2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kelompok Petani Muda “Boom Sakalaka”, Menjadikan Lele Sebagai Tuan Rumah di Bali

Tobing Crysnanjaya by Tobing Crysnanjaya
August 14, 2021
in Khas
Kelompok Petani Muda “Boom Sakalaka”,  Menjadikan Lele Sebagai Tuan Rumah di Bali

Ngurah Arya Mandala di antara kolam lele di Panji, Buleleng

Ada ratusan pedagang pecel lele di tepi jalan di Bali. Di manakah peternakannya? Kata si penjual pecel lele, dulu banyak lele didatangkan dari Jawa. Tapi kini di Bali banyak terdapat sentra peternakan lele. Bahkan banyak dibudidayakan oleh anak-anak muda.

Di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng ada kelompok peternak lele, namanya Boom Sakalaka. Kelompok ini bukan bentukan pemerintah, bukan pula sekadar kelompok seremonial. Anak-anak muda ini serius, mandiri dan tentu saja punya cita-cita besar untuk menjadi lele sebagai tuan rumah di Bali, dan tak perlu diimpor lagi dari luar Bali. Bahkan suatu saat nanti tak perlu lagi keluar malam-malam hanya untuk beli lele goreng. Di rumah, lele siap sedia, tinggal goreng.

Eks Pekerja Kapal Pesiar

Salah satu inisiator kelompok Boom Sakalaka ini adalah teman SMA saya, yakni Ngurah Arya Mandala. Ia, bapak dua orang anak, berusia 33 tahun. Ia merupakan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sebelumnya bekerja sebagai bartender di salah satu perusahaan kapal besar yang bermarkas di Amerika Serikat.

Karena pandemi dia harus pulang sebelum kontraknya berakhir. Namun bekerja bertahun-tahun di luar negeri, telah menjadikan Ngurah sebagai pribadi yang tangguh dan penuh semangat. Bisa disebut, dia adalah satu satu dari ribuan PMI yang saat ini berjuang untuk mencari peluang untuk bisa bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi karena pandemi.

“Kondisi saat ini benar-benar terpuruk, kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berakhir. Saya harus putar otak agar bisa tetap bertahan dan menapkahi keluarga, ini realita yang harus dihadapi,” katanya.

Ide membuat kolam peternakan lele ini bermula ketika dia membuka literatur, bahwa lele memiliki kandungan vitamin yang tinggi dan bisa disandingkan dengan ikan salmon. Di luar negeri sendiri, Ngurah sering mengkonsumsi ikan salmon, hanya saja harganya di Indonesia sangat tinggi yaitu di kisaran Rp 250.000 sampai Rp 300.000.

Desa Panji memiliki hutan yang cukup terjaga, desa ini memiliki potensi sumber air yang sangat melimpah. Itulah yang juga mendasari keinginanya untuk memaksimalkan potensi yang ada, apalagi peternakan lele sangat cocok diterapkan di kolam-kolam yang memiliki sumber yang mengalir dan juga bersih.

Hanya saja untuk mewujdukan ide itu, dia tidak bisa melakukannya seorang diri. Dia menyampaikan ide ini kepada teman-teman yang ada di sekitar rumahnya dan mereka mulai bersepakat untuk membentuk sebuah kelompok peternakan ikan lele.

Tahun 2019 akhirnya terbentuk sebuah kelompok ternak yang bernama Boom Sakalaka. Kelompok ini beranggotakan 15 orang anak muda, dimana 3 orang di antaranya adalah eks crew kapal pesiar yang sementara waktu dirumahkan karena pandemi. Benar-benar luar biasa semangat mereka.

Gayung bersambut, gagasan dan keseriusan mereka ini tersiar ke seantero desa, dan akhirnya mereka mendapatkan kesempatan kerjasama dengan management Kolam Surya Mas yang beroperasi di Desa Panji. Oleh si pemilik kolam, Ngurah dan kawan-kawan diberikan kesempatan untuk mengelola satu kolam yang dulunya digunakan sebagai kolam pancing.

Oleh Ngurah, akhirnya sepakat untuk menyekat kolam tersebut menjadi enam bagian, masing-masing bagian kolam memiliki kapasitas 2.500 benih ikan lele. Kreativitas yang tiada henti, lele ini sudah bisa dipanen antara usia 2 sampai 3 bulan.

Pemasarannya Bagaimana?

“Dulu pernah kami jual hasil panen ke pengepul, tapi setelah dihitung-hitung, keuntungannya tidak seberapa, karena memang harganya begitu murah. Jadi, kami manfaatkan jaringan pertemanan dan sosial media untuk menjualnya, lumayan kami bisa menjualnya sekitar Rp. 25.000 per kilogram, dengan hasil panen sekitar 30 kilogram per minggu,” kata Ngurah.

