MENJELAJAH WAKTU Menjelajah waktudari hulu ke hilirjika mampu,kau akan temukan kilasan langkah yang indahpastikan yang menghalang di hadapantak menyisakan sembilujuga...
Read moreDetailsMENUNGGU MARIA Rindu dari dada Maria membentang di laut itu.Laut seribu serdadu.Barangkali akan berujung di rumah Banda ini. Melewati pintu-pintu...
Read moreDetailsKRIAT-KRIUT bunyi engkol yang dikayuh oleh Samsu memecah kesunyian jalan panjang yang membelah hutan. Tak ada siapa pun selain lelaki...
Read moreDetailsINI MEREKA SUNYI TIMPONAN Hutan diam Anak-anak beranjak dari Kota RaguSusuri panjang jalan muramMeninggalkan segala gelisah-curigaSedia diri digamit dingin alam...
Read moreDetailsPengantar penyair: tahun-tahun belakangan, setiap hari saya melewati rute Denpasar-Badung untuk mengantar kekasih saya yang bekerja di Canggu, “kota” baru...
Read moreDetailsNAMAKU Sumbi. Aku dilahirkan dari keluarga kaya raya. Berhektar-hektar perkebunan tembakau dimiliki Abah. Rumah kami bak istana. Abah memiliki tiga...
Read moreDetailsSIHIR PAGI Pagi buta Mikail datangmengetuk pintu rumahSedang kita masih bersulang kopidengan Belphegordi beranda neraka Hanyut di tepi mimpiditimang-timang hening...
Read moreDetailsDI bilangan selatan Jakarta, mereka duduk berpandangan. Adam dengan Caramel Macchiato dan Isaac dengan Green Tea Latte. Di antara riuh...
Read moreDetailsMANTRA DISKO DARI PUB DEKAT KUBURAN Apa ada yang pedulipada kesepian kuburanMimpi bangkit dari tubuh terbakardan debu hanyut di gelombang...
Read moreDetailsMATAKU masih terantuk pada beberapa judul lagu yang ringan, pada malam yang ranum berpendar cahaya bulan sekaligus sebal. Menghela kantuk...
Read moreDetailsHATI-HATI, kalau tak kuat iman, jangan merantau ke pedalaman Kalimantan. Bisa-bisa kau tak pernah kembali ke desamu. Apa sebabnya? Apalagi...
Read moreDetailsUNTUK makan malam nanti, seorang ibu memasak sesuatu di dapur. Ia sangat sibuk. Sedang hujan baru saja turun saat hari...
Read moreDetailsNYANYIAN PANJANG TALANG SUNGAI PARIT 1.Talang Sungai Parit, luak warisanBenua Awan (kini tetap tegakDijaga roh-roh keramat pilihan,hanya tak nampakdalam pandangan)....
Read moreDetailsHARI itu, 28 April, Gede Wijaya duduk mematung di pinggiran Catuspata Semarapura. Di Catuspata, berdiri kokoh patung nyama catur, Anggapati,...
Read moreDetailsMenulis Kesepian Malam turun perlahan-lahanKemudian gelap adalah mata cahayaYang kau saksikan dari sebuah kabar kematianyang berlalu lalang di dinginnya kesendirianTekadmu...
Read moreDetails“RIKO! Cuaca tak bagus lho. Jangan pergi mancing dulu kamu, Nak. Besok kan masih ada waktu. Tunggu besok cuaca bagus...
Read moreDetailsRahim Puisi aku terlahir dari rahim puisitangisku membebas metaforabilangan takdir bermula ciptamewujud bait-bait kehidupanyang kelak terus kutuliskan diksi-diksi bergugurandari batang-batang...
Read moreDetailsAKHIR-AKHIR ini hujan sering tertabur dengan serta merta. Kadang lembut seperti perawat yang sopan, kadang cepat dan mengejutkan seperti peristiwa...
Read moreDetailsMENDENGAR kata 'menabung', Made Merta jadi teringat lagu lawas yang sangat populer ketika dia masih kanak-kanak dulu. Kalau dia tidak...
Read moreDetailsLima Kurma, Telur, dan Tepung Saat sahur tiba..Ibu terlihat gelisah–khawatirDi depan tungku hanya melihatAda dua telur, dan sekantong tepungDari plastik...
Read moreDetailsDI ATAS MEJA PELUKIS MADE BUDHIANA di atas mejaada kepala- kepala berserakanmenggelinding ke berbagai arahseperti mencari badannyatak kutahu milik siaparaut...
Read moreDetailsJOE, begitu panggilan pria ganteng itu. Ia kebanggaan keluarga dan kerabatnya. Koneksinya banyak, dari orang-orang penting hingga kepeduliannya kepada orang-orang...
Read moreDetailsNYEPI UNTUK PULANG KE DIRI Di mana suara suara semalamYang menggema di sepanjang jalanDi mana derap langkah kakiYang kadang mengejar...
Read moreDetailsAKU memeluknya seperti boneka kecil, lalu mencium keningnya lembut. Semprotan air yang terus ke luar dari shower menerpa tubuh kami...
Read moreDetailsSUASANA rapat dekanat itu terasa panas. Penyebab utamanya adalah topik sensitif yang sedang mereka bahas, yaitu terkait dana sumbangan pengembangan...
Read moreDetailsAKU masih terlalu polos untuk mengartikan jika apa yang tersembunyi di dalam selangkangan bukan barang dagangan. Dalam remang, kupeluk kedua...
Read moreDetailsDIDAMPINGI sejumlah pengawalnya, Robert mengadakan jumpa pers yang diadakan di salah satu kafe miliknya. Ia memang memiliki sejumlah kafe, klab...
Read moreDetailsNENGAH Sadra begitu gelisah. Ia menunggu jemputan. Sampai-sampai suara air sungai di belakangnya terdengar begitu berisik dan membuatnya kesal. Di...
Read moreDetailsMASALAH, seperti bisul atau jerawat, sewaktu-waktu akan meledak. Aku bukanlah pendusta, maka percayalah: semua orang memiliki kusir nakal yang kelak...
Read moreDetailsBUKAN UNTUK RASA SAKIT Diam-diamSeseorang telah mengadu pada TuhanIa menghadap di waktu senggangDalam lelap orang-orang lalaiYang telah nista padanya Sesuatu...
Read moreDetailsBAHASA masyarakat tradisional menyimpan cara pandang yang khas dalam memahami dunia. Alam tidak hanya menjadi ruang tempat manusia hidup dan...
Read moreDetailsPADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...
Read moreDetailsSATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...
Read moreDetails

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...
CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...
Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...
“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...
TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co