Puisi-puisi Ahmad Fatoni | Sun Rise di Bromo
Sun Rise di Bromo Sinar mentari menjemput gigil pagiUntuk para pengepul hari-hariNun jauh di sana, tarian Bromo menguar harmoni Rinai ...
Read moreDetailsSun Rise di Bromo Sinar mentari menjemput gigil pagiUntuk para pengepul hari-hariNun jauh di sana, tarian Bromo menguar harmoni Rinai ...
Read moreDetailsPOLA dan bentuk gending ketawang puspawarna bernuansa klasik, menjadi pemantik puisi-puisi Mas Hartanto yang bertajuk Ketawang. Namun demikian puisi-puisi berjumlah ...
Read moreDetailsOh rascal children of Gaza // You who constantly disturbed me with your screams under my window // you who ...
Read moreDetailsLelaki di Gunung Batur ia duduk di samping gerobak kopi robustakopinya ditanam ayahnya sendiridi lereng yang sekarang menjadi tempat selfiedulu ...
Read moreDetailsPANGGUNG Rabu Puisi Komunitas Mahima terus bergulir, dari tema cinta pada edisi lalu hingga kini soal rindu. Dan, ini, salah ...
Read moreDetailsSurat dari Dalam Lemari (untuk UA) Aku menyelipkan rindukudi antara lipatan bajumu yang belum sempat disetrika.Kaus putih yang kau pakai ...
Read moreDetailsBleki, Sang Penjaga Alam Kami sebut dia kucing hitam,Mata yang membelah malam sunyi,Jendela menuju alam yang tak terjangkau,Cenayang, perantara dunia ...
Read moreDetailsNamaku Ayu Laksmi. Ayu artinya rahayu, damai, laksmi artinya kekuatan. Aku bekerja dalam dua kata itu, sebagai bahan membuat kekuatan ...
Read moreDetailsRIWAYAT Setiap kisah selalu mengundang dikenangpun riwayat ini seperti biografi tubuhmelayang-layang di ombak-ombak riuhsambil meneriakkan nama-nama. masa lalu kelak menjadi ...
Read moreDetailsDi bangku paling belakangAku duduk maluMenatap bayanganDari sela jendela waktuSenyummu, getar pertama dalam sunyi ITU puisi yang dibaca Rara, mahasiswa ...
Read moreDetailsRADIO TIDAK KUMATIKAN Kudengar radio, setiap hari.Di kamar yang sepi, bersamabuku-buku dan kucing kawin.Suara tenggelamkan omongan tetangga(mereka suka bergunjing--aku tak ...
Read moreDetailsMerdeka Sunyi (untuk semua yang perlahan gugur dari luka)aku pernah jadi tamanyang menumbuhkan kabutmudari benih ragu yang kau bisikkan di ...
Read moreDetailsStasiun seberapa sering engkau menangisdi stasiun, di bangku ruang tunggu engkau hendak pergike kota jauh? meninggalkan orang terkasihpenyair fakir yang ...
Read moreDetailsSELAMA ini, kita mengenal Pablo Picasso sebagai pelukis dan pematung. Sepertinya, tidak banyak yang tahu kalau dia juga menulis puisi. ...
Read moreDetailsAdiós Yang diterima laut tadi sore;Seseorang memandangi kapal berlayar. Dan,Perempuan di salah satu kapal itu melambaikantangan ke pria di dermaga. ...
Read moreDetailsTIDAK ada yang benar-benar selesai dari sebuah suapan terakhir. Kadang, bukan rasa yang tinggal—tapi seseorang. Malam itu, 14 Mei 2025, ...
Read moreDetailsSelasar Sebelum Selasa Kau kepala, menuju UtaraAku ekor yang setia Sehelai rambutmu,putihMemori lama dari lebat pikiranku,terpilih Lalu, dinding kacaPantulanmu sengaja ...
Read moreDetailsNaungan Kecil Hiduplah aku pada batas-batasTerkadang pada ruang yang jemuTerkadang pada cinta semuTerkadang pula tersesat pada dahaga yang utuh Tubuhku ...
Read moreDetailsSEPERTI biasa, Heri Windi Anggara, pemusik yang selama ini tekun mengembangkan seni musikalisasi puisi atau musik puisi, tak pernah ragu ...
Read moreDetailsPADA suatu sore yang muram saya berbincang sambil minum teh dengan Joko Pinurbo di teras rumahnya. Entah bagaimana tiba-tiba dia ...
Read moreDetailsSYAHDAN dua puluh satu tahun silam, pada tahun 2004, Dewan Kesenian Jakarta membuat acara bertajuk “Cakrawala Sastra Indonesia”. Selain pentas ...
Read moreDetailsLEGENDA HARIMAU JAWA aum harimau jawahanya tinggal gema di dinding-dinding guamerobek kesunyian belantara sampai ke riuh kotatinggal gema memantul-mantul di ...
Read moreDetailsPEMANDANGAN DI TERAS RUMAH TANGGA jiwa pernah kudengarsudah kau memeluk tubuhmu?kudengar orang mendengkursaat kau mengusap keringatmu24 jam buat berkelanadan lampu ...
Read moreDetailsDALAM salah satu pengantar buku puisinya, penyair M. Aan Mansyur menulis begini: "Percakapan adalah salah satu perihal paling manusiawi, dan ...
Read moreDetailsCerita Seorang Penjual Endek namaku putu penjual endekendek bali terajut nuranibermotif wayang kamasanada kisah arjuna mencari cinta namaku putu penjual ...
Read moreDetailsMengenang Kekasih Jika pagi ini kembalihanya wangimu yang aku ingat.Kau, perempuan beraroma laut.Semerbak gelombang tak pernah surut.Aku memberinya nama, kenangan. ...
Read moreDetailsPADA pukul 21.47, Rabu 16 April 2025, pengumuman juara LCP (Lomba Cipta Puisi) Piala Kebangsaan bertema Pagar Laut diumumkan. Dalam ...
Read moreDetailsMENANDAI pembukaan pameran “Metastomata : Metamorphosis Manifesto Galang Kangin” di Neka Art Museum, 18 April 2025 yang dibuka oleh anggota ...
Read moreDetailsDi balik keras dan kokohnya tembok pingitan, sebuah semangat terus membara. Raden Ajeng Kartini, seorang perempuan pelopor emansipasi perempuan Indonesia, ...
Read moreDetailsSayang Saja Sayangnya karena belum punya kertas halus ijazah,Pernah kita tutup mata bersama—kita berangan,Katanya ingin, katanya hendak, katanya sesudah,Coba bayangkan ...
Read moreDetailsBEBERAPA waktu lalu saya sengaja mampir ke sebuah toko buku di Malang yang pernah menjadi tempat favorit saya semasa mahasiswa....
Read moreDetailsMENERJEMAHKAN tema Pesta Kesenian Bali (PKB) ke dalam seni pertunjukan kerap menjadi tantangan bagi para seniman. Pertama, tema-tema PKB dirumuskan...
Read moreDetailsSEBUAH pertanyaan tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik kalimat pendek, “What’s for Dinner?” atau “Mau makan malam apa?”,...
Read moreDetails

INI adalah pertunjukan seni panggung. Namun, stage proscenium itu dimeriahkan dengan foto-foto indah dan bersejarah. Bidikan aktivitas budaya, bangunan bersejarah...
DALAM suasana yang akrab, pandangan orang-orang masih tertuju ke depan, tepatnya pada dua remaja yang berupaya menjaga suasana hati audiens...
ANAK-anak ini tampak tenang dan santai. Mereka duduk manis di atas karpet di teras Museum Taman Budaya, Art Center Provinsi...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co