailsDalam sebuah perang yang penuh raguPersahabatan kadang muncul tak terdugadan abadi… SELAIN mewariskan puisi pendek tentang perang dan persahabatan, Kakek...
Read moreDetailsHIDUP DI RAHIM BUMI kerap kalinaluri basi dari sepercik khayalanmenyergah siapa saja menjadi latahuntuk bergaya laiknya sang kaya raya di...
Read moreDetailsPercayakah kau bahwa manusia tak pernah merasa puas. Selalu ingin lebih. Selalu tak merasa lengkap dengan apa yang dimiliki. Meskipun...
Read moreDetailsRUMAH REBAH SI TUBUH ALAH terimakasih orang-orang baik di bumi, yang melempar buah bajik ke petala, berharap disambut Ta'ala, lalu...
Read moreDetailsTemanku, Nengah Sukerta, sangat menyukai keris. "Memiliki keris, lebih berharga dari mempunyai uang, membuat tidurku nyenyak!" Begitu kata Nengah Sukerta...
Read moreDetailsLENYAP Tiga windu telah berlaluAku nikmati wajah dalam bayangPada siapa aku mengaduKala rindu memenuhi sumsum tulangSerupa dasar laut dipenuhi karangSeperti...
Read moreDetailsDeru motor mengacaukan pikiranku. Kuas yang tadinya ingin kuusapkan pada sketsa berbentuk bunga, malah menyapu zona langit. Aku berdecak. Kesal...
Read moreDetailsKITA ADALAH PENDATANG ASING Masih saja kita tergeriap waktu. Membaca tugas-tugas yang lewat. Menggelontorkan kesah pada sepatu usang. Sebentar lagi...
Read moreDetails“Gugurkan saja!” Suara berat Danu memecah keheningan kala senja itu. Langit belum sepenuhnya menghitam. Guratan-guratan cakrawala yang kemerahan masih menghias...
Read moreDetailsLembaran Lebaran 1.0Perjalanan bak berhentitentang angkatentang usiatentang pahalatentang dosatentang nerakatentang surgatentang kesabaran,dan tentang keikhlasan langkah hidupdemi masa atas nama hamba...
Read moreDetailsLemukih masih berselimut mendung. Gerimis terasa begitu dingin dalam hembusan angin. Darah terasa seperti getah, bergerak lambat mengikuti rima detak...
Read moreDetailsNUR ILLAHI aku tak mungkin bisa menulis nama Allah dengan benarsebab kau tahu aku datang dari kegelapanseperti jelaga dari pijar...
Read moreDetailsAYAM TERTAWA Kudengar ayam berkokok, suaranya miriporang tertawa. Menertawai kemalanganyang kian hari dianggap lucu dan biasa. Bumi bergetar, terjadi gempa...
Read moreDetailsANTARA Bung Karnodan Chairil Anwar adalah Bung Sjahrir. Chairil Anwar sebagai pengarang berhasil mengintip dan menguntit Bung Sjahrir untuk mengorek...
Read moreDetailsNiels Bohr dan Kerendahan Hati di Hadapan Misteri DALAM sejarah sains modern, nama Niels Bohr sering dikaitkan dengan lahirnya mekanika...
Read moreDetailsDi tengah gempuran media sosial, kembali kepada buku kertas adalah penting untuk dipikirkan ulang. Apakah pengetahuan-pengetahuan di media sosial itu...
Read moreDetails

DI Desa Adat Pecatu, hujan tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa alam. Ia adalah harapan, doa, sekaligus sumber kehidupan yang dinantikan...
Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...
ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co