Kalau dalam bentuk kemasan, kelompok ini menjual dengan harga Rp. 15.000 per setengah kilogram. Konsumen tinggal goreng saja, karena sudah diberikan bumbu dan bisa disimpan dalam waktu yang lama. Lele yang sudah bersih dan sudah dibumbu itu difacum, dan bisa disimpan di frezzer.

Jika malam-malam ingin hidangan lele goreng, tinggal buka kulkas, ambil lele langsung digoreng. Tak perlu keluar malam. Lele sudah siap sedia di rumah.

Penulis bersama Ngurah Arya Mandala.

Untuk pakan, Ngurah menyebut kalau pakan yang diberikan itu berasal dari pelet yang dia beli di pasar. Pakan yang diperlukan sebanyak 1,5 karung untuk 1.000 ikan lele sampai panen. Biaya produksi agak tinggi karena mereka masih ketergantungan pakan pabrik yang harganya sekitar Rp.270.000 per karung.

Ke depannya Ngurah dan kawan-kawan memiliki cita-cita untuk membuat pelet sendiri dengan mengajak kerjasama para nelayan yang ada di Bali Utara. Jika nelayan memiliki kelebihan stok panen, mereka siap untuk menampung untuk kemudian olehnya akan diolah menjadi pelet.

Di samping memberikan pakan berupa palet,  Ngurah juga menyampaikan  bahwa mereka memberikan pakan berupa daun-daunan seperti daun keladi dan juga daun pepaya yang dipercaya baik diberikan karena mengandung antibiotik.

Goreng di Rumah

Tidak terasa waktu semakin cepat berlalu, tiba-tiba hari sudah semakin sore. Saya akhirnya undur diri untuk pamit pulang. Lantas Ngurah memberikan saya beberapa bungkus lele facum ukuran 500 gram. Sampai di rumah, saya langsung memberikan ikan itu kepada istri, setelah itu saya pergi ke kebun belakang untuk memetik cabai dan beberapa daun kemangi untuk bisa digunakan sebagai lalapannya.

Cresssss………, suara dari dapur nyaring sekali terdengar, istri rupanya sudah mulai menggoreng ikan-ikan itu. Baunya menusuk hidung, gurih sekali. Lapar juga dibuatnya, apalagi hampir setengah hari saya belum makan.

Setelah ikan kering dan matang, akhirnya kami membuat bumbu, semua bahan di goreng sebelum di ulek, baunya sangat harum, perut semakin keroncongan dibuatnya.

Setelah semua beres, akhirnya kami bisa menikmati lele goreng itu bersama keluarga, saya membuktikan kalau lele yang dibudidayakan oleh kelompok Boom Sakalaka memang enak, dagingnya putih, gurih dan tidak ada aroma tanah yang tercium seperti umumnya ikan lele yang pernah saya konsumsi sebelumnya. [T]

Baca artikel lain dari jurnalis warga TOBING CRYSNANJAYA 

Percayalah, Berkebun di Halaman Rumah Bisa Sebabkan Listrik Gratis

Percayalah, Berkebun di Halaman Rumah Bisa Sebabkan Listrik Gratis

Bermainlah ke Mandul di Panji | Ada Jahe Merah Hangat dan Mariani yang Petani

Bermainlah ke Mandul di Panji | Ada Jahe Merah Hangat dan Mariani yang Petani

Cerita Nasi Jinggo Ayam Kampung dari Kopabara untuk Warga Isoman di Buleleng


Cerita Nasi Jinggo Ayam Kampung dari Kopabara untuk Warga Isoman di Buleleng

Tok, Tok, Tok…! Sudang Lepet Made Suarti pun Pipih dan Gurih

Tok, Tok, Tok…! Sudang Lepet Made Suarti pun Pipih dan Gurih

Kopi Susu + Telur Ayam Arab Setengah Matang | Legenda Ngopi di Kota Tua Singaraja

Kopi Susu + Telur Ayam Arab Setengah Matang | Legenda Ngopi di Kota Tua Singaraja

Tags: Desa Panjikulinerpecel lelepertanianpetani mudapeternakan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Warung Ena Ena di Jembrana | Buka Saat Pandemi, Agar Semua Bisa Kenyang…

Next Post

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tombak Bermata Tiga

Tobing Crysnanjaya

Tobing Crysnanjaya

Pegawai, petani, bapak rumah tangga. Kini sedang mengikuti kelas Creative Writing di Mahima Institute Indonesia

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tombak Bermata Tiga

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tombak Bermata Tiga

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co